Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Batik Baru MTsN 3 Tasikmalaya Jadi Simbol Semangat Generasi Emas

Batik Baru MTsN 3 Tasikmalaya Jadi Simbol Semangat Generasi Emas

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya berlangsung berbeda dari biasanya. Di tengah momentum kebangsaan dan milad ke-48 madrasah, pihak sekolah meluncurkan dua motif Batik MTsN 3 yang sarat filosofi budaya Tasikmalaya dan semangat generasi muda Indonesia.

Peluncuran berlangsung Selasa (20/5/2026) dan langsung menarik perhatian para tamu undangan, guru, orang tua siswa, hingga pejabat daerah yang hadir.

Dua motif batik tersebut dibuat khusus:

  • satu untuk siswa,
  • dan satu lagi untuk guru.

Meski memakai elemen visual yang sama, keduanya tampil dengan karakter warna yang berbeda.

Dan di situlah pesan simboliknya mulai terasa.

Payung Geulis hingga Kujang Jadi Simbol Identitas

Wakil Kesiswaan MTsN 3 Kota Tasikmalaya, Asep Rahmat, menjelaskan bahwa desain batik tersebut memadukan sejumlah ikon budaya khas Tasikmalaya dan Jawa Barat.

Motif utama menampilkan:

  • payung geulis,
  • kelom geulis,
  • kujang,
  • dan mega mendung.

Menurut Asep, setiap elemen memiliki filosofi tersendiri.

“Payung geulis dan kelom geulis identitas Tasik, khususnya Cibeureum dan Tamansari. Kujang simbol keberanian Jawa Barat, mega mendung gambaran dinamika dan perlindungan,” ujarnya.

Batik siswa hadir dengan warna yang lebih berani.

Gradasi biru muda dipadukan aksen kuning dan merah cerah pada bagian payung.

“Warna cerah ini sengaja dipilih untuk membakar semangat generasi muda. Kuning identik dengan Tasikmalaya, merah dan kuning melambangkan keberanian dan motivasi menyongsong Indonesia Emas,” kata Asep.

Sementara itu, batik guru memakai warna lebih lembut dan teduh.

Motifnya tetap sama, tetapi nuansa warnanya dibuat lebih kalem untuk menggambarkan karakter guru sebagai penuntun dan teladan.

“Kalau siswa energik, guru harus jadi penyejuk. Batik ini mengingatkan guru untuk jadi teladan,” jelasnya.

Batik Jadi Cara Elegan Menyampaikan Pesan Kebangkitan

Peluncuran batik tersebut dilakukan bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.

Dan MTsN 3 Kota Tasikmalaya memilih cara yang tidak biasa untuk menyampaikan pesan kebangsaan.

Bukan lewat pidato panjang.

Tetapi lewat kain batik yang dipakai dengan rasa bangga.

Di tengah era digital yang serba cepat, pihak sekolah ingin budaya lokal tetap hidup dan dekat dengan generasi muda.

Karena itu, desain batik dibuat bukan sekadar seragam sekolah.

Melainkan identitas yang membawa pesan moral dan budaya.

“Siswa harus ingat mereka tunas bangsa yang harus dijaga. Guru harus jadi teladan yang meneduhkan,” ujar Asep.

Kalimat itu menjadi inti dari peluncuran dua motif batik tersebut.

Libatkan Seniman Lokal Tasikmalaya

Menariknya, proses pembuatan motif batik ini melibatkan seniman lokal Tasikmalaya.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung ekonomi kreatif masyarakat.

Pihak madrasah ingin memastikan pelestarian budaya berjalan berdampingan dengan pemberdayaan warga lokal.

Karena selama ini, Tasikmalaya dikenal memiliki kekuatan besar di sektor kerajinan dan seni budaya.

Dan batik menjadi salah satu identitas yang terus dijaga.

Di beberapa sudut acara, sejumlah orang tua siswa terlihat sibuk memotret motif batik baru tersebut menggunakan ponsel.

Ada yang langsung membagikannya ke grup WhatsApp keluarga. Ada pula yang membahas makna warna dan simbol pada motif batik itu.

Suasananya terasa hangat.

Dan sedikit berbeda dari acara sekolah pada umumnya.

Harkitnas dan Milad Madrasah Jadi Momentum Bersama

Kegiatan milad ke-48 MTsN 3 Kota Tasikmalaya dihadiri:

  • Plh Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candranegara,
  • Kapolsek Cibeureum,
  • para guru,
  • serta orang tua siswa.

Momentum Hari Kebangkitan Nasional dinilai sangat cocok untuk memperkenalkan identitas baru madrasah melalui batik khas tersebut.

Karena semangat kebangkitan hari ini tidak hanya soal teknologi dan modernisasi.

Tetapi juga soal menjaga akar budaya agar tidak hilang di tengah perubahan zaman.

Belakangan, banyak sekolah mulai berlomba tampil modern dan digital. Namun tidak semuanya mampu menjaga identitas budaya lokalnya tetap hidup.

Dan MTsN 3 mencoba mengambil jalan berbeda.

Mereka membawa budaya masuk ke ruang pendidikan dengan cara yang terasa lebih dekat bagi siswa.

Batik Jadi Simbol Pendidikan Karakter

Bagi pihak sekolah, batik bukan hanya soal pakaian.

Tetapi media pendidikan karakter.

Lewat warna, simbol, dan filosofi di dalamnya, siswa diajak memahami nilai:

  • keberanian,
  • keteduhan,
  • identitas daerah,
  • hingga rasa cinta terhadap budaya sendiri.

Karena pendidikan hari ini tidak cukup hanya membentuk kemampuan akademik.

Tetapi juga harus menjaga akar nilai dan karakter generasi muda.

Dan kadang… pesan paling kuat memang tidak selalu datang dari pidato.

Bisa juga hadir dari selembar kain yang dipakai dengan bangga setiap hari.

Di tengah dunia yang semakin sibuk mengejar tren digital, MTsN 3 Kota Tasikmalaya memilih cara yang sederhana namun dalam:
menjaga masa depan generasi muda… lewat warisan budaya yang tetap dikenakan dengan kepala tegak dan rasa bangga. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ilustrasi percakapan grup WhatsApp yang membahas keburukan orang lain menurut hukum Islam tentang ghibah.

    Tanpa Disadari, Banyak Orang Melakukan Ghibah di Grup WhatsApp

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 134
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Fenomena ghibah WhatsApp kini semakin sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Obrolan di grup WA keluarga, komunitas, kantor, hingga tongkrongan kadang berubah menjadi pembahasan keburukan orang lain tanpa disadari. Padahal, dalam ajaran Islam, ghibah atau menggunjing termasuk perbuatan yang dilarang dan memiliki konsekuensi dosa yang serius. Ironisnya, banyak orang menganggap percakapan di grup […]

  • Rincian pembagian Dana Desa 2026 sebesar Rp 60,57 triliun sesuai PMK Nomor 7 Tahun 2025.

    Dana Desa 2026 Resmi Rp 60,57 Triliun, Ini Skemanya

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 150
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah memastikan Dana Desa 2026 mencapai Rp 60,57 triliun untuk Tahun Anggaran 2026. Kebijakan anggaran desa 2026 atau pagu dana desa nasional tersebut menjadi salah satu instrumen utama dalam memperkuat pembangunan berbasis desa. Melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2025, pemerintah menetapkan tata kelola, skema pembagian, serta prioritas penggunaan Dana […]

  • Semangkuk tongseng kurban dengan daging empuk, kuah gurih kecokelatan, kol segar, tomat, dan cabai merah di atas meja kayu.

    Jangan Salah! Ini Trik Tongseng Kurban Empuk dan Gurih

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 111
    • 0Komentar

    albadarpsot.com, LIFESTYLE – Setiap Idul Adha, aroma tongseng kurban hampir selalu muncul dari dapur-dapur rumah di berbagai daerah. Ada yang memasaknya setelah salat Zuhur, ada pula yang baru menyalakan kompor menjelang sore ketika pembagian daging selesai dilakukan. Namun satu keluhan terus berulang dari tahun ke tahun. Daging terasa alot. Kuah kurang meresap. Atau aroma prengus […]

  • Canva dan ChatGPT

    Cloudflare Tumbang, Layanan Global Canva dan ChatGPT Ikut Lumpuh

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Gangguan server Cloudflare global menyebabkan layanan Canva dan ChatGPT (OpenAI) lumpuh total. Dampaknya terasa luas bagi pengguna. albadarpost.com, LENSA — Pengguna global dua platform digital krusial, Canva dan ChatGPT, pada hari ini, 18 November 2025, mengalami kelumpuhan layanan yang signifikan. Gangguan meluas ini bukan disebabkan oleh masalah internal masing-masing perusahaan, melainkan akibat adanya pemadaman infrastruktur […]

  • ilustrasi umat Islam mengumandangkan takbir malam Idul Fitri dengan suasana meriah dan penuh kebersamaan

    Asal-usul Tradisi Takbiran: Dari Sunnah Jadi Perayaan Meriah

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 174
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Tradisi takbiran menjadi salah satu momen paling dinanti umat Islam. Tradisi takbiran dalam sejarah Islam tidak hanya sekadar gema pujian kepada Allah, tetapi juga simbol kemenangan spiritual setelah Ramadan. Selain itu, sejarah takbiran memperlihatkan bagaimana praktik ini berkembang dari ajaran sederhana menjadi perayaan meriah yang kita kenal saat ini. Awal Mula Tradisi […]

  • Ilustrasi seorang ayah sedang berdoa.

    Saat Rezeki Seret dan Tagihan Menumpuk, Amalkan Doa Ini

    • calendar_month Minggu, 10 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada orang yang siangnya masih bisa tersenyum. Masih bercanda dengan tetangga. Masih bekerja seperti biasa. Namun begitu malam datang dan rumah mulai sepi, pikirannya penuh. Cicilan belum selesai. Uang sekolah anak sudah dekat. Besok tagihan datang lagi. Tidak sedikit kepala keluarga yang sekarang menjalani hari-hari seperti itu. Karena itulah doa lunas hutang […]

expand_less