Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Usai Upacara Pancasila, Wabup Tasikmalaya Pilih Turun ke Sungai Citanduy

Usai Upacara Pancasila, Wabup Tasikmalaya Pilih Turun ke Sungai Citanduy

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 36
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Banyak peringatan Hari Lahir Pancasila berakhir setelah upacara selesai. Namun di Kabupaten Tasikmalaya, peringatan tahun ini berlanjut ke tempat yang tidak biasa: tepian Sungai Citanduy.

Usai mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Wakil Bupati Tasikmalaya bersama jajaran pejabat daerah langsung menuju Sungai Citanduy untuk melakukan penebaran benih ikan, Senin (1/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi simbol bahwa Pancasila Citanduy, nilai gotong royong, kepedulian lingkungan, dan kebersamaan tidak cukup berhenti dalam pidato atau seremoni tahunan. Nilai itu harus hadir dalam tindakan nyata yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung.

Dari Lapangan Upacara ke Bantaran Sungai

Suasana di bantaran Sungai Citanduy siang itu terlihat cukup hidup.

Di beberapa titik tepian sungai, rerumputan liar tumbuh di antara bebatuan yang membatasi aliran air. Ember-ember berisi benih ikan tampak berjajar di dekat lokasi penebaran. Sesekali petugas memindahkan ember ke titik yang dianggap paling aman sebelum benih dilepas ke sungai.

Ketika proses dimulai, cahaya matahari siang memantul di permukaan air. Benih-benih ikan bergerak cepat mengikuti arus sesaat setelah dilepaskan.

Beberapa anak yang berada di sekitar lokasi tampak berebut posisi agar bisa melihat lebih dekat. Sesekali mereka menunjuk ke arah ikan yang berenang menjauh dari tepian sungai.

Di sisi lain, sejumlah warga terlihat mengabadikan kegiatan menggunakan telepon genggam sebelum kembali melanjutkan aktivitas mereka masing-masing.

Pemandangan sederhana itu menghadirkan suasana yang jauh berbeda dibanding suasana formal beberapa jam sebelumnya saat upacara berlangsung.

Wabup: Nilai Pancasila Harus Membumi

Menurut Wakil Bupati Tasikmalaya, Hari Lahir Pancasila seharusnya tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan.

Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya perlu diterjemahkan menjadi aksi yang memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

“Hari ini, tepat di Hari Lahir Pancasila, kita tidak hanya memperingatinya dengan upacara seremonial. Bagi saya, nilai luhur Pancasila harus membumi dan diwujudkan dalam bentuk tindakan nyata yang menyentuh kehidupan dan lingkungan sekitar kita,” ujarnya.

Penebaran benih ikan dipilih sebagai salah satu bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan ekosistem Sungai Citanduy.

Selain menjaga keseimbangan lingkungan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai.

Menjaga Sungai Berarti Menjaga Kehidupan

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menitipkan pesan kepada masyarakat agar menjaga benih ikan yang baru ditebar.

Ia mengingatkan agar tidak ada praktik penangkapan ikan secara ilegal menggunakan setrum maupun racun yang dapat merusak habitat sungai.

“Tolong jaga bersama-sama benih ikan yang baru kita tebar ini. Jangan sampai ada yang mengambilnya secara ilegal, apalagi sampai disetrum atau diracun. Tindakan itu merusak alam. Tunggu dulu ikannya sampai tumbuh besar dan berkembang biak,” tegasnya.

Meski demikian, tidak semua warga langsung yakin hasil penebaran benih ikan akan terlihat dalam waktu dekat.

Sebagian menganggap manfaat kegiatan tersebut baru bisa dirasakan beberapa bulan bahkan beberapa tahun ke depan. Namun mereka tetap berharap populasi ikan di Sungai Citanduy dapat bertambah dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Perbedaan pandangan itu menjadi hal yang wajar. Sebab keberhasilan pelestarian lingkungan memang membutuhkan proses panjang dan kesabaran bersama.

Sungai yang Menjadi Bagian Kehidupan Warga

Bagi masyarakat di bantaran Citanduy, sungai bukan sekadar aliran air yang melintas di dekat rumah mereka.

Sungai menjadi tempat mencari ikan, mengairi lahan pertanian, dan menopang berbagai aktivitas kehidupan sehari-hari yang berlangsung turun-temurun.

Di beberapa wilayah, sungai juga menjadi ruang sosial tempat warga saling bertemu, berbincang, dan menjalankan aktivitas ekonomi kecil.

Karena itu, menjaga Sungai Citanduy sesungguhnya bukan hanya soal menjaga lingkungan.

Lebih dari itu, menjaga sungai berarti menjaga sumber kehidupan masyarakat yang bergantung padanya.

Semangat inilah yang ingin ditunjukkan melalui kegiatan penebaran benih ikan pada Hari Lahir Pancasila tahun ini.

Bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama.

Bahwa gotong royong tidak selalu hadir dalam bentuk besar.

Kadang ia hadir melalui langkah sederhana yang dilakukan bersama-sama.

Pancasila yang Hadir dalam Tindakan

Di tengah derasnya arus informasi digital dan berbagai persoalan yang datang silih berganti, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai Pancasila tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari.

Menjaga alam.

Merawat sungai.

Melindungi sumber daya bersama.

Serta memikirkan masa depan generasi berikutnya.

Semuanya merupakan bentuk nyata pengamalan nilai Pancasila yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.

Pancasila tidak selalu hadir di podium upacara atau tertulis dalam spanduk peringatan. Kadang ia hidup di tepian sungai, dalam ember berisi benih ikan, dan dalam kesediaan warga menjaga alam untuk anak cucu mereka. Sebab ketika kepedulian berubah menjadi tindakan, di situlah Pancasila benar-benar menemukan maknanya. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolesterol Tinggi

    Kaget! Begini Hasil Cek Kesehatan Pegawai BPBD Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya di lingkungan BPBD memunculkan temuan yang mengejutkan. Mayoritas peserta screening diketahui mengalami kolesterol tinggi dan kadar asam urat di atas batas normal. Temuan tersebut muncul setelah tim kesehatan melakukan pemeriksaan langsung ke kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya pada Senin (18/5/2026). Ironisnya, kondisi […]

  • Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban di Sungai Citanduy dekat Jembatan Cirahong menggunakan perahu karet dan rafting.

    Arus Deras Citanduy Jadi Tantangan Tim SAR Cari Korban di Cirahong

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 39
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana tenang di sekitar Jembatan Cirahong, perbatasan Tasikmalaya dan Ciamis, mendadak berubah tegang pada Sabtu pagi (23/5/2026). Seorang pria diduga nekat melompat ke Sungai Citanduy dan langsung terseret arus deras. Peristiwa di Jembatan Cirahong itu sontak memicu operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan tim SAR gabungan dari berbagai unsur. Mulai dari BPBD […]

  • Penataan Kabel Tasikmalaya

    Di Balik Kabel yang Menjuntai, Tasikmalaya Sedang Bersiap Berubah

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Selama bertahun-tahun, kabel-kabel itu menggantung di atas jalan Kota Tasikmalaya tanpa arah yang jelas. Sebagian melilit tiang listrik. Sebagian lain melintang di atas trotoar. Bahkan ada yang menempel di batang pohon, tepat di tengah kawasan ramai yang setiap hari dilalui warga. Banyak orang mungkin sudah terbiasa melihatnya. Namun di balik pemandangan […]

  • tata kelola pemerintahan

    Uji Tata Kelola Pelayanan Publik Bogor

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Penataan dinas baru Bogor menguji tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik daerah. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Awal 2026 menjadi titik uji bagi tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bogor. Pemerintah daerah membentuk dua dinas baru—Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan—sekaligus menempatkannya di pusat perbelanjaan. Langkah ini bukan sekadar soal struktur birokrasi, tetapi menyentuh inti […]

  • ilustrasi Rabi'ah al-Adawiyah bermunajat dalam kesunyian malam dengan nuansa spiritual dan cahaya lembut

    Rabi’ah al-Adawiyah: Perempuan yang Mencintai Allah Tanpa Syarat

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Siapakah Rabi’ah al-Adawiyah dalam sejarah Islam? Namanya kerap disebut sebagai simbol cinta Ilahi—bukan cinta biasa, tetapi cinta yang menghapus rasa takut dan harapan, lalu menyisakan ketulusan semata. Namun, ada satu hal yang membuat kisahnya berbeda. Ia tidak takut neraka. Ia juga tidak menginginkan surga. Ia hanya menginginkan Allah. Di titik itu, Rabi’ah […]

  • Twin’s Convention Hall Tasikmalaya

    Cecep Nurul Yakin Hadiri Peresmian Twin’s Convention Hall, Ekonomi Tasikmalaya Dipacu

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 257
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Twin’s Convention Hall Tasikmalaya resmi dibuka dan langsung menarik perhatian masyarakat. Kehadiran fasilitas baru ini menjadi kabar penting karena dinilai mampu memperkuat ekonomi Tasikmalaya, membuka peluang investasi, serta menghadirkan pusat kegiatan modern di wilayah Priangan Timur. Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menghadiri langsung peresmian Twin’s Convention Hall yang berlokasi di Jalan […]

expand_less