Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Razia Miras Tasik, Polisi Sasar Titik Rawan Kota

Razia Miras Tasik, Polisi Sasar Titik Rawan Kota

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Polresta Tasikmalaya kembali menggencarkan razia miras Tasik dan operasi pemberantasan obat-obatan terlarang di sejumlah titik rawan di wilayah hukum Kota Tasikmalaya. Dalam operasi gabungan yang digelar Rabu (20/5/2026), petugas berhasil mengamankan 52 botol minuman keras berbagai merek dari beberapa lokasi berbeda.

Operasi tersebut melibatkan jajaran Sat Samapta dan Satres Narkoba Polresta Tasikmalaya.

Tiga kawasan menjadi sasaran utama penyisiran, yakni:

  • Jalan Ir H Juanda,
  • kawasan Cikurubuk Mangkubumi,
  • dan wilayah Tawang.

Langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban masyarakat dan menekan potensi kriminalitas yang dipicu minuman keras maupun obat terlarang.

Kapolresta Tegaskan Tidak Ada Ruang untuk Miras Ilegal

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran miras ilegal maupun obat-obatan terlarang yang meresahkan masyarakat.

Menurutnya, razia tersebut menjadi bentuk nyata komitmen kepolisian menjaga keamanan wilayah Kota Tasikmalaya.

“Ya, kami melakukan razia peredaran miras dan obat terlarang melalui kegiatan yang dilaksanakan oleh Sat Samapta dan Satres Narkoba,” ujarnya.

Ia menilai peredaran miras ilegal bukan sekadar persoalan pelanggaran biasa.

Karena dampaknya sering memicu gangguan kamtibmas, tindak kriminal, hingga konflik sosial di lingkungan masyarakat.

Apalagi menjelang akhir pekan dan momentum tertentu, konsumsi minuman keras kerap meningkat di sejumlah titik.

Dan kondisi itu dinilai berpotensi memicu kerawanan baru.

Petugas Sisir Tiga Titik Rawan

Operasi razia dipimpin langsung KBO Samapta Iptu Azis Kartaji bersama KBO Satres Narkoba Iptu Wahidin.

Petugas bergerak menyisir lokasi-lokasi yang selama ini dianggap rawan menjadi titik peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang.

Kasi Humas Polresta Tasikmalaya Iptu Jajang Kurniawan menjelaskan, hasil operasi menunjukkan masih adanya aktivitas penjualan miras di beberapa titik wilayah kota.

“Barang bukti beserta pemiliknya sudah diamankan ke Mapolresta Tasikmalaya untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya.

Di salah satu lokasi razia, petugas terlihat membuka kardus dan kantong penyimpanan minuman keras yang disimpan cukup rapi.

Ada botol yang disembunyikan di balik tumpukan barang dagangan. Ada pula yang disimpan di ruangan tertutup untuk menghindari perhatian warga.

Namun seluruh barang bukti akhirnya berhasil diamankan.

Razia Jadi Upaya Tekan Kriminalitas Jalanan

Polresta Tasikmalaya menilai razia miras bukan hanya soal penyitaan barang.

Tetapi juga bagian dari langkah preventif untuk mencegah tindak kriminal di masyarakat.

Karena dalam banyak kasus, konsumsi minuman keras sering menjadi pemicu:

  • tawuran,
  • penganiayaan,
  • kecelakaan lalu lintas,
  • hingga gangguan keamanan lingkungan.

Selain itu, obat-obatan terlarang juga dinilai menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

Karena itu, operasi gabungan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala.

“Penyakit masyarakat yang bisa memicu kriminalitas dan merusak generasi muda akan terus diburu sampai ke akar,” tegas pihak kepolisian.

Warga Minta Razia Dilakukan Rutin

Sejumlah warga menyambut positif langkah Razia Miras Tasik yang dilakukan aparat kepolisian.

Mereka berharap operasi serupa terus dilakukan secara rutin, terutama di kawasan yang selama ini dikenal rawan peredaran miras ilegal.

Menurut warga, keberadaan minuman keras sering memicu keresahan lingkungan, terutama pada malam hari.

Ada yang mengeluhkan keributan. Ada pula yang khawatir anak-anak muda mulai mudah mengakses miras dan obat-obatan tertentu.

Di beberapa sudut kota, persoalan miras memang sering muncul diam-diam.

Kadang dijual sembunyi-sembunyi. Kadang berpindah lokasi ketika mulai terendus aparat.

Dan pola seperti itu membuat pengawasan harus dilakukan terus-menerus.

Polisi Ingatkan Peran Masyarakat

Selain mengandalkan razia, Polresta Tasikmalaya juga mengajak masyarakat ikut aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

Karena menurut kepolisian, pemberantasan miras ilegal dan obat terlarang tidak bisa hanya mengandalkan aparat.

Peran warga menjadi faktor penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku.

Apalagi sebagian aktivitas penjualan miras sering berlangsung di tempat yang tampak biasa dari luar.

Karena itu, kepedulian lingkungan dinilai sangat membantu proses pengawasan.

Generasi Muda Jadi Fokus Perlindungan

Operasi razia kali ini juga menjadi sinyal bahwa aparat ingin memperkuat perlindungan terhadap generasi muda dari pengaruh miras dan obat terlarang.

Sebab dampaknya tidak hanya merusak kesehatan.

Tetapi juga memengaruhi masa depan sosial dan keamanan masyarakat secara luas.

Di tengah perkembangan kota yang semakin cepat, ancaman seperti ini dinilai perlu diantisipasi sejak dini.

Karena kerusakan generasi muda sering dimulai dari hal yang dianggap kecil dan biasa.

52 botol miras memang sudah diamankan malam itu.

Tetapi perang sebenarnya belum selesai… karena yang sedang dijaga bukan cuma ketertiban kota, melainkan masa depan generasi mudanya sendiri. (GZ)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teror air keras Tasikmalaya

    Aksi Brutal di Manonjaya: 6 Korban Melepuh Disiram Air Keras

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Teror air keras Tasikmalaya mengguncang warga setelah seorang sopir ekspedisi melakukan aksi brutal dengan menyiramkan cairan berbahaya kepada pegawai konveksi. Insiden penyerangan air keras di Tasikmalaya ini menyebabkan sembilan orang menjadi korban, enam di antaranya mengalami luka bakar serius. Peristiwa terjadi di Desa Gunajaya, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, sekitar pukul 19.00 […]

  • Lapas Banjar

    Tak Semua Arsip Harus Disimpan, Lapas Banjar Mulai Seleksi

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 91
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Lapas Banjar mulai menata kembali pengelolaan arsip internal setelah menindaklanjuti hasil evaluasi dan rekomendasi teknis dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Melalui kegiatan reviu tata kelola kearsipan pada Sabtu (8/8/2026), jajaran Lapas Banjar melakukan identifikasi dan verifikasi terhadap dokumen yang telah melewati masa retensi sesuai Jadwal Retensi Arsip (JRA). Namun, arsip […]

  • Perpres Nomor 115 Tahun 2025

    Suara dari Ruang Kelas: Guru Honorer Protes Perpres 115/2025

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 186
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Sudah lebih dari satu dekade Siti Rahmawati mengajar di sebuah sekolah negeri di Jawa Tengah. Setiap pagi ia masuk kelas, menyiapkan materi, dan mendampingi murid-muridnya seperti guru lain. Namun hingga kini, statusnya tetap guru honorer. Ketika pemerintah menerbitkan Perpres Nomor 115 Tahun 2025, harapan yang sempat tumbuh justru berubah menjadi kekecewaan. Siti […]

  • Lensa: Membaca Fakta, Mengungkap Realita

    Lensa: Membaca Fakta, Mengungkap Realita

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 114
    • 0Komentar

    albadarpost.com – LENSA. Rubrik Lensa di albadarpost.com adalah ruang yang menajamkan pandangan kita terhadap kenyataan. Nama “Lensa” dipilih karena kami percaya data, riset, dan angka bukanlah deretan simbol kaku, melainkan jendela untuk memahami realita sosial yang kerap disembunyikan. Melalui Lensa, kami ingin memperlihatkan apa yang sering tak terlihat: ketimpangan, kesenjangan, dan potret kehidupan rakyat yang […]

  • mutasi ASN Karawang

    Pemkab Karawang Rotasi Ratusan ASN

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Mutasi ASN Karawang digelar malam tahun baru untuk jaga layanan publik tetap berjalan selama libur panjang. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Malam pergantian tahun biasanya identik dengan hitung mundur, kembang api, dan keramaian publik. Namun di Karawang, malam itu juga menjadi penanda lain: ratusan aparatur sipil negara berganti posisi. Pada Rabu malam, 31/12/2025, Bupati Karawang Aep […]

  • kontes sapi potong

    Pemerintah Tasikmalaya Gelar Kontes Sapi Potong untuk Naikkan Nilai Ternak

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Kontes sapi potong di RPH Indihiang Tasikmalaya fokus peningkatan nilai jual ternak dan edukasi peternak. albadarpost.com, LENSA — Kontes sapi potong yang digelar Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tasikmalaya di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang menghadirkan 50 peternak dari wilayah Priangan Timur hingga Bandung. Agenda ini bertujuan meningkatkan nilai jual ternak, memberi edukasi […]

expand_less