Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Ciamis Bergerak, Perbup Anti Miras dan Narkoba Segera Disiapkan

Bupati Ciamis Bergerak, Perbup Anti Miras dan Narkoba Segera Disiapkan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Persoalan miras Ciamis, narkoba, hingga kenakalan remaja kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Ciamis. Isu sosial tersebut mencuat dalam audiensi antara Front Persaudaraan Islam (FPI) Kabupaten Ciamis bersama Bupati Ciamis di Ruang Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Jumat (22/05/2026).

Audiensi itu tidak hanya membahas peredaran minuman keras dan narkotika. Namun juga menyinggung masa depan generasi muda, meningkatnya kasus kekerasan seksual, hingga penataan kawasan religius di sekitar Masjid Agung Ciamis.

Dan suasananya terasa cukup serius sejak awal pertemuan.

Beberapa peserta audiensi tampak membawa catatan kecil berisi poin aspirasi masyarakat. Sementara di luar gedung, aktivitas kantor pemerintahan tetap berjalan seperti biasa dengan lalu lalang pegawai menjelang waktu salat Jumat.

Aneh, tapi nyata.

Di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin cepat, keresahan terbesar masyarakat justru kembali pada persoalan moral dan lingkungan sosial anak muda.

FPI Soroti Miras, Narkoba, dan Kondisi Remaja Saat Ini

Dalam audiensi tersebut, Ketua DPW FPI Kabupaten Ciamis, KH. Titing, menyampaikan bahwa kedatangan mereka merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.

Ia berharap Ciamis tetap menjadi daerah yang religius, aman, dan memiliki identitas moral yang kuat.

Sementara itu, Ketua DPD FPI Jawa Barat, H. Wawan, secara khusus menyoroti persoalan miras, narkoba, dan kondisi generasi muda yang dinilai semakin memprihatinkan.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama Forkopimda perlu mengambil langkah konkret dan cepat.

Karena itu, berbagai aspirasi masyarakat disampaikan langsung dalam forum tersebut.

Mulai dari penanganan peredaran minuman keras, pengawasan narkotika, sampai penataan kawasan sekitar Masjid Agung Ciamis dan Taman Reflesia.

Di beberapa sudut kota, keresahan itu memang mulai sering terdengar.

Ada orang tua yang mulai membatasi anak pulang malam. Ada juga warga yang mengaku khawatir dengan pergaulan remaja yang semakin sulit dipantau karena pengaruh media sosial dan lingkungan.

Tidak semua orang berani mengatakannya secara terbuka.

Bupati Ciamis Akui Kondisi Sosial Sangat Memprihatinkan

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Ciamis mengaku prihatin terhadap kondisi sosial yang terjadi saat ini.

Ia menegaskan bahwa persoalan narkoba, minuman keras, kekerasan seksual, dan kenakalan remaja bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata.

Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus bergerak bersama.

Mulai dari ulama, aparat, guru, orang tua, hingga tokoh masyarakat.

“Ini bukan hanya tugas guru ataupun pemerintah semata, tetapi menjadi tugas kita bersama,” ujarnya.

Pernyataan itu muncul setelah Bupati mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 tercatat puluhan kasus kekerasan seksual di Kabupaten Ciamis dengan jumlah korban yang cukup banyak.

Audiensi FPI dengan Bupati Ciamis membahas miras, narkoba, kenakalan remaja, dan penataan kawasan Masjid Agung Ciamis.

Bupati Ciamis akan menyiapkan Perbup Anti Miras dan Narkoba, Jumat (22/5/2026).

Karena itu, ia memastikan akan segera mengundang seluruh unsur Forkopimda untuk melakukan koordinasi khusus.

Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan persoalan sosial tidak berjalan sendiri-sendiri.

Dan masyarakat tampaknya menunggu tindakan nyata itu.

Perbup Anti Miras dan Narkoba Jadi Langkah Cepat Pemkab Ciamis

Dalam audiensi itu, Bupati Ciamis juga menginstruksikan jajaran Sekretariat Daerah untuk segera menyusun Peraturan Bupati (Perbup) yang lebih spesifik terkait penanganan miras dan narkotika.

Menurutnya, penyusunan Perbup jauh lebih cepat dibanding menunggu proses Peraturan Daerah (Perda) yang bisa memakan waktu hingga satu tahun.

Karena itu, Pemkab memilih langkah yang lebih cepat agar penanganan di lapangan segera berjalan.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Ciamis tidak pernah mengeluarkan izin resmi untuk peredaran minuman keras.

Ia bahkan meminta agar izin yang tidak sesuai aturan segera ditinjau dan dicabut.

Selain itu, ia mengingatkan seluruh ASN agar tidak terlibat dalam peredaran miras maupun narkoba.

Kalau ditemukan pelanggaran, sanksi tegas hingga pemecatan akan diberlakukan.

Ketegasan itu langsung menjadi perhatian banyak pihak.

Apalagi isu miras dan narkoba selama ini sering memicu berbagai tindak kriminalitas lain di masyarakat.

Kawasan Masjid Agung Ciamis Akan Diperkuat Nuansa Religiusnya

Selain membahas persoalan sosial, audiensi juga menyinggung penataan kawasan Alun-alun dan Taman Reflesia di sekitar Masjid Agung Ciamis.

Bupati menjelaskan bahwa kawasan tersebut memiliki dua kewenangan berbeda, yaitu DKM Masjid Agung dan Pemerintah Daerah.

Meski begitu, ia memastikan berbagai masukan masyarakat akan segera dikomunikasikan.

Mulai dari pembukaan akses penghubung antara taman dan masjid saat waktu salat, penguatan nuansa religius melalui tadarus dan murotal, hingga memperkuat fungsi kawasan sebagai pusat kegiatan keagamaan masyarakat.

Menjelang sore, suara azan dari sekitar kawasan Masjid Agung biasanya memang mulai terdengar bercampur dengan aktivitas warga di alun-alun.

Dan suasana itu sulit dijelaskan.

Di satu sisi kota terus bergerak modern. Tetapi di sisi lain, masyarakat tetap ingin mempertahankan identitas religius yang selama ini menjadi wajah Ciamis.

Pada akhirnya, persoalan miras dan narkoba mungkin bukan sekadar soal pelanggaran hukum.

Tetapi soal arah masa depan sebuah daerah.

Karena ketika generasi mudanya mulai kehilangan arah, yang terancam bukan hanya ketertiban sosial.

Melainkan juga wajah Ciamis itu sendiri sebagai kota yang selama ini dikenal religius, tenang, dan penuh nilai moral. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi Gedung Balai Kota Tasikmalaya dengan nuansa serius menggambarkan dinamika birokrasi dan kepemimpinan daerah.

    Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 63
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satu tahun berjalan, kepemimpinan Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menghadapi ujian serius. Kritik tak lagi berbisik. Ia kini mengeras di ruang publik. Sorotan itu datang dari Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, yang menilai tata kelola birokrasi dan dinamika internal pemerintahan belum menunjukkan soliditas yang diharapkan. Dalam wawancara, Senin (16/2/2026), […]

  • santri kembali ke pesantren

    Momen Santri Kembali ke Pesantren: Haru, Rindu, dan Semangat Baru

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Momen santri kembali ke pesantren setelah libur Lebaran kembali menjadi bahasan. Tradisi tahunan ini selalu menghadirkan suasana haru sekaligus semangat baru bagi para santri yang kembali mondok setelah berkumpul bersama keluarga. Perjalanan kembali ke pondok pesantren, atau yang sering disebut kembali mondok, bukan sekadar rutinitas. Momen ini menjadi fase penting dalam kehidupan […]

  • Korban kekerasan seksual duduk termenung di ruang gelap, menggambarkan ketakutan dan hambatan melapor ke aparat hukum.

    Korban Kekerasan Seksual Lebih Memilih Diam, Mengapa?

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kekerasan seksual terus terjadi di berbagai ruang kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, ironi paling menyakitkan justru muncul setelah peristiwa itu terjadi: sebagian besar korban memilih diam. Mereka tidak melapor ke aparat penegak hukum, tidak mendatangi layanan pendampingan, bahkan tidak menceritakan pengalaman traumatis itu kepada orang terdekat. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar: apa yang […]

  • longsor Tasikmalaya

    Warga Bersihkan Longsor Tasikmalaya dan Memulihkan Akses Jalan

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Warga Galumpit bergotong royong menangani longsor Tasikmalaya dan memulihkan akses jalan desa. albadarpost.com, HUMANIORA – Longsor di Kabupaten Tasikmalaya yang menutup jalan penghubung Galumpit–Puspahiang pada 4 Desember 2025 membuat aktivitas warga lumpuh dalam sekejap. Jalur utama yang menjadi akses kerja, sekolah, dan distribusi sembako tertimbun tanah basah setelah hujan deras mengguyur perbukitan Sodonghilir. Dampaknya langsung […]

  • Awal Ramadhan Muhammadiyah

    Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H dan Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Muhammadiyah tetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026 dan Idul Fitri 20 Maret 2026. Berikut jadwal lengkap puasa dan libur Lebaran 2026. albadarpost.com, LENSA. Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi mengumumkan ketetapan Awal Ramadhan Muhammadiyah 1447 H dan jadwal Idul Fitri 2026. Penetapan ini dituangkan dalam Maklumat Muhammadiyah No. 01/MLM/1.1/B/2025 […]

  • ilustrasi zakat fitrah umat Islam saat Ramadan

    Jarang Diketahui, Ini Sejarah Zakat Fitrah Sejak Zaman Nabi

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 61
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak umat Islam menunaikan zakat setiap Ramadan. Namun tidak semua orang mengetahui sejarah zakat fitrah dalam Islam. Padahal sejarah zakat fitrah menunjukkan bahwa ibadah ini sudah ada sejak masa Rasulullah SAW dan menjadi bagian penting dari sistem sosial umat Islam. Sejak awal Islam berkembang, zakat fitrah atau zakat Idul Fitri berfungsi bukan […]

expand_less