Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Kasus Leptospirosis Meningkat di Pangandaran, Dinkes Intensifkan Sosialisasi dan Pengendalian Tikus

Kasus Leptospirosis Meningkat di Pangandaran, Dinkes Intensifkan Sosialisasi dan Pengendalian Tikus

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
  • visibility 204
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kasus leptospirosis di Pangandaran tembus 22 kasus per September 2025. Dinkes perketat pengendalian tikus dan sosialisasi APD untuk cegah lonjakan.

Kasus Leptospirosis Terkini

albadarpost.com, LENSA – Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran kembali mencatat kenaikan kasus leptospirosis. Hingga September 2025, terdapat 22 warga yang terinfeksi penyakit yang disebabkan bakteri leptospira ini. Penyakit tersebut biasanya menyebar melalui air atau tanah yang terkontaminasi urine hewan, terutama tikus. Jika tidak ditangani cepat, penyakit ini dapat berakibat fatal.

Berdasarkan catatan resmi, Kabupaten Pangandaran sempat mencatat rekor tertinggi kasus kematian akibat leptospirosis di Jawa Barat pada 2023. Setahun sebelumnya, pada 2022, tercatat 300 warga terjangkit, dengan 20 korban meninggal dunia. Setelah penanganan intensif sepanjang 2023, angka kematian dapat ditekan hingga nol.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Pangandaran, dr. Rina Veriany, menyebut bahwa kasus leptospirosis paling banyak menyerang kelompok petani dan penyadap kelapa. “Mereka lebih sering beraktivitas di lahan yang berpotensi terkontaminasi, sehingga risiko paparan menjadi lebih tinggi,” ujarnya, Kamis (25/9/2025).

Penyebab dan Faktor Risiko

Menurut dr. Rina, penyebab utama kenaikan kasus leptospirosis adalah seringnya wilayah terdampak banjir dan adanya genangan air yang terkontaminasi urine tikus. Kepadatan populasi tikus di pemukiman juga memicu penularan. Selain itu, banyak warga yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti sepatu boot atau sarung tangan saat bekerja di lahan basah.

“Penggunaan APD menjadi kunci untuk mencegah paparan bakteri. Banyak petani masih bekerja tanpa perlindungan yang memadai, sehingga risiko tetap tinggi,” jelasnya.

Dinas Kesehatan pun terus mengimbau masyarakat agar meningkatkan kebersihan lingkungan dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Program pemberantasan tikus rutin dilakukan di wilayah-wilayah endemis. Masyarakat juga diharapkan saling mengingatkan pentingnya membersihkan tubuh setelah beraktivitas di lahan basah.

Gejala dan Penanganan Cepat

Mengacu pada data Kementerian Kesehatan, gejala leptospirosis meliputi demam tinggi mendadak, mata merah, sakit kepala, nyeri otot betis, mual, muntah, hingga kulit dan mata menguning (jaundice). Masa inkubasi berkisar 2–30 hari, dengan rata-rata 7–10 hari setelah paparan.

Jika tidak ditangani, penyakit ini dapat menyebabkan gagal ginjal, kerusakan hati, bahkan kematian. Dinas Kesehatan memastikan semua pasien yang terjangkit tahun ini sedang dalam tahap penyembuhan dan belum ada laporan kematian.

Langkah Pencegahan Berkelanjutan

Selain pengendalian tikus, Dinas Kesehatan melakukan monitoring rutin dan edukasi langsung kepada kelompok berisiko. Sosialisasi dilakukan di desa-desa yang memiliki lahan pertanian dan perkebunan, agar para petani dan penyadap kelapa lebih disiplin menggunakan APD.

“Upaya ini diharapkan menekan angka kasus leptospirosis dan mencegah lonjakan seperti yang pernah terjadi pada 2022,” tegas dr. Rina.

Penutup

Pencegahan dan kesadaran masyarakat menjadi kunci agar kasus leptospirosis di Pangandaran tidak kembali melonjak di masa mendatang. (AlbadarPost.com/DAS)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • foto paspor

    Aturan Foto Paspor Diterapkan

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Larangan tersenyum di foto paspor bertujuan menjaga akurasi identitas biometrik dan kelancaran perjalanan internasional. albadarpost.com, FOKUS – Aturan larangan tersenyum lebar saat pengambilan foto paspor kerap dianggap sepele, bahkan membingungkan bagi sebagian warga. Namun di balik ketentuan itu, terdapat alasan ilmiah dan standar keamanan internasional yang berkaitan langsung dengan akurasi identifikasi lintas negara serta kelancaran […]

  • Ilustrasi penjual melakukan jual beli live streaming melalui ponsel dengan menampilkan produk secara langsung kepada pembeli.

    Bolehkah Jual Beli Live Streaming? Ini Hukumnya

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Jual beli live streaming kini menjadi tren dalam transaksi digital. Banyak pelaku usaha memanfaatkan siaran langsung untuk menawarkan produk secara real time. Namun, muncul pertanyaan: apakah jualan secara streaming atau transaksi online melalui siaran langsung diperbolehkan dalam Islam? Untuk menjawabnya, kita perlu memahami prinsip dasar muamalah, dalil Al-Qur’an dan hadis, serta […]

  • PSG vs Bayern

    Prediksi PSG vs Bayern: Saat Kecepatan PSG Diuji Mental Baja Bayern

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pertandingan PSG vs Bayern selalu punya cerita besar di Liga Champions. Kali ini, aroma tensi tinggi kembali terasa bahkan sebelum peluit pertama dibunyikan. Paris Saint-Germain datang dengan kepercayaan diri tinggi, tetapi Bayern Munich tetap membawa bayang-bayang dominasi mereka di Eropa. Di atas kertas, duel ini terlihat seimbang. Namun, jika melihat lebih […]

  • modal usaha UMKM

    Modal Usaha UMKM Tanpa Bank, Ternyata Ini Caranya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pelaku usaha kecil mengira modal usaha UMKM hanya bisa didapat dari pinjaman bank atau koperasi. Padahal, ada banyak cara mencari modal usaha, tambahan dana bisnis, dan sumber pendanaan UMKM yang justru lebih ringan, cepat, dan minim risiko. Sayangnya, cara-cara ini jarang dibahas media sehingga banyak pelaku usaha terjebak pada utang berbunga […]

  • tata kelola kehutanan Jabar

    Tata Kelola Kehutanan Jabar Diuji oleh Masifnya Kerusakan Hutan

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Kerusakan hutan Jabar menguji tata kelola kehutanan dan konsistensi kebijakan lingkungan daerah. albadarpost.com, HUMANIORA – Lebih dari 800 ribu hektare lahan di Jawa Barat berada dalam kondisi kritis atau rusak. Angka ini bukan sekadar statistik ekologis. Ia adalah indikator kegagalan tata kelola kehutanan Jabar dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, tekanan populasi, dan keberlanjutan lingkungan. […]

  • Kasus korupsi nikel menyeret pejabat tinggi Ombudsman

    Publik Geger! Baru 6 Hari Dilantik, Pejabat Ini Tersandung Korupsi Nikel

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kasus korupsi nikel kembali mengguncang publik, namun kali ini skalanya jauh lebih mengejutkan. Dugaan korupsi tambang nikel tersebut menyeret Ketua Ombudsman periode 2026–2031, hanya enam hari setelah resmi dilantik. Situasi ini langsung memicu pertanyaan besar: bagaimana mungkin pejabat pengawas justru terjerat skandal korupsi sektor pertambangan? Momentum ini terasa janggal sekaligus ironis. […]

expand_less