Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Paket C DPR Jadi Sorotan

Paket C DPR Jadi Sorotan

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Pendidikan kesetaraan kembali mencuri perhatian publik setelah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkap fakta penting di hadapan DPR RI. Ia menyebut sejumlah anggota DPR merupakan lulusan Paket C, sebuah jalur pendidikan nonformal yang setara dengan SMA.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Abdul Mu’ti menyampaikan hal itu saat membahas peran pendidikan kesetaraan dalam sistem pendidikan nasional.

“Di DPR ini pun banyak yang merupakan lulusan Paket C,” kata Abdul Mu’ti di ruang rapat Komisi X.

Ungkapan itu langsung menarik perhatian peserta rapat. Fakta tersebut sekaligus menegaskan bahwa jalur pendidikan nonformal mampu mengantarkan seseorang ke posisi strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.


Paket C DPR Perlihatkan Peran Nyata Pendidikan Nonformal

Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa Paket C memiliki status hukum yang sama dengan pendidikan formal tingkat menengah atas. Program ini hadir untuk menjangkau masyarakat yang tidak dapat menyelesaikan pendidikan formal karena keterbatasan ekonomi, kondisi sosial, atau faktor geografis.

Baca juga: Solusi Pascapanen Singkong, Cerita Mahasiswa dan UMKM Desa

Ia menyebut Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menjadi penggerak utama pendidikan kesetaraan di berbagai daerah. Melalui PKBM, peserta didik tetap memperoleh hak belajar tanpa harus mengikuti sistem sekolah reguler.

Dalam sejumlah kunjungan kerja ke daerah, Abdul Mu’ti menemukan PKBM yang menampung ratusan peserta didik. Pesertanya berasal dari latar belakang usia dan profesi yang beragam, mulai dari pekerja hingga kepala keluarga.

Menurutnya, Paket C tidak sekadar memberi ijazah. Program ini membuka akses ke pendidikan lanjutan, dunia kerja, hingga ruang politik. Fakta tentang Paket C DPR menjadi bukti konkret dari fungsi tersebut.

“Pendidikan kesetaraan bukan pelengkap, tapi solusi,” ujarnya.


Sorotan DPR dan Dorongan Penguatan Kesetaraan

Pernyataan Mendikdasmen tersebut memicu diskusi di internal Komisi X DPR RI. Sejumlah anggota menilai pendidikan kesetaraan perlu memperoleh dukungan yang lebih kuat, terutama dari sisi kebijakan dan pendanaan.

Legislator menyoroti masih adanya stigma terhadap lulusan Paket C di tengah masyarakat. Padahal, keberadaan lulusan Paket C di parlemen menunjukkan bahwa kompetensi tidak ditentukan oleh jalur pendidikan semata.

Baca juga: Pelajaran Ikhtiar yang Sering Kita Lupa

Isu Paket C DPR kemudian berkembang menjadi pembahasan tentang pemerataan akses pendidikan nasional. DPR mendorong pemerintah memastikan mutu pendidikan kesetaraan terus meningkat tanpa menghilangkan fleksibilitasnya.

Abdul Mu’ti menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat pendidikan nonformal sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional. Ia menilai kualitas dan akses harus berjalan beriringan agar pendidikan benar-benar inklusif.

Dengan sorotan ini, pendidikan kesetaraan kembali mendapat panggung dalam perumusan kebijakan. Paket C tidak lagi berada di pinggiran, tetapi tampil sebagai jalur sah yang melahirkan warga negara aktif, termasuk para legislator. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga desa di Tasikmalaya menghadapi risiko iklim berdasarkan data IRID Kementerian Keuangan.

    IRID Tasikmalaya: 351 Desa di Ambang Risiko Iklim

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – IRID Tasikmalaya bukan sekadar deretan angka dalam laporan Kementerian Keuangan. Di balik data Indeks Risiko Iklim Desa (IRID) itu, ada 351 desa di Kabupaten Tasikmalaya yang setiap tahun menghadapi ancaman banjir, longsor, dan cuaca ekstrem. Risiko iklim desa Tasikmalaya kini tidak lagi terasa jauh. Sebaliknya, dampaknya mulai menyentuh sawah, rumah warga, […]

  • PSSI Awards 2026

    Voting PSSI Awards 2026

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Voting publik PSSI Awards 2026 resmi dibuka, libatkan pencinta sepak bola Indonesia dalam menentukan prestasi terbaik. Voting Publik PSSI Awards 2026 Resmi Dimulai albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi membuka voting publik PSSI Awards 2026 mulai hari ini. Melalui mekanisme pemungutan suara berbasis daring, masyarakat pencinta sepak bola diberi […]

  • korban banjir Sumatera

    BNPB Laporkan Korban Banjir Sumatera Melonjak Hingga 442 Jiwa

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    BNPB melaporkan korban banjir Sumatera terus bertambah. Ribuan warga mengungsi dan ratusan masih hilang. albadarpost.com, HUMANIORA – Jumlah korban banjir Sumatera mencapai 442 orang meninggal dunia hingga 30 November 2025. Sebanyak 402 orang masih hilang. BNPB menyampaikan data itu dalam siaran pers resmi pada Minggu, 30 November. Lonjakan korban menunjukkan skala bencana yang tidak hanya […]

  • Pelabuhan Batam dipadati warga Singapura yang menyeberang untuk berbelanja dan memenuhi kebutuhan hidup akibat mahalnya biaya hidup di Singapura

    Batam Jadi Pelarian Biaya Hidup Warga Singapura

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Setiap 30–60 menit, sebuah kapal feri berangkat dari Singapura menuju Batam. Ritmenya lebih menyerupai jadwal MRT kota maju ketimbang transportasi laut lintas negara. Jumlah penumpangnya pun mencolok: sekitar 10.000 orang per hari. Fenomena ini terjadi di luar musim liburan. Batam sedang mengalami sesuatu yang melampaui lonjakan wisata. Kota ini berubah menjadi […]

  • tauhid dan ketenangan hidup

    Rahasia Hidup Tenang Ternyata Bukan Uang, Tapi Tauhid

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 23
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Pernah ada fase ketika semua terlihat baik-baik saja, tetapi hati tetap terasa gelisah? Perasaan seperti ini sering muncul tanpa sebab yang jelas. Di tengah kondisi tersebut, tauhid dan ketenangan hidup menjadi jawaban yang sering terlupakan. Banyak orang mengira ketenangan bisa dibeli atau dicapai melalui kesuksesan. Namun, setelah semua itu diraih, kegelisahan tetap […]

  • Sekolah negeri ditinggalkan

    Anggaran Sekolah Negeri Kalah Fleksibel, Swasta Makin Dilirik

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 11
    • 0Komentar

    Sekolah negeri ditinggalkan. Perbedaan anggaran dengan swasta memengaruhi kualitas, fasilitas, dan pilihan orang tua. albadarpost.com, HUMANIORA – Fenomena sekolah negeri ditinggalkan orang tua tidak lepas dari persoalan anggaran pendidikan. Dalam beberapa tahun terakhir, data pendidikan nasional menunjukkan penurunan jumlah siswa di sekolah negeri, sementara sekolah swasta mencatat peningkatan pendaftaran. Perbedaan struktur dan fleksibilitas anggaran menjadi […]

expand_less