Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Ketika Amanah Diuji di Bank BSI Tasikmalaya

Ketika Amanah Diuji di Bank BSI Tasikmalaya

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 158
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, EDITORIAL – Dalam Islam, amanah bukan sekadar istilah etis. Ia adalah perjanjian antara manusia dan Allah. Setiap harta yang dikelola, terlebih yang bersumber dari dana publik, kelak akan dimintai hisab. Karena itu, lembaga keuangan syariah tidak cukup hanya berlabel “Islam”, tetapi wajib menjelmakan nilai-nilai Islam dalam praktik nyata.

Peresmian gedung megah Bank Syariah Indonesia (BSI) Tasikmalaya seharusnya menjadi penanda keseriusan negara menghadirkan ekonomi yang adil dan berkeadaban. Namun kemegahan fisik itu justru memantik pertanyaan moral: apakah keterbukaan dan keberpihakan kepada umat telah berjalan seiring dengan pertumbuhan simbolik tersebut?

Pertanyaan ini lahir dari keluhan pelaku UMKM yang masih kesulitan mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program yang digadang-gadang sebagai jalan pemberdayaan ekonomi umat justru terasa jauh dari jangkauan sebagian masyarakat kecil. Pada saat yang sama, informasi penyaluran KUR belum sepenuhnya tersaji secara terbuka dan mudah dipahami publik.

Amanah Publik Bukan Formalitas

Islam menempatkan amanah sebagai prinsip utama muamalah. Allah SWT berfirman, “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya.” (QS. An-Nisa: 58). Ayat ini tidak mengenal pengecualian, apalagi bagi institusi besar yang membawa nama syariah.

Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik bukan sekadar regulasi administratif. Dalam kacamata dakwah sosial, ia adalah alat untuk mencegah kezhaliman struktural. Ketika informasi ditutup, ruang kecurigaan terbuka. Ketika akses dipersulit, keadilan sosial terancam.

BSI, sebagai bank milik negara berbasis syariah, memikul beban moral yang berlapis. Ia tidak hanya bertanggung jawab kepada pemegang saham, tetapi juga kepada umat yang mempercayakan harapan ekonomi mereka. Setiap kebijakan pembiayaan, setiap angka penyaluran, dan setiap prosedur seleksi KUR harus bisa dijelaskan dengan jujur dan terang.

Keberpihakan Nyata kepada Mustadh’afin

Ekonomi syariah lahir untuk membela yang lemah, bukan mempertebal jarak antara yang kuat dan yang tertinggal. Karena itu, ukuran keberhasilan bank syariah bukan semata laba, tetapi sejauh mana ia mengangkat derajat pelaku usaha kecil—mereka yang sering kali tak memiliki agunan, jaringan, atau kuasa.

Ketika UMKM kesulitan mengakses KUR, publik berhak bertanya: apakah prosedurnya terlalu rumit, atau keberpihakan itu memang belum sungguh-sungguh hadir? Dalam Islam, ketidakjelasan (gharar) dan ketimpangan akses adalah bentuk ketidakadilan yang harus diluruskan.

Transparansi penyaluran KUR bukan ancaman bagi institusi, justru ia adalah benteng kepercayaan. Data yang terbuka akan memperlihatkan komitmen. Penjelasan yang jujur akan menenangkan kegelisahan umat. Sebaliknya, sikap tertutup hanya akan menggerus legitimasi moral bank syariah itu sendiri.

Gedung Megah, Nilai Jangan Runtuh

Sejarah Islam mengajarkan bahwa kemegahan tidak pernah menjadi ukuran kemuliaan. Yang Allah nilai adalah kejujuran, keadilan, dan keberpihakan pada kebenaran. Gedung megah tanpa transparansi ibarat tubuh tanpa ruh—tampak kuat, tetapi rapuh dari dalam.

Kasus BSI Tasikmalaya harus dibaca sebagai peringatan, bukan sekadar kritik. Ini adalah momentum muhasabah bagi seluruh lembaga keuangan syariah: apakah kita sedang membangun peradaban, atau hanya membangun citra?

Albadarpost memandang keterbukaan sebagai bagian dari dakwah. Menagih transparansi bukan berarti memusuhi, tetapi menjaga agar ekonomi syariah tetap berada pada “shirâthal mustaqîm“. UU Keterbukaan Informasi Publik BSI bukan sekadar pasal hukum, melainkan pagar amanah agar pengelolaan harta umat tidak tergelincir.

Sebab pada akhirnya, bank syariah tidak hanya akan dinilai oleh laporan keuangan, tetapi juga oleh sejarah dan oleh Allah. Dan di hadapan-Nya, tidak ada gedung yang bisa menutupi amanah yang diabaikan. (Red)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana MBG Raib

    Skandal Phishing Bekukan Program: Dana MBG Raib Rp 1 Miliar, Ribuan Siswa Kehilangan Jatah Makan

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Geger! Dana MBG Raib Rp 1 miliar akibat phishing di Batujajar. Ribuan siswa SD/SMA kehilangan makan gratis, 53 pekerja dapur dirumahkan. Penipuan Digital Lumpuhkan Program Makan Bergizi Gratis di KBB albadarpost.com, LENSA – Aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangauban di Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, yang merupakan motor penggerak Program […]

  • Makan Gratis Tasikmalaya

    Kaget! Ini Jawaban Pemilik Cahaya Minang Saat Ditanya Soal Rugi

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Tepat ketika jarum jam mendekati pukul 12.00 WIB, suasana di Rumah Makan Cahaya Minang, Jalan Cigeureung, Kota Tasikmalaya, berubah berbeda dari hari biasanya. Aroma masakan khas Minang masih mengepul dari dapur. Namun, siang itu bukan suara kasir yang paling sering terdengar, melainkan ucapan, “Silakan makan.” Program makan gratis Tasikmalaya yang digelar rumah […]

  • Kolesterol Tinggi

    Kaget! Begini Hasil Cek Kesehatan Pegawai BPBD Tasikmalaya

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Hasil pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya di lingkungan BPBD memunculkan temuan yang mengejutkan. Mayoritas peserta screening diketahui mengalami kolesterol tinggi dan kadar asam urat di atas batas normal. Temuan tersebut muncul setelah tim kesehatan melakukan pemeriksaan langsung ke kantor BPBD Kabupaten Tasikmalaya pada Senin (18/5/2026). Ironisnya, kondisi […]

  • Sayur asem tradisional Indonesia dengan kuah bening segar berisi jagung, kacang panjang, dan labu siam di meja makan keluarga.

    Rahasia Sayur Asem Enak Ala Nenek, Ternyata Begini Caranya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 138
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Ada satu aroma yang hampir semua orang Indonesia kenal: wangi sayur asem yang mengepul dari dapur saat siang hari. Aroma itu sederhana, tetapi mampu membawa ingatan pulang ke masa kecil—ke meja makan keluarga, suara obrolan hangat, dan rasa tenang yang sulit dijelaskan. Kini, banyak orang kembali mencari resep sayur asem, cara membuat […]

  • Pekerja migran Indonesia duduk sendiri di kamar luar negeri sambil melakukan panggilan video dengan keluarga di rumah.

    Semua Melihat Gajinya, Sedikit Orang Melihat Perjuangannya

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Setiap bulan, uang dikirim tepat waktu. Keluarga tersenyum bangga. Tetangga menganggap hidupnya sukses. Namun di kamar kecil ribuan kilometer dari rumah, seorang pekerja migran justru menahan rindu yang tidak pernah terlihat. Cerita tentang buruh migran, tenaga kerja Indonesia di luar negeri, dan kehidupan pekerja migran sering berhenti pada angka gaji. Padahal, realita […]

  • modal usaha UMKM

    Modal Usaha UMKM Tanpa Bank, Ternyata Ini Caranya

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Banyak pelaku usaha kecil mengira modal usaha UMKM hanya bisa didapat dari pinjaman bank atau koperasi. Padahal, ada banyak cara mencari modal usaha, tambahan dana bisnis, dan sumber pendanaan UMKM yang justru lebih ringan, cepat, dan minim risiko. Sayangnya, cara-cara ini jarang dibahas media sehingga banyak pelaku usaha terjebak pada utang berbunga […]

expand_less