Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Polres Tasikmalaya Tangkap Pasutri Pencuri Motor

Polres Tasikmalaya Tangkap Pasutri Pencuri Motor

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
  • visibility 183
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polres Tasikmalaya menangkap pasutri pelaku pencurian motor dengan modus penipuan, mayoritas korbannya pelajar.

albadarpost.com, BERITA DAERAH Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya menangkap pasangan suami istri yang terlibat pencurian motor dengan modus penipuan dan penggelapan. Penangkapan ini menegaskan kembali kerentanan pelajar sebagai kelompok sasaran kejahatan jalanan, sekaligus membuka pola kejahatan yang memanfaatkan relasi sosial palsu.

Pasangan tersebut berinisial Burhanudin (42) dan Arti Hadah (38), warga Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Keduanya diamankan polisi pada Jumat (12/12/2025) setelah dilaporkan melakukan pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Tasikmalaya.

Kepala Urusan Pembinaan Operasional Satreskrim Polres Tasikmalaya, Ipda Agus Yusuf Suryana, mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban yang merasa tertipu oleh pelaku.

“Kami mengamankan pasangan suami istri yang melakukan pencurian motor dengan modus penipuan dan penggelapan,” ujar Agus, Jumat (12/12/2025).

Kasus pencurian motor ini menjadi perhatian karena pelaku secara sistematis menyasar pelajar yang dinilai mudah percaya dan belum memiliki kewaspadaan tinggi terhadap modus kejahatan sosial.

Modus Pura-pura Kerabat dan Titip Pesan Orang Tua

Dalam menjalankan aksinya, pasangan ini berpura-pura memiliki hubungan keluarga dengan korban. Pelaku mendekati korban dan mengaku sebagai kerabat ayah korban, lalu membangun kepercayaan dengan dalih menitipkan pesan dan uang untuk orang tua korban.

“Modusnya pura-pura menjadi kerabat korban, lalu meminjam motor dengan alasan mengambil kunci rumah yang tertinggal,” kata Agus.

Pelaku biasanya meminta korban mengikuti mereka ke suatu lokasi, salah satunya Alun-alun Singaparna. Di titik tersebut, tersangka perempuan berpura-pura pulang ke rumah untuk mengambil uang titipan. Sementara itu, tersangka laki-laki tetap bersama korban.

Baca juga: Sekda Ciamis Dorong Forsesdasi Jawa Barat Perkuat Kolaborasi Daerah

Tak lama berselang, skenario lanjutan dijalankan. Tersangka perempuan menghubungi suaminya dengan alasan kunci rumah tertinggal di tas suami. Pelaku laki-laki lalu meminjam sepeda motor korban dengan dalih mengantarkan kunci tersebut.

“Suaminya pinjam motor korban, lalu langsung kabur,” ujar Agus.

Dengan pola ini, korban baru menyadari menjadi sasaran pencurian motor setelah pelaku tidak kembali. Polisi mencatat korban dalam kasus ini merupakan pelajar yang menggunakan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari.

Residivis dan Ancaman Hukuman

Dalam pemeriksaan, Burhanudin mengaku nekat melakukan pencurian motor karena alasan ekonomi. Ia menyebut kebutuhan mendesak untuk membeli obat jantung istrinya sebagai pemicu tindakan kriminal tersebut.

“Saya kepepet buat istri. Istri sakit jantung,” ujar Burhanudin kepada penyidik.

Namun, polisi menegaskan alasan tersebut tidak menghapus fakta bahwa Burhanudin merupakan residivis kasus serupa. Catatan kepolisian menunjukkan pelaku pernah terlibat tindak pidana pencurian motor sebelumnya.

“Pelaku laki-laki ini residivis dengan kasus yang sama,” kata Agus.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor hasil kejahatan. Saat ini, kedua tersangka ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pasangan suami istri ini dijerat pasal pencurian dan penipuan dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun.

Kasus pencurian motor ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, terutama pelajar dan orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus kejahatan berbasis kedekatan palsu. Polisi mengimbau warga agar tidak mudah percaya pada orang yang mengaku kerabat tanpa verifikasi yang jelas.

Kasus pencurian motor oleh pasutri di Tasikmalaya menyoroti pentingnya kewaspadaan pelajar terhadap modus penipuan berbasis kedekatan palsu. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bandung Siaga 24 Jam

    Bandung Siaga 24 Jam, Keamanan Kota Kini Diperkuat

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH– Pemerintah Kota Bandung memperkuat program Bandung Siaga 24 Jam guna meningkatkan keamanan kota melalui patroli intensif, pengawasan wilayah, serta respons cepat terhadap laporan masyarakat. Program pengamanan ini melibatkan Satpol PP, Polri, TNI, Dinas Perhubungan, hingga unsur kewilayahan agar situasi tetap kondusif selama 24 jam. Selain memperkuat keamanan Bandung, Pemkot juga mengajak masyarakat […]

  • Tafsir An-Nisa 58

    Makna An-Nisa 58 bagi Setiap Pemimpin

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Mengapa sebagian orang begitu mudah memperoleh jabatan, tetapi tidak semua mampu menjaga kepercayaan yang menyertainya? Pertanyaan ini terasa semakin relevan ketika masyarakat menaruh harapan besar kepada para pemimpin, aparat penegak hukum, pejabat publik, hingga tokoh masyarakat. Tafsir An-Nisa 58 mengingatkan bahwa ukuran utama seorang pemimpin bukan terletak pada besarnya kekuasaan, melainkan pada […]

  • Ilustrasi seseorang tertawa berlebihan lalu merenung setelah membaca hadis Nabi tentang menjaga hati dan perilaku.

    Kenapa Rasulullah Melarang Tertawa Berlebihan? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Suara tawa pecah di sebuah warung kopi kecil selepas magrib. Beberapa orang duduk melingkar sambil menatap layar ponsel. Video lucu lewat. Disusul video lain. Lalu tawa kembali meledak. Kadang keras sekali. Sampai ada yang menepuk meja. Pemandangan seperti itu sekarang terasa biasa. Di media sosial pun sama. Orang tertawa hampir tanpa jeda. […]

  • DIGDAYA UMKM Jabar

    Bank Indonesia Buka Program DIGDAYA UMKM Jawa Barat, Simak Syaratnya

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – DIGDAYA UMKM Jabar resmi dibuka oleh Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat. Program pembinaan UMKM atau Program DIGDAYA UMKM ini ditujukan bagi pelaku usaha di Jawa Barat yang ingin memperkuat kapasitas bisnis sekaligus meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi digital. Pendaftaran berlangsung pada 15–23 Juli 2026 dengan proses registrasi secara daring. […]

  • solusi pascapanen singkong

    Solusi Pascapanen Singkong, Cerita Mahasiswa dan UMKM Desa

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 210
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Cuaca mendung kerap menjadi momok bagi pelaku UMKM olahan singkong di desa. Proses pengeringan yang bergantung pada sinar matahari sering terhenti, sementara kebutuhan produksi terus berjalan. Kondisi inilah yang mendorong mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) turun langsung ke lapangan membawa solusi pascapanen singkong berbasis teknologi tepat guna. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, […]

  • tanggap darurat Garut.

    Pemkab Garut Perpanjang Tanggap Darurat demi Pulihkan Akses Warga

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Pemkab memperpanjang tanggap darurat Garut 14 hari untuk percepatan penanganan longsor, banjir, dan pergeseran tanah. albadarpost.com, LENSA – Pemkab Garut kembali memperpanjang status tanggap darurat Garut selama 14 hari setelah rangkaian bencana hidrometeorologi masih terjadi dan penanganan infrastruktur rusak belum sepenuhnya selesai. Perpanjangan ini menjadi langkah penting untuk memastikan akses warga tidak kembali terputus dan […]

expand_less