Truk Bermuatan 5 Ton Terguling di Garut
- account_circle redaktur
- calendar_month 7 jam yang lalu
- visibility 14
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rem blong truk pengangkut material terguling, Jumat (17/7/2026). (Foto: Kapolsek Pamulihan)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
albadarpost.com, BERITA DAERAH – Truk terguling Garut kembali terjadi di jalur selatan Kabupaten Garut. Sebuah truk Hino yang mengangkut sekitar 5 ton material bangunan mengalami kecelakaan di Tikungan Sumadra, Jalan Raya Cisandaan, Kampung Cisandaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Jumat (17/7/2026). Akibat insiden tersebut, material bangunan berhamburan ke badan jalan sehingga arus lalu lintas sempat tersendat.
Menurut keterangan awal Kapolsek Pamulihan, IPTU Dadi Supriyadi, kendaraan diduga mengalami kendala pada sistem pengereman saat melintasi ruas jalan yang menurun dan menikung. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari penanganan awal petugas di lapangan.
“Truk kehilangan kendali saat melintas di jalan menurun dan menikung, kemudian keluar jalur, masuk ke selokan, lalu terguling,” ujar IPTU Dadi Supriyadi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (17/7/2026).
Polisi Beberkan Kronologi Kecelakaan
Berdasarkan keterangan IPTU Dadi Supriyadi, truk melaju dari arah Cikajang menuju Pakenjeng–Bungbulang dengan tujuan Cijayana, Kecamatan Bungbulang.
Kendaraan tersebut mengangkut material bangunan berupa 65 lembar Aplus Plank berukuran 8 mm x 200 mm x 3.050 mm dan 120 sak Aplus Pasta ALC berbobot 40 kilogram per sak. Total muatan diperkirakan mencapai sekitar 5 ton.
Saat memasuki jalur menurun menuju Tikungan Sumadra, kendaraan diduga mengalami kendala pada sistem pengereman. Akibatnya, pengemudi kesulitan mengendalikan arah kendaraan hingga truk keluar dari badan jalan, masuk ke selokan, kemudian terguling.
Material bangunan yang dibawa berhamburan dan menutup sebagian ruas jalan.
Warga dan Polisi Sigap Melakukan Evakuasi
Tak lama setelah kecelakaan terjadi, warga sekitar berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan.
Sebagian warga membantu mengevakuasi pengemudi dan kernet, sedangkan warga lainnya mengatur arus kendaraan agar kemacetan tidak semakin panjang.
Petugas Polsek Pamulihan kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, mengamankan barang bukti, serta mengoordinasikan proses evakuasi truk.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena posisi kendaraan berada di dalam selokan dengan muatan yang berat. Selama penanganan berlangsung, arus lalu lintas dari kedua arah mengalami perlambatan.
Pengemudi dan Kernet Hanya Mengalami Luka Ringan
Dalam kecelakaan tersebut, pengemudi Herman (47), warga Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, bersama kernet Muhamad Aria Erlangga (24) hanya mengalami luka ringan.
Keduanya segera mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Cisandaan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta, meliputi kerusakan truk, sebagian muatan, serta kerusakan pada bahu jalan.
Tikungan Sumadra Menjadi Jalur yang Perlu Diwaspadai
Menurut keterangan Kapolsek Pamulihan, ruas jalan Pamulihan–Bungbulang memiliki kontur menurun dan tikungan tajam sehingga memerlukan kewaspadaan ekstra, terutama bagi kendaraan angkutan dengan muatan berat.
Kondisi geografis tersebut membuat pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan menjadi sangat penting, khususnya pada sistem pengereman dan komponen keselamatan lainnya.
“Kami mengimbau seluruh pengemudi angkutan barang agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, terutama sistem pengereman. Jangan memaksakan perjalanan apabila kondisi kendaraan tidak prima,” tegas IPTU Dadi Supriyadi.
Imbauan tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur selatan Garut yang memiliki karakteristik tanjakan, turunan panjang, dan tikungan tajam.
Arus Lalu Lintas Berangsur Normal
Setelah proses evakuasi selesai, petugas bersama warga membersihkan material bangunan yang berserakan di badan jalan.
Arus lalu lintas yang sempat tersendat kemudian berangsur kembali normal. Petugas juga mengimbau pengendara agar mengurangi kecepatan saat melintasi lokasi kejadian demi menjaga keselamatan bersama.
Hingga berita ini diterbitkan, penanganan kecelakaan telah dilakukan oleh jajaran Polsek Pamulihan. Dugaan penyebab kecelakaan masih mengacu pada hasil penanganan awal kepolisian dan dapat berkembang sesuai hasil penyelidikan lebih lanjut.
Keselamatan Kendaraan Harus Menjadi Prioritas
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kondisi kendaraan memiliki peran penting dalam keselamatan perjalanan, terutama ketika melintasi jalur dengan medan yang menantang.
Pemeriksaan rem, ban, sistem kemudi, serta pembatasan muatan sesuai kapasitas kendaraan merupakan langkah sederhana yang dapat mengurangi risiko kecelakaan.
Selain itu, pengemudi juga diharapkan beristirahat jika merasa lelah dan tidak memaksakan kendaraan melintasi turunan panjang apabila kondisi teknis tidak optimal.
Di jalan yang menurun, keputusan kecil dapat menentukan keselamatan. Memastikan kendaraan benar-benar laik jalan bukan hanya melindungi muatan, tetapi juga menjaga nyawa setiap orang yang berada di perjalanan. (GZ)
- Penulis: redaktur



Saat ini belum ada komentar