Breaking News
light_mode
Beranda » Editorial » Perjalanan Dinas: Pos Favorit Anggaran yang Minim Dampak Publik

Perjalanan Dinas: Pos Favorit Anggaran yang Minim Dampak Publik

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • visibility 10
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Editorial Albadarpost: perjalanan dinas terus membebani anggaran publik tanpa dampak layanan yang jelas.

Perjalanan Dinas yang Tak Pernah Sepi

albadarpost.com, EDITORIAL – Perjalanan dinas kembali menjadi sorotan. Bukan karena prestasinya, melainkan karena ketahanannya sebagai pos anggaran yang nyaris tak tersentuh kritik serius. Dari pusat hingga daerah, pos ini terus tumbuh dan nyaris selalu habis terserap.

Masalahnya bukan sekadar angka. Perjalanan dinas menyedot anggaran publik dalam jumlah besar, sementara dampaknya terhadap pelayanan warga sering kali tak terlihat. Ketika anggaran sosial dipangkas dan layanan publik berjalan tertatih, perjalanan dinas justru tampil rapi di laporan keuangan.

Di titik ini, perjalanan dinas bukan lagi urusan administratif. Ia telah menjadi isu moral dan kebijakan publik.


Fakta Lama yang Terus Terulang

Fakta kebocoran anggaran perjalanan dinas bukan cerita baru. Lebih dari satu dekade lalu, Menteri Keuangan RI secara terbuka menyebut potensi kebocoran pos ini mencapai 30–40 persen. Pernyataan itu disampaikan di ruang publik, bukan dalam laporan tertutup.

Sejak saat itu, pola yang sama terus berulang. Setiap tahun muncul kasus korupsi perjalanan dinas di berbagai daerah. Modusnya hampir seragam: laporan fiktif, manipulasi kwitansi, hingga perjalanan yang hanya ada di atas kertas.

Dalam beberapa hari terakhir, dugaan korupsi perjalanan dinas kembali mencuat. DPRD Sulawesi Barat dan Bengkulu sedang diperiksa aparat penegak hukum. Ini bukan arsip lama. Ini kejadian hari ini.


Masalah Utama: Anggaran Jalan, Manfaat Tak Bergerak

Redaksi melihat persoalan utama bukan pada aktivitas bepergian itu sendiri. Perjalanan dinas bisa penting jika berdampak langsung pada kinerja dan pelayanan publik. Masalahnya, hubungan antara biaya dan manfaat sering kali kabur.

Anggaran besar dianggap prestasi karena terserap tinggi. Padahal, serapan anggaran tidak identik dengan keberhasilan kebijakan. Dalam banyak kasus, perjalanan dinas menjadi rutinitas yang aman secara administratif, tetapi miskin evaluasi substantif.

Baca juga: Belanja Internet “Siluman” di AMEL Kominfo Tasikmalaya

Ketika pengawasan longgar dan ukuran kinerja tidak jelas, perjalanan dinas berubah menjadi ruang nyaman bagi pemborosan. Bahkan, dalam praktik terburuk, menjadi pintu masuk korupsi yang berulang.


Tasikmalaya dan Fenomena Daerah

Kota Tasikmalaya bisa dijadikan contoh reflektif. Anggaran perjalanan dinas di kota ini tergolong besar untuk wilayah dengan 10 kecamatan dan bentang geografis yang relatif kecil. Penyerapan anggarannya nyaris sempurna, di atas 90 persen.

Di atas kertas, ini tampak rapi. Namun, pertanyaan publik justru berada di luar laporan keuangan: apa dampak konkret dari perjalanan dinas tersebut terhadap layanan warga?

Perbandingan dengan daerah lain yang wilayah dan bebannya lebih besar menjadi relevan. Jika ukuran keberhasilan hanya serapan anggaran, maka akuntabilitas publik kehilangan makna.


Pola Nasional yang Sulit Diputus

Pengalaman daerah lain menunjukkan satu pola yang konsisten. Perjalanan dinas baru benar-benar berhenti ketika penyidikan dimulai. Bukan karena kesadaran, tetapi karena keterpaksaan.

Ini menunjukkan lemahnya pencegahan. Aparat penegak hukum sebenarnya tidak kekurangan contoh. Skema dan modus korupsi perjalanan dinas sudah terbongkar di banyak daerah. Polanya berulang dan relatif sederhana.

Yang sering absen justru kemauan politik dan keberanian institusional untuk memeriksa pos anggaran yang dianggap sensitif.


Sikap Redaksi: Hentikan Normalisasi Pemborosan

Albadarpost berpandangan bahwa perjalanan dinas harus ditempatkan kembali sebagai instrumen kebijakan, bukan fasilitas. Setiap rupiah yang dibelanjakan wajib terhubung dengan dampak layanan publik yang terukur.

Pemerintah daerah perlu membuka data perjalanan dinas secara transparan. DPRD wajib menjalankan fungsi pengawasan, bukan sekadar menyetujui anggaran. Aparat penegak hukum harus berhenti menunggu laporan dan mulai membaca pola.

Selama perjalanan dinas dibiarkan normal tanpa evaluasi, kebocoran akan terus dianggap kelaziman.


Anggaran Bukan Sekadar Angka

Editorial ini bukan vonis hukum. Ini pengingat publik. Karena sejarah sudah memberi peringatan. Bahwa pola berulang bukan kebetulan. Dan bahwa perjalanan dinas tidak berhenti karena sadar, melainkan karena terpaksa.

Pada saat tabir telah tersingkap, pada titik itulah musafir akan sampai pada maqam hisab. (Ds)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • jembatan melaka indonesia

    Melaka Siapkan Jembatan ke Indonesia

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Pemerintah Melaka merencanakan jembatan ke Indonesia untuk memperkuat konektivitas dan ekonomi kawasan. albadarpost.com, BERITA DUNIA – Pemerintah negara bagian Melaka, Malaysia, merencanakan pembangunan jembatan yang akan menghubungkan wilayahnya dengan Indonesia. Proyek lintas negara ini diarahkan untuk membuka jalur konektivitas baru antara Melaka dan Dumai, Sumatera, sekaligus memperkuat integrasi ekonomi kawasan Selat Malaka yang selama ini […]

  • buruh migran

    9 Realitas Hidup Buruh Migran di Luar Negeri yang Mengejutkan

    • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Buruh migran sering dipandang sebagai pahlawan devisa, tetapi realitas buruh migran di luar negeri tidak selalu seindah cerita sukses yang beredar. Banyak kisah, pekerja migran, hingga tenaga kerja Indonesia (TKI) yang menyimpan sisi pahit, tekanan mental, dan pengorbanan besar yang jarang diketahui publik. Artikel ini membongkar fakta tersembunyi yang selama ini luput […]

  • doa laris dagangan

    Baca Doa Ini Sebelum Berjualan, Dagangan Lebih Lancar dan Laris

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 12
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Di tengah persaingan usaha yang makin ketat, banyak pelaku UMKM mengeluhkan dagangan yang sepi pembeli. Karena itu, doa sebelum berjualan harus diamalkan sebagai ikhtiar batin agar usaha lancar. Selain dikenal sebagai doa jualan laris, amalan ini juga disebut doa pembuka rezeki yang diyakini membantu pedagang mendapatkan keberkahan sekaligus menarik pelanggan. Fenomena ini […]

  • tempe crispy fine dining

    Tempe Goreng Naik Level: Dari Makanan Biasa Jadi Fine Dining Viral

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Tempe crispy fine dining kini menjadi tren kuliner yang menarik perhatian pecinta makanan modern. Hidangan tempe goreng premium ini menghadirkan tekstur renyah yang konsisten dengan sentuhan teknik memasak ala restoran mewah. Bahkan, tempe goreng modern ini tampil elegan dengan saus pendamping unik yang memperkaya rasa. Perubahan ini bukan sekadar gaya. Sebaliknya, inovasi […]

  • pemain Persib di Piala Dunia

    Bobotoh Bangga, Pemain Persib Frans Putros Lolos ke Piala Dunia 2026

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Akhirnya, pemain Persib di Piala Dunia bukan lagi sekadar impian. Frans Putros resmi menjadi pemain pertama Persib Bandung yang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Kabar ini langsung membuat Bobotoh bangga karena bek andalan Maung Bandung itu berhasil mencatat sejarah yang belum pernah diraih pemain Persib sebelumnya. Pemain Persib di […]

  • Pemerintahan bersih

    Pemkab Tasikmalaya Perkuat Pemerintahan Bersih pada Hakordia 2025

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Tasikmalaya tegaskan komitmen pemerintahan bersih lewat sosialisasi antikorupsi pada Hakordia 2025. albadarpost.com, LENSA – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menegaskan tekad untuk membangun pemerintahan bersih melalui rangkaian Sosialisasi Anti Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi yang digelar dalam momentum Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025. Acara berlangsung di Gedung Paripurna DPRD Tasikmalaya pada Kamis, 4 Desember 2025, dan menghadirkan […]

expand_less