Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Gudang Miras Tasik Diongkar Polisi Jelang Long Weekend

Gudang Miras Tasik Diongkar Polisi Jelang Long Weekend

  • account_circle redaktur
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • visibility 9
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Satnarkoba Polres Tasikmalaya membongkar sebuah gudang miras Tasik di wilayah Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (19/5/2026). Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sekitar seribu botol minuman keras ilegal berbagai merek yang diduga akan diedarkan menjelang acara nonton bareng Persib Bandung melawan Persijap Jepara.

Operasi berlangsung dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang long weekend Kenaikan Yesus Kristus. Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di kawasan permukiman warga.

Dan hasilnya cukup mengejutkan.

Ribuan botol miras ditemukan tersimpan di sebuah rumah kosong yang sengaja dipakai sebagai gudang penyimpanan rahasia.

Polisi Bongkar Gudang Miras di Rumah Kosong

Kasatnarkoba Polres Tasikmalaya AKP Mustaram menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari informasi warga yang curiga dengan keluar masuk orang di lokasi tersebut.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan penyisiran di sejumlah titik rawan sebelum akhirnya mengamankan seorang pria berinisial Nu, warga Desa Deudeul, Kecamatan Taraju.

Menurut polisi, pelaku menggunakan cara cukup licik untuk mengelabui aparat.

Ia tidak menyimpan barang bukti di rumah pribadinya. Sebaliknya, seluruh botol miras ilegal disimpan di rumah kosong yang berjarak sekitar 20 meter dari kediamannya.

Selain itu, transaksi dilakukan menggunakan sistem cash on delivery atau COD agar tidak mudah terpantau.

“Pelaku cukup cerdik. Tapi berkat ketelitian personel di lapangan, gudang rahasia itu berhasil kami bongkar,” ujar AKP Mustaram.

Saat penggerebekan berlangsung, petugas menemukan ratusan kardus berisi minuman keras berbagai merek tersusun di dalam ruangan rumah kosong tersebut.

Beberapa botol bahkan masih terbungkus plastik dan siap edar.

Gudang Miras Tasik Diduga Disiapkan untuk Nobar Persib

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menduga ribuan botol miras itu sengaja ditimbun untuk dipasarkan menjelang agenda nobar Persib Bandung dalam waktu dekat.

Momen pertandingan sepak bola memang sering dimanfaatkan oknum tertentu untuk meningkatkan penjualan minuman keras ilegal.

Padahal konsumsi miras berlebihan kerap memicu keributan, tawuran, hingga tindak kriminal lainnya.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Dr. Wahyu Pristha Utama menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran miras ilegal di wilayah Tasikmalaya.

Menurutnya, dampak sosial dari peredaran miras sangat besar dan sering menjadi pemicu gangguan keamanan masyarakat.

“Efek domino miras kerap picu kriminalitas jalanan, kecelakaan, hingga tawuran. Itu yang kami eliminasi,” tegas Kapolres.

Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal bahwa operasi serupa akan terus dilakukan selama periode libur panjang dan kegiatan masyarakat dengan potensi kerawanan tinggi.

Gudang Miras Tasik

Polisi Sebut Miras Jadi Ancaman Sosial

Polres Tasikmalaya menilai peredaran miras ilegal bukan hanya pelanggaran hukum biasa, tetapi juga ancaman sosial yang bisa merusak lingkungan masyarakat.

Apalagi sebagian besar pembeli minuman keras ilegal berasal dari kalangan usia produktif dan remaja.

Karena itu, polisi mengajak masyarakat lebih aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

Di sisi lain, keberhasilan penggerebekan ini juga menunjukkan pentingnya peran informasi warga dalam membantu aparat mengungkap peredaran barang ilegal.

Sebab tanpa laporan masyarakat, gudang tersebut kemungkinan sulit terdeteksi.

Rumah kosong yang dipakai pelaku terlihat biasa dari luar. Tidak ada papan usaha. Tidak ada aktivitas mencolok di siang hari. Namun pada waktu tertentu, lokasi itu diduga menjadi tempat penyimpanan dan transaksi.

Dan hal-hal seperti itu sering luput dari perhatian.

Ribuan Botol Diamankan ke Polres Tasikmalaya

Saat ini seluruh barang bukti dan pelaku sudah diamankan di Mapolres Tasikmalaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Selain penindakan hukum, polisi juga memberikan pembinaan kepada pelaku mengenai dampak buruk miras terhadap kesehatan dan lingkungan sosial.

Petugas kemudian mengangkut ribuan botol menggunakan kendaraan operasional menuju Polres Tasikmalaya.

Tumpukan kardus berisi botol miras memenuhi bagian belakang kendaraan polisi. Sebagian warga yang menyaksikan pengangkutan hanya berdiri diam sambil memperhatikan proses evakuasi barang bukti.

Ada yang mengabadikan momen itu menggunakan ponsel. Ada pula yang menggeleng pelan ketika melihat jumlah botol yang disita.

Karena bagi sebagian warga, seribu botol bukan angka kecil.

Jika seluruh miras itu lolos beredar, potensi keributan yang muncul bisa jauh lebih besar.

Operasi Miras Akan Terus Digencarkan

Polres Tasikmalaya memastikan operasi pemberantasan miras ilegal akan terus dilakukan tanpa kompromi.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan wilayah, terutama menjelang momentum libur panjang dan kegiatan keramaian masyarakat.

Selain melakukan penindakan, polisi juga terus mengingatkan masyarakat mengenai dampak sosial dan kesehatan akibat konsumsi miras ilegal.

Sebab persoalan miras tidak berhenti pada penjualan semata. Efeknya bisa menjalar ke berbagai persoalan lain di tengah masyarakat.

Dan itu yang coba dicegah sebelum semuanya terlambat.

Seribu botol memang sudah disita. Gudang rahasia juga sudah dibongkar.

Tetapi perang melawan miras ilegal belum selesai. Karena yang sedang dipertaruhkan bukan cuma ketertiban malam hari… melainkan masa depan generasi muda Tasikmalaya sendiri. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Garut menangkap pelaku perampokan L300 dan ratusan tabung gas LPG di Karangpawitan Garut

    Dini Hari Mencekam di Garut, Korban Disekap Saat Perampok Gondol Mobil dan LPG

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus Perampokan Garut yang sempat bikin geger warga Karangpawitan akhirnya berhasil diungkap polisi. Aksi pencurian dengan kekerasan atau curas itu berlangsung brutal karena pelaku nekat menyekap korban sebelum membawa kabur mobil Mitsubishi L300 dan ratusan tabung gas LPG 3 kilogram. Peristiwa tersebut terjadi di area PT Mustika Sagara Utama, Kampung Sukaraja, […]

  • Petugas Polres Garut melakukan patroli dan pengamanan di kawasan wisata pantai saat libur panjang dipadati wisatawan.

    Garut Diserbu Wisatawan Saat Long Weekend, Polisi Siaga di Pantai hingga Jalur Arteri

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 40
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Libur panjang membuat kawasan wisata di Kabupaten Garut dipadati wisatawan sejak Kamis 14 Mei 2026. Kondisi tersebut mendorong jajaran Polres Garut memperketat pengamanan libur Garut di sejumlah titik strategis. Pengawasan difokuskan ke objek wisata, jalur arteri, gereja, hingga kawasan pantai yang mengalami lonjakan pengunjung selama long weekend. Arus kendaraan menuju kawasan […]

  • Ilustrasi bumbu dasar putih, merah, dan kuning dalam wadah kaca untuk stok 10 masakan di kulkas.

    Satu Bumbu Dasar untuk 10 Masakan, Wajib Stok!

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 70
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Bumbu dasar menjadi kunci rahasia banyak masakan rumahan. Dengan satu bumbu dasar yang tepat, Anda bisa mengolah aneka menu tanpa harus mengulek ulang setiap hari. Bahkan, racikan bumbu inti ini dapat diolah menjadi bumbu putih, merah, dan kuning yang tahan simpan di kulkas. Karena itu, banyak orang kini memilih menyiapkan stok bumbu […]

  • Ilustrasi rudal BrahMos milik Indonesia yang diluncurkan dari sistem pertahanan pesisir sebagai bagian modernisasi militer Asia Tenggara.

    Indonesia Beli Rudal BrahMos: Sinyal Baru Kekuatan Asia Tenggara

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 45
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Keputusan Indonesia beli rudal BrahMos dari India langsung menarik perhatian pengamat militer regional. Langkah ini menandai fase baru modernisasi pertahanan nasional. Selain itu, kebijakan tersebut memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat kemampuan maritim. Banyak analis menilai bahwa Indonesia membeli rudal BrahMos bukan sekadar transaksi alutsista, melainkan strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya […]

  • Ilustrasi transaksi belanja dengan cashback dan diskon besar ditinjau dari hukum Islam dan fikih muamalah

    Cashback Halal atau Haram? Ini Jawaban Fikihnya

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 106
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pertanyaan tentang hukum cashback semakin sering muncul seiring maraknya promo digital. Banyak Muslim bertanya, apakah cashback dalam Islam itu halal, atau justru mendekati riba dan gharar. Isu diskon besar menurut Islam pun ikut menjadi sorotan, terutama saat promo masif di e-commerce dan layanan digital. Karena itu, rubrik fikih kontemporer ini hadir […]

  • Prabowo Zidane sepak bola nasional

    Presiden Prabowo Bertemu Zidane, Ada apa?

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 56
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Presiden RI Prabowo Subianto membawa isu sepak bola nasional ke panggung global melalui pertemuannya dengan legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane. Pertemuan tersebut berlangsung di sela World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, dan menjadi sinyal awal upaya Indonesia membuka ruang kolaborasi internasional dalam pengembangan sepak bola. Dalam pertemuan itu, […]

expand_less