Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Bakti kepada Ibu: Prioritas Utama Muslim

Bakti kepada Ibu: Prioritas Utama Muslim

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • visibility 8
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Islam menempatkan ibu sebagai prioritas utama bakti umat karena pengorbanan dan perannya dalam kehidupan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Ajaran Islam menempatkan ibu pada posisi paling utama dalam urusan bakti dan penghormatan keluarga. Penegasan ini bukan sekadar pesan moral, melainkan prinsip dasar yang berdampak langsung pada cara umat membangun relasi keluarga, etika sosial, dan tanggung jawab antar generasi.

Dalam sejumlah hadits sahih, Rasulullah SAW menegaskan bahwa ibu adalah pihak yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik dari anaknya. Penekanan tersebut menunjukkan bahwa kemuliaan ibu bukan simbol, melainkan kewajiban yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.

Di tengah perubahan sosial dan tekanan ekonomi yang kian kompleks, ajaran ini menjadi rujukan penting. Bakti kepada ibu tidak hanya bernilai ibadah personal, tetapi juga menjadi fondasi ketahanan keluarga dan pendidikan moral masyarakat.


Hadits Sahih Menegaskan Prioritas Bakti

Hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah menjadi rujukan utama dalam menjelaskan posisi ibu. Dalam riwayat itu, seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW tentang siapa yang paling berhak diperlakukan dengan baik.

Jawaban Rasulullah tegas dan berulang. “Ibumu,” ujar beliau. Ketika pertanyaan itu diulang hingga tiga kali, jawaban yang sama tetap diberikan. Baru pada pertanyaan keempat, Rasulullah menyebut ayah.

Para ulama menjelaskan, pengulangan tersebut bukan tanpa makna. Ibu disebut tiga kali karena memikul beban biologis dan psikologis yang tidak dapat digantikan. Proses mengandung, melahirkan, dan menyusui dipandang sebagai bentuk pengorbanan besar yang tidak terputus, bahkan sebelum seorang anak mampu mengenal dunia.

Hadits lain yang diriwayatkan Imam Tirmidzi dari Mughirah bin Syu’bah semakin mempertegas posisi tersebut. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa Allah mengharamkan perbuatan durhaka kepada ibu. Larangan ini menempatkan durhaka kepada ibu sebagai dosa besar dengan konsekuensi moral dan spiritual yang serius.


Kemuliaan Ibu dalam Kerangka Jihad dan Ibadah

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW menyandingkan bakti kepada orang tua—terutama ibu—dengan konsep jihad. Seorang sahabat datang meminta izin untuk berjihad. Rasulullah justru menanyakan keberadaan orang tuanya. Ketika dijawab masih ada, Rasulullah memerintahkan agar jihad dilakukan dengan merawat dan berbakti kepada mereka.

Baca juga: “Ayah Ambil Rapor”, Kebijakan Hangat yang Dangkal

Makna hadits ini memberi perspektif luas. Jihad tidak selalu bermakna angkat senjata. Dalam konteks keluarga, merawat ibu yang telah berkorban seumur hidup dipandang sebagai perjuangan moral yang nilainya tinggi di sisi Allah.

Ungkapan “surga di bawah telapak kaki ibu” kerap dipahami sebagai simbol kedekatan antara bakti kepada ibu dan keselamatan akhirat. Artinya, jalan menuju ridha Allah tidak terpisah dari cara seorang anak memperlakukan ibunya dengan hormat, sabar, dan tanggung jawab.


Pesan Sosial di Balik Ajaran Keagamaan

Kemuliaan ibu dalam Islam tidak berdiri sendiri sebagai doktrin spiritual. Ia membawa pesan sosial yang jelas. Ketika ibu dihormati, struktur keluarga menjadi lebih kuat. Ketika ibu dirawat, nilai empati dan tanggung jawab diwariskan kepada generasi berikutnya.

Larangan durhaka kepada ibu juga berfungsi sebagai pagar moral. Islam tidak hanya memerintahkan kebaikan, tetapi juga memberi batas tegas terhadap perilaku yang merusak relasi keluarga. Dalam konteks masyarakat modern, pesan ini relevan untuk mencegah kekerasan verbal, pengabaian, hingga penelantaran orang tua.

Baca juga: Makna Ayat Seribu Dinar dalam Ikhtiar Rezeki

Para ulama menekankan bahwa bakti kepada ibu tidak berhenti pada ucapan. Ia menuntut kesediaan mendengar, membantu, dan menjaga martabat ibu dalam kondisi apa pun, termasuk saat usia lanjut dan kondisi kesehatan menurun.


Konteks Kekinian dan Dampak bagi Umat

Di tengah meningkatnya beban hidup, ajaran tentang kemuliaan ibu menjadi pengingat penting bagi umat Islam. Bakti kepada ibu bukan hanya urusan ibadah individual, tetapi juga bagian dari etika publik dalam membangun masyarakat yang beradab.

Islam menempatkan ibu sebagai pintu utama menuju ridha Allah. Menghormati dan merawatnya adalah investasi moral yang dampaknya melampaui keluarga inti. Ia membentuk karakter, memperkuat solidaritas sosial, dan menjaga nilai kemanusiaan dalam kehidupan bersama.


Ajaran Islam tentang kemuliaan ibu menegaskan satu hal mendasar: kualitas iman tercermin dari cara seorang anak memperlakukan ibunya. Bakti bukan simbol, melainkan tanggung jawab seumur hidup yang menjadi jalan menuju ridha Allah.

Islam menempatkan ibu sebagai prioritas bakti karena pengorbanannya, menjadikannya jalan utama menuju ridha Allah dan surga. (Red)


Alfatihah bagi ibu para pembaca AlbadarPost yang telah wafat.


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seleksi Direksi BUMD Tasikmalaya

    Seleksi Direksi BUMD Tasikmalaya 2026 Resmi Dibuka, Ini Cara Daftarnya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Seleksi Direksi BUMD Kabupaten Tasikmalaya resmi dibuka oleh Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Program rekrutmen ini memberikan peluang besar bagi profesional yang memiliki pengalaman manajerial untuk memimpin PT Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Pancatengah, salah satu Badan Usaha Milik Daerah yang bergerak di sektor keuangan mikro. Selain itu, proses rekrutmen direksi BUMD Tasikmalaya ini […]

  • pengadaan lahan Whoosh

    KPK Telusuri Modus Pengadaan Lahan Whoosh yang Rugikan Negara

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    KPK menyelidiki dugaan penjualan ulang aset negara dalam pengadaan lahan Whoosh dan potensi kerugian negara. albadarpost.com, HUMANIORA – Komisi Pemberantasan Korupsi mulai menelusuri dugaan penyimpangan dalam pengadaan lahan Whoosh, proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung yang dikerjakan pemerintah bersama konsorsium BUMN. Lembaga antirasuah menemukan indikasi bahwa negara membeli kembali tanah yang seharusnya masih berstatus milik negara. Jika […]

  • anggaran gapura

    DPRD Jabar Kritik Anggaran Gapura Gedung Sate Rp3,9 Miliar

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 2
    • 0Komentar

    DPRD Jabar kritik anggaran gapura Gedung Sate Rp3,9 miliar karena dianggap tidak sesuai prioritas publik. albadarpost.com, HUMANIORA – Keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun gapura di kawasan Gedung Sate dengan biaya Rp3,9 miliar kembali menuai kritik. DPRD Jabar menilai alokasi tersebut tidak selaras dengan kondisi fiskal daerah dan kebutuhan publik yang lebih mendesak, terutama pemeliharaan […]

  • Dana MBG Raib

    Skandal Phishing Bekukan Program: Dana MBG Raib Rp 1 Miliar, Ribuan Siswa Kehilangan Jatah Makan

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Geger! Dana MBG Raib Rp 1 miliar akibat phishing di Batujajar. Ribuan siswa SD/SMA kehilangan makan gratis, 53 pekerja dapur dirumahkan. Penipuan Digital Lumpuhkan Program Makan Bergizi Gratis di KBB albadarpost.com, LENSA – Aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang merupakan motor penggerak Program […]

  • Gus Yaqut tahanan rumah

    Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah: Apa Kata KUHAP?

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Isu Gus Yaqut jadi tahanan rumah tidak hanya ramai secara politik, tetapi juga menarik jika dilihat dari perspektif hukum. Banyak yang bertanya, apakah pengalihan penahanan Gus Yaqut dari rutan ke rumah sesuai dengan aturan? Dalam konteks ini, tahanan rumah Gus Yaqut sebenarnya telah diatur dalam KUHAP dan regulasi hukum pidana Indonesia. […]

  • tambang pasir ilegal

    Tambang Pasir Ilegal Dibiarkan, Air Warga Tasikmalaya Terancam

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 3
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aktivitas tambang pasir ilegal di Kampung Rancabendem, Kota Tasikmalaya, kembali berlangsung terbuka. Dilansir dari ANTARA, alat berat beroperasi di kawasan perbukitan pada Selasa (27/1/2026). Fakta ini penting karena menunjukkan kegagalan nyata Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menjalankan fungsi pengawasan dan perlindungan lingkungan, meski data resmi mengakui keberadaan lebih dari satu lokasi tambang […]

expand_less