Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkab Tasikmalaya Genjot Pendapatan Daerah

Pemkab Tasikmalaya Genjot Pendapatan Daerah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Tasikmalaya memperkuat Satgas Pendapatan Daerah guna menaikkan kemandirian fiskal yang masih rendah.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memperkuat kinerja Satuan Tugas Optimalisasi Pendapatan Daerah sebagai langkah strategis menghadapi rendahnya tingkat kemandirian fiskal. Penguatan ini ditegaskan dalam rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang digelar di Aula Wiradadaha Bappelitbangda Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (23/12/2025).

Langkah tersebut dinilai penting karena kapasitas fiskal daerah masih sangat bergantung pada transfer pemerintah pusat. Di tengah tuntutan pembangunan dan pelayanan publik yang terus meningkat, optimalisasi pendapatan asli daerah menjadi isu mendesak bagi keberlanjutan keuangan daerah.

Rapat koordinasi ini menjadi forum konsolidasi antarperangkat daerah dan badan usaha milik daerah (BUMD) untuk menyatukan langkah dalam menggali potensi pendapatan yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan.


Kemandirian Fiskal Masih Rendah

Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menyampaikan bahwa kondisi kemandirian fiskal daerah pada 2025 masih menghadapi tantangan serius. Data yang dipaparkan menunjukkan ketergantungan fiskal Kabupaten Tasikmalaya masih cukup tinggi.

“Tingkat kemandirian fiskal Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2025 tercatat sebesar 14,10 persen jika memasukkan Badan Layanan Umum Daerah,” kata Cecep. Angka tersebut bahkan turun menjadi 7,22 persen apabila komponen BLUD tidak diperhitungkan.

Rendahnya rasio tersebut mencerminkan terbatasnya kontribusi pendapatan asli daerah terhadap total pendapatan APBD. Kondisi ini membuat ruang gerak pemerintah daerah dalam merancang kebijakan pembangunan menjadi relatif sempit.

Baca juga: Gelombang Pejabat Mundur Terjadi di Cianjur

Menurut Cecep, situasi tersebut tidak bisa disikapi secara biasa. Pemerintah daerah, kata dia, harus keluar dari pola kerja rutin dan mulai membangun pendekatan yang lebih inovatif dalam pengelolaan pendapatan daerah.


Satgas Pendapatan Daerah Jadi Penggerak

Dalam konteks itu, peran Satgas Optimalisasi Pendapatan Daerah dinilai krusial. Satgas ini diposisikan sebagai penggerak utama dalam mengidentifikasi, mengamankan, dan meningkatkan sumber-sumber pendapatan daerah secara terukur dan berkelanjutan.

“Satuan tugas optimalisasi pendapatan daerah harus bekerja secara terpadu, terkoordinasi, dan berorientasi pada hasil,” ujar Cecep.

Ia menekankan bahwa optimalisasi pendapatan daerah tidak hanya soal mengejar target angka, tetapi juga memastikan tata kelola yang akuntabel dan sesuai regulasi. Pendekatan ini diperlukan agar peningkatan pendapatan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Bupati juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk lebih aktif memetakan potensi yang selama ini belum tergarap maksimal. Mulai dari retribusi, pemanfaatan aset daerah, hingga kinerja BUMD yang dinilai masih memiliki ruang perbaikan.


Sinergi Perangkat Daerah dan BUMD

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tasikmalaya, Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), pimpinan BUMD, serta anggota Satgas Optimalisasi Pendapatan Daerah.

Baca juga: Melaka Siapkan Jembatan ke Indonesia

Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan upaya membangun sinergi yang lebih solid. Pemerintah daerah menilai bahwa optimalisasi pendapatan tidak bisa berjalan parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang konsisten antarunit kerja.

Dalam forum tersebut, dibahas pula perlunya penyelarasan data dan kebijakan antarperangkat daerah. Sinkronisasi ini penting untuk menghindari tumpang tindih kewenangan dan memastikan setiap potensi pendapatan tercatat serta dikelola secara optimal.


Konteks dan Dampak Publik

Penguatan Satgas Pendapatan Daerah diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kapasitas fiskal Kabupaten Tasikmalaya. Dengan pendapatan daerah yang lebih kuat, pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kemandirian fiskal juga menjadi indikator penting bagi daya tahan keuangan daerah di tengah ketidakpastian ekonomi. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap langkah ini menjadi fondasi awal menuju struktur APBD yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Penguatan Satgas Pendapatan Daerah menjadi kunci Pemkab Tasikmalaya keluar dari ketergantungan fiskal dan memperkuat pembiayaan pembangunan. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • gelondongan kayu

    Gelondongan Kayu Pascabanjir: Regulasi Hutan Dipertanyakan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Pemerintah wajib transparan mengungkap gelondongan kayu banjir bandang demi keadilan ekologis. Risiko Publik yang Tak Boleh Dianggap Remeh albadarpost.com, EDITORIAL – Gelondongan kayu berukuran masif terbawa arus banjir bandang di Sumatera Utara. Video yang viral memicu pertanyaan sederhana namun berbahaya: dari mana kayu-kayu itu berasal? Publik menduga praktik ilegal logging sebagai biang utamanya. […]

  • kasus perundungan

    Polres Tasikmalaya Tetapkan Tersangka dalam Kasus Perundungan Remaja

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Polres Tasikmalaya menetapkan empat pelaku dalam kasus perundungan remaja dan memastikan proses hukum berjalan. albadarpost.com, HUMANIORA – Polres Tasikmalaya Kota resmi menetapkan empat remaja perempuan sebagai tersangka dalam kasus perundungan terhadap LK (16), warga Kecamatan Cipedes. Penetapan ini dilakukan setelah penyidik memastikan adanya unsur kekerasan fisik dan tindakan merendahkan martabat korban. Kasus ini penting karena […]

  • Tasik Gemas

    Tasik Gemas: Gerakan Sehat atau Agenda Simbolik?

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Tasik Gemas harus diawasi agar tak berhenti sebagai agenda simbolik pemerintah. Diluncurkan Hari Ini, Dipertanyakan Esok Hari albadarpost.com, EDITORIAL – Pemerintah Kota Tasikmalaya meluncurkan program Tasik Gemas (Gerakan Masyarakat Sehat) sebagai langkah mendorong perubahan pola hidup warga. Program ini diawali dengan senam bersama dan layanan cek kesehatan gratis. Bagi publik, peluncuran ini bukan […]

  • pidana kerja sosial

    Pidana Kerja Sosial dalam KUHP Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Pidana kerja sosial dalam KUHP baru diuji: solusi kelebihan lapas atau sekadar memindahkan beban ke daerah. albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru pada 2026 menandai perubahan arah pemidanaan di Indonesia. Negara mulai membuka ruang lebih luas bagi pidana nonpemenjaraan, salah satunya melalui pidana kerja sosial. Kebijakan ini bukan sekadar teknis hukum, […]

  • kisah Nabi Ibrahim

    Kisah Nabi Ibrahim yang Jarang Dibahas

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 5
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Nabi Ibrahim dikenal sebagai salah satu kisah paling inspiratif dalam sejarah Islam. Namun tidak banyak yang benar-benar memahami bagaimana hikayat ini yang mengajarkan keikhlasan menghadirkan pelajaran iman yang begitu mendalam. Dalam perjalanan hidupnya, hikayat ini memperlihatkan bagaimana seorang nabi mampu menghadapi ujian berat dengan hati yang penuh ketundukan kepada Allah SWT. […]

  • Peluncuran Program SADESA Satu Desa Satu Sarjana oleh Pemkab Tasikmalaya dengan beasiswa penuh pendidikan tinggi bagi pemuda desa

    SADESA Dibuka! Anak Desa Tasikmalaya Bisa Kuliah Gratis

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 16
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kabar ini langsung mengubah mimpi ribuan anak desa. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi meluncurkan Program SADESA (Satu Desa Satu Sarjana) pada Selasa (03/02/2026). Lewat program ini, pemuda desa berprestasi mendapatkan beasiswa penuh dari semester pertama hingga lulus kuliah. Bagi banyak keluarga desa, kuliah sering terasa seperti impian mahal. Namun kini, pintu itu […]

expand_less