Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » 7 Hal di Kota Makkah yang Membuat Hati Merasa Dekat dengan Langit

7 Hal di Kota Makkah yang Membuat Hati Merasa Dekat dengan Langit

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Tidak sedikit orang yang menitikkan air mata saat pesawat mulai meninggalkan Kota Makkah. Padahal mereka datang bukan untuk tinggal selamanya. Namun entah mengapa, ketika harus pulang, hati terasa berat.

Kota Makkah memang berbeda.

Banyak jemaah mengaku sulit menjelaskan perasaan mereka setelah melihat Ka’bah untuk pertama kali. Ada yang diam cukup lama. Ada yang langsung menangis. Bahkan ada yang merasa seperti pulang ke tempat yang selama ini dirindukan.

Makkah bukan sekadar kota suci umat Islam. Kota itu seperti memiliki cara sendiri untuk menyentuh hati manusia.

Saat Pertama Kali Melihat Ka’bah

Banyak cerita serupa datang dari para jemaah umrah dan haji.

Mereka membayangkan Ka’bah selama bertahun-tahun lewat foto, video, atau siaran televisi. Namun ketika mata melihat langsung bangunan suci itu, perasaannya ternyata jauh berbeda.

Ada yang gemetar. Ada yang menangis tanpa suara.

Di tengah ribuan orang yang bergerak mengelilingi Ka’bah, sebagian jemaah justru terdiam sambil memanjatkan doa pelan-pelan.

Suasana itu sulit dijelaskan.

Mungkin karena untuk pertama kalinya, mereka merasa begitu dekat dengan tempat yang selama ini hanya hadir dalam doa.

Kota yang Tidak Pernah Sepi dari Doa

Jika malam biasanya identik dengan suasana tenang dan jalanan kosong, Makkah justru tetap hidup hingga dini hari.

Di sekitar Masjidil Haram, langkah kaki jemaah terus terdengar. Ada yang duduk membaca Al-Qur’an. Ada yang melaksanakan tawaf. Ada pula yang hanya memandangi Ka’bah sambil menangis pelan.

Pemandangan itu hampir tidak pernah berhenti.

Dari berbagai penjuru dunia, manusia datang membawa cerita hidup masing-masing. Ada yang datang dengan harapan kesembuhan. Ada yang memohon ketenangan. Ada juga yang datang setelah bertahun-tahun menabung demi bisa melihat Makkah sekali seumur hidup.

Karena itu, suasana di kota suci tersebut terasa begitu emosional.

Air Zamzam dan Kisah Seorang Ibu

Di tengah panasnya gurun, air zamzam terus mengalir hingga sekarang.

Banyak orang mengenal zamzam hanya sebagai air suci. Namun di balik itu, ada kisah perjuangan seorang ibu bernama Siti Hajar.

Saat Nabi Ismail masih kecil, Siti Hajar berlari bolak-balik mencari air di tengah gurun yang tandus. Dari usaha dan kepasrahan itulah, Allah menghadirkan sumber air yang tidak pernah berhenti mengalir hingga ribuan tahun kemudian.

Karena itu, banyak jemaah minum air zamzam bukan hanya untuk melepas dahaga.

Ada doa yang ikut dipanjatkan di setiap tegukannya.

Makkah Membuat Manusia Merasa Kecil

Di depan Ka’bah, status sosial seperti hilang begitu saja.

Orang kaya, pejabat, pedagang, hingga rakyat biasa berdiri dalam pakaian yang hampir sama. Semua bergerak mengelilingi satu titik yang sama.

Tidak ada yang benar-benar terlihat lebih tinggi.

Mungkin itulah salah satu alasan mengapa banyak orang merasa hati mereka berubah setelah datang ke Makkah.

Di kota itu, manusia seperti diingatkan bahwa hidup bukan hanya soal dunia.

Ada Rindu yang Sulit Dijelaskan

Hal yang paling sering dirasakan jemaah setelah pulang dari Makkah adalah rindu.

Aneh memang.

Baru beberapa hari meninggalkan kota suci itu, sebagian orang justru mulai ingin kembali lagi.

Mereka rindu suara azan di Masjidil Haram. Rindu suasana tawaf saat malam. Rindu melihat lautan manusia yang sama-sama berdoa dalam diam.

Bahkan ada yang menyimpan foto Ka’bah di telepon genggam hanya untuk mengobati rasa rindu tersebut.

Makkah Bukan Sekadar Tempat

Banyak kota di dunia menawarkan keindahan. Banyak tempat menghadirkan kemegahan.

Namun Makkah memberi sesuatu yang berbeda.

Kota itu tidak selalu membuat orang kagum karena bangunannya. Justru yang paling membekas sering kali adalah perasaan saat berada di sana.

Ada hati yang terasa lebih tenang. Ada doa yang terasa lebih dekat. Ada air mata yang jatuh tanpa alasan yang benar-benar bisa dijelaskan.

Dan mungkin itu sebabnya, jutaan umat Islam selalu ingin kembali ke Makkah meski sudah pernah datang sebelumnya.

Karena bagi banyak orang, Makkah bukan sekadar kota suci.

Makkah adalah tempat di mana hati merasa paling dekat dengan langit. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penanaman Pohon

    Dari Salawu untuk Alam, Sespimma Polri Gelar Aksi Hijau

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 41
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Aksi penanaman pohon yang dilakukan peserta didik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Tahun Anggaran 2026 di Desa Margalaksana, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 20 Mei 2026, menjadi pesan kuat bahwa kepedulian lingkungan tidak cukup hanya lewat slogan. Puluhan Serdik Sespimma Polri turun langsung ke area penghijauan sambil membawa bibit pohon yang nantinya […]

  • Ilustrasi kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza yang dicegat militer Israel di Laut Mediterania

    Israel Cegat Flotila Bantuan Gaza, 31 Aktivis Terluka

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ketegangan konflik Timur Tengah kembali memanas setelah Israel mencegat flotila bantuan Gaza yang membawa misi kemanusiaan untuk warga Palestina. Insiden itu menyebabkan sedikitnya 31 aktivis terluka dan langsung memicu reaksi keras dari berbagai organisasi internasional. Kapal bernama Global Sumud tersebut berlayar menuju Jalur Gaza melalui Laut Mediterania dengan membawa bantuan kemanusiaan […]

  • Banjir Dayeuhkolot

    Hujan Deras Picu Banjir Dayeuhkolot dan Ganggu Mobilitas Warga

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Banjir Dayeuhkolot kembali merendam permukiman dan menghambat aktivitas warga setelah hujan deras sejak Kamis. albadarpost.com, HUMANIORA – Banjir Dayeuhkolot kembali menggenangi kawasan permukiman di Kabupaten Bandung setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis siang hingga sore. Air mulai naik menjelang malam dan bertahan sampai Jumat pagi, menyebabkan aktivitas warga tersendat di sejumlah titik. Genangan […]

  • Amerika vs Paraguay

    Amerika vs Paraguay, Tuan Rumah Tak Aman

    • calendar_month 12 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 6
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Los Angeles mungkin akan bergemuruh ketika Amerika Serikat melangkah ke lapangan SoFi Stadium untuk memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Namun di balik sorak-sorai puluhan ribu suporter, tersimpan satu kenyataan yang tak selalu nyaman bagi tuan rumah: harapan sering kali lebih berat daripada tekanan lawan. Pertandingan Amerika Serikat vs Paraguay […]

  • Ilustrasi pengamatan hilal di ufuk barat saat matahari terbenam menjelang penentuan awal Syawal 1447 H

    Hilal Syawal 1447 Belum Terlihat, Lebaran Mundur?

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Hilal Syawal 1447 menjadi sorotan menjelang Idulfitri 2026. Berdasarkan penjelasan Kementerian Agama, posisi hilal awal Syawal 1447 H secara hisab belum memenuhi kriteria MABIMS. Kondisi ini membuat banyak masyarakat bertanya-tanya, apakah Lebaran akan mundur dan mengapa hilal belum terlihat meski Ramadan hampir berakhir. Sejak awal, isu ini langsung ramai dibahas. Selain […]

  • gempa Jepang

    Jepang Siaga: Gempa 7,7 SR Picu Risiko Besar

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Jepang kembali diguncang gempa besar. Bukan sekadar getaran biasa, gempa berkekuatan 7,7 skala Richter ini langsung memicu peringatan serius dari pemerintah: risiko gempa besar (megaquake) meningkat drastis dalam waktu dekat. Guncangan kuat terjadi di lepas pantai timur laut Jepang dan terasa hingga ke berbagai wilayah. Aktivitas warga sempat lumpuh, transportasi terganggu, […]

expand_less