Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Siti Hajar dan Nabi Ismail: Kisah Sunyi yang Melahirkan Kota Makkah

Siti Hajar dan Nabi Ismail: Kisah Sunyi yang Melahirkan Kota Makkah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
  • visibility 126
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Kisah Siti Hajar dan Nabi Ismail selama ini sering hanya muncul sekilas saat membahas sejarah kurban atau asal-usul air Zamzam. Padahal di balik perjalanan itu, tersimpan salah satu kisah paling emosional dalam sejarah Islam: tentang seorang ibu yang bertahan di padang tandus, seorang anak kecil yang menangis kehausan, dan sebuah kota suci yang lahir dari kesunyian.

Banyak orang mengenal Nabi Ibrahim AS sebagai tokoh utama dalam sejarah Iduladha. Namun tidak banyak yang benar-benar membayangkan bagaimana beratnya perjalanan yang dijalani Siti Hajar saat ditinggalkan di lembah Makkah yang saat itu masih kosong dan sunyi.

Tidak ada rumah.

Tidak ada pohon besar.

Bahkan suara manusia pun nyaris tidak terdengar.

Siti Hajar Ditinggalkan di Lembah Tandus Tanpa Siapa Pun

Allah SWT mengabadikan doa Nabi Ibrahim AS dalam Al-Qur’an:

“Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanaman di dekat rumah-Mu yang dihormati.”
(QS. Ibrahim: 37)

Lembah itu panas dan kering. Angin gurun bergerak pelan sambil membawa pasir tipis yang kadang menempel di kaki. Tidak ada suara pasar. Tidak ada percakapan manusia. Yang terdengar mungkin hanya desiran angin dan tangis kecil Nabi Ismail yang mulai kehausan.

Di tempat itulah Nabi Ibrahim meninggalkan Siti Hajar dan bayi kecilnya.

Dalam riwayat Shahih Bukhari dijelaskan, Siti Hajar sempat mengejar Nabi Ibrahim sambil bertanya:

“Apakah Allah yang memerintahkan ini?”

Ketika Nabi Ibrahim menjawab “ya”, Siti Hajar berkata:

“Kalau begitu, Allah tidak akan menyia-nyiakan kami.”

Kalimat itu sangat singkat.

Namun justru dari sanalah keteguhan seorang ibu terlihat begitu besar.

Siti Hajar Tidak Hanya Berdoa, Tapi Juga Berlari

Saat bekal air mulai habis, Nabi Ismail kecil menangis kehausan. Tenggorokan terasa kering. Udara gurun makin panas. Pasir tipis bahkan mungkin ikut masuk ke sela sandal saat Siti Hajar berlari kecil di antara bukit.

Di titik itu, Siti Hajar tidak hanya duduk dan menunggu mukjizat.

Ia bergerak.

Dari Bukit Shafa ke Marwah. Lalu kembali lagi.

Satu kali.

Dua kali.

Tiga kali.

Sampai tujuh kali.

Sa’i yang hari ini dilakukan jutaan jamaah haji dan umrah ternyata lahir dari perjuangan seorang ibu mencari air untuk anaknya.

Di beberapa riwayat disebutkan, Siti Hajar sempat mempercepat langkah ketika melewati lembah kecil karena pandangannya terhadap Nabi Ismail terhalang. Kepanikan itu terasa sangat manusiawi.

Ia hanya seorang ibu yang takut kehilangan anaknya.

Dan mungkin di situlah kisah ini terasa begitu dekat dengan kehidupan banyak orang hari ini.

Air Zamzam Muncul dari Dekat Kaki Nabi Ismail

Setelah usaha panjang itu, pertolongan Allah akhirnya datang dengan cara yang tidak disangka.

Malaikat Jibril menghentakkan tanah di dekat kaki Nabi Ismail, lalu muncullah mata air Zamzam.

Air itu terus mengalir hingga hari ini.

Data dari Masjidil Haram menunjukkan sumur Zamzam kini menjadi salah satu sumber air utama bagi jutaan jamaah setiap musim haji dan umrah. Distribusinya bahkan menggunakan jaringan modern yang menjangkau hampir seluruh area Masjidil Haram.

Namun yang sering terlupakan, awal mula Zamzam justru lahir dari perjuangan sunyi seorang ibu.

Bukan muncul di atas bukit tempat Siti Hajar berlari.

Tetapi dekat kaki kecil Ismail.

Seolah Allah ingin menunjukkan bahwa manusia wajib berusaha, sementara arah pertolongan tetap menjadi rahasia-Nya.

Nabi Ismail Tumbuh dari Didikan Ibu yang Tangguh

Kisah Nabi Ismail sering langsung dikaitkan dengan peristiwa kurban. Padahal sebelum itu, ia tumbuh bersama sosok ibu yang luar biasa kuat.

Ia melihat bagaimana Siti Hajar bertahan hidup di lembah asing. Bagaimana ibunya tidak menyerah meski berada di tempat yang nyaris tidak memiliki apa pun.

Pelan-pelan, lembah itu mulai didatangi manusia karena keberadaan Zamzam. Dari sanalah kehidupan Makkah tumbuh.

Maka ketika Nabi Ismail berkata kepada ayahnya:

“Wahai ayahku, lakukanlah apa yang diperintahkan kepadamu.”
(QS. Ash-Shaffat: 102)

Keberanian itu bukan muncul tiba-tiba.

Ada keteguhan yang sudah ia lihat sejak kecil dari seorang ibu bernama Siti Hajar.

Hari ini, banyak orang mungkin mengenang sa’i hanya sebagai bagian dari ibadah haji dan umrah. Padahal di balik ritual itu ada jejak seorang ibu yang berlari dengan napas memburu di tengah gurun.

Dan jejak itu terus diulang jutaan manusia hingga sekarang.

Makkah Tumbuh dari Kesabaran dan Air Mata

Yang jarang disadari, Makkah tidak hanya dibangun oleh doa Nabi Ibrahim AS.

Kota suci itu juga tumbuh dari langkah kaki Siti Hajar, tangisan Nabi Ismail, dan kesabaran panjang di tengah lembah tandus.

Di beberapa rumah hari ini, mungkin masih ada ibu yang diam-diam menahan lelah demi anaknya. Ada juga yang tetap terlihat tenang meski pikirannya penuh tentang kebutuhan hidup esok hari.

Karena itu, kisah Siti Hajar terasa tidak pernah benar-benar jauh.

Makkah tidak lahir dari kemewahan.

Ia tumbuh dari seorang ibu yang tetap berlari di tengah gurun, bahkan saat tidak ada siapa pun selain Allah yang mendengarkan tangisnya. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • modus penipuan AI

    OJK Jabar Ingatkan Modus Penipuan AI yang Makin Canggih

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    OJK Jabar memperingatkan peningkatan modus penipuan AI dan meminta warga lebih waspada menjaga data pribadi. albadarpost.com, PELITA – Peringatan baru dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menyusul kenaikan kasus kejahatan digital berbasis kecerdasan buatan. Modus penipuan AI kini berkembang pesat, menghadirkan risiko serius bagi keamanan data dan aktivitas keuangan masyarakat. Peringatan ini penting mengingat […]

  • PP Tunas

    PP Tunas Berlaku! 13 Juta Santri dan Siswa Siap Hadapi Dunia Digital

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 157
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – PP Tunas resmi berlaku dan langsung mendorong penguatan literasi digital santri dan siswa di bawah naungan Kementerian Agama. Kebijakan perlindungan anak digital ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menciptakan ruang digital aman, sekaligus membentuk generasi muda yang cakap teknologi dan beretika. Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik untuk Perlindungan Anak […]

  • ABK Indonesia hilang Selat Hormuz

    3 Pelaut Indonesia Hilang di Selat Hormuz, Pencarian Terus Dilakukan

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Insiden maritim kembali mengguncang jalur pelayaran internasional setelah ABK Indonesia hilang di Selat Hormuz dalam kecelakaan kapal tugboat. Tiga pelaut asal Indonesia dilaporkan hilang setelah kapal Musaffah 2 yang berbendera Uni Emirat Arab (UAE) yang mereka tumpangi tenggelam di perairan strategis tersebut. Peristiwa ABK Indonesia hilang di Selat Hormuz ini segera […]

  • OTT oknum LSM

    Oknum LSM Terjaring OTT Polres Subang

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kepolisian Resor Subang menegaskan tidak memberi ruang bagi praktik pemerasan yang menyasar aparatur pemerintahan desa. Seorang oknum anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) ditangkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) karena diduga memeras belasan kepala desa di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat. OTT oknum LSM tersebut dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Subang […]

  • Selat Hormuz dibuka

    Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dunia Langsung Bereaksi: Harga Minyak Rontok

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Selat Hormuz dibuka kembali dan dalam hitungan jam, dunia langsung bereaksi. Jalur minyak paling krusial di planet ini akhirnya kembali dilalui kapal komersial setelah sempat mencekam akibat konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Pembukaan Selat Hormuz ini, yang juga disebut sebagai kembalinya jalur energi global, langsung menekan harga minyak dan meredakan […]

  • Polisi Saudi Bongkar Dugaan Haji Palsu, Tiga WNI Ikut Diamankan

    Polisi Saudi Bongkar Dugaan Haji Palsu, Tiga WNI Ikut Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus dugaan haji palsu di Makkah kembali menyeret warga negara Indonesia. Tiga WNI diamankan aparat keamanan Arab Saudi setelah diduga menawarkan layanan haji ilegal kepada calon jemaah menjelang musim haji 2026. Informasi penangkapan itu ramai diperbincangkan setelah video operasi aparat Saudi beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, petugas terlihat memasuki […]

expand_less