Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Pemkab Tasikmalaya Susun RKPD 2027

Pemkab Tasikmalaya Susun RKPD 2027

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 130
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial Albadarpost menilai RKPD 2027 Tasikmalaya akan menentukan apakah perencanaan berpihak pada warga atau sekadar rutinitas.

Perencanaan Daerah dan Taruhan Masa Depan Warga

albadarpost.com, EDITORIAL – Orientasi penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2027 telah digelar. Kegiatan ini bukan sekadar forum teknis. Ia adalah titik awal yang menentukan ke mana arah pembangunan daerah akan berjalan, dan siapa yang benar-benar diuntungkan.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, melalui orientasi ini, mengirim sinyal bahwa perencanaan tidak boleh berhenti pada urusan administratif. Bupati Tasikmalaya menegaskan RKPD harus menjawab persoalan riil masyarakat. Pernyataan itu penting. Sebab, terlalu sering dokumen perencanaan hadir rapi di atas kertas, tetapi jauh dari denyut kehidupan warga.

Bagi publik, RKPD bukan singkatan teknokratis. Ia adalah janji. Janji tentang jalan desa, layanan kesehatan, lapangan kerja, dan keadilan pembangunan antarwilayah.


Fakta Dasar Orientasi RKPD 2027

Orientasi RKPD 2027 dilaksanakan di Aula Wiradadaha Bappelitbangda Kabupaten Tasikmalaya pada 23 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan jajaran lengkap pemerintah daerah, mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, hingga kepala SKPD dan camat se-Kabupaten Tasikmalaya.

Tujuan resminya jelas: menyusun arah kebijakan pembangunan daerah yang terukur, terencana, dan selaras dengan kebijakan nasional serta provinsi. Pemerintah daerah ingin memastikan RKPD 2027 tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari orkestrasi pembangunan yang lebih luas.

Baca juga: Negara Harus Tegas Terhadap Aplikasi Matel

Dalam sambutannya, Bupati Cecep Nurul Yakin menekankan bahwa RKPD tidak boleh disusun sebagai rutinitas tahunan. Dokumen ini, menurutnya, harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat dan menjawab isu strategis daerah. Pernyataan tersebut sejalan dengan semangat reformasi perencanaan yang selama ini digaungkan pemerintah pusat.

Namun, sejarah perencanaan daerah menunjukkan bahwa niat baik sering kali kandas di tahap implementasi.


Analisis Redaksi: RKPD 2027 dan Ujian Kejujuran Perencanaan

Di sinilah letak persoalan utama. RKPD 2027 akan menjadi ujian kejujuran perencanaan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Apakah dokumen ini benar-benar disusun dari bawah, atau kembali mengulang pola lama: menyalin, menyesuaikan, lalu mengeksekusi proyek yang minim dampak.

Tasikmalaya masih menghadapi persoalan struktural: ketimpangan wilayah, keterbatasan fiskal, kualitas layanan publik yang belum merata, serta ketergantungan tinggi pada transfer pusat. Dalam kondisi seperti ini, setiap rupiah anggaran harus diarahkan secara presisi.

Redaksi Albadarpost menilai, orientasi RKPD 2027 baru akan bermakna jika diikuti dengan perubahan cara berpikir. Perencanaan tidak cukup responsif di atas dokumen. Ia harus responsif di lapangan. Partisipasi masyarakat tidak boleh berhenti pada forum formal, tetapi masuk ke dalam penentuan prioritas anggaran.

Baca juga: Pemkab Tasikmalaya Genjot Pendapatan Daerah

Jika RKPD hanya menjadi kompilasi usulan SKPD tanpa keberanian memilih dan menolak, maka perencanaan gagal sejak awal.


Belajar dari Pola Lama Perencanaan Daerah

Pengalaman daerah lain menunjukkan pola yang sama. RKPD sering disusun rapi, indikator kinerja lengkap, tetapi dampak sosialnya tipis. Program berjalan, masalah tetap tinggal. Jalan dibangun, tetapi akses ekonomi tidak berubah. Pelatihan digelar, tetapi pengangguran tidak bergerak.

Tasikmalaya tidak boleh mengulangi pola tersebut. Dengan keterbatasan fiskal dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, perencanaan harus berani fokus. Tidak semua bisa dibiayai. Tidak semua usulan harus diakomodasi.

Daerah yang berhasil melakukan lompatan pembangunan justru berani menyederhanakan agenda dan mengunci prioritas pada kebutuhan paling mendesak warga.


Sikap Redaksi: Perencanaan Harus Berpihak pada Warga

Albadarpost berpandangan, RKPD 2027 harus menjadi instrumen keberpihakan. Keberpihakan pada warga desa, kelompok rentan, dan wilayah yang selama ini tertinggal. Bukan sekadar keberpihakan pada proyek, serapan anggaran, atau kepentingan birokrasi.

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya perlu memastikan setiap program dalam RKPD memiliki dampak terukur. Bukan hanya output, tetapi perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat. Transparansi data, evaluasi terbuka, dan keberanian mengoreksi program yang gagal menjadi kunci.

Tanpa itu, RKPD hanya akan menjadi dokumen tahunan yang berganti angka, tetapi tidak mengubah nasib.


Antara Janji dan Tanggung Jawab

RKPD 2027 adalah cermin niat pemerintah daerah. Ia akan menunjukkan apakah perencanaan dipahami sebagai kewajiban administratif, atau sebagai tanggung jawab moral kepada warga.

Tasikmalaya tidak kekurangan dokumen. Yang dibutuhkan adalah keberanian menjadikan perencanaan sebagai alat keadilan sosial, bukan sekadar formalitas birokrasi. (Ds)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klinik Paru Garut

    Kasus TBC Garut Tinggi, Klinik Rotinsulu Siap Ekspansi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus penyakit paru, khususnya Tuberkulosis (TBC), masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Garut. Di tengah tingginya angka pasien paru setiap tahun, rencana penguatan layanan Klinik Paru Garut melalui pengembangan Klinik Utama Dr. H. A. Rotinsulu mulai mendapat sorotan publik. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bahkan menyambut langsung kunjungan Direktur Utama Rumah […]

  • Zona KHAS Ciamis

    15 UMKM Naik Kelas, Ciamis Bangun Pusat Ekonomi Halal Baru

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 92
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Zona KHAS Ciamis resmi hadir di Karangkamulyan. Kehadiran kawasan kuliner halal ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekonomi syariah sekaligus membuka peluang baru bagi UMKM halal di Priangan Timur. Peluncuran tersebut berlangsung dalam rangkaian Jalinan Sinergi Ekonomi Syariah (JAZIRAH) x Ciamis Creative Expo (CCE) 2026 yang digelar pada 5–7 Juni 2026. […]

  • putusan Mahkamah Agung

    Ketika Pinjam Nama Berujung Pidana: Menjaga Integritas Pengadaan Publik

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Putusan Mahkamah Agung menegaskan pinjam nama proyek pengadaan sebagai kejahatan yang merugikan publik. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Putusan Mahkamah Agung yang menghukum praktik “pinjam nama” dalam proyek pengadaan pemerintah bukan sekadar kisah pidana korupsi. Ia menyentuh sesuatu yang lebih dekat dengan kehidupan warga: kualitas pembangunan, kejujuran belanja negara, dan kepercayaan publik terhadap proses pengadaan. Di tengah […]

  • Teror air keras Tasikmalaya

    Aksi Brutal di Manonjaya: 6 Korban Melepuh Disiram Air Keras

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 113
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Teror air keras Tasikmalaya mengguncang warga setelah seorang sopir ekspedisi melakukan aksi brutal dengan menyiramkan cairan berbahaya kepada pegawai konveksi. Insiden penyerangan air keras di Tasikmalaya ini menyebabkan sembilan orang menjadi korban, enam di antaranya mengalami luka bakar serius. Peristiwa terjadi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, sekitar pukul 19.00 […]

  • Polemik paspor pemain Timnas Indonesia

    Drama Paspor Pemain Timnas Meledak di Liga Belanda, Karier Pemain Terancam

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Polemik paspor pemain Timnas Indonesia kini menjadi sorotan besar di Eropa. Kasus yang dikenal sebagai polemik paspor Timnas Indonesia atau “paspoortgate” memicu keputusan mengejutkan setelah sejumlah klub Belanda menghentikan sementara aktivitas pemain diaspora Indonesia. Kontroversi status kewarganegaraan ini langsung berdampak pada karier pemain serta memunculkan pertanyaan baru tentang efek naturalisasi di […]

  • edukasi HIV/AIDS

    Pemda Majalengka Perluas Edukasi HIV/AIDS Lewat Platform Digital

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Edukasi HIV/AIDS Majalengka diperkuat lewat platform digital baru untuk menekan kasus dan perluas akses informasi publik. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Majalengka memperluas edukasi HIV/AIDS dengan meluncurkan situs Pojok Lajur Pesat. Langkah ini dinilai penting karena angka kasus baru HIV/AIDS di Majalengka masih berada pada tingkat tertinggi di kawasan Cirebon Raya. Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa […]

expand_less