Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pelajar SMP Nyaris Jadi Korban Kebakaran Rumah di Banjar

Pelajar SMP Nyaris Jadi Korban Kebakaran Rumah di Banjar

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Musibah kebakaran rumah Banjar kembali mengingatkan masyarakat bahwa ancaman korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran hunian. Kali ini, sebuah rumah di kawasan Perum Doboku Ligar, Blok C15, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, hangus dilalap api pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Beruntung, seorang pelajar SMP yang sedang tertidur di dalam rumah berhasil diselamatkan warga sebelum kobaran api menguasai seluruh bangunan.

Peristiwa ini tidak hanya menyisakan kerugian material ratusan juta rupiah. Lebih dari itu, kebakaran tersebut menjadi peringatan bahwa instalasi listrik yang mulai bermasalah tidak boleh dianggap sepele.

Pelajar SMP Diselamatkan Warga Saat Api Membesar

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah, Wahyudin (53), bersama istrinya, Rina, sedang berada di tempat kerja. Sementara itu, anak bungsu mereka yang masih duduk di bangku SMP tertidur di salah satu kamar.

Ading, tetangga korban, menuturkan bahwa warga segera bertindak setelah melihat asap dan kobaran api membesar dari rumah tersebut. Beberapa teman korban bersama warga langsung masuk untuk membangunkan pelajar itu sebelum api menjalar ke seluruh ruangan.

Kecepatan respons warga menjadi faktor penting yang menyelamatkan nyawa. Jika terlambat beberapa menit saja, situasinya bisa berubah menjadi tragedi yang jauh lebih besar.

Damkar Fokus Cegah Api Menjalar ke Permukiman Padat

Kawasan Perum Doboku Ligar memiliki jarak antarrumah yang cukup rapat. Karena itu, setelah menerima laporan, tim UPTD Pemadam Kebakaran BPBD Kota Banjar segera mengerahkan personel menuju lokasi.

Kepala UPTD Damkar BPBD Kota Banjar, Aam Amijaya, menjelaskan bahwa prioritas petugas bukan hanya memadamkan rumah yang terbakar, tetapi juga membuat sekat agar api tidak merambat ke bangunan lain.

Langkah tersebut terbukti efektif. Sekitar satu jam setelah petugas bekerja di lokasi, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga kebakaran tidak meluas ke rumah-rumah di sekitarnya.

Diduga Berawal dari Lampu Gudang yang Bermasalah

Hasil pemeriksaan awal tim Damkar bersama keterangan pemilik rumah mengarah pada dugaan korsleting listrik sebagai penyebab kebakaran.

Menurut Aam, titik api diduga muncul dari gudang yang berada di bagian depan rumah. Ruangan itu menyimpan banyak dokumen dan kertas sehingga api dengan cepat membesar setelah percikan muncul.

Wahyudin juga mengakui bahwa salah satu lampu di rumah tersebut beberapa waktu terakhir memang sering mengalami gangguan. Namun, gangguan itu belum sempat diperbaiki hingga akhirnya diduga memicu kebakaran.

Meski demikian, penyebab kebakaran masih berdasarkan hasil pemeriksaan awal petugas sehingga proses pendalaman tetap menjadi kewenangan pihak terkait.

Bukan Sekadar Rumah Hangus, Seluruh Dokumen Ikut Hilang

Kobaran api menghanguskan hampir seluruh isi rumah. Perabotan, dokumen penting keluarga, telepon seluler hingga laptop yang menyimpan berbagai data tidak sempat diselamatkan.

Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.

Bagi sebuah keluarga, kehilangan rumah bukan hanya kehilangan bangunan. Dokumen administrasi, arsip pekerjaan, hingga kenangan yang tersimpan di dalam rumah sering kali tidak dapat diganti dengan nilai uang.

Akibat musibah tersebut, Wahyudin bersama keluarganya memilih tinggal sementara di rumah mertua sebelum mencari kontrakan sambil menunggu pembangunan kembali rumah mereka.

Korsleting Listrik Masih Menjadi Ancaman Nyata

Peristiwa di Kota Banjar menjadi pengingat bahwa banyak kebakaran bermula dari persoalan sederhana yang sering diabaikan, seperti lampu yang berkedip, stop kontak longgar, kabel yang mulai aus, atau instalasi listrik yang sudah berumur.

Karena itu, pemeriksaan instalasi listrik secara berkala menjadi langkah pencegahan yang jauh lebih murah dibandingkan kerugian yang harus ditanggung setelah kebakaran terjadi.

Kewaspadaan warga, kecepatan respons lingkungan, dan kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran terbukti mampu mencegah korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, pencegahan tetap menjadi benteng pertama agar musibah serupa tidak kembali terulang.

Rumah bisa dibangun kembali, tetapi nyawa tidak memiliki kesempatan kedua. Saat lampu mulai bermasalah, jangan menunggu api yang memberi peringatan terakhir. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jaringan Narkoba NTB Terbongkar, Dugaan Suap Oknum Aparat Uji Integritas Penegak Hukum

    Jaringan Narkoba NTB dan Dugaan Suap Aparat Terkuak

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 107
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus jaringan narkoba NTB kembali menjadi sorotan publik setelah aparat mengungkap dugaan suap yang menyeret oknum penegak hukum. Pengungkapan jaringan peredaran narkotika di Nusa Tenggara Barat itu tidak hanya membuka praktik bisnis ilegal, tetapi juga memunculkan indikasi aliran dana kepada aparat. Karena itu, isu integritas penegak hukum kini ikut menjadi perhatian […]

  • Pengamanan Bank Sukaraja

    Bank BJB Sukaraja Tasikmalaya Dijaga Ketat, Polisi Pastikan Transaksi Aman

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengamanan Bank Sukaraja Sukabumi kembali diperketat setelah aktivitas transaksi nasabah di Bank BJB Sukaraja meningkat signifikan pada Jumat (24/4/2026). Pengamanan Bank Sukaraja atau penjagaan intensif objek vital perbankan ini dilakukan Polsek Sukaraja untuk memastikan situasi tetap aman di tengah mobilitas warga yang semakin padat di awal akhir pekan. Sejak pagi, suasana […]

  • resep nasi tutug oncom

    Menu Kampung Rasa Sultan: Nasi Tutug Oncom Tasik Viral Lagi

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep nasi tutug oncom khas Tasikmalaya semakin populer karena rasanya yang gurih dan autentik. Menu tradisional Sunda ini dikenal sebagai olahan nasi campur oncom, yang sederhana namun kaya cita rasa. Selain itu, banyak orang menyebutnya sebagai hidangan rumahan yang justru membuat ketagihan sejak suapan pertama. Kenapa Nasi Tutug Oncom Selalu Bikin Rindu? […]

  • Rezeki Sudah Dijamin

    Rezeki Sudah Dijamin, Kenapa Kita Masih Gelisah?

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Pukul sepuluh malam. Lampu ruang tamu masih menyala. Di atas meja, beberapa tagihan rumah tangga tergeletak tidak beraturan. Secangkir kopi yang tadi hangat mulai kehilangan uapnya. Seorang ayah membuka aplikasi perbankan di ponselnya sambil sesekali memandangi angka-angka yang belum sesuai harapan. Di kamar sebelah, anak-anaknya sudah terlelap. Mushaf Al-Qur’an yang sempat dibaca […]

  • Kisah Nabi Adam

    Dari Surga ke Bumi, Makna Kisah Nabi Adam bagi Manusia

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Kisah Nabi Adam menegaskan tanggung jawab manusia, pilihan moral, dan makna taubat sepanjang zaman. Awal Manusia dan Ujian Pilihan albadarpost.com, HUMANIORA – Kisah Nabi Adam bukan sekadar cerita tentang manusia pertama. Ia adalah fondasi moral tentang pilihan, tanggung jawab, dan konsekuensi yang terus relevan hingga hari ini. Dari peristiwa penciptaan Adam AS hingga turunnya manusia […]

  • RUU Sisdiknas

    RUU Sisdiknas: Kemenag Perjuangkan Guru dan Pesantren

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 37
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL — Pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) kembali menjadi perhatian berbagai kalangan. Bagi jutaan guru agama, santri, dan pengelola lembaga pendidikan keagamaan, pembahasan regulasi ini tidak sekadar menyangkut perubahan aturan, tetapi juga berkaitan dengan kepastian masa depan pendidikan berbasis nilai dan karakter di Indonesia. Karena itu, Kementerian Agama (Kemenag) terus […]

expand_less