Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Presiden Prabowo Bertemu Zidane, Ada apa?

Presiden Prabowo Bertemu Zidane, Ada apa?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
  • visibility 145
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Presiden RI Prabowo Subianto membawa isu sepak bola nasional ke panggung global melalui pertemuannya dengan legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane. Pertemuan tersebut berlangsung di sela World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, dan menjadi sinyal awal upaya Indonesia membuka ruang kolaborasi internasional dalam pengembangan sepak bola.

Dalam pertemuan itu, Prabowo menyampaikan keinginannya untuk memajukan sepak bola nasional secara lebih terstruktur. Ia memanfaatkan kesempatan bertemu Zidane untuk bertukar pandangan mengenai pembinaan pemain, penguatan ekosistem olahraga, dan pengalaman membangun sistem sepak bola berkelanjutan di level dunia.

Langkah ini menunjukkan bahwa isu sepak bola tidak hanya ditempatkan sebagai urusan domestik, tetapi juga sebagai bagian dari diplomasi Indonesia di forum global.

Pertemuan di Davos dan Makna Diplomasi Olahraga

Pertemuan Prabowo dengan Zidane terjadi di tengah padatnya agenda WEF Davos yang membahas isu ekonomi, geopolitik, dan pembangunan global. Di forum tersebut, Prabowo memanfaatkan ruang informal untuk mengangkat sektor olahraga, khususnya sepak bola, sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia.

Baca juga: Negara Kecil Kuasai Daftar Negara Terkaya Dunia 2026

Prabowo menyampaikan bahwa sepak bola memiliki daya jangkau luas dan mampu menjadi alat pemersatu bangsa. Ia juga menyinggung pentingnya dukungan sistemik sejak usia dini, termasuk ketersediaan fasilitas olahraga yang memadai di lingkungan pendidikan.

Dialog dengan Zidane memberi perspektif global mengenai bagaimana negara-negara maju membangun fondasi sepak bola melalui pembinaan usia muda, kompetisi berjenjang, dan peran pelatih berkualitas. Prabowo menilai pengalaman tersebut relevan untuk konteks Indonesia.

Masukan Profesional dan Model Pembinaan

Zinedine Zidane dikenal tidak hanya sebagai mantan pemain elite, tetapi juga sebagai pelatih yang sukses membangun tim melalui pendekatan jangka panjang. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mendengarkan pandangan Zidane terkait pentingnya sistem pembinaan yang konsisten dan tidak bergantung pada hasil instan.

Fokus pembicaraan mengarah pada pembinaan pemain muda, ketersediaan lapangan latihan, serta kesinambungan antara sekolah, akademi, dan klub profesional. Prabowo menilai bahwa Indonesia membutuhkan model pembinaan yang terintegrasi agar talenta muda tidak terputus di tengah jalan.

Pertemuan ini belum menghasilkan kerja sama konkret, namun membuka ruang komunikasi awal antara Indonesia dan figur penting dalam dunia sepak bola global. Bagi pemerintah, masukan profesional dari tokoh internasional menjadi referensi penting dalam merumuskan kebijakan olahraga ke depan.

Dukungan Global untuk Sepak Bola Nasional

Kehadiran Prabowo di WEF Davos dan pertemuannya dengan Zidane menunjukkan bahwa sepak bola mulai ditempatkan sebagai bagian dari citra dan kepentingan nasional di tingkat global. Indonesia tidak hanya ingin menjadi pasar sepak bola, tetapi juga ingin membangun sistem yang diakui secara internasional.

Upaya ini sejalan dengan kebutuhan reformasi tata kelola sepak bola nasional yang selama ini menghadapi berbagai tantangan. Dukungan global, baik dalam bentuk pertukaran gagasan maupun kerja sama teknis, dipandang mampu mempercepat proses pembenahan.

Baca juga: Kapolri Pilih ‘Jadi Petani’, Apa Maknanya bagi Reformasi Polri

Prabowo menilai bahwa kolaborasi internasional dapat membantu Indonesia menghindari kesalahan yang sama dan memanfaatkan praktik terbaik yang telah teruji di negara lain. Dalam konteks ini, pertemuan dengan Zidane menjadi simbol pendekatan terbuka terhadap dunia.

Arah Kebijakan dan Harapan Publik

Meski bersifat simbolik, pertemuan Prabowo dan Zidane memberi pesan bahwa pemerintah menaruh perhatian pada masa depan sepak bola nasional. Publik menanti langkah lanjutan yang lebih konkret, terutama dalam bentuk kebijakan pembinaan dan investasi infrastruktur olahraga.

Ke depan, tantangan terbesar terletak pada konsistensi implementasi. Kolaborasi global hanya akan berdampak jika diikuti dengan perbaikan tata kelola, transparansi, dan komitmen jangka panjang.

Dalam konteks tersebut, pertemuan di Davos menjadi titik awal. Sepak bola Indonesia kini masuk dalam percakapan global, dan arah kebijakan selanjutnya akan menentukan apakah peluang tersebut mampu diubah menjadi kemajuan nyata. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengawasan Internal Pemerintah

    Tasikmalaya–Garut Perkuat Pengawasan, Layanan Publik Jadi Fokus

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 118
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pengawasan internal pemerintah kembali menjadi fokus dalam upaya memperbaiki tata kelola birokrasi daerah. Pemerintah Kota Tasikmalaya menerima kunjungan Inspektorat Kabupaten Garut untuk memperkuat koordinasi lintas daerah sekaligus berbagi pengalaman dalam pengawasan dan pelayanan publik. Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candranegara, menerima langsung rombongan tersebut di ruang Inspektorat, Selasa (21/4/2026). Pertemuan […]

  • Ciu ilegal Garut

    Operasi Pekat Wanaraja Bongkar Penjualan Ciu Eceran di Pasar Wanamekar

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peredaran ciu ilegal di Kabupaten Garut kembali jadi sorotan. Polisi menemukan praktik penjualan miras eceran saat menggelar operasi penyakit masyarakat di kawasan Pasar Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Jumat (15/5/2026). Dalam operasi tersebut, anggota Polsek Wanaraja mengamankan seorang pria berinisial P (49) yang diduga menjual ciu tanpa izin. Polisi juga menyita empat botol […]

  • Kantor Urusan Agama memberikan layanan konsultasi keluarga, nikah, dan bimbingan keagamaan kepada masyarakat

    Banyak yang Belum Tahu! KUA Ternyata Punya 9 Layanan Penting

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 207
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Layanan KUA ternyata tidak berhenti di urusan pernikahan. Di balik itu, ada peran yang lebih luas. Bahkan, fungsi KUA saat ini mulai menyentuh banyak sisi kehidupan masyarakat, dari keluarga hingga urusan sosial keagamaan. Tidak semua orang tahu ini. Padahal manfaatnya terasa. Perubahan Pelan, Tapi Dampaknya Nyata Selama ini, banyak orang datang ke KUA […]

  • Penolakan Visa Atlet Israel

    Penolakan Visa Atlet Israel: Indonesia Dapat Dukungan FIG, Siap Hadapi Gugatan ke CAS

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 98
    • 0Komentar

    FIG mendukung Indonesia atas penolakan visa atlet Israel di Kejuaraan Dunia Senam 2025, meski digugat ke CAS oleh Federasi Israel. Indonesia Tegas Tolak Visa Atlet Israel albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Indonesia menegaskan sikapnya menolak penerbitan visa bagi enam atlet asal Israel yang dijadwalkan mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta pada 19–25 Oktober mendatang. […]

  • Salat Idul Adha Sah

    Viral! Salat Idul Adha Terpisah Jalan, Sahkah?

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Sebuah video yang diunggah akun TikTok Aquariusgirl pada 27 Mei 2026 memantik perdebatan di media sosial. Video tersebut memperlihatkan pelaksanaan Salat Idul Adha di kawasan Masjid Agung Kota Tasikmalaya yang dipadati ribuan jamaah hingga meluber ke luar area utama masjid. Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton puluhan ribu kali, memperoleh […]

  • pesantren modern dan tradisional

    Di Balik Kehidupan Santri: Rahasia Pesantren Modern dan Tradisional

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Banyak orang mengenal pesantren modern dan tradisional sebagai lembaga pendidikan Islam yang membentuk karakter santri. Namun, tidak semua orang memahami perbedaan pesantren modern dan tradisional secara mendalam. Padahal, sistem pendidikan ini memiliki pendekatan yang unik dan sering kali mengejutkan bagi mereka yang baru mengetahuinya. Selain itu, pendidikan santri di pesantren tidak hanya […]

expand_less