Uu Ruzhanul Ulum: Saatnya PPP Bangkit di Tasikmalaya, Jangan Lagi Terpecah!
- account_circle redaktur
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Muscab PPP Tasikmalaya, Musyawarah Cabang PPP, serta agenda konsolidasi Partai Persatuan Pembangunan langsung mencuri perhatian publik. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga disebut sebagai momentum kebangkitan Ka’bah di wilayah Priangan oleh Ketua DPW PPP Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum.
Acara Muscab yang mempertemukan DPC PPP Kota dan Kabupaten Tasikmalaya ini berlangsung dalam satu panggung. Kedua wilayah menyatukan langkah dengan satu tekad besar, yaitu mengembalikan kejayaan partai berbasis umat tersebut di Tasikmalaya.
Sejak awal acara, atmosfer terasa dinamis. Para kader menunjukkan antusiasme tinggi, terlebih saat arah politik dan strategi ke depan mulai dibahas secara terbuka.
Uu Ruzhanul Ulum: Ini Momentum, Bukan Seremonial
Ketua DPW PPP Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum, langsung menegaskan bahwa Muscab kali ini tidak boleh dipandang sebagai agenda rutin semata. Ia menilai momen ini menjadi titik penting untuk membangun kembali kekuatan partai.
Menurutnya, kebangkitan PPP di Tasikmalaya harus dimulai dari soliditas internal. Ia mengingatkan seluruh kader agar meninggalkan sekat yang selama ini berpotensi melemahkan gerakan partai.
Ia menyampaikan bahwa kemenangan hanya bisa diraih jika seluruh elemen partai bergerak dalam satu arah. Oleh karena itu, kekompakan menjadi fondasi utama dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
Seruan tersebut langsung disambut tepuk tangan peserta yang memenuhi ruang acara.
Basis Kuat, Tapi Harus Adaptif
Selain menyoroti pentingnya persatuan, Uu juga mengingatkan bahwa Tasikmalaya memiliki sejarah panjang sebagai basis PPP. Ia menilai kekuatan pesantren, ulama, serta loyalitas masyarakat menjadi modal besar yang tidak dimiliki semua daerah.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa kondisi zaman telah berubah. Oleh sebab itu, pendekatan politik tidak boleh stagnan.
Kader PPP diminta untuk turun langsung ke masyarakat. Mereka harus mendengar aspirasi warga, memahami persoalan yang dihadapi, dan menghadirkan solusi konkret.
Ia menekankan bahwa kehadiran kader tidak boleh hanya terlihat saat momentum kampanye. Sebaliknya, kader harus aktif sepanjang waktu agar kepercayaan publik terus terjaga.
Dengan strategi tersebut, PPP diyakini mampu kembali memperkuat posisinya di tengah persaingan politik yang semakin ketat.
Pesan Tegas soal Kepemimpinan
Dalam forum tersebut, isu kepemimpinan juga menjadi perhatian utama. Uu mengingatkan agar proses pemilihan ketua berjalan dengan matang dan mengedepankan kualitas.
Ia menegaskan bahwa partai membutuhkan pemimpin yang bekerja nyata, bukan sekadar menawarkan janji. Kepemimpinan yang kuat akan menentukan arah dan stabilitas organisasi.
Selain itu, ia juga mengibaratkan partai sebagai sebuah kapal. Jika kepemimpinan lemah, maka seluruh struktur akan terdampak. Oleh karena itu, ia mendorong kader untuk memilih sosok yang mampu membawa perubahan.
Pesan ini sekaligus menjadi peringatan agar Muscab tidak memicu konflik internal yang justru merugikan partai.
Target 2029: Kursi DPRD Harus Bertambah
Di sisi lain, pembahasan target politik menjadi bagian paling strategis dalam Muscab PPP Tasikmalaya. Uu menegaskan bahwa partai harus berani menetapkan target yang lebih tinggi.
Ia mendorong peningkatan jumlah kursi DPRD di tingkat kota maupun kabupaten. Target ini dinilai realistis jika seluruh potensi dimaksimalkan.
Untuk mencapainya, PPP akan memperkuat basis tradisional sekaligus memperluas segmen pemilih baru. Kalangan milenial dan perempuan disebut sebagai kelompok yang harus dirangkul secara serius.
Pendekatan ini dinilai relevan dengan dinamika pemilih saat ini yang semakin beragam. Oleh karena itu, strategi komunikasi politik juga perlu disesuaikan agar lebih efektif.
Dengan langkah tersebut, PPP optimistis dapat kembali berjaya pada Pemilu 2029.
Jaga Marwah Partai dan Kepercayaan Publik
Lebih lanjut, Uu mengingatkan pentingnya menjaga marwah partai. Ia menegaskan bahwa PPP merupakan partai umat yang harus menjadi teladan di tengah masyarakat.
Kader diminta menjaga akhlak, integritas, serta amanah dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kepercayaan publik menjadi aset yang sangat berharga dan harus dijaga dengan konsisten.
Ia juga mengingatkan bahwa perilaku kader di lapangan akan mencerminkan citra partai secara keseluruhan. Oleh karena itu, setiap tindakan harus mencerminkan nilai-nilai yang diusung PPP.
Melalui Muscab ini, ia berharap seluruh kader dapat memperkuat komitmen dan bekerja bersama untuk mencapai tujuan besar partai. (Red)
- Penulis: redaktur

Saat ini belum ada komentar