Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Hadis tentang Utang Ini Kini Menusuk di Tengah Hidup yang Makin Berat

Hadis tentang Utang Ini Kini Menusuk di Tengah Hidup yang Makin Berat

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
  • visibility 220
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Malam itu rumah sebenarnya tenang.

Televisi masih menyala kecil di ruang tamu. Anak-anak sudah tidur. Namun seorang ayah belum juga memejamkan mata. Tangannya memegang ponsel. Berkali-kali ia membuka aplikasi mobile banking, lalu menutupnya lagi pelan-pelan.

Besok cicilan jatuh tempo.

Situasi seperti itu hari ini semakin sering terjadi di banyak keluarga Indonesia.

Hadis hutang yang dulu hanya terdengar sebagai nasihat agama kini terasa sangat nyata. Di tengah tekanan ekonomi, gaya hidup modern, dan budaya ingin terlihat sukses, banyak rumah tangga perlahan kehilangan ketenangan karena utang.

Awalnya mungkin hanya satu cicilan.

Lalu bertambah menjadi beberapa tagihan sekaligus.

Rumah masih berdiri. Keluarga masih terlihat baik-baik saja. Tetapi suasana di dalamnya mulai berubah sedikit demi sedikit.

Rasulullah SAW Sudah Mengingatkan tentang Bahaya Utang

Rasulullah SAW ternyata sering berdoa agar dijauhkan dari lilitan utang.

Dalam hadis riwayat Bukhari, Nabi Muhammad SAW berdoa:

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari dosa dan lilitan utang.”

(HR. Bukhari)

Ketika sahabat bertanya mengapa beliau begitu sering meminta perlindungan dari utang, Rasulullah menjelaskan bahwa orang yang terlilit utang mudah berkata dusta dan ingkar janji.

Hari ini, nasihat itu terasa semakin dekat dengan kehidupan banyak orang.

Sebab tekanan utang sering mengubah perilaku seseorang tanpa disadari.

Ada yang mulai menghindari telepon. Ada yang takut bertemu teman karena pernah meminjam uang. Bahkan ada pasangan suami istri yang perlahan kehilangan kehangatan hanya karena terlalu sering memikirkan tagihan bulanan.

Rumah Tangga Tidak Selalu Hancur karena Orang Ketiga

Banyak orang mengira keretakan keluarga selalu datang karena perselingkuhan atau konflik besar.

Padahal kenyataannya, masalah ekonomi sering menjadi api kecil yang membesar diam-diam.

Awalnya hanya pembicaraan sederhana:
“Uang belanja masih ada?”
“Tagihan listrik sudah dibayar?”
“Cicilan motor jatuh tempo kapan?”

Namun ketika penghasilan tidak lagi cukup menutup kebutuhan, percakapan kecil mulai berubah menjadi ketegangan.

Suara anak-anak yang dulu menghangatkan rumah perlahan tergantikan oleh suasana cemas.

Bahkan ada keluarga yang tetap tersenyum di depan tetangga, tetapi diam-diam tidur dengan pikiran berat setiap malam.

Gaya Hidup Modern Membuat Banyak Orang Terjebak

Dulu orang tua membeli barang setelah benar-benar punya uang.

Sekarang banyak orang membeli dulu, memikirkan bayarnya belakangan.

Media sosial ikut memperbesar tekanan itu.

Setiap hari orang melihat teman memamerkan mobil baru, liburan, atau gaya hidup mewah. Lama-lama muncul perasaan tertinggal.

Padahal belum tentu semua yang terlihat indah di media sosial benar-benar nyaman dalam kehidupan nyata.

Karena ingin terlihat berhasil, sebagian orang akhirnya memaksakan diri mengambil cicilan di luar kemampuan.

Rasulullah SAW sebenarnya sudah mengingatkan agar umatnya hidup sederhana dan tidak berlebihan.

Beliau bersabda:

“Sebaik-baik urusan adalah yang pertengahan.”

(HR. Baihaqi)

Nasihat itu terasa sederhana. Namun di zaman sekarang, menjalani hidup secukupnya justru menjadi sesuatu yang berat bagi banyak orang.

Utang Bukan Sekadar Angka

Yang paling melelahkan dari utang sering kali bukan jumlahnya.

Melainkan rasa takut yang datang setiap hari.

Takut ponsel berbunyi. Takut ditagih. Dan takut anak meminta kebutuhan sekolah saat uang sedang kosong.

Dalam hadis lain Rasulullah SAW bersabda:

“Jiwa seorang mukmin masih tergantung karena utangnya sampai utang itu dilunasi.”

(HR. Tirmidzi)

Karena itu, Islam memandang utang bukan perkara ringan.

Utang memang boleh dalam kondisi tertentu. Namun Islam mengajarkan tanggung jawab dan kehati-hatian.

Allah SWT juga berfirman:

“Apabila kamu melakukan utang piutang untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya.”

(QS. Al-Baqarah: 282)

Ayat itu menunjukkan bahwa urusan utang harus dijaga dengan serius, jelas, dan penuh tanggung jawab.

Banyak Orang Baru Paham Setelah Mengalaminya

Ada nasihat orang tua zaman dulu yang sekarang terasa masuk akal:
“Kalau belum mampu, jangan dipaksakan.”

Kalimat itu mungkin terdengar kuno. Namun hari ini banyak orang mulai memahami maksudnya setelah merasakan sendiri beratnya hidup dengan cicilan yang terus berjalan.

Sebab ketenangan ternyata bukan datang dari banyaknya barang yang dimiliki.

Melainkan dari hati yang tidak terus-menerus dibebani tagihan.

Kadang yang paling membuat rumah terasa dingin bukan bocornya atap atau sempitnya ruangan — tetapi utang yang diam-diam menghilangkan tenang, tawa, dan rasa nyaman di dalam keluarga. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Audit PDAM Subang

    Dedi Mulyadi Minta BPK Audit PDAM Subang Terkait Penerimaan Rp 600 Juta dari Aqua

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi minta BPK audit PDAM Subang soal penerimaan Rp 600 juta per bulan dari Aqua. albadarpost.com, LENSA – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit terhadap PDAM Subang. Langkah itu diambil setelah muncul temuan adanya penerimaan dana sebesar Rp 600 juta per bulan dari […]

  • Aquarium Pangandaran

    Aquarium Pangandaran Gelar Program Wisata Keluarga

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Aquarium Pangandaran menghadirkan program Natal dan Tahun Baru untuk menarik wisata keluarga selama libur panjang. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aquarium Indonesia Pangandaran, Jawa Barat, menghadirkan rangkaian program khusus Natal dan Tahun Baru untuk menyambut lonjakan wisatawan pada libur akhir tahun. Langkah ini penting bagi sektor pariwisata lokal karena libur Nataru menjadi salah satu periode penentu […]

  • Kota Islam Ilmu Pengetahuan

    Dulu Menguasai Ilmu Dunia, Mengapa Kota Islam Kini Tinggal Sejarah?

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kota Islam ilmu pengetahuan bukan sekadar istilah sejarah. Kota-kota Islam, pusat ilmu Islam, dan peradaban Islam klasik pernah berdiri sebagai jantung kecerdasan dunia. Pada satu masa, ketika sebagian wilayah lain masih terjebak dalam kegelapan intelektual, kota-kota ini justru memancarkan cahaya ilmu yang menarik manusia dari berbagai penjuru bumi. Dan ini bukan mitos. […]

  • malam dan siang

    Malam untuk Istirahat, Siang untuk Bekerja

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Allah Swt. menetapkan pembagian waktu malam dan siang sebagai sistem kehidupan manusia. Malam diperuntukkan bagi istirahat dan ketenangan, sedangkan siang menjadi ruang untuk bekerja dan mencari rezeki. Ketentuan ini bukan sekadar fenomena alam, tetapi bagian dari rahmat Allah Swt. yang berdampak langsung pada kesehatan, produktivitas, dan keseimbangan hidup manusia. Pembagian ini ditegaskan […]

  • membersihkan dapur

    Rahasia Membersihkan Dapur Tanpa Ribet, Hasilnya Bikin Kaget

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Membersihkan dapur sering dianggap pekerjaan rutin yang sederhana. Namun, banyak orang belum memahami teknik cara membersihkan dapur yang benar agar hasilnya maksimal. Padahal, dapur yang tampak bersih belum tentu benar-benar higienis. Selain itu, kesalahan kecil saat membersihkan dapur justru membuat kotoran menumpuk lebih cepat. Oleh karena itu, penting mengetahui cara yang lebih […]

  • Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Kecamatan Pamarican dengan peserta pelajar, ASN, TNI, dan tokoh masyarakat.

    Camat Pamarican: Ancaman Bangsa Kini Bukan Lagi Penjajahan Fisik

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 73
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Harkitnas Pamarican Kabupaten Ciamis menjadi lebih dari sekadar upacara seremonial tahunan. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tingkat Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (20/05/2026), berubah menjadi momentum refleksi tentang arah masa depan bangsa di tengah derasnya arus transformasi digital. Upacara berlangsung khidmat di Lapang Olahraga SMP Negeri 1 Pamarican. Hadir unsur Forkopimcam, […]

expand_less