Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Dugaan Fosfor Tugu Koperasi Tasikmalaya Tunggu Kajian Ahli

Dugaan Fosfor Tugu Koperasi Tasikmalaya Tunggu Kajian Ahli

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
  • visibility 74
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Fosfor Tugu Koperasi menjadi perhatian setelah muncul informasi mengenai dugaan material fosfor yang disebut berada di sebuah kolam di belakang kawasan Tugu Koperasi, Kota Tasikmalaya. Hingga kini, material yang diduga fosfor tersebut belum dievakuasi karena masih menunggu kajian teknis dari instansi yang berwenang.

Informasi awal mengenai keberadaan material itu disampaikan oleh Aan Suherman (65), penjaga kawasan Tugu Koperasi. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa setiap langkah penanganan harus melalui prosedur dan melibatkan pihak yang memiliki kompetensi.

Penjaga Lokasi Mengaku Material Sudah Ada Sejak Puluhan Tahun

Aan Suherman mengatakan material yang disebutnya sebagai fosfor berada di dalam kolam berukuran sekitar 2 x 3 meter dengan kedalaman kurang lebih 3 meter.

Menurut keterangannya, material tersebut telah berada di lokasi sejak dekade 1980-an.

“Katanya itu material fosfor impor dari Jerman. Tujuannya ke PT Dahana, tetapi dititipkan di belakang Tugu Koperasi. Sampai sekarang tidak ada yang tahu bagaimana keberadaannya,” ujar Aan, Jumat (17/7/2026).

Redaksi belum memperoleh dokumen maupun keterangan resmi yang dapat memverifikasi asal-usul material tersebut. Informasi mengenai dugaan asal material masih berdasarkan penuturan narasumber.

Aan juga mengaku pengurus Tugu Koperasi, menurut sepengetahuannya, tidak mengetahui keberadaan material tersebut.

“Sudah hampir 40 tahun berada di kolam itu,” katanya.

BPBD: Penanganan Harus Berdasarkan Kajian Ahli

Kepala BPBD Kota Tasikmalaya, Budi Martanova, mengatakan pihaknya belum dapat melakukan tindakan sebelum menerima pemberitahuan resmi dari pemilik aset maupun Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Menurut Budi, penanganan material yang diduga fosfor tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena harus mempertimbangkan aspek keselamatan.

“Kami menunggu pemberitahuan resmi dari pemilik dan Pemerintah Kota. Setelah itu akan dilakukan kajian bersama PT Dahana dan instansi terkait. Penanganannya harus sesuai standar demi keamanan,” ujarnya.

Ia menjelaskan material tersebut memerlukan penanganan oleh tenaga yang memiliki keahlian khusus.

“Kalau memang itu material fosfor olahan, tentu proses pengambilannya harus dilakukan oleh pihak yang kompeten,” kata Budi.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa identifikasi jenis material masih memerlukan kajian lebih lanjut.

Fosfor Tugu Koperasi

Batu Fosfor Impor Jerman menyala keluar api dan asap putih pekat, Jumat(17/7/2026).

Kekhawatiran Warga Muncul Seiring Belum Adanya Kepastian

Aan mengaku merasa khawatir karena material yang berada di kolam tersebut belum dipindahkan.

Menurut pengalamannya, material tersebut selama ini tetap berada di dalam air.

Ia juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya menjaga kondisi kolam sebagaimana selama ini berlangsung. Namun demikian, redaksi tidak dapat memverifikasi secara independen penjelasan teknis yang disampaikan narasumber mengenai karakteristik material tersebut.

Selain itu, Aan mengaku pernah mendengar bahwa pada masa lalu material tersebut sempat disalahgunakan oleh sebagian orang. Pernyataan tersebut merupakan keterangan narasumber dan belum didukung data maupun dokumen resmi.

Menunggu Kepastian dari Instansi Berwenang

Hingga kini belum ada keputusan mengenai langkah penanganan material yang diduga berada di kawasan Tugu Koperasi.

BPBD menegaskan proses selanjutnya akan bergantung pada hasil koordinasi dengan pemilik aset, Pemerintah Kota Tasikmalaya, serta instansi teknis yang memiliki kewenangan menangani material berbahaya.

Di sisi lain, keberadaan material tersebut menjadi perhatian karena menyangkut aspek keselamatan masyarakat. Oleh sebab itu, kajian teknis menjadi langkah penting sebelum tindakan apa pun dilakukan.

Hingga artikel ini diterbitkan, redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Pemerintah Kota Tasikmalaya, pengelola aset Tugu Koperasi, serta PT Dahana terkait informasi yang berkembang mengenai dugaan material tersebut.

Keselamatan Publik Menjadi Prioritas

Penanganan material yang diduga berbahaya memerlukan kehati-hatian dan harus mengikuti standar keselamatan yang berlaku.

Karena itu, setiap informasi mengenai identitas maupun karakteristik material perlu menunggu hasil pemeriksaan dari pihak yang berwenang agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara proses tersebut berlangsung, masyarakat diharapkan tidak mendekati lokasi ataupun melakukan tindakan yang dapat mengganggu proses identifikasi apabila nantinya dilakukan oleh tim teknis.

Di balik kolam tua yang tampak tenang, tersimpan pertanyaan yang belum terjawab. Kini publik menunggu bukan sekadar kepastian tentang jenis material itu, tetapi juga langkah nyata untuk memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisuda UMTAS

    Di Balik Wisuda UMTAS Tasikmalaya, Ada Doa dan Air Mata Orang Tua

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 202
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Tangis itu akhirnya pecah ketika nama anak mereka dipanggil satu per satu menuju panggung wisuda. Di antara tepuk tangan yang menggema di ruangan, beberapa orang tua tampak sibuk menyeka air mata. Ada yang tersenyum sambil merekam lewat ponsel. Ada pula yang hanya menatap panggung tanpa banyak bicara, seolah sedang mengingat perjalanan panjang […]

  • libur Isra Mikraj

    Hari Ini, Sanksi Ganjil Genap Jakarta Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 194
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghentikan penerapan kebijakan ganjil genap beserta seluruh sanksinya pada libur Isra Mikraj. Keputusan ini memastikan tidak ada penindakan hukum terhadap pengendara kendaraan pribadi yang melintas di ruas jalan terdampak pembatasan lalu lintas. Peniadaan ganjil genap berlaku pada Jumat, 16 Januari 2026, seiring peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad […]

  • ilustrasi membaca Al-Qur’an tentang rezeki

    Tafsir Ayat Rezeki yang Menenangkan Hati, Tapi Jarang Dibahas

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 213
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tafsir ayat rezeki dalam Al-Qur’an sering memberi ketenangan bagi siapa saja yang merasa khawatir tentang masa depan. Banyak ayat tentang rezeki sebenarnya mengandung pesan mendalam yang jarang dibahas secara luas. Padahal, melalui ayat Al-Qur’an tentang rezeki, Allah memberikan jaminan bahwa setiap makhluk telah memiliki bagian rezekinya. Ketika seseorang memahami makna ayat-ayat tersebut, […]

  • Dinas Baru Bogor

    Pemkab Bogor Bentuk Dinas Baru

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Pemkab Bogor membentuk dua dinas baru untuk memperkuat layanan publik dan penataan tata ruang sejak 2026. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Bogor mengawali tahun 2026 dengan langkah penataan birokrasi. Dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) baru resmi dibentuk dan mulai beroperasi. Kebijakan ini tidak sekadar perubahan struktur organisasi, tetapi diarahkan untuk menjawab persoalan layanan […]

  • Anak Punk Bekasi

    Kasus Anak Punk Bekasi Masuk Babak Baru

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus Anak Punk Bekasi kembali mengalami perkembangan. Setelah menetapkan seorang tersangka dalam perkara penusukan yang menewaskan Faisal Anwar (FA), polisi kini menetapkan dua tersangka lain dalam dugaan pengeroyokan yang terjadi sebelum korban kehilangan nyawanya. Selain memeriksa sejumlah saksi, penyidik juga menjadikan video viral yang beredar di media sosial sebagai salah satu […]

  • Nasaruddin Umar mundur

    Nasaruddin Umar Mundur Demi Ketum PBNU? Kemenag Tegaskan Hoaks

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Ada isu Nasaruddin Umar mundur dari jabatan Menteri Agama demi maju sebagai Ketua Umum PBNU. Kabar tersebut beredar menjelang Muktamar ke-35 NU, tetapi Kementerian Agama menegaskan informasi itu hoaks. Nasaruddin Umar juga menyatakan tidak pernah mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden. Kabar tersebut menarik perhatian karena muncul hanya beberapa hari sebelum […]

expand_less