Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Daerah » Polres Sumedang Tetapkan Kades Jatinangor sebagai Pengguna Narkoba

Polres Sumedang Tetapkan Kades Jatinangor sebagai Pengguna Narkoba

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kepala desa di Sumedang ditetapkan sebagai pengguna narkoba dan dinonaktifkan. Dampaknya pada tata kelola pemerintahan desa.

albadarpost.com, BERITA DAERAHPolres Sumedang menetapkan seorang kepala desa aktif di Kecamatan Jatinangor sebagai tersangka kasus penyalahgunaan narkoba. Meski tidak terindikasi terlibat peredaran, status sebagai pengguna narkoba berdampak langsung pada tata kelola pemerintahan desa, termasuk keputusan penonaktifan jabatan dan penunjukan pelaksana tugas.

Langkah ini menegaskan bahwa persoalan narkoba di lingkungan pejabat publik tidak hanya menyangkut hukum pidana, tetapi juga menyentuh aspek akuntabilitas kepemimpinan dan kepercayaan warga terhadap layanan pemerintahan paling dasar.


Pengguna Narkoba dan Proses Rehabilitasi

Kepala Desa Jatinangor berinisial SW alias Ogah ditangkap Satresnarkoba Polres Sumedang dan kemudian ditetapkan sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba. Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika memastikan, hasil penyelidikan tidak menemukan keterlibatan SW dalam jaringan peredaran narkoba.

“Yang bersangkutan merupakan pengguna narkoba untuk konsumsi pribadi. Tidak ditemukan indikasi peredaran,” ujar Sandityo dalam konferensi pers di Mapolres Sumedang, Jumat (12/12/2025).

Berdasarkan asesmen terpadu, SW dikenakan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Narkotika. Pasal ini mengatur penanganan terhadap pengguna narkotika dengan pendekatan rehabilitasi, bukan pemidanaan. Saat ini, SW telah diserahkan kepada Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumedang dan direncanakan menjalani rehabilitasi di Balai Besar Rehabilitasi BNN Sukabumi.

Baca juga: Polres Tasikmalaya Tangkap Pasutri Pencuri Motor

Penanganan berbasis rehabilitasi ini sejalan dengan kebijakan nasional yang memandang pengguna narkoba sebagai korban penyalahgunaan zat, sepanjang tidak terlibat peredaran. Namun, status hukum tersebut tidak serta-merta menghapus konsekuensi administratif sebagai pejabat publik.


Dampak pada Tata Kelola Pemerintahan Desa

Kasus pengguna narkoba yang melibatkan kepala desa langsung berdampak pada stabilitas pemerintahan desa. Camat Jatinangor, Herman Suwandi, menyatakan SW telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya untuk menjaga keberlangsungan pelayanan publik.

“Yang bersangkutan dinonaktifkan sementara. Kami akan menunjuk pelaksana tugas kepala desa agar roda pemerintahan tetap berjalan,” kata Herman.

Pemerintah desa telah mengajukan usulan penunjukan Plt. Kepala Desa kepada kecamatan. Usulan tersebut diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk mendapatkan keputusan bupati. Langkah administratif ini menjadi krusial agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan yang dapat menghambat layanan dasar warga, mulai dari administrasi kependudukan hingga pengelolaan anggaran desa.

Dalam perspektif tata kelola, kasus ini memperlihatkan kerentanan sistem pemerintahan desa terhadap persoalan personal pejabat. Kepala desa memegang peran sentral sebagai pengelola anggaran, penanggung jawab program pembangunan, sekaligus figur teladan di tingkat komunitas.


Pembelajaran Kebijakan dan Akuntabilitas Jabatan Publik

Pemerintah kecamatan menilai kasus ini harus menjadi pelajaran serius bagi seluruh aparatur desa. Herman menegaskan bahwa kepala desa memiliki tanggung jawab moral dan administratif yang melekat pada jabatannya.

“Penggunaan narkoba sangat berbahaya. Apalagi bagi pejabat yang dipilih langsung oleh masyarakat. Kepala desa harus memberi contoh,” ujarnya.

Dari sudut pandang kebijakan publik, kasus pengguna narkoba di kalangan kepala desa membuka ruang evaluasi atas sistem pembinaan dan pengawasan aparatur pemerintahan desa. Selama ini, pengawasan lebih banyak difokuskan pada aspek keuangan dan program, sementara pembinaan kapasitas personal dan kesehatan mental pejabat masih minim.

Ke depan, penguatan mekanisme deteksi dini, pembinaan berkelanjutan, dan standar etika pejabat desa menjadi penting agar kasus serupa tidak berulang. Kepercayaan publik terhadap pemerintah desa sangat bergantung pada integritas pribadi pemimpinnya.

Penanganan kasus kepala desa pengguna narkoba di Sumedang menunjukkan bahwa pendekatan rehabilitasi dapat berjalan seiring dengan penegakan akuntabilitas jabatan. Pemerintahan desa dituntut tetap stabil, sementara pesan kebijakan ditegaskan: jabatan publik membawa tanggung jawab yang tidak bisa ditawar.

Kasus kepala desa pengguna narkoba menegaskan pentingnya rehabilitasi sekaligus akuntabilitas jabatan demi menjaga kepercayaan publik. (Red/Asep Chandra)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalur Gentong

    Polres Tasikmalaya Kota Perketat Jalur Gentong Saat Nataru

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya Kota memperkuat pengamanan Jalur Gentong untuk mencegah macet dan kecelakaan Nataru. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota memperketat pengamanan Jalur Gentong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, selama libur Natal dan Tahun Baru 2025. Langkah ini diambil karena Jalur Gentong merupakan jalur nasional penghubung Tasikmalaya–Garut yang rawan kemacetan dan kecelakaan, terutama saat lonjakan […]

  • Ilustrasi seorang musafir melaksanakan salat safar di perjalanan dengan latar gurun dan langit senja.

    Sedang Bepergian? Ini Panduan Salat Safar Sesuai Syariat

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Salat safar, atau salat bagi musafir, merupakan salah satu bentuk keringanan dalam ajaran Islam. Aturan tentang salat safar, termasuk jamak dan qashar, diberikan agar umat Islam tetap bisa menjaga ibadah meski sedang dalam perjalanan jauh. Konsep ini dijelaskan dalam Al-Qur’an serta dicontohkan langsung oleh Muhammad ketika melakukan perjalanan. Dalam praktiknya, salat safar […]

  • Negara kecil

    Reaksi Singapura: Mandat PBB Terancam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Singapura menilai operasi AS di Venezuela mengancam mandat PBB dan meningkatkan risiko bagi negara kecil. Kebijakan Global Dipertanyakan albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pemerintah Singapura menyampaikan keprihatinan serius atas operasi militer Amerika Serikat di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro. Bagi Singapura, tindakan sepihak tersebut bukan hanya persoalan regional, tetapi sinyal bahaya bagi masa […]

  • Pesantren Tasikmalaya

    Tasikmalaya Juara! Ini Daerah dengan Pesantren Terbanyak di Jabar

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarapost.com, BERITA DAERAH – Pesantren di Kabupaten Tasikmalaya kembali jadi sorotan. Data terbaru menunjukkan jumlah pesantren di Tasikmalaya menjadi yang terbanyak di Jawa Barat. Bahkan, dominasi basis pesantren Tasikmalaya ini mengungguli wilayah besar lain seperti Bogor dan Garut. Fakta ini mempertegas posisi Tasikmalaya sebagai pusat pendidikan Islam yang terus berkembang pesat. Berdasarkan data dari GoodStats […]

  • Sidang isbat 1 Syawal 1447 H di Kantor Kemenag Jakarta untuk penetapan Lebaran 2026 melalui hisab dan rukyat hilal

    Sidang Isbat 1 Syawal Digelar 19 Maret 2026, Ini Dampaknya

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat 1 Syawal 1447 H pada 19 Maret 2026 untuk menentukan awal Idul Fitri 2026. Melalui forum penetapan 1 Syawal atau sidang penentuan Lebaran ini, pemerintah memastikan kepastian tanggal hari raya bagi umat Islam di Indonesia. Sidang isbat 1 Syawal menjadi momentum penting karena keputusan tersebut […]

  • produk UMKM laris

    Tak Disangka! Produk UMKM Ini Dulunya Diremehkan, Kini Omzetnya Meledak

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang dulu meragukan masa depan produk UMKM laris di tengah dominasi brand besar. Namun situasi berubah cepat. Produk usaha kecil, bisnis lokal kreatif, dan produk rumahan inovatif justru mencuri perhatian pasar digital. Yang menarik, sebagian besar produk ini tidak lahir dari modal besar. Mereka muncul dari eksperimen sederhana, bahkan ide […]

expand_less