Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » 160 Becak Listrik Ciamis, Babak Baru Pengayuh Mencari Nafkah

160 Becak Listrik Ciamis, Babak Baru Pengayuh Mencari Nafkah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAHBecak listrik Ciamis mulai membuka babak baru bagi para pengayuh yang masih mengandalkan pekerjaan tersebut untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Sebanyak 160 pengayuh becak di Kabupaten Ciamis menerima bantuan kendaraan listrik yang diharapkan dapat mengurangi beban fisik saat bekerja.

Penyerahan bantuan berlangsung di Aula PKK dan halaman Pendopo Bupati Ciamis, Minggu (6/9/2026). Menurut informasi Pemerintah Kabupaten Ciamis, bantuan tersebut merupakan bagian dari program bantuan Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN).

Bantuan itu terutama diarahkan kepada pengayuh yang sudah berusia lanjut tetapi masih bekerja. Karena itu, perubahan dari becak konvensional menuju kendaraan listrik bukan hanya menyangkut teknologi, melainkan juga menyentuh persoalan tenaga dan keberlanjutan penghasilan.

Ketika Tenaga Fisik Mulai Berkurang

Mengayuh becak membutuhkan tenaga fisik. Beban tersebut tentu terasa berbeda ketika pekerjaan dilakukan selama bertahun-tahun, terlebih bagi pengayuh yang usianya sudah tidak muda lagi.

Dalam program ini, pemerintah daerah menyampaikan bahwa penerima bantuan diprioritaskan bagi pengayuh berusia di atas 55 tahun yang masih bekerja sebagai pengayuh becak.

Bagi kelompok tersebut, kehadiran kendaraan listrik diharapkan dapat membuat aktivitas mencari penumpang menjadi lebih ringan. Mereka tetap berada di jalan untuk bekerja, tetapi tidak harus mengandalkan kekuatan kaki sepenuhnya seperti ketika menggunakan becak konvensional.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya juga sempat mencoba kendaraan tersebut. Dalam keterangan yang disampaikan Pemkab Ciamis, ia menilai becak listrik relatif mudah digunakan dan dapat membantu meringankan pekerjaan para pengayuh.

Namun, kendaraan baru tetap membutuhkan proses penyesuaian.

Pengayuh Becak Ciamis Harus Belajar Teknologi Baru

Peralihan tersebut tidak berhenti pada penyerahan kunci atau kendaraan.

Para penerima mengikuti sosialisasi dan pelatihan sebelum menggunakan becak listrik. Materinya mencakup cara mengemudi, penggunaan pengisi daya, pengenalan komponen, serta perawatan kendaraan.

Langkah tersebut penting karena sebagian pengayuh sebelumnya terbiasa menggunakan becak konvensional. Cara mengoperasikan kendaraan listrik tentu memiliki karakter berbeda.

Pengalaman seorang penerima bernama Karsono memperlihatkan proses adaptasi tersebut. Pengayuh berusia 62 tahun itu mengaku sempat terkejut ketika mencoba becak listrik karena ukuran kendaraan terasa lebih besar dan tinggi dibandingkan becak yang biasa ia gunakan.

Meski begitu, Karsono tetap optimistis dapat menyesuaikan diri setelah terbiasa mengendarainya.

Cerita tersebut memberi gambaran bahwa teknologi tidak selalu langsung terasa sederhana bagi semua orang. Ada proses belajar yang harus dilalui sebelum kendaraan baru benar-benar menjadi bagian dari rutinitas bekerja.

160 Unit Dibagikan, Manfaatnya Menjadi Pertanyaan Berikutnya

Sebanyak 160 unit becak listrik menjadi angka utama dalam program bantuan tersebut.

Namun, ukuran keberhasilan program sebenarnya tidak berhenti pada jumlah kendaraan yang dibagikan.

Pertanyaan yang lebih penting justru muncul setelah seremoni selesai: apakah para pengayuh bisa bekerja lebih ringan? Apakah kendaraan tersebut membantu mempertahankan pendapatan keluarga? Dan apakah para penerima mampu merawatnya dalam jangka panjang?

Pertanyaan itu menjadi relevan karena kendaraan bantuan merupakan sarana produktif. Jika digunakan dan dirawat dengan baik, becak listrik dapat membantu penerima menjalankan pekerjaan sehari-hari.

Sebaliknya, manfaat program akan berkurang apabila kendaraan tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Karena itu, penerima juga mendapat pesan agar menjaga kendaraan tersebut. Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam program, becak listrik bantuan tidak boleh dijual, digadaikan, disewakan, atau dipindahtangankan.

Ketentuan tersebut menegaskan bahwa bantuan memiliki tujuan sosial dan ekonomi. Kendaraan itu diberikan untuk membantu penerima mencari nafkah, bukan menjadi barang yang dapat dialihkan kepada pihak lain.

Dari Bantuan Kendaraan Menjadi Harapan Ekonomi

Kehadiran becak listrik Ciamis memperlihatkan bagaimana teknologi mulai masuk ke pekerjaan tradisional yang selama ini sangat bergantung pada tenaga manusia.

Perubahan itu terasa penting bagi pengayuh berusia lanjut. Mereka masih memiliki kemauan untuk bekerja, tetapi kemampuan fisik tentu tidak selalu sama seperti ketika masih muda.

Dengan kendaraan listrik, pekerjaan tersebut diharapkan menjadi lebih ringan tanpa menghilangkan sumber penghasilan yang selama ini mereka jalani.

Pada saat yang sama, pemerintah dan pihak penyalur memiliki pekerjaan lanjutan. Pendampingan, perawatan, serta ketersediaan fasilitas pendukung perlu menjadi perhatian agar bantuan tidak berhenti sebagai seremoni.

Sebab, kendaraan yang diberikan hari ini baru menjadi bantuan ketika berpindah tangan. Nilai sebenarnya baru terlihat ketika kendaraan tersebut mampu membantu seseorang tetap bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarganya.

Bagi 160 pengayuh di Ciamis, becak listrik bukan sekadar kendaraan dengan teknologi baru. Ada harapan agar pekerjaan yang selama ini mengandalkan tenaga tetap bisa dijalani ketika usia terus bertambah.

Tenaga mungkin tak lagi sekuat dulu. Namun, selama masih ada kemauan untuk bekerja, jalan mencari nafkah tidak boleh ikut berhenti. Di Ciamis, 160 becak listrik kini menjadi bagian dari ikhtiar agar roda kehidupan para pengayuh terus bergerak. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meja Iftar Timur Tengah paling mewah dengan dekorasi emas, lampu gantung kristal, dan hidangan khas Arab premium.

    Meja Iftar Timur Tengah Paling Mewah dan Menggoda

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 191
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Meja Iftar Timur Tengah Paling Mewah selalu menarik perhatian setiap Ramadhan tiba. Tradisi berbuka puasa di kawasan Arab ini tidak hanya menonjolkan cita rasa, tetapi juga menghadirkan kemegahan yang memikat. Bahkan, meja iftar mewah kerap menjadi simbol keramahan, status sosial, dan penghormatan terhadap tamu. Di berbagai negara seperti Uni Emirat Arab, […]

  • Ilustrasi rudal BrahMos milik Indonesia yang diluncurkan dari sistem pertahanan pesisir sebagai bagian modernisasi militer Asia Tenggara.

    Indonesia Beli Rudal BrahMos: Sinyal Baru Kekuatan Asia Tenggara

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 187
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Keputusan Indonesia beli rudal BrahMos dari India langsung menarik perhatian pengamat militer regional. Langkah ini menandai fase baru modernisasi pertahanan nasional. Selain itu, kebijakan tersebut memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat kemampuan maritim. Banyak analis menilai bahwa Indonesia membeli rudal BrahMos bukan sekadar transaksi alutsista, melainkan strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya […]

  • Nasi goreng kampung premium dengan udang besar dan plating elegan ala hotel bintang 5, tampilan mewah dan menggugah selera

    Nasi Goreng Kampung Jadi Mewah? Ini Rahasia Chef!

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 248
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nasi goreng kampung premium kini jadi sorotan pecinta kuliner. Hidangan ini bukan sekadar makanan biasa, melainkan transformasi dari nasi goreng tradisional, nasi goreng rumahan, hingga nasi goreng ala hotel bintang 5. Menariknya, rasa khas tetap dipertahankan, sementara tampilan berubah lebih elegan. Awalnya, nasi goreng kampung dikenal sederhana dan cepat saji. Namun, kini […]

  • Ribuan atlet Taekwondo bertanding di Tasik Open 9 di GOR Sukapura Kota Tasikmalaya dengan tribun penuh penonton

    Tasik Open 9 Taekwondo Pecahkan Rekor Peserta, Fasilitas Jadi Sorotan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 192
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Tasik Open 9 Taekwondo kembali menjadi sorotan nasional setelah Kejuaraan Taekwondo Nasional Tasik Open 9 Taekwondo atau ajang Kyorugi dan Poomsae resmi digelar di GOR Sukapura, Kota Tasikmalaya. Event besar ini langsung menarik perhatian publik karena melibatkan ribuan atlet dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus menguji kesiapan infrastruktur olahraga di daerah […]

  • Self Care

    Self Care Pagi yang Bikin Mood Lebih Baik

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 125
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Self Care tidak selalu identik dengan perawatan kulit, spa, atau liburan mahal. Justru, perawatan diri atau self-care dapat dimulai dari 15 menit pertama setelah bangun tidur. Kebiasaan sederhana pada awal hari terbukti membantu menjaga suasana hati, meningkatkan fokus, dan membuat aktivitas harian terasa lebih ringan. Momentum Self-Care Day menjadi pengingat bahwa merawat […]

  • Garut Jepang

    Jepang Tak Cuma Cari Tenaga Kerja Garut, Kopinya Juga Dilirik

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hubungan Garut Jepang mulai membuka cerita baru. Selama ini, kerja sama kedua daerah banyak dikaitkan dengan peluang tenaga kerja Garut ke Jepang. Kini, arah pembicaraan mulai melebar ke potensi perdagangan. Kopi Garut menjadi salah satu komoditas yang dijajaki untuk mengenal pasar Negeri Sakura. Peluang tersebut mengemuka ketika Bupati Garut Abdusy Syakur Amin […]

expand_less