Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Ketika Amanah Diuji di Bank BSI Tasikmalaya

Ketika Amanah Diuji di Bank BSI Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 219
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, EDITORIAL – Dalam Islam, amanah bukan sekadar istilah etis. Ia adalah perjanjian antara manusia dan Allah. Setiap harta yang dikelola, terlebih yang bersumber dari dana publik, kelak akan dimintai hisab. Karena itu, lembaga keuangan syariah tidak cukup hanya berlabel “Islam”, tetapi wajib menjelmakan nilai-nilai Islam dalam praktik nyata.

Peresmian gedung megah Bank Syariah Indonesia (BSI) Tasikmalaya seharusnya menjadi penanda keseriusan negara menghadirkan ekonomi yang adil dan berkeadaban. Namun kemegahan fisik itu justru memantik pertanyaan moral: apakah keterbukaan dan keberpihakan kepada umat telah berjalan seiring dengan pertumbuhan simbolik tersebut?

Pertanyaan ini lahir dari keluhan pelaku UMKM yang masih kesulitan mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program yang digadang-gadang sebagai jalan pemberdayaan ekonomi umat justru terasa jauh dari jangkauan sebagian masyarakat kecil. Pada saat yang sama, informasi penyaluran KUR belum sepenuhnya tersaji secara terbuka dan mudah dipahami publik.

Amanah Publik Bukan Formalitas

Islam menempatkan amanah sebagai prinsip utama muamalah. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya.” (QS. An-Nisa: 58). Ayat ini tidak mengenal pengecualian, apalagi bagi institusi besar yang membawa nama syariah.

Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik bukan sekadar regulasi administratif. Dalam kacamata dakwah sosial, ia adalah alat untuk mencegah kezhaliman struktural. Ketika informasi ditutup, ruang kecurigaan terbuka. Ketika akses dipersulit, keadilan sosial terancam.

BSI, sebagai bank milik negara berbasis syariah, memikul beban moral yang berlapis. Ia tidak hanya bertanggung jawab kepada pemegang saham, tetapi juga kepada umat yang mempercayakan harapan ekonomi mereka. Setiap kebijakan pembiayaan, setiap angka penyaluran, dan setiap prosedur seleksi KUR harus bisa dijelaskan dengan jujur dan terang.

Keberpihakan Nyata kepada Mustadh’afin

Ekonomi syariah lahir untuk membela yang lemah, bukan mempertebal jarak antara yang kuat dan yang tertinggal. Karena itu, ukuran keberhasilan bank syariah bukan semata laba, tetapi sejauh mana ia mengangkat derajat pelaku usaha kecil—mereka yang sering kali tak memiliki agunan, jaringan, atau kuasa.

Ketika UMKM kesulitan mengakses KUR, publik berhak bertanya: apakah prosedurnya terlalu rumit, atau keberpihakan itu memang belum sungguh-sungguh hadir? Dalam Islam, ketidakjelasan (gharar) dan ketimpangan akses adalah bentuk ketidakadilan yang harus diluruskan.

Transparansi penyaluran KUR bukan ancaman bagi institusi, justru ia adalah benteng kepercayaan. Data yang terbuka akan memperlihatkan komitmen. Penjelasan yang jujur akan menenangkan kegelisahan umat. Sebaliknya, sikap tertutup hanya akan menggerus legitimasi moral bank syariah itu sendiri.

Gedung Megah, Nilai Jangan Runtuh

Sejarah Islam mengajarkan bahwa kemegahan tidak pernah menjadi ukuran kemuliaan. Yang Allah nilai adalah kejujuran, keadilan, dan keberpihakan pada kebenaran. Gedung megah tanpa transparansi ibarat tubuh tanpa ruh—tampak kuat, tetapi rapuh dari dalam.

Kasus BSI Tasikmalaya harus dibaca sebagai peringatan, bukan sekadar kritik. Ini adalah momentum muhasabah bagi seluruh lembaga keuangan syariah: apakah kita sedang membangun peradaban, atau hanya membangun citra?

Albadarpost memandang keterbukaan sebagai bagian dari dakwah. Menagih transparansi bukan berarti memusuhi, tetapi menjaga agar ekonomi syariah tetap berada pada “shirâthal mustaqîm“. UU Keterbukaan Informasi Publik BSI bukan sekadar pasal hukum, melainkan pagar amanah agar pengelolaan harta umat tidak tergelincir.

Sebab pada akhirnya, bank syariah tidak hanya akan dinilai oleh laporan keuangan, tetapi juga oleh sejarah dan oleh Allah. Dan di hadapan-Nya, tidak ada gedung yang bisa menutupi amanah yang diabaikan. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demo HMI Tasikmalaya

    HMI Tasikmalaya Gugat Belanja Rapat dan Laundry Pejabat

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH – Demo HMI Tasikmalaya menjadi perhatian publik pada Senin (8/6/2026). Aksi mahasiswa atau unjuk rasa yang berlangsung di halaman Bale Kota Tasikmalaya itu bukan sekadar menyuarakan kritik terhadap pemerintah daerah. Lebih dari itu, mereka membawa satu pertanyaan yang dianggap mewakili kegelisahan sebagian masyarakat: apakah anggaran daerah sudah benar-benar berpihak pada kebutuhan rakyat? […]

  • editorial media

    Editorial: Menjaga Kontrol Sosial Publik

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 240
    • 0Komentar

    Editorial media adalah sikap resmi pers untuk menjaga kontrol sosial dan kepentingan publik secara terbuka. Media Menyatakan Sikap, Mengapa Ini Penting albadarpost.com, EDITORIAL – Pertanyaan tentang boleh atau tidaknya media beropini kembali muncul di ruang publik. Ini bukan perdebatan baru, tetapi tetap relevan karena menyangkut cara pers menjalankan perannya di tengah demokrasi. Yang dipersoalkan bukan […]

  • Mufassirah Indonesia

    Mengapa Indonesia Masih Kekurangan Mufassirah? Ini Harapan Menag

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Harapan Menteri Agama agar lahir lebih banyak mufassirah dari perguruan tinggi Islam tidak sekadar menjadi pesan saat meresmikan STAI Aisyah Bogor. Pernyataan tersebut juga kembali membuka ruang diskusi mengenai kebutuhan Indonesia terhadap ulama perempuan yang memiliki kompetensi dalam bidang tafsir Al-Qur’an. Saat meresmikan kampus tersebut, Menteri Agama berharap lembaga pendidikan tinggi […]

  • Mahasiswi Tasik

    5 Fakta Mahasiswi Tasik Ditemukan di Lampung, Bermula dari Game Online

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 4
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Kasus mahasiswi Tasik yang sempat dilaporkan hilang akhirnya menemukan titik terang. CM (23), warga Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan di Lampung setelah polisi melakukan pencarian. Polisi menyebut hubungan keduanya bermula dari Mobile Legends dan berlanjut ke komunikasi pribadi sebelum CM ditemukan di Lampung. JCP kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Perkara tersebut kemudian […]

  • literasi digital

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Literasi Informasi untuk Bendung Hoaks

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 255
    • 0Komentar

    KIM Tasikmalaya memperkuat literasi digital untuk menekan laju hoaks yang menyebar lebih cepat dari informasi benar. albadarpost.com, LENSA – Arus informasi yang bergerak tanpa jeda kembali menjadi sorotan pada Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi bagi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Kecamatan Cisayong, Kamis, 20 November 2025. Agenda ini digelar untuk memperkuat literasi digital warga, terutama di […]

  • Ilustrasi perjalanan hidup manusia dari lahir dalam kekosongan, menjalani kehidupan penuh ambisi dunia, hingga kembali kepada Allah untuk mempertanggungjawabkan amalnya

    Hakikat Hidup Manusia: Mencari, Meninggalkan

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 219
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Suatu hari nanti, manusia akan mengingat satu kebenaran yang sering ia abaikan sepanjang hidupnya. Saat itu, tidak ada lagi suara pasar, tidak ada gemerlap dunia, dan tidak ada sorotan pencapaian. Yang tersisa hanyalah dirinya sendiri menghadap pertanyaan yang tak bisa dihindari. Manusia datang ke dunia ini tanpa membawa apa pun. Ia lahir […]

expand_less