Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Bandros, Jajanan Tradisional Bernilai Ekonomi

Bandros, Jajanan Tradisional Bernilai Ekonomi

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • visibility 72
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandros tradisional diolah UMKM sebagai jajanan rumahan bernilai ekonomi, mudah dibuat dan diminati pasar lokal.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Bandros tradisional kembali mendapat perhatian pelaku usaha kuliner rumahan. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan sederhana berbasis bahan lokal, jajanan berbahan dasar tepung beras dan kelapa ini dinilai memiliki peluang ekonomi yang relevan, terutama bagi pelaku UMKM skala rumah tangga.

Sejumlah pelaku UMKM kuliner menyebut bandros tradisional sebagai produk yang mudah diproduksi, berbiaya rendah, dan memiliki pasar yang stabil. Selain itu, proses pembuatan yang tidak rumit membuat jajanan ini cocok dikembangkan sebagai usaha rumahan, baik untuk konsumsi keluarga maupun penjualan terbatas di lingkungan sekitar.

Bandros dikenal luas di berbagai daerah dengan nama kue pancong. Ciri utamanya adalah tekstur renyah di bagian luar dan lembut di dalam, dengan rasa gurih yang berasal dari kelapa parut dan santan. Karakter ini menjadikannya cocok disajikan sebagai teman minum kopi atau teh, terutama pada pagi dan sore hari.

Bandros Tradisional dan Peluang Usaha Kuliner

Bahan baku bandros tradisional relatif mudah diperoleh di pasar lokal. Tepung beras, kelapa parut, santan, dan gula pasir menjadi komponen utama yang harganya stabil. Kondisi ini memberi keuntungan bagi pelaku UMKM karena tidak terlalu terpengaruh fluktuasi harga bahan pangan.

Baca juga: Spaghetti Jamur Creamy, Edukasi Gizi Seimbang

Dari sisi produksi, proses pembuatan bandros tidak membutuhkan peralatan khusus. Cetakan sederhana, kompor, dan waktu memasak sekitar satu setengah jam sudah cukup untuk menghasilkan puluhan potong bandros. Dengan takaran standar, satu adonan dapat menghasilkan sekitar 35 buah bandros, sehingga efisien untuk produksi kecil hingga menengah.

Pelaku UMKM menilai bandros tradisional memiliki keunggulan dari sisi rasa dan nostalgia. Konsumen cenderung mencari jajanan yang mengingatkan pada makanan rumahan, terutama di tengah maraknya produk modern berbasis instan. Faktor ini menjadikan bandros tetap relevan sebagai produk kuliner lokal.

Proses Produksi dan Nilai Gastronomi

Secara gastronomi, bandros tradisional menonjolkan kesederhanaan rasa. Proses dimulai dengan memasak santan hingga mendidih tanpa memecah, lalu dikombinasikan dengan campuran tepung beras, tepung tapioka, kelapa parut kukus, garam, dan vanili. Adonan kemudian dimasak dalam cetakan yang telah diolesi minyak hingga bagian bawahnya garing.

Bahan-bahan dan cara membuat bandros ala Dapur Laziiz.

Teknik ini menghasilkan tekstur khas yang menjadi identitas bandros. Taburan gula pasir secukupnya menambah keseimbangan rasa gurih dan manis. Kesederhanaan inilah yang membuat bandros mudah diterima lintas generasi.

Baca juga: Ketegasan Bupati Hadapi Tambang yang Abaikan Tata Ruang

Dari sudut pandang ekonomi kuliner, bandros tradisional juga fleksibel untuk dikembangkan. Pelaku usaha dapat menyesuaikan ukuran, kemasan, dan varian rasa tanpa menghilangkan karakter utamanya. Hal ini membuka ruang inovasi tanpa harus meninggalkan identitas jajanan tradisional.

Dampak bagi UMKM dan Konsumen

Bagi UMKM, pengembangan bandros tradisional berkontribusi pada penguatan ekonomi mikro. Produksi rumahan memungkinkan pelaku usaha memulai dengan modal terbatas, sekaligus mengurangi risiko kerugian. Sementara bagi konsumen, kehadiran bandros menawarkan alternatif jajanan yang lebih alami dan terjangkau.

Di beberapa wilayah, bandros juga mulai dipasarkan sebagai produk titipan di warung kopi dan kios kecil. Pola distribusi ini dinilai efektif karena menyasar konsumen harian tanpa biaya pemasaran besar.

Dengan tren konsumsi lokal yang terus tumbuh, bandros tradisional berpotensi menjadi salah satu produk andalan UMKM kuliner. Dukungan terhadap jajanan berbasis bahan lokal dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan usaha kecil sekaligus melestarikan warisan kuliner daerah.

Bandros tradisional menjadi peluang usaha UMKM yang realistis, berbasis bahan lokal, mudah diproduksi, dan relevan dengan selera pasar saat ini. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • penyerahan 6 triliun

    Penyerahan Rp6,6 Triliun dan Masa Depan Penindakan Korupsi SDA

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost menilai penyerahan Rp6,6 triliun harus diikuti penegakan hukum konsisten dan pemulihan ekologi nyata. Uang Negara Kembali, Kepercayaan Publik Dipertaruhkan albadarpost.com, EDITORIAL – Kejaksaan Agung menyerahkan Rp6,6 triliun kepada pemerintah. Angka ini bukan kecil. Ia mencerminkan hasil penagihan denda kehutanan dan penyelamatan keuangan negara dari perkara korupsi. Peristiwa ini disaksikan langsung Presiden Prabowo Subianto, […]

  • peradaban Islam Andalusia

    Fakta Tersembunyi Andalusia: Peradaban Islam yang Lebih Maju dari Eropa

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Peradaban Islam Andalusia, kejayaan Islam di Andalusia, hingga warisan Islam Spanyol sering hanya dikenal dari sisi kemegahan arsitektur. Namun, di balik itu, terdapat lapisan sejarah yang jauh lebih kompleks, dinamis, dan jarang dibahas. Justru dari sisi inilah peradaban Islam Andalusia memberi dampak besar pada dunia modern—baik dalam ilmu pengetahuan, toleransi sosial, maupun […]

  • ikhlas sabar syukur

    Perbedaan Ikhlas, Sabar, dan Syukur dalam Tasawuf

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ikhlas, sabar, dan syukur sering disebut dalam ajaran Islam, tetapi banyak orang masih mencampurkan maknanya. Dalam perspektif tasawuf, ketiganya bukan sekadar sikap, melainkan maqam (tingkatan spiritual) yang berbeda. Pemahaman tentang ikhlas sabar syukur ini penting karena akan menentukan kualitas ibadah dan ketenangan batin seseorang. Lebih jauh, tasawuf menjelaskan bahwa perjalanan ruhani tidak […]

  • Ilustrasi penjual melakukan jual beli live streaming melalui ponsel dengan menampilkan produk secara langsung kepada pembeli.

    Bolehkah Jual Beli Live Streaming? Ini Hukumnya

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jual beli live streaming kini menjadi tren dalam transaksi digital. Banyak pelaku usaha memanfaatkan siaran langsung untuk menawarkan produk secara real time. Namun, muncul pertanyaan: apakah jualan secara streaming atau transaksi online melalui siaran langsung diperbolehkan dalam Islam? Untuk menjawabnya, kita perlu memahami prinsip dasar muamalah, dalil Al-Qur’an dan hadis, serta […]

  • pungli Jembatan Cirahong

    Viral! 5 Hal di Balik Dugaan Pungli Jembatan Cirahong Tasikmalaya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus pungli Jembatan Cirahong mendadak viral dan ramai dibicarakan di media sosial. Dugaan pungutan liar di Jembatan Cirahong, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya itu memicu kemarahan banyak warga. Selain itu, sejumlah netizen mengaku pernah mengalami hal serupa ketika melintas di jembatan penghubung Tasikmalaya dan Ciamis tersebut. Video yang beredar memperlihatkan beberapa pengendara […]

  • Khutbah Arafah

    Arab Saudi Siarkan Khutbah Arafah ke 35 Bahasa Dunia

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pelaksanaan Khutbah Arafah pada musim haji 2026 dipastikan akan terasa lebih dekat bagi umat Islam dunia, termasuk jamaah asal Indonesia. Pemerintah Arab Saudi resmi menghadirkan layanan penerjemahan khutbah Hari Arafah ke dalam 35 bahasa internasional dan menyiarkannya secara global melalui platform digital resmi. Langkah ini langsung mendapat perhatian luas karena khutbah […]

expand_less