Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Presiden Prabowo Bertemu Zidane, Ada apa?

Presiden Prabowo Bertemu Zidane, Ada apa?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 149
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Presiden RI Prabowo Subianto membawa isu sepak bola nasional ke panggung global melalui pertemuannya dengan legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane. Pertemuan tersebut berlangsung di sela World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, dan menjadi sinyal awal upaya Indonesia membuka ruang kolaborasi internasional dalam pengembangan sepak bola.

Dalam pertemuan itu, Prabowo menyampaikan keinginannya untuk memajukan sepak bola nasional secara lebih terstruktur. Ia memanfaatkan kesempatan bertemu Zidane untuk bertukar pandangan mengenai pembinaan pemain, penguatan ekosistem olahraga, dan pengalaman membangun sistem sepak bola berkelanjutan di level dunia.

Langkah ini menunjukkan bahwa isu sepak bola tidak hanya ditempatkan sebagai urusan domestik, tetapi juga sebagai bagian dari diplomasi Indonesia di forum global.

Pertemuan di Davos dan Makna Diplomasi Olahraga

Pertemuan Prabowo dengan Zidane terjadi di tengah padatnya agenda WEF Davos yang membahas isu ekonomi, geopolitik, dan pembangunan global. Di forum tersebut, Prabowo memanfaatkan ruang informal untuk mengangkat sektor olahraga, khususnya sepak bola, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Baca juga: Negara Kecil Kuasai Daftar Negara Terkaya Dunia 2026

Prabowo menyampaikan bahwa sepak bola memiliki daya jangkau luas dan mampu menjadi alat pemersatu bangsa. Ia juga menyinggung pentingnya dukungan sistemik sejak usia dini, termasuk ketersediaan fasilitas olahraga yang memadai di lingkungan pendidikan.

Dialog dengan Zidane memberi perspektif global mengenai bagaimana negara-negara maju membangun fondasi sepak bola melalui pembinaan usia muda, kompetisi berjenjang, dan peran pelatih berkualitas. Prabowo menilai pengalaman tersebut relevan untuk konteks Indonesia.

Masukan Profesional dan Model Pembinaan

Zinedine Zidane dikenal tidak hanya sebagai mantan pemain elite, tetapi juga sebagai pelatih yang sukses membangun tim melalui pendekatan jangka panjang. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mendengarkan pandangan Zidane terkait pentingnya sistem pembinaan yang konsisten dan tidak bergantung pada hasil instan.

Fokus pembicaraan mengarah pada pembinaan pemain muda, ketersediaan lapangan latihan, serta kesinambungan antara sekolah, akademi, dan klub profesional. Prabowo menilai bahwa Indonesia membutuhkan model pembinaan yang terintegrasi agar talenta muda tidak terputus di tengah jalan.

Pertemuan ini belum menghasilkan kerja sama konkret, namun membuka ruang komunikasi awal antara Indonesia dan figur penting dalam dunia sepak bola global. Bagi pemerintah, masukan profesional dari tokoh internasional menjadi referensi penting dalam merumuskan kebijakan olahraga ke depan.

Dukungan Global untuk Sepak Bola Nasional

Kehadiran Prabowo di WEF Davos dan pertemuannya dengan Zidane menunjukkan bahwa sepak bola mulai ditempatkan sebagai bagian dari citra dan kepentingan nasional di tingkat global. Indonesia tidak hanya ingin menjadi pasar sepak bola, tetapi juga ingin membangun sistem yang diakui secara internasional.

Upaya ini sejalan dengan kebutuhan reformasi tata kelola sepak bola nasional yang selama ini menghadapi berbagai tantangan. Dukungan global, baik dalam bentuk pertukaran gagasan maupun kerja sama teknis, dipandang mampu mempercepat proses pembenahan.

Baca juga: Kapolri Pilih ‘Jadi Petani’, Apa Maknanya bagi Reformasi Polri

Prabowo menilai bahwa kolaborasi internasional dapat membantu Indonesia menghindari kesalahan yang sama dan memanfaatkan praktik terbaik yang telah teruji di negara lain. Dalam konteks ini, pertemuan dengan Zidane menjadi simbol pendekatan terbuka terhadap dunia.

Arah Kebijakan dan Harapan Publik

Meski bersifat simbolik, pertemuan Prabowo dan Zidane memberi pesan bahwa pemerintah menaruh perhatian pada masa depan sepak bola nasional. Publik menanti langkah lanjutan yang lebih konkret, terutama dalam bentuk kebijakan pembinaan dan investasi infrastruktur olahraga.

Ke depan, tantangan terbesar terletak pada konsistensi implementasi. Kolaborasi global hanya akan berdampak jika diikuti dengan perbaikan tata kelola, transparansi, dan komitmen jangka panjang.

Dalam konteks tersebut, pertemuan di Davos menjadi titik awal. Sepak bola Indonesia kini masuk dalam percakapan global, dan arah kebijakan selanjutnya akan menentukan apakah peluang tersebut mampu diubah menjadi kemajuan nyata. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolak pisang santan legit dengan gula merah dan daun pandan dalam mangkuk saji hangat

    Rahasia Kolak Pisang Legit, Kuncinya di Bahan Ini

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Resep kolak pisang sering dicari karena hidangan tradisional ini selalu cocok disajikan saat santai bersama keluarga. Selain itu, cara membuat kolak pisang sebenarnya sangat sederhana. Namun, banyak orang masih mengalami masalah yang sama, yaitu rasa terlalu manis atau santan yang membuat kolak terasa enek. Padahal, jika teknik memasaknya tepat, kolak pisang santan […]

  • cuaca Nataru

    BMKG Ingatkan Risiko Cuaca Pada Nataru

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 167
    • 0Komentar

    BMKG memetakan cuaca Nataru 2025/2026. Hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi perlu diwaspadai. albadarpost.com, FOKUS – Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berlangsung di tengah dinamika cuaca yang tidak sepenuhnya ekstrem, namun menyimpan risiko nyata. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memetakan potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di sejumlah wilayah. […]

  • Persib vs Persijap

    Persib Tinggal Selangkah Lagi, Tapi Bahaya Persijap Nyata

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laga Persib vs Persijap pada Sabtu 23 Mei 2026 bukan sekadar pertandingan penutup musim. Duel di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) itu berubah menjadi laga hidup mati yang menentukan nasib gelar Super League 2025/2026. Persib Bandung memang masih berada di puncak klasemen dengan 78 poin. Namun jarak mereka dengan Borneo […]

  • MUI imbau masyarakat menunggu sidang isbat 1 Syawal

    MUI: Lebaran 2026 Berpotensi Tak Serentak, Tunggu Sidang Isbat 1 Syawal

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 136
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Isu Lebaran 2026 berbeda mulai menjadi perhatian masyarakat Indonesia. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan umat Islam agar tidak terburu-buru menentukan hari raya. Menurut MUI, potensi Lebaran 2026 berbeda bisa terjadi karena perbedaan metode penentuan awal bulan hijriah. Oleh karena itu, masyarakat diminta menunggu hasil sidang isbat pemerintah untuk memastikan tanggal resmi […]

  • Terpidana Korupsi

    Kejari Bandung Tangkap Terpidana Korupsi Setelah 12 Tahun Buron

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Kejari Bandung menangkap terpidana korupsi yang buron 12 tahun dan mengeksekusinya ke Lapas Banceuy. albadarpost.com, LENSA – Kejaksaan Negeri Bandung menuntaskan pelarian panjang seorang terpidana korupsi. Setelah 12 tahun buron, Syaf Mulyana—mantan Ketua Lembaga Kajian Ekonomi Bandung—akhirnya ditangkap dan dieksekusi ke Lapas Banceuy. Penangkapan ini menegaskan upaya penegak hukum membersihkan praktik korupsi yang masih menggerus […]

  • Pelaku UMKM mempromosikan produk melalui media sosial menggunakan smartphone untuk meningkatkan penjualan bisnis kecil.

    5 Cara UMKM Naik Omzet dari Media Sosial Tanpa Modal Iklan Besar

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak pelaku usaha kecil kini mencari cara UMKM naik omzet dengan media sosial. Strategi UMKM media sosial, promosi online, dan pemasaran digital terbukti mampu meningkatkan penjualan tanpa biaya besar. Karena itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah mulai memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar sekaligus membangun hubungan dengan pelanggan. Media sosial […]

expand_less