Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » 5 Hal yang Membatalkan Puasa, Nomor 1 Jarang Disadari

5 Hal yang Membatalkan Puasa, Nomor 1 Jarang Disadari

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, puasa merupakan ibadah yang memiliki syarat dan ketentuan jelas dalam syariat. Karena itu, setiap muslim wajib memahami apa saja yang membatalkan puasa agar ibadahnya tetap sah hingga waktu berbuka.

Para ulama menjelaskan bahwa ada beberapa perkara yang secara tegas membatalkan puasa. Dalilnya bersumber dari Al-Qur’an, hadis, serta ijma’ (kesepakatan) ulama.

1. Murtad (Keluar dari Islam)

Perkara pertama yang membatalkan puasa adalah murtad, yaitu keluar dari agama Islam. Allah berfirman dalam QS. Az-Zumar ayat 65:

“Jika kamu mempersekutukan Allah, niscaya akan gugur seluruh amalmu.”

Ayat ini menegaskan bahwa seluruh amal, termasuk puasa, gugur apabila seseorang keluar dari Islam. Karena itu, keimanan menjadi fondasi sahnya seluruh ibadah. Tanpa iman, ibadah tidak bernilai di sisi Allah.

2. Haid

Haid juga membatalkan puasa. Wanita yang mengalami haid tidak boleh melanjutkan puasa pada hari tersebut. Rasulullah ﷺ bersabda dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim bahwa wanita haid tidak melaksanakan sholat dan puasa, lalu mengganti puasanya setelah suci.

Baca juga: Setiap Anak Singapura Dapat 500 Dolar dari Pemerintah

Karena itu, ketika darah haid keluar meskipun menjelang maghrib, puasa hari itu tetap batal dan wajib diqadha.

3. Nifas

Selain haid, nifas juga membatalkan puasa. Nifas adalah darah yang keluar setelah melahirkan. Hukumnya sama dengan haid dalam perkara puasa dan sholat.

Para ulama sepakat bahwa wanita nifas tidak sah berpuasa hingga darah berhenti dan ia suci. Setelah itu, ia wajib mengganti puasa yang ditinggalkan.

4. Melahirkan

Melahirkan termasuk pembatal puasa karena umumnya disertai keluarnya darah nifas. Bahkan jika darah tidak langsung keluar, kondisi fisik yang lemah membuat wanita mendapat keringanan syariat.

Dalam fikih, kondisi ini masuk dalam kategori uzur syar’i yang mengharuskan puasa dihentikan. Setelah pulih, kewajiban qadha tetap berlaku.

5. Gila (Hilang Akal)

Puasa juga batal apabila seseorang kehilangan akal atau menjadi gila. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Pena diangkat dari tiga golongan: orang tidur sampai bangun, anak kecil sampai baligh, dan orang gila sampai sadar.” (HR. Abu Dawud)

Hadis ini menunjukkan bahwa orang yang hilang akal tidak terkena beban syariat. Karena itu, apabila kegilaan terjadi sepanjang hari, puasa tidak sah.

Namun apabila gangguan hanya sesaat dan ia kembali sadar, maka puasanya tetap sah selama ia memenuhi syarat dan rukun puasa.

Tidur Seharian Tidak Membatalkan Puasa

Banyak orang mengira tidur sepanjang hari membatalkan puasa. Padahal anggapan tersebut keliru. Tidur tidak membatalkan puasa selama seseorang tetap dalam keadaan sadar ketika waktu sahur dan berbuka.

Hadis di atas justru menegaskan bahwa orang tidur tidak terbebani hingga ia bangun. Karena itu, meskipun seseorang tidur hampir seharian, puasanya tetap sah selama ia tidak melakukan pembatal puasa lainnya.

Meski demikian, para ulama mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan diri dari pembatal. Puasa juga bertujuan membentuk ketakwaan sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 183.

Baca juga: Sejarah Valentine dalam Perspektif Islam

Karena itu, waktu siang Ramadhan sebaiknya diisi dengan ibadah, membaca Al-Qur’an, dan amal kebaikan. Tidur berlebihan memang tidak membatalkan, namun bisa mengurangi nilai spiritual puasa.

Memahami Fikih Agar Ibadah Tidak Sia-Sia

Pemahaman tentang pembatal puasa sangat penting. Kesalahan kecil bisa berakibat pada kewajiban qadha bahkan dosa jika dilakukan dengan sengaja.

Karena itu, setiap muslim perlu mempelajari dasar fikih puasa sejak awal Ramadhan. Dengan ilmu, ibadah menjadi lebih tenang dan terarah.

Pada akhirnya, menjaga puasa bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga menjaga iman, kesucian diri, serta kesehatan akal. Dengan memahami lima pembatal puasa ini, umat Islam dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan lebih yakin dan benar sesuai tuntunan syariat. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nabi Daud adil

    Kisah Nabi Daud yang Membuat Banyak Pemimpin Harus Belajar

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 17
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah banyaknya pemimpin yang kehilangan kepercayaan rakyat, kisah Nabi Daud dan kepemimpinan yang adil justru kembali dicari. Nabi Daud adil bukan hanya menjadi teladan dalam sejarah Islam, tetapi juga menghadirkan contoh nyata tentang pemimpin bijaksana, jujur, dan berani mengambil keputusan. Karena itu, banyak orang mulai mencari bagaimana cara Nabi Daud memimpin, […]

  • kasus korupsi Lampung Tengah

    KPK Tahan Lima Pejabat dalam Kasus Korupsi Lampung Tengah

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    KPK menetapkan lima tersangka dan menahan pejabat terkait kasus korupsi Lampung Tengah setelah OTT. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – KPK menahan lima pejabat dan pihak swasta terkait kasus korupsi Lampung Tengah setelah rangkaian Operasi Tangkap Tangan yang berlangsung Rabu lalu. Penetapan tersangka ini menjadi langkah awal untuk membongkar praktik suap dan gratifikasi yang mengakar dalam pengadaan […]

  • Muscab PPP Tasikmalaya 2026 dengan Uu Ruzhanul Ulum menyerukan kebangkitan partai dan konsolidasi kader

    Uu Ruzhanul Ulum: Saatnya PPP Bangkit di Tasikmalaya, Jangan Lagi Terpecah!

    • calendar_month 3 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 2
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Muscab PPP Tasikmalaya, Musyawarah Cabang PPP, serta agenda konsolidasi Partai Persatuan Pembangunan langsung mencuri perhatian publik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga disebut sebagai momentum kebangkitan Ka’bah di wilayah Priangan oleh Ketua DPW PPP Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum. Acara Muscab yang mempertemukan DPC PPP Kota dan Kabupaten […]

  • Kata Kunci Utama

    Kasus Nicolas Maduro: Klaim AS dan Reaksi Venezuela

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Kasus Nicolas Maduro kembali disorot setelah tekanan AS meningkat. Ini fakta, bantahan Venezuela, dan dampaknya. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Nama Presiden Venezuela Nicolas Maduro kembali menjadi sorotan internasional setelah muncul klaim dari Amerika Serikat terkait penangkapannya. Klaim tersebut memicu reaksi keras dari pemerintah Venezuela dan menambah daftar panjang ketegangan diplomatik antara Caracas dan Washington. Klaim […]

  • guru mengajar banyak pelajaran

    Fenomena Guru Mengajar Banyak Pelajaran, Dedikasi atau Keterpaksaan?

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 29
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Guru mengajar banyak pelajaran kini menjadi fenomena yang semakin sering ditemukan. Kondisi ini juga dikenal sebagai guru multi mata pelajaran atau guru mengajar lintas mapel, terutama di sekolah dengan keterbatasan tenaga pendidik. Fenomena ini memunculkan berbagai pertanyaan. Apakah ini bentuk dedikasi luar biasa, atau justru tanda adanya masalah serius dalam sistem pendidikan? […]

  • Warga Indonesia membuat pengaduan pelayanan publik melalui platform LAPOR.go.id untuk melaporkan masalah kepada pemerintah.

    Rahasia Laporan di LAPOR.go.id Cepat Diproses, Warga Wajib Tahu

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak masyarakat sebenarnya sudah mengenal LAPOR.go.id, namun tidak sedikit yang masih bertanya mengapa laporan mereka lambat mendapat respons. Platform LAPOR.go.id, yang juga dikenal sebagai SP4N-LAPOR, memang menjadi jalur resmi pengaduan masyarakat kepada pemerintah. Melalui LAPOR.go.id, warga dapat menyampaikan keluhan, aspirasi, hingga kritik terkait pelayanan publik. Namun, laporan hanya akan efektif jika […]

expand_less