Harlah Warta Tasik, Santunan Yatim Tuai Apresiasi Wawali
- account_circle redaktur
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 6
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara(KDC) serahkan sepotong nasi kuning kepada pimpinan Wartatasik di Kediamannya, Kamis(2/7/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Harlah Warta Tasik kembali menjadi momentum berbagi kepada masyarakat. Memperingati hari lahir ke-11, Media Warta Tasik menggelar santunan anak yatim, bantuan bagi lansia, pengajian, serta doa bersama di Perumahan Karsanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Kamis (2/7/2026). Kegiatan sosial tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, yang menilai konsistensi Warta Tasik selama lebih dari satu dekade layak menjadi inspirasi bagi banyak pihak.
Menurut Diky, peringatan hari jadi media tidak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, ia mengapresiasi komitmen Warta Tasik yang terus mempertahankan tradisi berbagi sejak pertama kali berdiri.
Wawali Apresiasi Konsistensi Warta Tasik Selama 11 Tahun
Dalam sambutannya, Diky Candranegara mengucapkan selamat atas perjalanan Warta Tasik yang telah memasuki usia ke-11. Ia menilai media tersebut berhasil menjaga konsistensi melalui kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan setiap tahun.
“Selama 11 tahun mereka konsisten menggelar santunan. Jumlah penerimanya juga tidak sedikit,” ujar Diky.
Ia menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti santunan, pengajian, dan doa bersama memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar menyerahkan bantuan kepada masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di tengah kehidupan masyarakat.
Diky juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak kegiatan positif sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan yang harmonis. Menurutnya, semakin banyak orang yang melakukan kebaikan, semakin besar pula energi positif yang tumbuh di Kota Tasikmalaya.
Ia berharap semangat berbagi yang ditunjukkan Warta Tasik dapat menginspirasi komunitas, organisasi, hingga pelaku usaha untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan sosial.
Santunan dan Pengajian Menjadi Tradisi Tahunan
Selain memberikan santunan kepada anak yatim dan warga lanjut usia, panitia juga mengisi rangkaian acara dengan pengajian, doa bersama, serta pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan media tersebut.
Pimpinan Umum Warta Tasik, Erwin Qizwini, S.Pi., menegaskan bahwa kegiatan sosial yang rutin digelar setiap tahun bukan bertujuan membangun citra, melainkan menjalankan tanggung jawab sosial sebagai media yang tumbuh bersama masyarakat.
Menurut Erwin, media memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menyampaikan informasi. Media juga dapat hadir secara langsung melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa jumlah penerima santunan terus mengalami penyesuaian setiap tahun sesuai kondisi dan kemampuan panitia. Pada peringatan Harlah ke-11, panitia mengundang sekitar 30 anak yatim dari berbagai kecamatan di Kota Tasikmalaya. Selain itu, sejumlah lansia yang hidup dalam keterbatasan juga menerima bantuan.
Media Tidak Hanya Menyampaikan Berita
Erwin menilai media massa memiliki tanggung jawab untuk membangun hubungan yang erat dengan masyarakat.
Karena itu, Warta Tasik berupaya menjaga keseimbangan antara fungsi jurnalistik dan kepedulian sosial. Menurutnya, kehadiran media akan terasa lebih bermakna ketika informasi yang disampaikan berjalan seiring dengan aksi nyata di lapangan.
Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sekaligus memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Di sisi lain, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara media, pemerintah, dan masyarakat mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.
Komitmen Berbagi Menjadi Inspirasi
Perjalanan sebelas tahun Warta Tasik menunjukkan bahwa konsistensi tidak hanya tercermin melalui karya jurnalistik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Melalui santunan, pengajian, dan doa bersama, Warta Tasik berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa media memiliki peran penting dalam membangun solidaritas sosial.
Dengan semangat kebersamaan yang terus dijaga, Harlah ke-11 menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial akan selalu memiliki tempat di tengah kehidupan masyarakat Tasikmalaya.
Usia boleh bertambah, tetapi nilai sebuah media diukur dari manfaat yang terus diberikan. Ketika jurnalisme berjalan berdampingan dengan kepedulian sosial, kepercayaan masyarakat pun tumbuh semakin kuat. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar