Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Warga Cianjur Tagih Janji Bupati Tolak Geothermal di Kaki Gunung Gede

Warga Cianjur Tagih Janji Bupati Tolak Geothermal di Kaki Gunung Gede

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
  • visibility 11
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Warga Cianjur menagih janji Bupati untuk menolak geothermal di kaki Gunung Gede yang dinilai mengancam lingkungan.

albadarpost.com, LENSA – Ratusan warga dari berbagai kecamatan di lereng Gunung Gede-Pangrango, Cianjur, mendatangi Kantor Bupati Cianjur untuk menagih janji kepala daerah terkait penolakan geothermal Cianjur. Aksi yang berlangsung pada Rabu itu menjadi gelombang tuntutan terbaru atas pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi di kawasan Pacet dan Cipanas, proyek yang sejak awal dinilai warga mengancam kondisi lingkungan kaki gunung.

Konvoi kendaraan dari wilayah utara Cianjur mengalir menuju kompleks perkantoran bupati. Setibanya di lokasi, warga langsung menggelar orasi, menegaskan kembali kekhawatiran bahwa pembangunan geothermal akan memicu kerusakan kawasan konservasi Gunung Gede-Pangrango. Mereka menyebut janji kampanye Bupati Mohammad Wahyu Ferdian yang beberapa waktu lalu menyatakan akan menolak dan melawan proyek tersebut secara terbuka.

Menurut Deden Patra, perwakilan warga, kehadiran massa tidak lebih dari usaha menagih komitmen yang disampaikan Bupati di hadapan publik sebelum terpilih. Deden menyatakan bahwa masyarakat yang tinggal di bawah kaki gunung sudah lama mengingatkan risiko lingkungan, mulai dari kerusakan tanah hingga potensi bencana.

“Ini janji yang disampaikan langsung oleh Bupati. Ia berkomitmen menolak pembangunan geothermal bersama masyarakat. Kami datang untuk mengingatkan janji itu,” ujar Deden.

Namun kehadiran warga tidak direspons langsung oleh Bupati. Ketidakhadiran itu memicu kekecewaan tersendiri. Berbagai tokoh masyarakat akhirnya menyampaikan tuntutan mereka melalui mimbar aksi yang dijaga ketat aparat TNI, Polri, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Cianjur. Kondisi berlangsung tertib, tetapi tekanan massa terus menguat sepanjang aksi.

Baca juga: Bupati Garut Kawal Infrastruktur dan Bantuan Sosial

Warga menilai kawasan Gunung Gede-Pangrango terlalu rawan untuk infrastruktur geothermal. Mereka mengingatkan bahwa Cianjur masih menyimpan trauma gempa magnitudo 5,6 pada 2022 yang menewaskan 600 orang dan merusak belasan desa. Mereka khawatir pembangunan proyek panas bumi menambah kerentanan wilayah.

“Kami kecewa karena Bupati tidak datang menemui masyarakat yang memilihnya,” kata seorang perwakilan warga lainnya. Ia menambahkan, ketidakhadiran itu menandakan kurangnya kepedulian terhadap keresahan warga di bawah kaki gunung.

Kekecewaan tersebut berkembang menjadi tudingan bahwa Cianjur seolah tidak memiliki pemimpin yang berani berdiri di depan masyarakat pada isu penting. Para peserta aksi memastikan gerakan penolakan geothermal Cianjur akan terus berlanjut sampai ada keputusan resmi dari pemerintah daerah.

Gerakan warga juga tidak berhenti di Cianjur. Mereka merencanakan aksi lanjutan menuju Bandung untuk menyampaikan langsung penolakan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Warga berharap Pemprov meninjau ulang rencana pembangunan geothermal serta mempertimbangkan risiko ekologis kawasan konservasi.

Di tengah aksi yang berlangsung, video janji kampanye Bupati Mohammad Wahyu Ferdian kembali beredar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, ia menyatakan akan melawan pembangunan geothermal dan memilih mengembangkan kawasan Pacet dan Cipanas sebagai destinasi wisata. Ia bahkan menyebut konsep pengembangan kawasan wisata yang meniru kawasan Gunung Bromo.

Kembalinya video tersebut ikut menguatkan tuntutan warga bahwa pemerintah daerah harus konsisten terhadap komitmen yang telah disampaikan. Bagi warga, persoalan geothermal tidak hanya soal energi, tetapi soal keselamatan dan keberlanjutan lingkungan kaki Gunung Gede-Pangrango.

Warga Cianjur menuntut Bupati menepati janji menolak geothermal di kaki Gunung Gede yang dinilai membahayakan lingkungan dan keselamatan warga. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pep Guardiola mengenakan keffiyeh saat menyampaikan pidato pro-Palestina dan mengkritik diamnya pemimpin dunia

    Pidato Pro-Palestina Pep Guardiola

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pep Guardiola tidak sedang membahas taktik atau trofi. Ia berdiri di atas panggung dengan satu pesan sederhana namun mengguncang: anak-anak Palestina terus terbunuh, sementara dunia memilih diam. Dalam sebuah acara amal di Barcelona, pelatih Manchester City itu menyampaikan pidato pro-Palestina yang langsung menyita perhatian publik internasional. Guardiola tampil mengenakan keffiyeh. Simbol […]

  • Theodore Kwan, kuliah di NTU, IQ 154

    Kisah Theodore Kwan, Bocah 7 Tahun Kuliah Kimia di NTU dengan IQ 154

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Bocah jenius berusia 7 tahun, Theodore Kwan, kuliah di NTU Singapura dengan IQ 154 dan semangat tinggi belajar kimia. albadarpost.com, PELITA – Di tengah aula kuliah Nanyang Technological University (NTU) Singapura, seorang bocah berusia tujuh tahun duduk di antara mahasiswa dewasa, mencatat dengan serius setiap rumus kimia yang terpampang di layar. Namanya Theodore Kwan, anak […]

  • Ilustrasi seorang muslim melaksanakan salat tahajud di sepertiga malam dengan suasana tenang dan cahaya lembut yang melambangkan kekhusyukan ibadah malam.

    Salat Tahajud Disebut Kunci Langit, Ini Rahasianya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Salat tahajud atau salat malam merupakan ibadah sunyi yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Banyak ulama menjelaskan bahwa tahajud di sepertiga malam mampu membuka pintu doa, membersihkan hati, dan mendekatkan seorang hamba kepada Allah. Karena itu, keutamaan salat tahajud sering disebut sebagai jalan spiritual yang mengubah kehidupan seseorang. Namun sayangnya, tidak semua […]

  • Humaniora: Menyuarakan Kemanusiaan, Merawat Solidaritas

    Humaniora: Menyuarakan Kemanusiaan, Merawat Solidaritas

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 10
    • 0Komentar

    albadarpost.com – HUMANIORA. Rubrik Humaniora adalah wajah kemanusiaan dari albadarpost.com. Ia lahir dari kesadaran bahwa berita bukan sekadar rangkaian peristiwa, melainkan kisah tentang manusia dengan segala perjuangan, luka, dan harapannya. Di sini, kami menghadirkan cerita-cerita kemanusiaan yang sering luput dari sorotan media arus utama—kisah rakyat kecil, kaum marjinal, dan mereka yang suaranya kerap tenggelam dalam […]

  • parkir non tunai Tasikmalaya

    Mendadak Berubah! Parkir di HZ Mustofa Kini Tanpa Cash, Ini Cara Bayarnya

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 27
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Perubahan besar langsung terasa lewat parkir non tunai Tasikmalaya, sistem parkir digital Tasik yang kini mulai diuji coba di Jalan HZ Mustofa. Tanpa uang cash, tanpa ribet, cukup scan QRIS—cara bayar parkir QRIS ini langsung jadi perbincangan warga karena dinilai lebih praktis dan modern. Tidak seperti biasanya, pengalaman parkir kini terasa […]

  • kualitas layanan internet

    IndiHome dan Paradoks Laba vs Layanan

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laporan keuangan menunjukkan pertumbuhan laba yang kuat. Namun di sisi lain, keluhan pelanggan terus bermunculan. Paradoks inilah yang kini melekat pada IndiHome, layanan internet rumah yang berada di bawah Telkomsel dan Telkom Group. Di tengah laba triliunan rupiah, kualitas layanan internet justru menjadi sorotan publik. Dalam beberapa hari terakhir, gangguan koneksi […]

expand_less