Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Nilai TKA Rendah: Learning Loss dan Kesenjangan Sekolah

Nilai TKA Rendah: Learning Loss dan Kesenjangan Sekolah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nilai TKA rendah mencerminkan learning loss dan kesenjangan struktural pendidikan yang belum tertangani secara sistemik.

albadarpost.com, HUMANIORA – Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang rendah di berbagai daerah tidak dapat dipahami sekadar sebagai kegagalan siswa dalam menjawab soal. Data hasil TKA justru membuka persoalan yang lebih dalam: masalah struktural pendidikan nasional yang belum tertangani secara konsisten, terutama dampak learning loss pascapandemi.

Sejumlah laporan menunjukkan capaian siswa di mata pelajaran inti seperti matematika, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris masih berada di bawah standar yang diharapkan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan penting: apakah sistem pendidikan telah benar-benar pulih, atau justru berjalan dengan asumsi pemulihan yang belum teruji?

Learning Loss dan Ketimpangan Akses Pembelajaran

Learning loss merujuk pada hilangnya capaian belajar akibat gangguan proses pendidikan dalam periode panjang. Pandemi Covid-19 mempercepat dan memperdalam masalah ini, terutama di wilayah dengan akses terbatas terhadap infrastruktur digital dan pendampingan belajar.

Di banyak daerah, pembelajaran jarak jauh berjalan tanpa kesiapan memadai. Guru kesulitan menyesuaikan metode, sementara siswa kehilangan interaksi belajar yang esensial. Dampaknya terasa hingga kini, tercermin dalam hasil TKA yang belum merata antarwilayah dan antarsekolah.

Baca juga: Pencurian Kotak Amal Tranding di Pangkep

Perbedaan capaian nilai menunjukkan bahwa ketimpangan akses pendidikan masih nyata. Sekolah dengan sumber daya terbatas menghadapi beban berlapis: keterbatasan sarana, kesiapan tenaga pendidik, serta dukungan lingkungan belajar yang tidak seimbang.

Soal Ujian Berubah, Kesiapan Sistem Tertinggal

Format TKA yang menekankan penalaran dan pemahaman konseptual menuntut perubahan pendekatan pembelajaran. Namun, perubahan ini tidak selalu diikuti kesiapan sistem secara menyeluruh. Banyak guru belum memperoleh pendampingan yang cukup untuk menyesuaikan strategi mengajar, sementara siswa terbiasa dengan pola hafalan.

Hasil TKA per mata pelajaran Nasional.

Akibatnya, ujian berfungsi sebagai alat pemetaan, bukan pemulihan. Nilai rendah muncul bukan karena siswa semata, tetapi karena sistem belum sepenuhnya menutup celah pembelajaran yang tertinggal selama bertahun-tahun.

Dalam konteks ini, learning loss menjadi isu kebijakan, bukan persoalan individu. Tanpa intervensi terarah, hasil ujian hanya akan mengulang pola ketimpangan yang sama dari tahun ke tahun.

Dampak Nyata bagi Masa Depan Pendidikan

Nilai TKA rendah memiliki implikasi jangka panjang. Ia memengaruhi kesiapan siswa memasuki jenjang pendidikan berikutnya, daya saing sumber daya manusia, serta kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan nasional.

Jika tidak ditangani secara sistemik, learning loss berpotensi memperlebar jurang sosial. Siswa dari kelompok rentan akan semakin tertinggal, sementara sekolah unggulan melaju lebih cepat. Pendidikan yang seharusnya menjadi alat mobilitas sosial justru berisiko memperkuat ketimpangan.

Baca juga: Strategi Manajemen Sekolah Efektif di Tengah Anggaran Terbatas

Pemerintah perlu memastikan bahwa hasil TKA digunakan sebagai dasar kebijakan pemulihan pembelajaran. Intervensi harus diarahkan pada penguatan kapasitas guru, perbaikan metode belajar, serta dukungan khusus bagi daerah dengan capaian rendah.

Evaluasi Berbasis Data, Bukan Sekadar Target

Pendekatan berbasis data menjadi kunci. Hasil TKA seharusnya dipakai untuk memetakan kebutuhan riil, bukan sekadar memenuhi target administratif. Program pemulihan belajar perlu disesuaikan dengan kondisi lokal, bukan diseragamkan.

Tanpa langkah korektif yang terukur, learning loss akan terus membayangi sistem pendidikan. Nilai ujian akan tetap rendah, bukan karena siswa tidak mampu, tetapi karena negara belum sepenuhnya hadir dalam memastikan hak belajar yang setara.

Nilai TKA hari ini menjadi pengingat bahwa pendidikan membutuhkan konsistensi kebijakan. Pemulihan pembelajaran tidak bisa ditunda, karena dampaknya akan dirasakan dalam waktu panjang. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kisah Mushab bin Umair

    Kisah Haru Mushab bin Umair: Kaya Raya Hingga Gugur Tanpa Kafan

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Mushab bin Umair yang mengharukan menjadi salah satu cerita paling menyentuh dalam sejarah Islam. Sosok Mushab bin Umair dikenal sebagai pemuda tampan, kaya, dan terpandang di Makkah. Namun, perjalanan hidupnya berubah drastis setelah mengenal Islam. Kisah Mushab bin Umair ini bukan sekadar cerita sejarah, melainkan inspirasi tentang keimanan, pengorbanan, dan keteguhan […]

  • Terpidana Korupsi

    Kejari Bandung Tangkap Terpidana Korupsi Setelah 12 Tahun Buron

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Kejari Bandung menangkap terpidana korupsi yang buron 12 tahun dan mengeksekusinya ke Lapas Banceuy. albadarpost.com, LENSA – Kejaksaan Negeri Bandung menuntaskan pelarian panjang seorang terpidana korupsi. Setelah 12 tahun buron, Syaf Mulyana—mantan Ketua Lembaga Kajian Ekonomi Bandung—akhirnya ditangkap dan dieksekusi ke Lapas Banceuy. Penangkapan ini menegaskan upaya penegak hukum membersihkan praktik korupsi yang masih menggerus […]

  • Satu siswa satu pohon

    Bupati Tasikmalaya Dorong Sekolah Jadi Pusat Perubahan Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus mendorong sekolah menjadi pusat perubahan dalam pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peluncuran program Satu siswa satu pohon yang dirangkaikan dengan swasembada pangan berbasis sekolah di wilayah selatan Tasikmalaya, Senin (19/1/2026). Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin, menerima langsung kunjungan kerja Yayasan Swatantra Pangan Nusantara (YSPN) di […]

  • konflik guru siswa

    Saat Teguran Guru Berubah Jadi Keroyokan

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 8
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Insiden pengeroyokan terhadap seorang guru SMK di Jambi membuka kembali perbincangan tentang konflik guru–siswa yang selama ini kerap terpendam di lingkungan sekolah. Peristiwa ini bermula dari teguran seorang guru kepada siswa, lalu berkembang menjadi aksi kekerasan kolektif yang terekam kamera dan menyebar luas di media sosial. Kasus tersebut menunjukkan bagaimana ketegangan sosial […]

  • Ilustrasi pengamatan hilal saat matahari terbenam sebagai bagian dari metode penanggalan Hijriah dalam Islam.

    Penanggalan Hijriah: Rukyat, Hisab, dan Dalilnya

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Penanggalan Hijriah merupakan sistem kalender Islam yang berpijak pada peredaran bulan atau kalender komariah. Sistem ini, yang juga dikenal sebagai kalender Hijriah, menentukan awal bulan melalui rukyat dan hisab. Oleh karena itu, pembahasan tentang penanggalan Hijriah selalu melibatkan dalil syar’i sekaligus pendekatan astronomi modern. Secara ilmiah, kalender ini mengikuti revolusi bulan […]

  • Sambal dadakan khas restoran terkenal dengan cabai segar, tomat, dan jeruk limau di atas cobek tradisional

    Rahasia Sambal Dadakan RestoranTerbongkar, Ternyata Simpel!

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pecinta kuliner mencari resep sambal dadakan restoran terkenal karena rasanya selalu segar, pedas, dan bikin nagih. Sambal ini juga dikenal sebagai sambal dadakan ala restoran atau sambal segar khas rumah makan. Meski terlihat sederhana, racikan ini menyimpan teknik khusus yang membuat rasanya berbeda dari sambal rumahan biasa. Kenapa Sambal Dadakan Restoran […]

expand_less