Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » BPS Jabar Ungkap Pergeseran Mobilitas Wisman Jawa Barat ke Whoosh

BPS Jabar Ungkap Pergeseran Mobilitas Wisman Jawa Barat ke Whoosh

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
  • visibility 187
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BPS Jabar mencatat mobilitas wisman bergeser dari Bandara Kertajati ke kereta cepat Whoosh sepanjang 2025.

albadarpost.com, LENSA Perubahan arus wisatawan mancanegara menuju Jawa Barat semakin jelas, dan bukan lagi berpusat pada jalur udara. Data Badan Pusat Statistik provinsi menunjukkan wisatawan asing kini lebih banyak masuk lewat moda kereta cepat Whoosh dibanding Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Pergeseran ini penting karena menentukan pola belanja, distribusi ekonomi lokal, hingga arah investasi infrastruktur transportasi.

Statistisi Ahli Madya BPS Jawa Barat, Ninik Anisah, menyampaikan pada Senin (1/12/2025) bahwa per Oktober 2025 jumlah wisman yang datang langsung melalui Kertajati hanya 151 orang. Angkanya turun 42,59 persen dibanding September dan terjun 82,74 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. “Penerbangan internasional kita di Kertajati hanya dua kali seminggu oleh Scoot, itu pun hanya ke Singapura,” kata Ninik.

Sepanjang Januari–Oktober 2025, total wisman yang datang melalui Bandara Kertajati mencapai 2.717 kunjungan. Periode ini anjlok 70,59 persen dibanding tahun lalu. Wisman Singapura masih menjadi kontributor utama sebesar 30,46 persen, diikuti turis Malaysia 15,23 persen. BPS menilai berkurangnya rute internasional menjadi faktor kunci penurunan. Dari dua negara tujuan, kini hanya tinggal rute Singapura yang bertahan.

Whoosh Mengambil Alih: Moda Kereta Jadi Titik Masuk Baru

Sebaliknya, moda kereta cepat Whoosh menunjukkan lonjakan signifikan. Sepanjang Januari–Oktober 2025 tercatat 160.648 kedatangan warga negara asing di stasiun Padalarang, Tegalluar, dan Karawang. Pertumbuhannya mencapai 48,81 persen dibanding tahun sebelumnya. Khusus Oktober, jumlah kedatangan WNA mencapai 16.431, meningkat 20,33 persen secara tahunan. Stasiun Padalarang menyumbang 86,31 persen dari total kedatangan.

“Moda kereta cepat kini menjadi salah satu akses penting bagi wisatawan asing yang berkunjung ke Jawa Barat,” ujar Ninik. Data belum memiliki rincian kewarganegaraan penumpang Whoosh, namun pergeseran kecenderungan terlihat kuat. BPS menduga sebagian turis yang sebelumnya masuk melalui rute udara kini memilih jalur darat berkecepatan tinggi karena waktu tempuh dan integrasi transportasi.

Dalam penelusuran lanjutan, perubahan perilaku mobilitas wisatawan asing berdampak langsung pada pola ekonomi kota penerima penumpang. Pedagang penyewaan akomodasi jangka pendek, jasa transportasi kecil, dan pusat kuliner di Padalarang mengalami kenaikan omset bulanan sejak Juli 2025. Data ini belum tercatat secara resmi, namun wawancara dengan kelompok usaha mikro menunjukkan perubahan nyata. Turis tiba, berpindah ke kendaraan sewaan, dan bergerak ke kota tujuan tanpa melalui bandara.

Baca juga: Kepala BNPB Kendalikan Penanganan Bencana Sumatera di Tengah Sorotan Publik

Kondisi berbeda tampak di Kertajati. Bandara yang dibangun untuk menjadi pintu gerbang internasional Jawa Barat justru bergantung pada satu rute. Ketika jalur ke Malaysia berhenti, angka kedatangan langsung dari luar negeri turun drastis. Situasi ini memperlihatkan bahwa bandara tidak hanya membutuhkan infrastruktur fisik, tetapi juga ekosistem rute agar tetap relevan dalam jaringan ekonomi.

Implikasi Ekonomi: Perubahan Arus dan Titik Pertumbuhan Baru

Pergeseran mobilitas wisman Jawa Barat bukan sekadar statistik. Ia menunjukkan bahwa investasi transportasi memengaruhi perilaku pasar dalam waktu singkat. Whoosh tidak didesain sebagai fasilitas imigrasi primer, namun menjadi gateway baru bagi turis asing yang memilih efisiensi. Bandara Kertajati, yang sempat diproyeksikan sebagai hub udara regional, harus kembali bergantung pada negosiasi maskapai.

BPS menilai Padalarang kini menjadi pintu masuk utama WNA. Di Karawang, arus masuk lebih banyak didominasi pekerja asing. Ini menciptakan dua sub-ekosistem ekonomi berbeda: turisme jangka pendek dan mobilitas tenaga kerja industri. Perbedaan ini penting karena memengaruhi tata niaga lokal, kebutuhan layanan publik, dan kebijakan daerah.

Dalam konteks transportasi nasional, data ini memperlihatkan bagaimana infrastruktur baru dapat memindahkan pusat gravitasi ekonomi. Kertajati membutuhkan diversifikasi rute. Tanpa itu, bandara sulit bersaing dengan moda cepat yang menghubungkan Jakarta dan Bandung dalam hitungan menit.

Pergeseran mobilitas wisman Jawa Barat dari Kertajati ke Whoosh menunjukkan perubahan minat perjalanan dan arah ekonomi daerah. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ikan kembung sayur asin

    Ikan Kembung Sayur Asin, Menu Praktis Keluarga

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Ikan kembung sayur asin jadi menu keluarga hemat, bergizi, dan mudah diolah untuk konsumsi harian. albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah tekanan harga bahan pangan, keluarga kian dituntut cermat memilih menu harian yang bergizi, terjangkau, dan mudah diolah. Salah satu pilihan yang relevan adalah ikan kembung sayur asin ala Chinese, menu rumahan sederhana yang menggabungkan sumber […]

  • Pohon Tumbang Ciamis

    Pohon Tumbang Ciamis Rusak Dua Rumah Warga

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pohon tumbang Ciamis akibat angin kencang merusak dua rumah warga di Dusun Sompok, Desa Sumberjaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Sabtu (25/7/2026). Peristiwa pohon tumbang yang dipicu cuaca ekstrem itu menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian rumah dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta. Meski bangunan mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa maupun […]

  • Kantor Pemerintah Kota Tasikmalaya terkait polemik penunjukan Plh Sekda Tasik dan isu administrasi birokrasi.

    Polemik Plh Sekda Tasik, Publik Menunggu Kepastian Tata Kelola

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Polemik Plh Sekda Tasik tampaknya belum akan mereda dalam waktu dekat. Dalam dua hari terakhir, isu ini ramai dibahas, bukan hanya di lingkungan ASN Pemerintah Kota Tasikmalaya, tetapi juga di ruang percakapan publik dan media online lokal. Awalnya memang terdengar teknis. Soal administrasi jabatan. Namun perlahan, perdebatan itu berubah menjadi pertanyaan yang […]

  • putusan Mahkamah Agung

    Ketika Pinjam Nama Berujung Pidana: Menjaga Integritas Pengadaan Publik

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Putusan Mahkamah Agung menegaskan pinjam nama proyek pengadaan sebagai kejahatan yang merugikan publik. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menghukum praktik “pinjam nama” dalam proyek pengadaan pemerintah bukan sekadar kisah pidana korupsi. Ia menyentuh sesuatu yang lebih dekat dengan kehidupan warga: kualitas pembangunan, kejujuran belanja negara, dan kepercayaan publik terhadap proses pengadaan. Di tengah […]

  • dompet dan kalkulator simbol manajemen uang pribadi

    8 Kesalahan Menabung yang Sering Dilakukan Tanpa Sadar

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak orang merasa sudah melakukan kesalahan menabung tanpa benar-benar menyadarinya. Padahal, dalam kehidupan sehari-hari, kesalahan menabung atau kesalahan finansial dalam menabung sering muncul bukan dari hal besar, tetapi dari kebiasaan kecil yang dilakukan berulang tanpa kontrol. Menariknya, sebagian orang justru merasa sudah “aman” secara finansial, padahal kondisi tabungan mereka sebenarnya tidak pernah […]

  • ngarumat hulu cai

    Hari Ini Rawat Alam, Besok Alam Jaga Kita: Momen Menggetarkan di Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Udara pagi di kawasan Gunung Kokosan Kelurahan Cibunigeulis Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, terasa berbeda pada peringatan Hari Bumi 2026, Rabu 22 April 2026. Di tengah hijaunya pepohonan dan gemericik air, gaung ngarumat hulu cai menggema—bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan nyata menjaga sumber kehidupan: air. Sejak awal kegiatan dimulai, pesan tentang pelestarian […]

expand_less