Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Gelombang Pejabat Mundur Terjadi di Cianjur

Gelombang Pejabat Mundur Terjadi di Cianjur

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 133
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial Albadarpost menilai mundurnya pejabat Cianjur beruntun menandakan rapuhnya tata kelola birokrasi daerah.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Mundurnya pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur kembali bertambah. Kali ini Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Ayi Reza Addairobi, meninggalkan jabatan struktural dan beralih menjadi pejabat fungsional. Dengan keputusan ini, total enam pejabat penting di Cianjur telah melepas posisi strategisnya dalam waktu berdekatan.

Peristiwa ini bukan sekadar urusan administrasi kepegawaian. Ia menyentuh jantung tata kelola pemerintahan daerah. Ketika pejabat kunci mundur beruntun, yang dipertaruhkan bukan hanya stabilitas birokrasi, tetapi juga mutu pelayanan publik yang langsung dirasakan warga.


Rentetan Fakta dan Respons Pejabat

Ayi Reza Addairobi tercatat bukan pertama kali melepas jabatan struktural. Ia sebelumnya mengundurkan diri dari posisi Kepala BKPSDM Kabupaten Cianjur, lalu ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kepala Disbudpar sebelum menjabat secara definitif. Namun, baru beberapa bulan menduduki jabatan tersebut, ia kembali memilih keluar dari struktur organisasi.

Baca juga: Pancake Sayur Korea Pola Konsumsi Sehat Perkotaan

Kepala BKPSDM Kabupaten Cianjur, Kaos Koswara, menyatakan bahwa Ayi tidak lagi menjabat struktural dan kini dialihkan ke jabatan fungsional di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Pernyataan ini menegaskan bahwa perubahan status tersebut telah diproses secara administratif.

Di sisi lain, Ayi menyebut langkah itu bukan pengunduran diri, melainkan peralihan jabatan yang telah ia ajukan sejak beberapa bulan sebelumnya. Alasan administratif memang sah. Namun, dalam perspektif publik, yang terlihat adalah fakta berulang: pejabat Cianjur mundur dari posisi strategis dalam waktu singkat.

Sebelum Ayi, lima pejabat lain telah lebih dulu melepas jabatan, termasuk Direktur Utama Perumda Tirta Mukti, dua Direktur Utama RSUD, Kepala Dinas Kesehatan, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur. Daftar ini mencerminkan bahwa yang mundur bukan pejabat pinggiran, melainkan aktor inti pemerintahan daerah.


Pejabat Cianjur Mundur dan Gejala Birokrasi Tidak Sehat

Editorial Albadarpost memandang fenomena pejabat Cianjur mundur secara beruntun sebagai sinyal serius. Dalam tata kelola publik, pengunduran diri pejabat memang bukan hal terlarang. Namun, ketika terjadi berulang dan menyasar sektor-sektor vital—kesehatan, pelayanan dasar, BUMD, hingga sekretariat daerah—maka ada persoalan struktural yang tak bisa diabaikan.

Pengelolaan pemerintahan membutuhkan kesinambungan kepemimpinan. Jabatan struktural bukan sekadar posisi administratif, melainkan pusat pengambilan keputusan. Ketika posisi itu ditinggalkan sebelum masa konsolidasi berjalan, kebijakan berisiko stagnan, program terganggu, dan kepercayaan publik tergerus.

Baca juga: “Ayah Ambil Rapor”, Kebijakan Hangat yang Dangkal

Lebih jauh, fenomena ini membuka pertanyaan tentang iklim kerja birokrasi di Cianjur. Apakah beban jabatan tidak sebanding dengan dukungan sistem? Apakah relasi politik dan administratif tidak memberi ruang profesionalisme? Atau ada tekanan non-teknis yang membuat pejabat memilih jalan keluar paling aman: mundur?


Belajar dari Pola Daerah Lain

Sejarah pemerintahan daerah menunjukkan bahwa gelombang pengunduran diri pejabat kerap beriringan dengan lemahnya kepemimpinan puncak atau kaburnya arah kebijakan. Di beberapa daerah lain, fenomena serupa berujung pada mandeknya program prioritas, rendahnya serapan anggaran, hingga konflik internal birokrasi.

Sebaliknya, daerah dengan kepemimpinan stabil cenderung menjaga pejabat kunci tetap bertahan, meski di bawah tekanan politik dan administratif. Stabilitas bukan berarti tanpa kritik, melainkan kemampuan menyelesaikan persoalan tanpa kehilangan sumber daya manusia terbaik.

Dalam konteks ini, pejabat Cianjur mundur beruntun bukan sekadar anomali personal, tetapi gejala sistemik yang perlu dibaca dengan kacamata kebijakan publik.


Sikap Redaksi: Pemerintah Daerah Harus Terbuka dan Bertanggung Jawab

Albadarpost berpandangan bahwa Pemerintah Kabupaten Cianjur tidak cukup hanya menjelaskan prosedur administratif pengunduran diri. Publik berhak mengetahui kondisi riil birokrasi. Transparansi menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan.

Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi terbuka terhadap iklim kerja OPD, mekanisme pengambilan keputusan, serta relasi antara kepala daerah dan pejabat struktural. Tanpa itu, pergantian pejabat hanya akan menjadi siklus tanpa solusi.

Lebih penting lagi, warga Cianjur membutuhkan kepastian bahwa pelayanan publik tidak terganggu oleh keguncangan internal birokrasi.


Reflektif

Ketika pejabat datang dan pergi dengan cepat, yang tertinggal adalah warga yang menunggu layanan negara. Pemerintahan daerah tidak boleh berjalan di atas fondasi yang rapuh—karena kepercayaan publik tidak bisa dibangun dari kursi yang terus kosong. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Layanan KUA pasca Lebaran

    Pasca Lebaran, KUA di Seluruh Indonesia Siaga Layani Warga

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Aktivitas layanan KUA pasca Lebaran kembali berjalan normal di seluruh Indonesia. Setelah libur panjang Idulfitri, Kantor Urusan Agama (KUA) kini kembali membuka layanan bagi masyarakat yang ingin mengurus berbagai keperluan administrasi keagamaan, termasuk pencatatan nikah. Kembalinya pelayanan KUA setelah Lebaran langsung disambut antusias masyarakat. Banyak warga memanfaatkan momen ini untuk mengurus […]

  • kompensasi pekerja tambang

    Keadilan Pajak Daerah: Dedi Mulyadi Janjikan Reformasi Pajak dan Upah di Jawa Barat

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Dedi Mulyadi dorong keadilan pajak daerah dan perbaikan sistem upah untuk industri di Jawa Barat. albadarpost.com, LENSA – Keadilan Pajak Daerah kembali menjadi isu utama dalam forum dialog antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan para pengusaha yang digelar akhir pekan ini. Dedi menegaskan pentingnya pembenahan sistem pajak dan penataan upah sebagai langkah memperbaiki hubungan […]

  • Upacara Peringatan KH Zaenal Mustafa ke-82 dihadiri Bupati, Forkopimda, dan pelajar dengan suasana khidmat.

    Peringatan KH Zaenal Mustafa, Pemda Serukan Persatuan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan KH Zaenal Mustafa ke-82 menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali nilai perjuangan dan nasionalisme. Upacara mengenang Pahlawan Nasional KH Zaenal Mustafa ini sekaligus menguatkan komitmen masyarakat dalam menjaga persatuan serta meneruskan semangat perjuangan ulama pejuang tersebut. Rabu, 25 Februari 2026, Bupati dan Wakil Bupati menghadiri langsung upacara peringatan yang berlangsung […]

  • Hikmah: Menemukan Cahaya dalam Setiap Peristiwa

    Hikmah: Menemukan Cahaya dalam Setiap Peristiwa

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com – HIKMAH. Rubrik Hikmah di albadarpost.com hadir sebagai ruang perenungan, ruang spiritual, dan ruang refleksi yang menuntun kita melihat kehidupan dengan kearifan. Kata “Hikmah” sendiri bukan sekadar berarti kebijaksanaan, tetapi juga mengandung makna mendalam: menemukan pelajaran dalam setiap peristiwa, menyingkap cahaya dari setiap pengalaman, dan menumbuhkan ketenangan batin di tengah hiruk-pikuk dunia. Sebagai media […]

  • Kenaikan pangkat ASN Tasikmalaya

    Kenaikan Pangkat ASN Tasikmalaya, Penanda Regenerasi Birokrasi Daerah

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Transisi purna tugas ASN di Tasikmalaya diiringi kenaikan pangkat untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik 2026. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memulai tahun kerja 2026 dengan menegaskan komitmen menjaga kesinambungan pelayanan publik di tengah transisi purna tugas aparatur sipil negara (ASN). Komitmen tersebut ditandai melalui kegiatan pelepasan ASN purna tugas sekaligus penyerahan dokumen kepegawaian, […]

  • Daging Babi ke Masjid

    Aksi Provokatif ke Masjid Berakhir Penjara, Singapura Bertindak Tegas

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kasus kirim daging babi ke masjid di Singapura akhirnya berujung penjara. Kecewa karena kontrak kerjanya tidak diperpanjang, seorang pria warga Singapura berusia 62 tahun, dilaporkan mengirim paket berisi daging babi ke tujuh masjid berbeda. Peristiwa itu langsung memancing perhatian luas karena menyentuh isu sensitif soal agama dan kerukunan sosial di negara […]

expand_less