Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Bakti kepada Ibu: Prioritas Utama Muslim

Bakti kepada Ibu: Prioritas Utama Muslim

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
  • visibility 253
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Islam menempatkan ibu sebagai prioritas utama bakti umat karena pengorbanan dan perannya dalam kehidupan.

albadarpost.com, HUMANIORA – Ajaran Islam menempatkan ibu pada posisi paling utama dalam urusan bakti dan penghormatan keluarga. Penegasan ini bukan sekadar pesan moral, melainkan prinsip dasar yang berdampak langsung pada cara umat membangun relasi keluarga, etika sosial, dan tanggung jawab antar generasi.

Dalam sejumlah hadits sahih, Rasulullah SAW menegaskan bahwa ibu adalah pihak yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik dari anaknya. Penekanan tersebut menunjukkan bahwa kemuliaan ibu bukan simbol, melainkan kewajiban yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.

Di tengah perubahan sosial dan tekanan ekonomi yang kian kompleks, ajaran ini menjadi rujukan penting. Bakti kepada ibu tidak hanya bernilai ibadah personal, tetapi juga menjadi fondasi ketahanan keluarga dan pendidikan moral masyarakat.


Hadits Sahih Menegaskan Prioritas Bakti

Hadits yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah menjadi rujukan utama dalam menjelaskan posisi ibu. Dalam riwayat itu, seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah SAW tentang siapa yang paling berhak diperlakukan dengan baik.

Jawaban Rasulullah tegas dan berulang. “Ibumu,” ujar beliau. Ketika pertanyaan itu diulang hingga tiga kali, jawaban yang sama tetap diberikan. Baru pada pertanyaan keempat, Rasulullah menyebut ayah.

Para ulama menjelaskan, pengulangan tersebut bukan tanpa makna. Ibu disebut tiga kali karena memikul beban biologis dan psikologis yang tidak dapat digantikan. Proses mengandung, melahirkan, dan menyusui dipandang sebagai bentuk pengorbanan besar yang tidak terputus, bahkan sebelum seorang anak mampu mengenal dunia.

Hadits lain yang diriwayatkan Imam Tirmidzi dari Mughirah bin Syu’bah semakin mempertegas posisi tersebut. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa Allah mengharamkan perbuatan durhaka kepada ibu. Larangan ini menempatkan durhaka kepada ibu sebagai dosa besar dengan konsekuensi moral dan spiritual yang serius.


Kemuliaan Ibu dalam Kerangka Jihad dan Ibadah

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW menyandingkan bakti kepada orang tua—terutama ibu—dengan konsep jihad. Seorang sahabat datang meminta izin untuk berjihad. Rasulullah justru menanyakan keberadaan orang tuanya. Ketika dijawab masih ada, Rasulullah memerintahkan agar jihad dilakukan dengan merawat dan berbakti kepada mereka.

Baca juga: “Ayah Ambil Rapor”, Kebijakan Hangat yang Dangkal

Makna hadits ini memberi perspektif luas. Jihad tidak selalu bermakna angkat senjata. Dalam konteks keluarga, merawat ibu yang telah berkorban seumur hidup dipandang sebagai perjuangan moral yang nilainya tinggi di sisi Allah.

Ungkapan “surga di bawah telapak kaki ibu” kerap dipahami sebagai simbol kedekatan antara bakti kepada ibu dan keselamatan akhirat. Artinya, jalan menuju ridha Allah tidak terpisah dari cara seorang anak memperlakukan ibunya dengan hormat, sabar, dan tanggung jawab.


Pesan Sosial di Balik Ajaran Keagamaan

Kemuliaan ibu dalam Islam tidak berdiri sendiri sebagai doktrin spiritual. Ia membawa pesan sosial yang jelas. Ketika ibu dihormati, struktur keluarga menjadi lebih kuat. Ketika ibu dirawat, nilai empati dan tanggung jawab diwariskan kepada generasi berikutnya.

Larangan durhaka kepada ibu juga berfungsi sebagai pagar moral. Islam tidak hanya memerintahkan kebaikan, tetapi juga memberi batas tegas terhadap perilaku yang merusak relasi keluarga. Dalam konteks masyarakat modern, pesan ini relevan untuk mencegah kekerasan verbal, pengabaian, hingga penelantaran orang tua.

Baca juga: Makna Ayat Seribu Dinar dalam Ikhtiar Rezeki

Para ulama menekankan bahwa bakti kepada ibu tidak berhenti pada ucapan. Ia menuntut kesediaan mendengar, membantu, dan menjaga martabat ibu dalam kondisi apa pun, termasuk saat usia lanjut dan kondisi kesehatan menurun.


Konteks Kekinian dan Dampak bagi Umat

Di tengah meningkatnya beban hidup, ajaran tentang kemuliaan ibu menjadi pengingat penting bagi umat Islam. Bakti kepada ibu bukan hanya urusan ibadah individual, tetapi juga bagian dari etika publik dalam membangun masyarakat yang beradab.

Islam menempatkan ibu sebagai pintu utama menuju ridha Allah. Menghormati dan merawatnya adalah investasi moral yang dampaknya melampaui keluarga inti. Ia membentuk karakter, memperkuat solidaritas sosial, dan menjaga nilai kemanusiaan dalam kehidupan bersama.


Ajaran Islam tentang kemuliaan ibu menegaskan satu hal mendasar: kualitas iman tercermin dari cara seorang anak memperlakukan ibunya. Bakti bukan simbol, melainkan tanggung jawab seumur hidup yang menjadi jalan menuju ridha Allah.

Islam menempatkan ibu sebagai prioritas bakti karena pengorbanannya, menjadikannya jalan utama menuju ridha Allah dan surga. (Red)


Alfatihah bagi ibu para pembaca AlbadarPost yang telah wafat.


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • pengamanan pertandingan

    Polisi Perketat Pengamanan Pertandingan Persib vs Borneo

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 295
    • 0Komentar

    Polrestabes Bandung menerjunkan 1.800 personel untuk pengamanan pertandingan Persib vs Borneo di GBLA. albadarpost.com, LENSA – Polrestabes Bandung menerjunkan ribuan personel untuk memastikan pengamanan pertandingan Persib Bandung melawan Borneo FC berjalan terkendali. Pertandingan tunda pekan ke-4 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) malam ini diperlakukan sebagai agenda berisiko tinggi karena potensi […]

  • peredaran miras

    Pemkot Tasikmalaya Gagalkan Peredaran Miras Jelang Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Pemkot Tasikmalaya menggagalkan peredaran miras jelang Tahun Baru demi melindungi warga dan ketertiban publik. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kota Tasikmalaya menggagalkan peredaran miras skala besar menjelang malam pergantian Tahun Baru 2026. Aparat Satpol PP menemukan ribuan botol minuman beralkohol yang disimpan di sebuah gudang di Jalan Letjen Mashudi, Kecamatan Kawalu, Senin, 22 Desember 2025. […]

  • Sakola budaya 2026

    Sakola Budaya 2026 Dibuka, Pelajar Beruntung Akan Jelajahi Sejarah Galuh Ciamis

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sakola Budaya 2026 resmi membuka pendaftaran peserta mulai 18 hingga 24 Juni 2026. Program pembelajaran budaya berbasis pengalaman yang berlangsung di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ini mengajak pelajar SMA/SMK/sederajat untuk mengenal sejarah, budaya, dan kearifan lokal secara langsung melalui kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi bersejarah dan komunitas adat. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung […]

  • Kota Makkah

    7 Hal di Kota Makkah yang Membuat Hati Merasa Dekat dengan Langit

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 266
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang yang menitikkan air mata saat pesawat mulai meninggalkan Kota Makkah. Padahal mereka datang bukan untuk tinggal selamanya. Namun entah mengapa, ketika harus pulang, hati terasa berat. Kota Makkah memang berbeda. Banyak jemaah mengaku sulit menjelaskan perasaan mereka setelah melihat Ka’bah untuk pertama kali. Ada yang diam cukup lama. Ada […]

  • Orang Hilang Ciamis

    Dicari Keluarga, Ojek Malam Ciamis Hilang Usai Antar Penumpang

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Orang Hilang Ciamis kembali menjadi perhatian publik setelah seorang warga Kecamatan Rajadesa dilaporkan belum kembali ke rumah usai mengantar penumpang pada malam hari. Hingga kini, pencarian warga Ciamis tersebut masih terus dilakukan dengan harapan ada masyarakat yang dapat memberikan informasi mengenai keberadaannya. Berdasarkan Laporan Keterangan Orang Hilang yang diterbitkan Polsek Rajadesa, pria […]

  • Razia Satlantas Tasikmalaya

    Razia Satlantas Tasikmalaya, Pelanggar Malah Dengar Tausiah

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 115
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Razia Satlantas Tasikmalaya di Perempatan Muktamar Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (9/7/2026), menghadirkan pendekatan berbeda. Dalam razia lalu lintas Tasikmalaya tersebut, petugas tetap melakukan penindakan terhadap pelanggaran. Namun, pengendara yang melakukan pelanggaran ringan terlebih dahulu mengikuti tausiah tentang keselamatan berkendara sebelum petugas mengambil langkah lanjutan. Program edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya Satlantas […]

expand_less