Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Pemkab Tasikmalaya Genjot Pendapatan Daerah

Pemkab Tasikmalaya Genjot Pendapatan Daerah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pemkab Tasikmalaya memperkuat Satgas Pendapatan Daerah guna menaikkan kemandirian fiskal yang masih rendah.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memperkuat kinerja Satuan Tugas Optimalisasi Pendapatan Daerah sebagai langkah strategis menghadapi rendahnya tingkat kemandirian fiskal. Penguatan ini ditegaskan dalam rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang digelar di Aula Wiradadaha Bappelitbangda Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (23/12/2025).

Langkah tersebut dinilai penting karena kapasitas fiskal daerah masih sangat bergantung pada transfer pemerintah pusat. Di tengah tuntutan pembangunan dan pelayanan publik yang terus meningkat, optimalisasi pendapatan asli daerah menjadi isu mendesak bagi keberlanjutan keuangan daerah.

Rapat koordinasi ini menjadi forum konsolidasi antarperangkat daerah dan badan usaha milik daerah (BUMD) untuk menyatukan langkah dalam menggali potensi pendapatan yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan.


Kemandirian Fiskal Masih Rendah

Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menyampaikan bahwa kondisi kemandirian fiskal daerah pada 2025 masih menghadapi tantangan serius. Data yang dipaparkan menunjukkan ketergantungan fiskal Kabupaten Tasikmalaya masih cukup tinggi.

“Tingkat kemandirian fiskal Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2025 tercatat sebesar 14,10 persen jika memasukkan Badan Layanan Umum Daerah,” kata Cecep. Angka tersebut bahkan turun menjadi 7,22 persen apabila komponen BLUD tidak diperhitungkan.

Rendahnya rasio tersebut mencerminkan terbatasnya kontribusi pendapatan asli daerah terhadap total pendapatan APBD. Kondisi ini membuat ruang gerak pemerintah daerah dalam merancang kebijakan pembangunan menjadi relatif sempit.

Baca juga: Gelombang Pejabat Mundur Terjadi di Cianjur

Menurut Cecep, situasi tersebut tidak bisa disikapi secara biasa. Pemerintah daerah, kata dia, harus keluar dari pola kerja rutin dan mulai membangun pendekatan yang lebih inovatif dalam pengelolaan pendapatan daerah.


Satgas Pendapatan Daerah Jadi Penggerak

Dalam konteks itu, peran Satgas Optimalisasi Pendapatan Daerah dinilai krusial. Satgas ini diposisikan sebagai penggerak utama dalam mengidentifikasi, mengamankan, dan meningkatkan sumber-sumber pendapatan daerah secara terukur dan berkelanjutan.

“Satuan tugas optimalisasi pendapatan daerah harus bekerja secara terpadu, terkoordinasi, dan berorientasi pada hasil,” ujar Cecep.

Ia menekankan bahwa optimalisasi pendapatan daerah tidak hanya soal mengejar target angka, tetapi juga memastikan tata kelola yang akuntabel dan sesuai regulasi. Pendekatan ini diperlukan agar peningkatan pendapatan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Bupati juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk lebih aktif memetakan potensi yang selama ini belum tergarap maksimal. Mulai dari retribusi, pemanfaatan aset daerah, hingga kinerja BUMD yang dinilai masih memiliki ruang perbaikan.


Sinergi Perangkat Daerah dan BUMD

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Tasikmalaya, Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), pimpinan BUMD, serta anggota Satgas Optimalisasi Pendapatan Daerah.

Baca juga: Melaka Siapkan Jembatan ke Indonesia

Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan upaya membangun sinergi yang lebih solid. Pemerintah daerah menilai bahwa optimalisasi pendapatan tidak bisa berjalan parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang konsisten antarunit kerja.

Dalam forum tersebut, dibahas pula perlunya penyelarasan data dan kebijakan antarperangkat daerah. Sinkronisasi ini penting untuk menghindari tumpang tindih kewenangan dan memastikan setiap potensi pendapatan tercatat serta dikelola secara optimal.


Konteks dan Dampak Publik

Penguatan Satgas Pendapatan Daerah diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kapasitas fiskal Kabupaten Tasikmalaya. Dengan pendapatan daerah yang lebih kuat, pemerintah memiliki ruang lebih besar untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Kemandirian fiskal juga menjadi indikator penting bagi daya tahan keuangan daerah di tengah ketidakpastian ekonomi. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap langkah ini menjadi fondasi awal menuju struktur APBD yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Penguatan Satgas Pendapatan Daerah menjadi kunci Pemkab Tasikmalaya keluar dari ketergantungan fiskal dan memperkuat pembiayaan pembangunan. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • modus penipuan AI

    OJK Jabar Ingatkan Modus Penipuan AI yang Makin Canggih

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    OJK Jabar memperingatkan peningkatan modus penipuan AI dan meminta warga lebih waspada menjaga data pribadi. albadarpost.com, PELITA – Peringatan baru dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menyusul kenaikan kasus kejahatan digital berbasis kecerdasan buatan. Modus penipuan AI kini berkembang pesat, menghadirkan risiko serius bagi keamanan data dan aktivitas keuangan masyarakat. Peringatan ini penting mengingat […]

  • industri kosmetik Indonesia

    Kuliah Kosmetik Kini Bisa di Unpad, Siap Masuk Industri 4.0

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Minat generasi muda terhadap dunia kosmetik dan kecantikan terus meningkat. Tidak hanya sebagai pengguna, banyak anak muda kini ingin terlibat langsung dalam pengembangan produk kosmetik. Menjawab tren tersebut, Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka Program Studi Rekayasa Kosmetik jenjang sarjana untuk menyiapkan generasi ahli kosmetika yang siap masuk industri 4.0. Program studi ini berada […]

  • Deklarasi SWAKKA kolaborasi media lokal dan stakeholder pentahelix informasi daerah

    SWAKKA Dorong Kolaborasi Media & Pemerintah di Era Digital

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Deklarasi SWAKKA (Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif) menjadi momentum strategis bagi ekosistem informasi di tingkat daerah. Ketika wartawan, konten kreator, pemerintah, legislatif, penegak hukum, akademisi, dan pelaku bisnis berkumpul, maka kekuatan komunikasi publik meningkat. Sinergi ini lahir bukan secara kebetulan, melainkan sebagai bentuk respons nyata atas kebutuhan masyarakat akan informasi […]

  • Sahabat Zaid bin Tsabit

    Zaid bin Tsabit: Sosok Kunci Penjaga Keaslian Al-Qur’an

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE — Siapakah Sahabat Zaid bin Tsabit? Pertanyaan ini sering muncul ketika membahas sejarah penulisan Al-Qur’an. Sahabat Zaid bin Tsabit, atau dikenal juga sebagai penulis wahyu Nabi, memiliki peran krusial dalam menjaga kemurnian Al-Qur’an. Bahkan, kisah hidupnya sering dikaitkan dengan keilmuan, kecerdasan, dan amanah yang luar biasa. Tokoh ini bukan sekadar sahabat biasa. Ia […]

  • delik aduan

    Penghinaan Lembaga Negara Kini Delik Aduan, Ini Dampaknya

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KUHP baru menetapkan penghinaan lembaga negara sebagai delik aduan, membatasi pelaporan dan mencegah penyalahgunaan hukum. KUHP Baru Batasi Pelaporan Kasus Penghinaan albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru mulai 2026 membawa perubahan penting dalam penanganan perkara penghinaan terhadap lembaga negara. Salah satu ketentuan krusial adalah pembatasan hak pelaporan pidana yang kini […]

  • Ilustrasi muslim berwudhu dan larangan ibadah tertentu ketika wudhu batal menurut ajaran Islam

    Batal Wudhu? Ini Larangan yang Wajib Diketahui Muslim

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Wudhu memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Ibadah ini berfungsi sebagai syarat sah bagi sejumlah amalan tertentu. Oleh karena itu, setiap Muslim perlu memahami konsekuensi ketika wudhu batal. Pemahaman yang benar akan membantu menjaga kesucian ibadah dan menghindari amalan yang tidak sah. Dalam fiqih Islam, para ulama menjelaskan bahwa batalnya wudhu membawa […]

expand_less