Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » BPS Tasikmalaya Buka Lowongan Sensus Ekonomi 2026, Kuota Terbatas

BPS Tasikmalaya Buka Lowongan Sensus Ekonomi 2026, Kuota Terbatas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
  • visibility 49
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Badan Pusat Statistik Kota Tasikmalaya resmi membuka rekrutmen petugas lapangan untuk pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Lowongan tersebut mulai dibuka sejak Kamis (8/5/2026) dan hanya berlangsung hingga 11 Mei 2026 melalui sistem pendaftaran daring.

Informasi rekrutmen Sensus Ekonomi 2026 itu langsung ramai dibagikan di media sosial karena kuota petugas disebut terbatas. Banyak warga, terutama mahasiswa dan pencari kerja lepas, mulai mencoba mendaftar melalui laman resmi mitra BPS.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui Mitra BPS.

Dalam pengumumannya, Badan Pusat Statistik Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa proses rekrutmen tidak dipungut biaya apa pun dan bukan merupakan penerimaan pegawai tetap, ASN, maupun PPPK.

Buka Dua Posisi Petugas Lapangan

Dalam rekrutmen kali ini, BPS Kota Tasikmalaya membuka dua formasi utama, yakni:

  • Petugas Pendataan Sensus Door to Door (PPL),
  • dan Pemeriksa Lapangan Sensus Door to Door (PML).

Kedua posisi tersebut nantinya akan terlibat langsung dalam proses pendataan lapangan pada Sensus Ekonomi 2026.

Sensus ekonomi sendiri menjadi salah satu agenda nasional untuk memotret perkembangan aktivitas usaha di Indonesia, mulai dari usaha mikro hingga sektor ekonomi modern.

Karena itu, petugas lapangan dituntut mampu berkomunikasi dengan masyarakat dan memahami penggunaan perangkat digital saat pendataan berlangsung.

Mahasiswa dan Sarjana Jadi Prioritas

BPS menetapkan sejumlah syarat umum bagi calon petugas sensus. Salah satunya minimal lulusan SMA sederajat.

Namun dalam pengumuman resmi, mahasiswa dan sarjana disebut menjadi kelompok yang diutamakan dalam proses seleksi.

Selain itu, pelamar juga wajib:

  • sehat jasmani dan rohani,
  • mampu bekerja dalam tim,
  • menguasai penggunaan smartphone atau tablet,
  • serta bersedia mengikuti pelatihan.

Calon petugas juga diutamakan berusia 18 hingga 50 tahun saat registrasi berlangsung.

Menariknya, pelamar harus berdomisili di wilayah pendataan karena nantinya akan terjun langsung ke lingkungan masyarakat untuk melakukan sensus secara door to door.

“Kuota terbatas, jadi jangan menunggu hari terakhir,” tulis pengumuman resmi BPS Kota Tasikmalaya.

Smartphone Jadi Syarat Penting

Berbeda dibanding sensus beberapa tahun lalu, rekrutmen kali ini cukup menekankan kesiapan perangkat digital.

Calon petugas diwajibkan memiliki atau menguasai penggunaan smartphone dengan spesifikasi minimum tertentu.

Di antaranya:

  • Android minimal versi 7,
  • RAM minimal 4 GB,
  • memori internal 32 GB,
  • layar minimal 5 inci,
  • serta GPS aktif dan koneksi internet stabil.

Ketentuan tersebut diperlukan karena proses pendataan lapangan nantinya menggunakan sistem digital berbasis aplikasi.

Karena itu, kemampuan menggunakan perangkat elektronik menjadi salah satu faktor penting dalam seleksi.

Jadwal Seleksi Sudah Dimulai

Tahapan rekrutmen calon petugas Sensus Ekonomi 2026 kini sudah berjalan.

Berikut jadwal lengkapnya:

  • Registrasi: 8–11 Mei 2026
  • Seleksi administrasi: 8–11 Mei 2026
  • Tes kompetensi mitra: 13–18 Mei 2026
  • Seleksi akhir: 15–19 Mei 2026
  • Submit pakta integritas: 20–22 Mei 2026
  • Pengumuman hasil akhir: 22–25 Mei 2026

Pelamar yang lolos nantinya wajib mengikuti pelatihan dan memenuhi nilai passing grade sebelum diterjunkan ke lapangan.

Antusiasme Mulai Terlihat di Media Sosial

Sejak pengumuman dibuka, informasi rekrutmen petugas sensus mulai ramai dibahas di media sosial dan grup komunitas lokal Tasikmalaya.

Banyak mahasiswa hingga pekerja freelance mulai mencari informasi tambahan terkait sistem kerja dan tahapan seleksi.

Sebagian pelamar mengaku tertarik karena pekerjaan sensus dinilai memberi pengalaman lapangan sekaligus tambahan penghasilan sementara.

Selain itu, sistem kerja berbasis wilayah dinilai memudahkan pelamar karena dapat bekerja di area domisili masing-masing.

Di tengah persaingan kerja yang makin ketat, rekrutmen Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar peluang menjadi petugas lapangan, tetapi juga kesempatan ikut merekam denyut ekonomi masyarakat langsung dari pintu ke pintu. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kemandirian santri

    Jarang Disadari, Ini Alasan Santri Lebih Mandiri Sejak Muda

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Kemandirian santri bukan sekadar kemampuan hidup jauh dari orang tua, tetapi juga mencakup disiplin, tanggung jawab, dan ketahanan mental. Banyak orang hanya melihat santri sebagai pelajar agama, padahal mandiri ala santri dan kehidupan santri di pesantren justru menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter tangguh yang jarang disadari. Menariknya, pola hidup ini tidak […]

  • pelaku anak kriminal

    Ketika Anak Menjadi Pelaku Kriminal

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Siang hari yang biasanya identik dengan aktivitas aman berubah menjadi ruang cemas ketika kasus pelaku anak kriminal terungkap di kawasan perkotaan. Aksi kekerasan seksual yang melibatkan anak sebagai pelaku dan menyasar anak serta remaja sebagai korban ini menimbulkan pertanyaan serius: seberapa aman ruang publik bagi generasi muda? Kepolisian bergerak cepat setelah laporan […]

  • kompensasi pekerja tambang

    Keadilan Pajak Daerah: Dedi Mulyadi Janjikan Reformasi Pajak dan Upah di Jawa Barat

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Dedi Mulyadi dorong keadilan pajak daerah dan perbaikan sistem upah untuk industri di Jawa Barat. albadarpost.com, LENSA – Keadilan Pajak Daerah kembali menjadi isu utama dalam forum dialog antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan para pengusaha yang digelar akhir pekan ini. Dedi menegaskan pentingnya pembenahan sistem pajak dan penataan upah sebagai langkah memperbaiki hubungan […]

  • Bandros Tradisional

    Bandros, Jajanan Tradisional Bernilai Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Bandros tradisional diolah UMKM sebagai jajanan rumahan bernilai ekonomi, mudah dibuat dan diminati pasar lokal. albadarpost.com, LIFESTYLE – Bandros tradisional kembali mendapat perhatian pelaku usaha kuliner rumahan. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan sederhana berbasis bahan lokal, jajanan berbahan dasar tepung beras dan kelapa ini dinilai memiliki peluang ekonomi yang relevan, terutama bagi pelaku […]

  • Ilustrasi seseorang berdoa dengan khusyuk di waktu pagi untuk memohon keberkahan hidup dan rezeki halal menurut ajaran Islam

    Doa Hidup Berkah yang Jarang Disadari, Tapi Dampaknya Nyata

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang merasa sudah bekerja keras, tetapi hidup tetap terasa sempit. Di sisi lain, ada yang penghasilannya biasa saja, namun hidupnya tenang dan penuh kecukupan. Di titik inilah banyak orang mulai mencari doa hidup berkah, doa agar hidup berkah, serta amalan pembuka keberkahan yang benar-benar berdampak dalam kehidupan nyata. Sebab dalam […]

  • MBG 5 hari

    MBG Jadi 5 Hari: Strategi Hemat atau Risiko Baru bagi Pelajar?

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 48
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kebijakan MBG 5 hari langsung memicu perbincangan publik setelah pemerintah mengurangi frekuensi program Makan Bergizi Gratis menjadi lima hari dalam sepekan. Program makan bergizi atau bantuan nutrisi sekolah ini disebut mampu menghemat anggaran hingga Rp20 triliun. Namun, di tengah klaim efisiensi tersebut, muncul kekhawatiran baru terkait keberlanjutan gizi anak, kualitas asupan nutrisi […]

expand_less