Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » 5 Hal yang Membatalkan Puasa, Nomor 1 Jarang Disadari

5 Hal yang Membatalkan Puasa, Nomor 1 Jarang Disadari

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, puasa merupakan ibadah yang memiliki syarat dan ketentuan jelas dalam syariat. Karena itu, setiap muslim wajib memahami apa saja yang membatalkan puasa agar ibadahnya tetap sah hingga waktu berbuka.

Para ulama menjelaskan bahwa ada beberapa perkara yang secara tegas membatalkan puasa. Dalilnya bersumber dari Al-Qur’an, hadis, serta ijma’ (kesepakatan) ulama.

1. Murtad (Keluar dari Islam)

Perkara pertama yang membatalkan puasa adalah murtad, yaitu keluar dari agama Islam. Allah berfirman dalam QS. Az-Zumar ayat 65:

“Jika kamu mempersekutukan Allah, niscaya akan gugur seluruh amalmu.”

Ayat ini menegaskan bahwa seluruh amal, termasuk puasa, gugur apabila seseorang keluar dari Islam. Karena itu, keimanan menjadi fondasi sahnya seluruh ibadah. Tanpa iman, ibadah tidak bernilai di sisi Allah.

2. Haid

Haid juga membatalkan puasa. Wanita yang mengalami haid tidak boleh melanjutkan puasa pada hari tersebut. Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim bahwa wanita haid tidak melaksanakan sholat dan puasa, lalu mengganti puasanya setelah suci.

Baca juga: Setiap Anak Singapura Dapat 500 Dolar dari Pemerintah

Karena itu, ketika darah haid keluar meskipun menjelang maghrib, puasa hari itu tetap batal dan wajib diqadha.

3. Nifas

Selain haid, nifas juga membatalkan puasa. Nifas adalah darah yang keluar setelah melahirkan. Hukumnya sama dengan haid dalam perkara puasa dan sholat.

Para ulama sepakat bahwa wanita nifas tidak sah berpuasa hingga darah berhenti dan ia suci. Setelah itu, ia wajib mengganti puasa yang ditinggalkan.

4. Melahirkan

Melahirkan termasuk pembatal puasa karena umumnya disertai keluarnya darah nifas. Bahkan jika darah tidak langsung keluar, kondisi fisik yang lemah membuat wanita mendapat keringanan syariat.

Dalam fikih, kondisi ini masuk dalam kategori uzur syar’i yang mengharuskan puasa dihentikan. Setelah pulih, kewajiban qadha tetap berlaku.

5. Gila (Hilang Akal)

Puasa juga batal apabila seseorang kehilangan akal atau menjadi gila. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Pena diangkat dari tiga golongan: orang tidur sampai bangun, anak kecil sampai baligh, dan orang gila sampai sadar.” (HR. Abu Dawud)

Hadis ini menunjukkan bahwa orang yang hilang akal tidak terkena beban syariat. Karena itu, apabila kegilaan terjadi sepanjang hari, puasa tidak sah.

Namun apabila gangguan hanya sesaat dan ia kembali sadar, maka puasanya tetap sah selama ia memenuhi syarat dan rukun puasa.

Tidur Seharian Tidak Membatalkan Puasa

Banyak orang mengira tidur sepanjang hari membatalkan puasa. Padahal anggapan tersebut keliru. Tidur tidak membatalkan puasa selama seseorang tetap dalam keadaan sadar ketika waktu sahur dan berbuka.

Hadis di atas justru menegaskan bahwa orang tidur tidak terbebani hingga ia bangun. Karena itu, meskipun seseorang tidur hampir seharian, puasanya tetap sah selama ia tidak melakukan pembatal puasa lainnya.

Meski demikian, para ulama mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan diri dari pembatal. Puasa juga bertujuan membentuk ketakwaan sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 183.

Baca juga: Sejarah Valentine dalam Perspektif Islam

Karena itu, waktu siang Ramadhan sebaiknya diisi dengan ibadah, membaca Al-Qur’an, dan amal kebaikan. Tidur berlebihan memang tidak membatalkan, namun bisa mengurangi nilai spiritual puasa.

Memahami Fikih Agar Ibadah Tidak Sia-Sia

Pemahaman tentang pembatal puasa sangat penting. Kesalahan kecil bisa berakibat pada kewajiban qadha bahkan dosa jika dilakukan dengan sengaja.

Karena itu, setiap muslim perlu mempelajari dasar fikih puasa sejak awal Ramadhan. Dengan ilmu, ibadah menjadi lebih tenang dan terarah.

Pada akhirnya, menjaga puasa bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga menjaga iman, kesucian diri, serta kesehatan akal. Dengan memahami lima pembatal puasa ini, umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih yakin dan benar sesuai tuntunan syariat. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Twin’s Convention Hall Tasikmalaya

    Cecep Nurul Yakin Hadiri Peresmian Twin’s Convention Hall, Ekonomi Tasikmalaya Dipacu

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 247
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Twin’s Convention Hall Tasikmalaya resmi dibuka dan langsung menarik perhatian masyarakat. Kehadiran fasilitas baru ini menjadi kabar penting karena dinilai mampu memperkuat ekonomi Tasikmalaya, membuka peluang investasi, serta menghadirkan pusat kegiatan modern di wilayah Priangan Timur. Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menghadiri langsung peresmian Twin’s Convention Hall yang berlokasi di Jalan […]

  • CDPOB Jawa Barat

    DPRD Jabar Jaga Skor CDPOB Jawa Barat untuk Pemekaran Bertahap

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 99
    • 0Komentar

    DPRD Jabar terus mengevaluasi CDPOB Jawa Barat sambil menunggu pencabutan moratorium pemekaran daerah. Penilaian CDPOB Jawa Barat Tetap Berjalan albadarpost.com, LENSA – DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan proses evaluasi terhadap CDPOB (Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru) Jawa Barat tetap dilakukan rutin. Penilaian ini penting untuk menjaga seluruh indikator teknis sepuluh calon daerah tetap sesuai ketentuan, […]

  • pelantikan pejabat tasikmalaya

    262 ASN Dilantik Sekaligus, Langkah Berani Bupati Tasikmalaya

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Sebanyak 262 pejabat berdiri, mengucap sumpah, lalu resmi dilantik dalam satu waktu. Sekilas terlihat megah. Terlihat serius. Bahkan terasa penuh harapan. Namun di balik itu semua, muncul pertanyaan yang tidak semua orang berani ucapkan:apakah pelantikan pejabat Tasikmalaya ini benar-benar membawa perubahan, atau hanya rutinitas birokrasi yang diulang kembali? Fenomena Besar yang […]

  • Ilustrasi pengemudi Grab di Singapura dengan latar kota modern dan grafik kenaikan tarif akibat lonjakan harga BBM global.

    Tarif Grab Melonjak, Warga Singapura Kena Imbas Konflik Dunia

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Kebijakan grab naik tarif resmi diberlakukan di Singapura. Kenaikan tarif Grab ini menjadi respons atas lonjakan harga bahan bakar yang dipicu konflik global yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Dampaknya kini mulai dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama pengguna layanan transportasi online yang bergantung pada mobilitas harian. Skema Tarif Baru Grab […]

  • Bakwan Sayur

    Bakwan Sayur, Alternatif Camilan Hemat dan Bergizi

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 82
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bakwan sayur kembali menjadi pilihan banyak rumah tangga sebagai camilan praktis yang hemat biaya dan mudah diolah. Di tengah kenaikan harga sejumlah bahan pangan, menu sederhana berbahan wortel dan kol ini dinilai mampu menjawab kebutuhan pangan rumahan tanpa mengorbankan rasa dan nilai gizi. Bakwan sayur tidak hanya hadir sebagai gorengan pelengkap, tetapi […]

  • kesabaran Nabi Nuh

    Nabi Nuh dan Kesabaran Berdakwah: Saat Dakwah Tak Lagi Soal Hasil

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 80
    • 0Komentar

    albadarapost.com, LIFESTYLE – Kesabaran Nabi Nuh, keteguhan Nabi Nuh dalam berdakwah, serta perjuangan dakwah Nabi Nuh menjadi kisah yang sering didengar, namun jarang dipahami secara mendalam. Banyak orang mengenalnya hanya sebagai kisah banjir besar, padahal di balik itu tersimpan pelajaran penting tentang konsistensi, tekanan sosial, dan ketahanan mental yang luar biasa. Namun demikian, ada sisi […]

expand_less