Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » BPS Tasikmalaya Buka Lowongan Sensus Ekonomi 2026, Kuota Terbatas

BPS Tasikmalaya Buka Lowongan Sensus Ekonomi 2026, Kuota Terbatas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 280
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Badan Pusat Statistik Kota Tasikmalaya resmi membuka rekrutmen petugas lapangan untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Lowongan tersebut mulai dibuka sejak Kamis (8/5/2026) dan hanya berlangsung hingga 11 Mei 2026 melalui sistem pendaftaran daring.

Informasi rekrutmen Sensus Ekonomi 2026 itu langsung ramai dibagikan di media sosial karena kuota petugas disebut terbatas. Banyak warga, terutama mahasiswa dan pencari kerja lepas, mulai mencoba mendaftar melalui laman resmi mitra BPS.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui Mitra BPS.

Dalam pengumumannya, Badan Pusat Statistik Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa proses rekrutmen tidak dipungut biaya apa pun dan bukan merupakan penerimaan pegawai tetap, ASN, maupun PPPK.

Buka Dua Posisi Petugas Lapangan

Dalam rekrutmen kali ini, BPS Kota Tasikmalaya membuka dua formasi utama, yakni:

  • Petugas Pendataan Sensus Door to Door (PPL),
  • dan Pemeriksa Lapangan Sensus Door to Door (PML).

Kedua posisi tersebut nantinya akan terlibat langsung dalam proses pendataan lapangan pada Sensus Ekonomi 2026.

Sensus ekonomi sendiri menjadi salah satu agenda nasional untuk memotret perkembangan aktivitas usaha di Indonesia, mulai dari usaha mikro hingga sektor ekonomi modern.

Karena itu, petugas lapangan dituntut mampu berkomunikasi dengan masyarakat dan memahami penggunaan perangkat digital saat pendataan berlangsung.

Mahasiswa dan Sarjana Jadi Prioritas

BPS menetapkan sejumlah syarat umum bagi calon petugas sensus. Salah satunya minimal lulusan SMA sederajat.

Namun dalam pengumuman resmi, mahasiswa dan sarjana disebut menjadi kelompok yang diutamakan dalam proses seleksi.

Selain itu, pelamar juga wajib:

  • sehat jasmani dan rohani,
  • mampu bekerja dalam tim,
  • menguasai penggunaan smartphone atau tablet,
  • serta bersedia mengikuti pelatihan.

Calon petugas juga diutamakan berusia 18 hingga 50 tahun saat registrasi berlangsung.

Menariknya, pelamar harus berdomisili di wilayah pendataan karena nantinya akan terjun langsung ke lingkungan masyarakat untuk melakukan sensus secara door to door.

“Kuota terbatas, jadi jangan menunggu hari terakhir,” tulis pengumuman resmi BPS Kota Tasikmalaya.

Smartphone Jadi Syarat Penting

Berbeda dibanding sensus beberapa tahun lalu, rekrutmen kali ini cukup menekankan kesiapan perangkat digital.

Calon petugas diwajibkan memiliki atau menguasai penggunaan smartphone dengan spesifikasi minimum tertentu.

Di antaranya:

  • Android minimal versi 7,
  • RAM minimal 4 GB,
  • memori internal 32 GB,
  • layar minimal 5 inci,
  • serta GPS aktif dan koneksi internet stabil.

Ketentuan tersebut diperlukan karena proses pendataan lapangan nantinya menggunakan sistem digital berbasis aplikasi.

Karena itu, kemampuan menggunakan perangkat elektronik menjadi salah satu faktor penting dalam seleksi.

Jadwal Seleksi Sudah Dimulai

Tahapan rekrutmen calon petugas Sensus Ekonomi 2026 kini sudah berjalan.

Berikut jadwal lengkapnya:

  • Registrasi: 8–11 Mei 2026
  • Seleksi administrasi: 8–11 Mei 2026
  • Tes kompetensi mitra: 13–18 Mei 2026
  • Seleksi akhir: 15–19 Mei 2026
  • Submit pakta integritas: 20–22 Mei 2026
  • Pengumuman hasil akhir: 22–25 Mei 2026

Pelamar yang lolos nantinya wajib mengikuti pelatihan dan memenuhi nilai passing grade sebelum diterjunkan ke lapangan.

Antusiasme Mulai Terlihat di Media Sosial

Sejak pengumuman dibuka, informasi rekrutmen petugas sensus mulai ramai dibahas di media sosial dan grup komunitas lokal Tasikmalaya.

Banyak mahasiswa hingga pekerja freelance mulai mencari informasi tambahan terkait sistem kerja dan tahapan seleksi.

Sebagian pelamar mengaku tertarik karena pekerjaan sensus dinilai memberi pengalaman lapangan sekaligus tambahan penghasilan sementara.

Selain itu, sistem kerja berbasis wilayah dinilai memudahkan pelamar karena dapat bekerja di area domisili masing-masing.

Di tengah persaingan kerja yang makin ketat, rekrutmen Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar peluang menjadi petugas lapangan, tetapi juga kesempatan ikut merekam denyut ekonomi masyarakat langsung dari pintu ke pintu. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemilih Disabilitas

    Data Pemilih Disabilitas Dinilai Masih Bermasalah, Bawaslu Beri Peringatan Keras

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Di tengah berbagai persiapan menuju pemilu mendatang, Bawaslu Kota Tasikmalaya menyoroti satu persoalan yang selama ini jarang menjadi perhatian publik, yakni akurasi data pemilih disabilitas. Masalah ini mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bagi Kaum Disabilitas yang digelar di Bale RW 01 Cintarasa, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Minggu (31/5/2026). Sejak pagi, […]

  • ABK Indonesia hilang Selat Hormuz

    3 Pelaut Indonesia Hilang di Selat Hormuz, Pencarian Terus Dilakukan

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Insiden maritim kembali mengguncang jalur pelayaran internasional setelah ABK Indonesia hilang di Selat Hormuz dalam kecelakaan kapal tugboat. Tiga pelaut asal Indonesia dilaporkan hilang setelah kapal Musaffah 2 yang berbendera Uni Emirat Arab (UAE) yang mereka tumpangi tenggelam di perairan strategis tersebut. Peristiwa ABK Indonesia hilang di Selat Hormuz ini segera […]

  • Forum Musda KNPI Tasikmalaya 2026 saat proses pemilihan ketua berlangsung tertib, demokratis, dan penuh sportivitas.

    6 Kandidat Ramaikan Musda KNPI Tasikmalaya, Ini Pesan Penting KNPI Jabar

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Musda KNPI Kabupaten Tasikmalaya 2026 sempat memanas dalam konteks kompetisi, namun tetap terkendali dan berjalan sesuai aturan organisasi. Forum pemilihan ketua ini langsung menyita perhatian karena menghadirkan enam kandidat yang sama-sama mengklaim siap membawa perubahan bagi organisasi kepemudaan di daerah. Sejak awal sidang dibuka, dinamika sudah terasa. Namun menariknya, suasana […]

  • Hati Tenang

    Mengapa Hati Sulit Tenang? Al-Qur’an Menjawab

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Hati tenang menjadi impian hampir setiap orang. Namun, mengapa banyak orang yang sudah memiliki rumah besar, kendaraan mewah, pekerjaan mapan, bahkan dikenal luas tetap mengaku sulit tidur dan mudah cemas? Pertanyaan itu terus mengemuka di tengah kehidupan modern yang bergerak semakin cepat. Dalam Tafsir QS Ar-Ra’d ayat 28, Al-Qur’an memberikan jawaban yang […]

  • Jalan Kaki Pagi

    30 Menit Jalan Kaki Pagi, Manfaatnya Tak Terduga

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 71
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, jalan kaki pagi kembali menjadi pilihan banyak orang. Aktivitas sederhana ini tidak membutuhkan biaya besar, alat olahraga khusus, maupun keanggotaan pusat kebugaran. Cukup meluangkan waktu sekitar 30 menit setiap pagi, berjalan kaki di pagi hari mampu membantu menjaga kesehatan tubuh sekaligus menyegarkan pikiran […]

  • mengabaikan adzan

    Mengabaikan Adzan Artinya Menolak Keberkahan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Adzan berkumandang setiap hari, lima kali tanpa jeda. Namun di banyak ruang publik, panggilan itu sering berlalu tanpa respons. Ulama menilai, kebiasaan mengabaikan adzan bukan hanya persoalan teknis ibadah, tetapi gejala melemahnya disiplin spiritual umat yang berdampak langsung pada keberkahan hidup. Fenomena ini semakin terasa di tengah ritme kehidupan modern. Aktivitas kerja, […]

expand_less