Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Krisis Air Meluas di Tasikmalaya, Ini Penjelasannya

Krisis Air Meluas di Tasikmalaya, Ini Penjelasannya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 107
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kekeringan Tasikmalaya semakin meluas seiring berlangsungnya musim kemarau. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, sebanyak 71 desa di 11 kecamatan masuk kategori rawan kekeringan dengan tingkat risiko tinggi. Kondisi ini membuat sebagian warga mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih, sementara sektor pertanian juga mulai merasakan dampaknya.

BPBD menjelaskan bahwa krisis air di Tasikmalaya tidak hanya dipengaruhi oleh minimnya curah hujan, tetapi juga berkaitan dengan kondisi sumber air, daerah resapan, dan lamanya musim kemarau yang berlangsung.

BPBD: Kekeringan Dipengaruhi Sejumlah Faktor

Berdasarkan penjelasan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, kekeringan merupakan kondisi yang dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari penurunan curah hujan, berkurangnya debit mata air, hingga kemampuan tanah menyimpan cadangan air.

Ketika hujan tidak turun dalam waktu yang cukup lama, debit mata air yang selama ini menjadi sumber utama kebutuhan masyarakat ikut menurun. Akibatnya, sejumlah desa mulai mengalami keterbatasan pasokan air bersih.

Karena itu, wilayah yang memiliki sumber air alami sekalipun tetap berpotensi mengalami kekeringan apabila cadangan air terus berkurang selama musim kemarau.

Sebanyak 71 Desa Masuk Kategori Rawan Kekeringan

BPBD Kabupaten Tasikmalaya mencatat 71 desa yang tersebar di 11 kecamatan berpotensi terdampak kekeringan selama musim kemarau tahun ini.

Pendataan tersebut menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan, termasuk penyaluran bantuan air bersih ke wilayah yang membutuhkan.

Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, pemerintah juga memantau dampak kekeringan terhadap sektor pertanian. Berkurangnya pasokan air dikhawatirkan memengaruhi produktivitas lahan apabila kemarau berlangsung lebih lama.

Distribusi Air Bersih Terus Dilakukan

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD bersama pemerintah daerah terus mendistribusikan bantuan air bersih ke desa-desa yang mengalami kesulitan air.

Berdasarkan data BPBD, hingga saat ini sekitar 100 ribu liter air bersih telah disalurkan kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengkaji pembangunan sumur bor di beberapa titik sebagai salah satu solusi jangka panjang untuk memperkuat ketersediaan air bersih ketika musim kemarau datang.

Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap distribusi air menggunakan mobil tangki.

Pengelolaan Sumber Air Menjadi Tantangan

Selain faktor cuaca, kondisi lingkungan juga dapat memengaruhi ketersediaan air bersih.

Secara umum, berkurangnya kawasan resapan air membuat air hujan lebih banyak mengalir di permukaan dibanding meresap ke dalam tanah. Akibatnya, cadangan air tanah dapat berkurang sehingga debit mata air lebih cepat menurun ketika musim kemarau berlangsung.

Karena itu, upaya menjaga kawasan resapan dan mengelola sumber daya air secara berkelanjutan menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kekeringan di masa mendatang.

BPBD Imbau Warga Menghemat Penggunaan Air

BPBD Kabupaten Tasikmalaya mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak selama musim kemarau masih berlangsung.

Warga juga diminta segera melapor kepada pemerintah desa atau BPBD apabila mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar bantuan dapat disalurkan lebih cepat.

Pemerintah daerah menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyesuaikan langkah penanganan sesuai kebutuhan masyarakat.

Solusi Jangka Panjang Perlu Dipersiapkan

Kekeringan yang kembali melanda puluhan desa menunjukkan bahwa penyediaan air bersih tidak cukup hanya mengandalkan bantuan darurat.

Penguatan infrastruktur air, perlindungan daerah resapan, pengelolaan sumber daya air, serta kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau menjadi langkah penting agar masyarakat memiliki ketahanan air yang lebih baik pada masa mendatang.

Dengan langkah yang terencana, dampak kekeringan diharapkan dapat ditekan sehingga aktivitas masyarakat dan sektor pertanian tetap berjalan secara optimal.

Musim kemarau akan terus datang setiap tahun. Tantangan sesungguhnya bukan hanya menghadapi kekeringan hari ini, melainkan memastikan setiap warga tetap memiliki akses air bersih untuk masa depan. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasi goreng kampung premium dengan udang besar dan plating elegan ala hotel bintang 5, tampilan mewah dan menggugah selera

    Nasi Goreng Kampung Jadi Mewah? Ini Rahasia Chef!

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 239
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Nasi goreng kampung premium kini jadi sorotan pecinta kuliner. Hidangan ini bukan sekadar makanan biasa, melainkan transformasi dari nasi goreng tradisional, nasi goreng rumahan, hingga nasi goreng ala hotel bintang 5. Menariknya, rasa khas tetap dipertahankan, sementara tampilan berubah lebih elegan. Awalnya, nasi goreng kampung dikenal sederhana dan cepat saji. Namun, kini […]

  • Mutasi Polresta Tasikmalaya

    Mutasi Besar di Polresta Tasikmalaya, Dua Jabatan Strategis Resmi Berganti

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 121
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Mutasi Polresta Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik setelah dua posisi strategis resmi berganti pada Selasa (9/6/2026). Pergantian Wakapolresta dan Kasat Reskrim ini menjadi bagian dari upaya memperkuat keamanan, pelayanan masyarakat, dan penegakan hukum di Tasikmalaya. Suasana khidmat terlihat di halaman Mapolresta Tasikmalaya saat Kapolresta Tasikmalaya AKBP Andi Purwanto memimpin langsung Upacara […]

  • Pemerintahan bersih

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Pemerintahan Bersih pada Hakordia 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Tasikmalaya tegaskan komitmen pemerintahan bersih lewat sosialisasi antikorupsi pada Hakordia 2025. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan tekad untuk membangun pemerintahan bersih melalui rangkaian Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi yang digelar dalam momentum Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Acara berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Tasikmalaya pada Kamis, 4 Desember 2025, dan menghadirkan […]

  • penyekapan anak Tasikmalaya

    Remaja 15 Tahun Disekap Dua Hari di Tasikmalaya, Polisi Tangkap Empat Pelaku

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Editorial Albadarpost: Polisi tangkap pelaku penyekapan remaja, indikasi budaya predator di ruang publik. Remaja 15 Tahun Disekap, Aparat Bergerak Saat Keluarga Mencari albadarpost.com, EDITORIAL – Sebuah penggerebekan di kawasan Jalan Komalasari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, membuka luka sosial yang selama ini kita abaikan. Seorang anak berusia 15 tahun ditemukan dalam kamar penginapan bersama empat pria. […]

  • Majelis Masyayikh 2026

    Dari Pesantren untuk Indonesia, Seleksi Majelis Masyayikh 2026 Dibuka

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Lampu teras beberapa pesantren masih menyala ketika kabar itu mulai tersebar dari grup WhatsApp ke grup WhatsApp lain. Ada pengasuh pondok yang langsung meminta santrinya mencetak syarat pendaftaran. Ada pula yang diam cukup lama sambil membaca ulang pengumuman dari layar ponsel yang kacanya sudah sedikit retak di sudut kanan. Seleksi Majelis Masyayikh […]

  • modus ganjal ATM

    Modus Ganjal ATM di Tasikmalaya: Polisi Buru Pelaku yang Tukar Kartu Nasabah

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Kasus modus ganjal ATM di Tasikmalaya rugikan korban Rp21 juta. Polisi selidiki pola dan pelakunya. albadarpost.com, LENSA – Kesibukan pagi di pusat kota Tasikmalaya berubah menjadi kekhawatiran bagi seorang warga ketika saldo rekeningnya hilang setelah menjadi korban modus ganjal ATM. Kejadian ini menegaskan kembali celah keamanan yang masih menghantui layanan perbankan, terutama di gerai ATM […]

expand_less