Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Polrestabes Bandung Tetapkan EE Tersangka dalam Kasus KDRT Bandung

Polrestabes Bandung Tetapkan EE Tersangka dalam Kasus KDRT Bandung

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 92
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Polrestabes Bandung tetapkan Ustaz EE sebagai tersangka dalam Kasus KDRT Bandung yang dilaporkan anak kandungnya.

albadarpost.com, HUMANIORA – Penyidik Kepolisian Resor Kota Besar Bandung menetapkan ustaz terkenal berinisial EE sebagai tersangka dalam Kasus KDRT Bandung yang dilaporkan anak kandungnya. Penetapan itu disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung, Komisaris Polisi Anton, saat ditemui di kantor Satreskrim pada Jumat, 5 Desember 2025. Keputusan penyidik ini menjadi tahap baru setelah laporan dugaan kekerasan tersebut masuk awal Juli lalu.

Kasus ini dinilai penting karena menyangkut perlindungan anak dan akuntabilitas penegakan hukum ketika terlapor merupakan tokoh publik. Menurut Anton, selain EE, ada tiga kerabat yang turut dijadikan tersangka. Penyidik menilai unsur pidana memenuhi syarat untuk proses lanjutan.

“Kami sudah menetapkan yang bersangkutan bersama tiga orang lainnya sebagai tersangka dan pemeriksaan akan kami lakukan pekan depan,” kata Anton.

Ia menegaskan bahwa penyidik menerapkan ketentuan pada Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dasar penyidikan berasal dari laporan korban yang teregistrasi dengan nomor LP/B/985/VII/2025.


Pemeriksaan Dijadwalkan, Panggilan Pertama Dilayangkan

Penyidik telah mengirimkan surat pemanggilan pertama kepada EE untuk diperiksa di Kantor Satreskrim Jalan Badak Singa. Pemeriksaan dijadwalkan pada Selasa dan Rabu pekan depan. Anton menyebut pihaknya memberi ruang bagi terperiksa untuk hadir sesuai jadwal.

“Kami jadwalkan hari Selasa dan Rabu. Kita lihat apakah yang bersangkutan bisa hadir atau tidak,” ujar dia.

Jika panggilan pertama tidak dipenuhi tanpa alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, penyidik akan mengirimkan panggilan kedua. Pemanggilan berjenjang ini merupakan prosedur standar dalam penyidikan Kasus KDRT Bandung. Anton membuka kemungkinan penjemputan paksa apabila dua panggilan resmi diabaikan.

“Jika tidak ada alasan yang dapat diterima, kami akan melayangkan surat panggilan kedua. Setelah itu baru kami pertimbangkan langkah berikutnya,” katanya.


Penyelidikan dan Barang Bukti

Laporan awal disampaikan oleh NAT, anak kandung EE, pada 4 Juli 2025. Dalam laporan itu, NAT juga mencantumkan beberapa pihak lain yang turut diduga terlibat. Penyidik sudah memeriksa saksi-saksi dan meminta pelapor menjalani visum untuk memperkuat bukti.

Baca juga: Bupati Tasikmalaya Dorong Kolaborasi PKK untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Menurut keterangan awal yang diterima penyidik, bentuk kekerasan yang dilaporkan berupa pemukulan. Anton menjelaskan bahwa hasil visum dari rumah sakit telah masuk dan menjadi bagian dari analisis penyidik.

“Dari hasil pemeriksaan, kekerasan yang disebutkan adalah pemukulan. Pelapor sudah diminta visum dan hasilnya kami gunakan untuk proses penyidikan,” ujar Anton.

Dalam Kasus KDRT Bandung ini, penyidik masih memeriksa barang bukti untuk memastikan kecocokan antara keterangan korban, saksi, dan temuan medis. Proses ini akan menentukan langkah lanjutan, termasuk perluasan tersangka atau pendalaman peran masing-masing kerabat yang turut ditetapkan sebagai tersangka.


Konteks dan Dampak

Masuknya tokoh agama dalam perkara ini menyoroti dua isu: peran publik figur dalam kasus hukum dan perlindungan anak di ranah domestik. Penetapan tersangka terhadap EE menunjukkan bahwa penyidik tetap menempatkan laporan KDRT sebagai perkara serius. Jika kasus ini berlanjut hingga persidangan, hasilnya berpotensi menjadi rujukan penanganan KDRT di lingkungan keluarga figur publik.

Bagi masyarakat, perkembangan kasus ini menegaskan bahwa delik KDRT memiliki dasar hukum kuat dan dapat diproses meski melibatkan tokoh populer. Polisi menyatakan komitmennya menyelesaikan penyidikan secara profesional.

Penyidikan Kasus KDRT Bandung menegaskan komitmen polisi menangani laporan kekerasan domestik tanpa melihat status terlapor. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • mahram nikah

    Ini Daftar Lengkap Mahram Nikah yang Wajib Dipahami Muslim

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Mahram nikah kembali menjadi topik yang banyak dicari publik setelah munculnya berbagai kesalahpahaman di media sosial terkait batasan wanita yang haram dinikahi dalam Islam. Istilah mahram nikah atau wanita mahram sering disalahartikan, padahal aturan ini memiliki dasar kuat dalam fikih Islam dan telah dijelaskan secara rinci oleh Kementerian Agama RI. Fenomena ini […]

  • Ledakan SMAN 72

    Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Kelapa Gading Diidentifikasi Polisi

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Polisi telah mengidentifikasi terduga pelaku Ledakan SMAN 72 dan terus mendalami motif serta jaringan terkait. albadarpost.com, LENSA – Penyelidikan atas Ledakan SMAN 72 di Kelapa Gading, Jakarta Utara, bergerak cepat. Kepolisian memastikan sudah mengantongi identitas terduga pelaku dan kini tengah mendalami berbagai aspek penting terkait aksi yang mengguncang sekolah negeri tersebut pada Jumat, 7 November […]

  • Suasana haru pelepasan jamaah haji Tasikmalaya di Gedung Dakwah Islamiyah, Selasa (5/5/2026).

    441 Jamaah Haji Berangkat, Suasana Haru Selimuti Tasikmalaya

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jamaah Haji Tasikmalaya resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci. Sebanyak 441 orang dari Kloter 20KJT dilepas dalam suasana haru yang tak terbendung, Selasa pagi (5/5/2026). Sejak matahari belum tinggi, keluarga sudah memadati area Gedung Dakwah Islamiyah. Sebagian berdiri rapat di pinggir jalan. Sebagian lagi duduk sambil menggenggam tas kecil milik orang yang […]

  • Pria Tewas Dalam Mobil

    Jalan KHZ Mustofa Mendadak Sunyi Saat Warga Temukan Pria Tewas di Mobil

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 173
    • 0Komentar

    albadarpsot.com, BERITA DAERAH – Pagi di Jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya, awalnya berjalan seperti biasa. Kendaraan melintas rapat. Pedagang membuka toko. Pengemudi ojek online duduk menunggu orderan sambil menyeruput kopi. Namun menjelang siang, suasana berubah. Sebuah Daihatsu Sigra abu-abu bernopol Z 129 MJ yang sejak pagi terparkir di pinggir jalan mendadak menjadi pusat perhatian warga. […]

  • Lomba Resensi Buku 2026

    Buruan Daftar! Lomba Resensi Buku 2026 untuk Pelajar Ciamis Resmi Dibuka

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 177
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lomba Resensi Buku 2026 resmi dibuka untuk pelajar di Kabupaten Ciamis. Program literasi ini menjadi peluang emas bagi siswa untuk mengasah kemampuan menulis, berpikir kritis, sekaligus memenangkan hadiah jutaan rupiah. Kegiatan ini juga dikenal sebagai lomba literasi pelajar 2026 dan kompetisi resensi buku siswa, yang kini mulai ramai diburu peserta sejak […]

  • krisis haji khusus 2026

    Haji Khusus 2026 Terancam Gagal Berangkat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Ribuan jemaah haji khusus 2026 terancam gagal berangkat akibat dana tertahan. Krisis ini memicu keresahan keluarga Muslim dan menuntut perbaikan tata kelola haji. albadarpost.com, HUMANIORA – Ribuan calon jemaah haji khusus untuk musim haji 2026 berada dalam situasi tidak menentu. Harapan berangkat ke Tanah Suci yang telah direncanakan bertahun-tahun kini terancam kandas. Penyebabnya bukan semata […]

expand_less