Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » KPK Tangkap Kepala Kejari Hulu Sungai Utara

KPK Tangkap Kepala Kejari Hulu Sungai Utara

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
  • visibility 173
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KPK menangkap Kepala Kejari Hulu Sungai Utara dalam OTT terkait dugaan pemerasan yang libatkan aparat penegak hukum.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan pemerasan. Penindakan ini penting karena menyentuh langsung institusi penegak hukum yang selama ini ditempatkan sebagai garda depan pemberantasan korupsi. Bagi publik, peristiwa ini kembali menguji integritas aparat dan kredibilitas sistem penegakan hukum.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi, pihak yang diamankan bukan hanya Kepala Kejari Hulu Sungai Utara Albertinus Parlinggoman Napitupulu, tetapi juga Kepala Seksi Intelijen Kejari setempat, Asis Budianto, serta seorang pihak swasta yang diduga berperan sebagai perantara.

“Benar, di antaranya yang diamankan Kajari, Kasi Intel, dan swasta yang diduga sebagai perantara,” ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/12/2025).

Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Kabupaten Hulu Sungai Utara pada 18 Desember 2025. Dalam operasi tersebut, total enam orang diamankan untuk kepentingan penyelidikan awal.

Pemeriksaan Intensif di Gedung KPK

Setelah penangkapan, KPK langsung membawa para pihak yang diamankan ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Menurut Budi Prasetyo, Kepala Kejari dan Kasi Intel Kejari Hulu Sungai Utara telah tiba dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.

“Pihak-pihak tersebut selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan secara intensif,” kata Budi.

Pemeriksaan ini menjadi tahap krusial untuk mendalami konstruksi dugaan pemerasan, termasuk peran masing-masing pihak dan aliran uang yang diduga terkait. Hingga saat ini, KPK belum merinci secara terbuka siapa pihak yang menjadi korban pemerasan maupun perkara apa yang diduga menjadi pintu masuk praktik tersebut.

Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dalam proses penegakan hukum di Kejari HSU TA 2025-2026 dihadirkan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (20/12/2025). (Sumber: Tangkapan Layar YouTube KPK)

Dalam konteks OTT KPK Kejari, KPK memiliki waktu terbatas untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Sesuai ketentuan, dalam 1×24 jam, KPK harus menetapkan apakah para pihak akan ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.

Ujian Integritas Aparat Penegak Hukum

Kasus OTT KPK Kejari ini menambah daftar panjang penindakan terhadap aparat penegak hukum yang terseret praktik korupsi. Bagi publik, fakta bahwa pejabat kejaksaan setingkat kepala kejari ikut diamankan menimbulkan kekhawatiran sekaligus tuntutan akan pembenahan internal yang lebih serius.

Baca juga: Pemprov Jabar Tutup Tambang Ilegal Pangandaran

Kejaksaan memiliki peran strategis dalam sistem peradilan pidana, mulai dari penuntutan hingga eksekusi putusan pengadilan. Ketika pejabat di level ini diduga terlibat pemerasan, dampaknya tidak hanya pada perkara yang sedang ditangani, tetapi juga pada kepercayaan masyarakat terhadap institusi hukum secara keseluruhan.

Penindakan KPK menunjukkan bahwa pengawasan terhadap aparat penegak hukum masih menjadi agenda penting. Dalam beberapa tahun terakhir, KPK berulang kali menegaskan bahwa tidak ada institusi yang kebal hukum. Penangkapan pejabat kejaksaan ini memperkuat pesan tersebut.

Namun, di sisi lain, kasus ini juga menyoroti persoalan sistemik. Dugaan pemerasan yang melibatkan lebih dari satu aparat mengindikasikan potensi masalah dalam mekanisme pengawasan internal. Tanpa perbaikan struktural, penindakan hukum berisiko hanya bersifat reaktif.

Menunggu Kejelasan Perkara

Publik kini menunggu penjelasan resmi dari KPK mengenai konstruksi perkara OTT KPK Kejari Hulu Sungai Utara. Detail mengenai modus, nilai dugaan pemerasan, serta keterkaitan pihak swasta sebagai perantara akan menjadi penentu arah penanganan kasus ini.

KPK menegaskan komitmennya untuk membuka informasi secara bertahap setelah pemeriksaan awal rampung. Transparansi ini penting agar proses hukum tidak hanya berjalan, tetapi juga dapat diawasi publik.

Penanganan kasus ini akan menjadi tolok ukur keseriusan negara dalam membersihkan praktik korupsi di tubuh aparat penegak hukum. Bagi warga, hasil akhirnya bukan sekadar siapa yang ditetapkan tersangka, tetapi apakah keadilan benar-benar ditegakkan tanpa pandang jabatan.

OTT KPK terhadap Kepala Kejari Hulu Sungai Utara menegaskan penindakan korupsi menyasar aparat penegak hukum tanpa pengecualian. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • gaji suami di bawah UMR

    Gaji Suami di Bawah UMR, Apakah Istri Tetap Taat?

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 60
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, HUMANIORA — Gaji suami di bawah UMR kerap menjadi persoalan dalam rumah tangga. Ketika penghasilan belum cukup memenuhi seluruh kebutuhan keluarga, muncul pertanyaan: apakah istri tetap wajib taat kepada suami, atau keterbatasan nafkah mengubah kewajiban tersebut? Materi edukasi yang dipublikasikan Bimas Islam Kementerian Agama RI membahas persoalan tersebut dengan menempatkan kemampuan ekonomi dan ikhtiar […]

  • UU Anti-Bullying

    Pemerintah Didorong Susun UU Anti-Bullying untuk Tutup Celah Regulasi

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Dorongan penyusunan UU Anti-Bullying menguat karena regulasi yang ada dinilai belum terpadu dan lemah di lapangan. albadarpost.com, HUMANIORA – Kasus perundungan yang terus muncul—termasuk insiden yang sempat viral di Kota Malang—menegaskan bahwa Indonesia masih belum memiliki kerangka hukum yang padu untuk mencegah dan menangani kekerasan antaranak. Situasi itu memunculkan kembali kebutuhan mendesak atas UU Anti-Bullying, […]

  • Rapat Pimpinan Pemkot Tasikmalaya

    Wali Kota Tasikmalaya Pimpin Rapat OPD, Sinergi Jadi Sorotan

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Rapat Pimpinan Pemkot Tasikmalaya menjadi salah satu ruang penting untuk mengevaluasi jalannya program pemerintahan sekaligus memperkuat koordinasi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan memimpin rapat bersama para pimpinan OPD di Ruang Rapat Wali Kota Tasikmalaya, Selasa (11/8/2026). Rapat tersebut diarahkan untuk memastikan berbagai program dan kegiatan Pemerintah […]

  • Anak Yatim Rajadesa

    54 Anak Yatim Rajadesa Tersenyum di Gebyar Muharram

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 166
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bertempat di Masjid Al-Ikhlas Yayasan Al-Falah 7 Jagamulya, suasana haru dan kebersamaan menyelimuti Desa Rajadesa, Kabupaten Ciamis, saat puluhan anak yatim menerima santunan dan bingkisan dalam rangkaian Gebyar Muharram 1448 Hijriah. Sebanyak 54 anak yatim di Rajadesa menerima santunan tunai dan bingkisan hasil gotong royong masyarakat melalui gerakan zakat, infak, dan […]

  • Petugas Satpol PP Klaten membongkar warung soto berkedok prostitusi dengan paket Rp120 ribu di Kebonarum

    Terungkap Modus “Paket Soto” di Balik Harga Tak Masuk Akal

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 179
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Fenomena harga makanan yang tidak masuk akal akhirnya terungkap di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sebuah warung soto yang mematok harga hingga Rp120 ribu sampai Rp150 ribu per porsi mendadak menjadi perhatian publik. Namun, mahalnya harga itu bukan karena kualitas rasa atau bahan premium, melainkan karena adanya dugaan praktik prostitusi terselubung. Kasus […]

  • tumis kangkung menu sayur hemat keluarga sederhana

    3 Sayur Hemat Tapi Bikin Keluarga Lahap, Ini Resepnya

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 236
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak keluarga kini mencari resep sayur hemat agar dapur tetap mengepul tanpa membuat pengeluaran membengkak. Meski sederhana, menu sayur murah untuk keluarga tetap bisa terasa lezat dan bergizi jika dimasak dengan cara yang tepat. Bahkan, beberapa resep sayur ekonomis justru sering membuat anggota keluarga makan lebih lahap. Harga bahan makanan memang sering […]

expand_less