Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Doa Sudah Dihapal, Tapi Mendadak Lupa Saat Melihat Ka’bah

Doa Sudah Dihapal, Tapi Mendadak Lupa Saat Melihat Ka’bah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
  • visibility 125
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Banyak jamaah haji ternyata mengalami hal yang sama saat pertama kali melihat Ka’bah: mereka lupa dengan daftar doa yang sebelumnya sudah disiapkan.

Padahal sebagian orang datang membawa catatan panjang di ponsel. Ada yang menulis nama keluarga satu per satu. Ada juga yang menyimpan doa-doa khusus sejak masih di tanah air.

Namun ketika Ka’bah benar-benar terlihat di depan mata, semuanya mendadak berubah.

Tangan gemetar.

Mata mulai basah.

Dan isi kepala tiba-tiba kosong.

Dalam kajian Islam, momen melihat Ka’bah memang sering disebut sebagai salah satu pengalaman spiritual paling kuat bagi seorang Muslim. Karena itu, banyak jamaah mengaku tidak mampu mengendalikan emosinya saat pertama kali memasuki Masjidil Haram.

Banyak Jamaah Mengaku Tidak Menyangka Akan Menangis

Sebagian jamaah sebenarnya sudah sering melihat Ka’bah lewat televisi, video YouTube, atau media sosial.

Tetapi suasananya berbeda ketika melihat langsung.

Ada yang awalnya berjalan santai bersama rombongan. Ada juga yang masih sibuk memegang ponsel untuk merekam suasana sekitar.

Namun ketika pandangan mulai terbuka ke arah tengah Masjidil Haram, langkah mereka perlahan melambat.

Ka’bah terlihat.

Dan suasana hati mendadak berubah total.

Sebagian orang langsung menunduk sambil menangis. Sebagian lain mengangkat tangan untuk berdoa meski bibirnya sulit mengucapkan kata-kata.

Lucunya, banyak jamaah justru lupa membuka catatan doa yang sebelumnya sudah dipersiapkan berbulan-bulan.

Karena pada momen itu, hati terasa lebih sibuk daripada pikiran.

Ka’bah dan Momen Spiritual yang Sangat Dalam

Dalam Islam, Ka’bah bukan sekadar bangunan yang menjadi arah kiblat.

Ka’bah memiliki kedudukan istimewa sebagai rumah ibadah pertama yang dibangun untuk manusia.

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk manusia ialah Baitullah yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.”
(QS. Ali Imran: 96)

Karena itu, banyak ulama menjelaskan bahwa hati seorang Muslim biasanya akan merasakan getaran emosional yang sangat kuat ketika melihat Ka’bah secara langsung.

Apalagi bagi jamaah yang menunggu bertahun-tahun untuk berangkat haji atau umrah.

Ada yang menjual aset sedikit demi sedikit demi bisa berangkat. Ada yang menabung sejak anak-anaknya masih kecil. Bahkan ada yang datang sambil membawa amanah doa dari keluarga di kampung halaman.

Semua perjalanan panjang itu seperti berkumpul dalam satu momen saat Ka’bah terlihat di depan mata.

Doa Tetap Menjadi Amalan Utama Saat Melihat Ka’bah

Meski banyak jamaah lupa dengan daftar doa mereka, para ulama tetap menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak doa saat melihat Ka’bah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Doa adalah ibadah.”
(HR. Tirmidzi)

Selain itu, Allah SWT juga berfirman:

“Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.”
(QS. Ghafir: 60)

Karena itu, sebagian jamaah tetap berusaha membaca doa yang mereka ingat.

Namun menariknya, banyak orang justru mengaku doa yang keluar saat melihat Ka’bah terasa lebih jujur dan spontan.

Tidak terlalu panjang.

Tidak terlalu tersusun.

Kadang hanya beberapa kalimat sederhana.

“Ya Allah, terima kasih sudah memanggil saya ke sini.”

Dan anehnya, kalimat sederhana seperti itu sering terasa sangat dalam.

Ada Jamaah yang Hanya Diam Cukup Lama

Di tengah ramainya orang thawaf, ada juga jamaah yang memilih diam cukup lama sambil memandangi Ka’bah.

Ada jamaah yang berkali-kali mengusap wajahnya sendiri karena air mata terus jatuh tanpa terasa.

Mereka tidak banyak berbicara.

Tidak sibuk mengambil foto.

Tidak buru-buru merekam video.

Hanya melihat.

Kadang suasana seperti itu justru terasa paling menyentuh.

Di sekitar mereka, ribuan manusia bergerak tanpa henti. Suara talbiyah terdengar dari berbagai arah. Cahaya lampu Masjidil Haram juga membuat malam terasa terang.

Tetapi di tengah keramaian sebesar itu, sebagian orang justru merasa sangat sendirian di hadapan Allah SWT.

Dan mungkin di situlah letak harunya.

Momen yang Membuat Banyak Orang Lebih Jujur pada Dirinya Sendiri

Melihat Ka’bah sering membuat seseorang lebih jujur terhadap isi hatinya sendiri.

Tentang dosa yang selama ini disimpan.

Tentang rasa lelah yang tidak pernah diceritakan.

Atau tentang harapan yang diam-diam masih terus dipanjatkan meski terasa berat.

Kadang doa terbaik justru muncul bukan dari kalimat panjang.

Tetapi dari air mata yang jatuh tanpa direncanakan.

Dan banyak jamaah baru memahami perasaan itu setelah benar-benar berdiri di depan Ka’bah.

Mungkin itu sebabnya banyak jamaah lupa dengan daftar doa mereka saat melihat Ka’bah pertama kali.

Karena pada momen itu, hati manusia sering berbicara lebih dulu sebelum kata-kata sempat disusun oleh pikirannya sendiri. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasukan NOPO Iran unit elite bersenjata lengkap yang bertugas menjaga pemimpin negara dalam operasi keamanan khusus.

    Siapa Pasukan NOPO Iran? Pengawal Elite yang Jarang Terungkap

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Dunia militer modern sering menyembunyikan unit-unit khusus yang jarang diketahui publik. Salah satunya adalah pasukan NOPO Iran, unit elite yang dikenal sebagai pasukan siluman Iran dan bertugas menjaga keselamatan pemimpin negara. Keberadaan pasukan NOPO Iran menjadi sorotan karena mereka menjalankan operasi keamanan berisiko tinggi, mulai dari pengawalan tokoh penting hingga misi […]

  • Pengurus Pemuda Muhammadiyah Kota Tasikmalaya bertemu Plh Wali Kota membahas Baitul Arqam 2026

    Bukan Sekadar Pelatihan, Baitul Arqam 2026 Siapkan Motor Penggerak Kota Tasik

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 59
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana ruang kerja Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, terlihat cukup hangat pada Selasa (26/5/2026). Beberapa pengurus Pemuda Muhammadiyah datang membawa map proposal dan agenda kaderisasi. Di atas meja, gelas kopi masih menyisakan uap tipis ketika pembicaraan mulai mengarah pada satu agenda besar: Baitul Arqam 2026. Bagi Pemuda Muhammadiyah […]

  • ABK Indonesia hilang Selat Hormuz

    3 Pelaut Indonesia Hilang di Selat Hormuz, Pencarian Terus Dilakukan

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 133
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Insiden maritim kembali mengguncang jalur pelayaran internasional setelah ABK Indonesia hilang di Selat Hormuz dalam kecelakaan kapal tugboat. Tiga pelaut asal Indonesia dilaporkan hilang setelah kapal Musaffah 2 yang berbendera Uni Emirat Arab (UAE) yang mereka tumpangi tenggelam di perairan strategis tersebut. Peristiwa ABK Indonesia hilang di Selat Hormuz ini segera […]

  • CCTV Tol Japek

    Mudik 2026 Lebih Cerdas, Cek CCTV Tol Japek Sebelum Berangkat!

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penggunaan CCTV Tol Japek semakin populer menjelang arus mudik Lebaran 2026. Banyak pemudik kini mengandalkan CCTV Tol Jakarta Cikampek realtime, pantauan lalu lintas live, dan akses kamera jalan tol untuk menentukan waktu keberangkatan terbaik. Perubahan ini terjadi karena pola mudik mulai bergeser. Jika dulu pemudik hanya mengandalkan perkiraan, sekarang mereka lebih […]

  • remaja tenggelam Pangandaran

    Pencarian Remaja Tenggelam di Pangandaran Berakhir Haru, Ini Kronologinya

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 519
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peristiwa remaja tenggelam Pangandaran kembali menyita perhatian publik. Insiden tragis ini melibatkan seorang pelajar berusia 14 tahun yang hilang di perairan Pantai Timur Pangandaran. Kasus remaja tenggelam di Pangandaran ini tidak hanya mengejutkan warga sekitar, tetapi juga memicu kekhawatiran tentang keselamatan di kawasan wisata laut. Muhamad Luthfi Padilah (14), warga Dusun […]

  • radikalisme digital

    Kesbangpol Jabar Perketat Pencegahan Radikalisme Digital di Lingkungan Remaja

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Kesbangpol Jabar memperketat pencegahan radikalisme digital yang menyasar anak muda melalui game dan algoritma media sosial. albadarpost.com, PELITA – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat memperketat langkah pencegahan radikalisme digital yang kini menyasar anak muda melalui pola penyusupan baru, termasuk konten video gim dan algoritma media sosial. Perubahan strategi ini penting karena kanal […]

expand_less