Rotasi Besar Pemkab Ciamis, Puluhan Camat dan Pejabat Bergeser
- account_circle redaktur
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pemkab Ciamis melakukan rotasi puluhan camat dan pejabat, Selasa (26/5/2026).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana birokrasi di Kabupaten Ciamis mulai bergerak cukup besar menjelang pertengahan tahun 2026. Nama-nama pejabat berganti. Sejumlah camat berpindah posisi. Beberapa ruangan kantor pemerintahan pun mulai terlihat lebih sibuk dibanding biasanya sejak pagi.
Di salah satu sudut kantor, kardus arsip bekas tampak ditumpuk dekat pintu ruangan. Bunyi printer dan stapler terdengar hampir tanpa jeda. Ada pegawai muda yang sibuk mencetak salinan SK sambil mondar-mandir membawa map biru.
Sesekali pegawai memanggil staf dari balik meja administrasi yang mulai dipenuhi dokumen pelantikan.
Di meja lain, pegawai masih meninggalkan stempel jabatan lama sebelum memindahkannya pelan ke laci bagian bawah.
Di tengah suasana itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai memperkuat mesin pemerintahan daerah melalui rotasi pejabat Ciamis.
Berdasarkan dokumen pelantikan pejabat tahun 2026, Pemkab Ciamis melakukan pengangkatan, pemindahan, hingga pengukuhan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan jabatan fungsional di berbagai sektor strategis.
Banyak Camat Bergeser, Kecamatan Jadi Fokus Penguatan
Perubahan paling terasa terlihat di level kecamatan. Sejumlah posisi camat mengalami rotasi dalam penyegaran birokrasi kali ini.
Beberapa nama yang tercatat antara lain:
- Asep Misbahudin menjadi Camat Lakbok,
- Sutiaman menjadi Camat Cipaku,
- Iwan Setiawan menjadi Camat Panjalu,
- Osep Hernandi menjadi Camat Cisaga,
- Eka Yudha Katresna menjadi Camat Baregbeg,
- hingga Agus Taofik menjadi Camat Tambaksari.
Rotasi tersebut dinilai cukup penting karena kecamatan merupakan titik paling dekat antara pemerintah dan masyarakat.
Di banyak daerah, wajah birokrasi sering kali justru dinilai dari pelayanan tingkat kecamatan:
- seberapa cepat surat selesai,
- seberapa mudah warga mendapat pelayanan,
- dan seberapa responsif aparatur wilayah menghadapi persoalan masyarakat.
Karena itu, pergantian camat biasanya tidak sekadar soal perpindahan kursi jabatan.
Ada target kerja baru yang ikut bergerak di belakangnya.
Di beberapa kantor kecamatan, papan nama pejabat lama mulai dilepas perlahan sejak siang. Ada pegawai yang membantu memindahkan tanaman meja dan kalender dinding. Ada pula yang masih sibuk memilah dokumen lama sebelum ruangan ditempati pejabat baru.
Suasananya sederhana.
Tetapi ritme birokrasi sebenarnya sedang berubah.
Pemkab Ciamis Perkuat Mesin Pemerintahan hingga Level Bawah
Selain rotasi camat, Pemkab Ciamis juga melakukan penguatan besar di level administrator dan pengawas.
Sejumlah jabatan strategis mengalami pengisian ulang, mulai dari:
- kepala bidang,
- sekretaris dinas,
- kepala seksi,
- hingga subbagian tata usaha kecamatan.
Sektor yang paling banyak mengalami penyegaran antara lain:
- pendidikan,
- ketertiban umum,
- pemberdayaan masyarakat,
- kesehatan,
- pertanian,
- dan pelayanan wilayah.
Langkah tersebut memberi sinyal bahwa Pemkab Ciamis tidak hanya fokus di level pimpinan atas, tetapi juga mulai membenahi struktur kerja sampai lini paling bawah.
Karena dalam birokrasi daerah, masalah pelayanan publik sering justru muncul dari ritme administrasi harian yang terlihat kecil.
Kadang masyarakat tidak terlalu hafal siapa kepala dinasnya. Tetapi mereka sangat mengenal siapa camat, lurah, atau kepala seksi yang setiap hari melayani di wilayahnya sendiri.
Digitalisasi Pemerintahan Mulai Dipercepat
Selain penyegaran wilayah, Pemkab Ciamis juga mulai memperkuat sektor digitalisasi pemerintahan.
Hal itu terlihat dari pengangkatan sejumlah jabatan:
- pranata komputer,
- analis kebijakan,
- pranata humas,
- hingga posisi layanan e-Government di Dinas Komunikasi dan Informatika.
Pemkab Ciamis menempatkan beberapa pejabat khusus untuk memperkuat sistem layanan digital dan tata kelola administrasi elektronik daerah.
Langkah ini cukup relevan dengan perubahan birokrasi modern yang kini semakin bergantung pada:
- data digital,
- pelayanan cepat,
- dan pengelolaan informasi elektronik.
Di beberapa ruangan kantor pemerintahan, para pegawai kini lebih sering mengetik di keyboard dibanding membuka dan menutup lemari arsip besi seperti dulu. Pegawai muda mulai terbiasa memindai dokumen lewat komputer sambil membuka grup koordinasi pelayanan di layar ponsel.
Perubahannya mungkin pelan.
Tetapi arah pemerintahannya mulai terlihat.
Regulasi Pelantikan Pejabat Pemkab Ciamis 2026
Rotasi dan pengangkatan pejabat tersebut mengacu pada sejumlah regulasi resmi, di antaranya:
- Keputusan Bupati Ciamis Nomor 800.1.3.3/KPTS.652/BKPSDM.3/2026 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama,
- Keputusan Bupati Ciamis Nomor 800.1.3.3/KPTS.710/BKPSDM.3/2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pengukuhan Jabatan Administrator dan Pengawas,
- serta Keputusan Bupati Ciamis Nomor 800.1.3.3/KPTS.709/BKPSDM.3/2026 tentang Pengangkatan Jabatan Fungsional.
Regulasi tersebut menjadi dasar hukum dalam penataan birokrasi daerah tahun 2026.
Rotasi Jabatan Bukan Sekadar Pergantian Nama
Bagi sebagian masyarakat, rotasi pejabat mungkin hanya terlihat seperti pergantian nama di papan ruangan kantor pemerintahan.
Padahal di balik itu, ada arah besar yang sedang dibangun:
- percepatan pelayanan,
- penguatan wilayah,
- penataan birokrasi,
- dan adaptasi menghadapi era digital.
Sebab pemerintahan daerah hari ini tidak lagi cukup hanya berjalan rutin.
Mereka dituntut bergerak lebih cepat, lebih responsif, dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Dan mungkin benar, kekuatan sebuah daerah kadang tidak hanya terlihat dari megahnya gedung pemerintahan.
Tetapi dari seberapa siap orang-orang di dalamnya bekerja ketika masyarakat benar-benar membutuhkan pelayanan.
Karena dalam birokrasi modern, yang menentukan maju atau lambatnya sebuah daerah bukan sekadar siapa yang duduk di kursi jabatan, tetapi siapa yang mampu membuat roda pelayanan tetap bergerak bahkan ketika perubahan datang hampir bersamaan dari segala arah. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar