Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polres Tasikmalaya Tangkap Pasutri Pencuri Motor

Polres Tasikmalaya Tangkap Pasutri Pencuri Motor

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polres Tasikmalaya menangkap pasutri pelaku pencurian motor dengan modus penipuan, mayoritas korbannya pelajar.

albadarpost.com, BERITA DAERAH Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya menangkap pasangan suami istri yang terlibat pencurian motor dengan modus penipuan dan penggelapan. Penangkapan ini menegaskan kembali kerentanan pelajar sebagai kelompok sasaran kejahatan jalanan, sekaligus membuka pola kejahatan yang memanfaatkan relasi sosial palsu.

Pasangan tersebut berinisial Burhanudin (42) dan Arti Hadah (38), warga Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Keduanya diamankan polisi pada Jumat (12/12/2025) setelah dilaporkan melakukan pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Tasikmalaya.

Kepala Urusan Pembinaan Operasional Satreskrim Polres Tasikmalaya, Ipda Agus Yusuf Suryana, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban yang merasa tertipu oleh pelaku.

“Kami mengamankan pasangan suami istri yang melakukan pencurian motor dengan modus penipuan dan penggelapan,” ujar Agus, Jumat (12/12/2025).

Kasus pencurian motor ini menjadi perhatian karena pelaku secara sistematis menyasar pelajar yang dinilai mudah percaya dan belum memiliki kewaspadaan tinggi terhadap modus kejahatan sosial.

Modus Pura-pura Kerabat dan Titip Pesan Orang Tua

Dalam menjalankan aksinya, pasangan ini berpura-pura memiliki hubungan keluarga dengan korban. Pelaku mendekati korban dan mengaku sebagai kerabat ayah korban, lalu membangun kepercayaan dengan dalih menitipkan pesan dan uang untuk orang tua korban.

“Modusnya pura-pura menjadi kerabat korban, lalu meminjam motor dengan alasan mengambil kunci rumah yang tertinggal,” kata Agus.

Pelaku biasanya meminta korban mengikuti mereka ke suatu lokasi, salah satunya Alun-alun Singaparna. Di titik tersebut, tersangka perempuan berpura-pura pulang ke rumah untuk mengambil uang titipan. Sementara itu, tersangka laki-laki tetap bersama korban.

Baca juga: Sekda Ciamis Dorong Forsesdasi Jawa Barat Perkuat Kolaborasi Daerah

Tak lama berselang, skenario lanjutan dijalankan. Tersangka perempuan menghubungi suaminya dengan alasan kunci rumah tertinggal di tas suami. Pelaku laki-laki lalu meminjam sepeda motor korban dengan dalih mengantarkan kunci tersebut.

“Suaminya pinjam motor korban, lalu langsung kabur,” ujar Agus.

Dengan pola ini, korban baru menyadari menjadi sasaran pencurian motor setelah pelaku tidak kembali. Polisi mencatat korban dalam kasus ini merupakan pelajar yang menggunakan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari.

Residivis dan Ancaman Hukuman

Dalam pemeriksaan, Burhanudin mengaku nekat melakukan pencurian motor karena alasan ekonomi. Ia menyebut kebutuhan mendesak untuk membeli obat jantung istrinya sebagai pemicu tindakan kriminal tersebut.

“Saya kepepet buat istri. Istri sakit jantung,” ujar Burhanudin kepada penyidik.

Namun, polisi menegaskan alasan tersebut tidak menghapus fakta bahwa Burhanudin merupakan residivis kasus serupa. Catatan kepolisian menunjukkan pelaku pernah terlibat tindak pidana pencurian motor sebelumnya.

“Pelaku laki-laki ini residivis dengan kasus yang sama,” kata Agus.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor hasil kejahatan. Saat ini, kedua tersangka ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pasangan suami istri ini dijerat pasal pencurian dan penipuan dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun.

Kasus pencurian motor ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama pelajar dan orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus kejahatan berbasis kedekatan palsu. Polisi mengimbau warga agar tidak mudah percaya pada orang yang mengaku kerabat tanpa verifikasi yang jelas.

Kasus pencurian motor oleh pasutri di Tasikmalaya menyoroti pentingnya kewaspadaan pelajar terhadap modus penipuan berbasis kedekatan palsu. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • aturan pinjol

    Perspektif: Penagihan Pinjol dan Keamanan Warga

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Aturan pinjol 2025 menata penagihan utang. Sejauh mana negara benar-benar melindungi warga dari intimidasi? albadarpost.com, PERSPEKTIF – Penagihan utang oleh pinjaman online (pinjol) bukan sekadar urusan kredit macet. Ia menyentuh wilayah paling sensitif dalam kehidupan warga: rasa aman, martabat, dan relasi kuasa antara negara, industri keuangan, serta masyarakat. Ketika Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperketat aturan […]

  • ngarumat hulu cai

    Hari Ini Rawat Alam, Besok Alam Jaga Kita: Momen Menggetarkan di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Udara pagi di kawasan Gunung Kokosan Kelurahan Cibunigeulis Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, terasa berbeda pada peringatan Hari Bumi 2026, Rabu 22 April 2026. Di tengah hijaunya pepohonan dan gemericik air, gaung ngarumat hulu cai menggema—bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan nyata menjaga sumber kehidupan: air. Sejak awal kegiatan dimulai, pesan tentang pelestarian […]

  • Ilustrasi seorang muslim berdoa setelah salat subuh memohon rezeki halal dan keberkahan hidup.

    Doa Penarik Rezeki Halal Ini Jarang Dibahas, Padahal Dahsyat

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pagi belum benar-benar terang ketika seorang pedagang kecil membuka rolling door tokonya. Jalan masih basah oleh sisa hujan semalam. Ia merapikan barang pelan-pelan, lalu duduk sebentar di kursi plastik dekat etalase. Tidak lama kemudian bibirnya bergerak lirih. Bukan menghitung target keuntungan. Bukan juga mengeluh soal dagangan yang sepi. Ia membaca doa rezeki […]

  • mobilitas wisman Jawa Barat

    BPS Jabar Ungkap Pergeseran Mobilitas Wisman Jawa Barat ke Whoosh

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 175
    • 0Komentar

    BPS Jabar mencatat mobilitas wisman bergeser dari Bandara Kertajati ke kereta cepat Whoosh sepanjang 2025. albadarpost.com, LENSA — Perubahan arus wisatawan mancanegara menuju Jawa Barat semakin jelas, dan bukan lagi berpusat pada jalur udara. Data Badan Pusat Statistik provinsi menunjukkan wisatawan asing kini lebih banyak masuk lewat moda kereta cepat Whoosh dibanding Bandara Internasional Jawa […]

  • Suasana peringatan HUT PERIP ke-62 di Aula PEPABRI Kota Tasikmalaya dengan paduan suara dan kebersamaan anggota purna tugas.

    Suasana Hangat HUT PERIP Tasikmalaya, Ibu-Ibu Purna Tugas Bikin Publik Salut

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana Aula PEPABRI Kota Tasikmalaya terasa berbeda pada Senin, 11 Mei 2026. Sejak pagi, para anggota PERIP mulai berdatangan dengan wajah penuh semangat. Sebagian saling berpelukan, sebagian lagi berbincang hangat sambil mengenang masa-masa pengabdian mereka dulu. Peringatan HUT PERIP ke-62 tahun 2026 bukan sekadar agenda seremonial biasa. Momentum itu berubah menjadi […]

  • Peneliti menelusuri database flora digital Singapore Herbarium yang membuka akses global ilmu botani Asia Tenggara

    Ribuan Data Flora Asia Tenggara Kini Terbuka di Singapura

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Selama bertahun-tahun, pengetahuan tentang flora Asia Tenggara tersimpan rapi di balik lemari arsip. Hanya peneliti tertentu yang mampu mengaksesnya. Namun kini, sebuah perubahan besar sedang berlangsung. Digitalisasi herbarium Singapura perlahan menghapus batas antara ilmu pengetahuan dan dunia luar. Singapore Herbarium tidak sekadar memindahkan koleksi ke layar digital. Mereka sedang membangun masa […]

expand_less