Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » APBD 2026 Dibuka, Pokir DPRD Tasikmalaya Masih Tertutup

APBD 2026 Dibuka, Pokir DPRD Tasikmalaya Masih Tertutup

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 70
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Keterbukaan pengelolaan anggaran daerah kembali menjadi sorotan di Kabupaten Tasikmalaya. Upaya membuka dokumen APBD 2026 dinilai belum sepenuhnya menjawab tuntutan transparansi jika pokir DPRD Tasikmalaya masih tertutup dari akses publik.

Sorotan itu muncul setelah anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Komisi I, Asep Muslim, mendorong agar Peraturan Daerah APBD 2026 serta Peraturan Bupati tentang Penjabaran APBD 2026 segera diunggah ke laman Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH). Langkah tersebut dinilai penting, namun dianggap baru menyentuh sebagian persoalan.

Ketua Sawala Wartawan dan Konten Kreator Aspiratif (SWAKKA), Ahmad Mukhlis, menilai transparansi anggaran seharusnya tidak berhenti pada dokumen formal pemerintah daerah. Menurutnya, publik juga perlu mengetahui pokok-pokok pikiran DPRD yang menjadi bagian dari proses penyusunan APBD.

“Kalau hanya APBD yang dibuka, sementara pokir DPRD tetap tertutup, transparansinya jadi setengah. Publik tahu anggaran dipakai untuk apa, tapi tidak tahu bagaimana kebijakan itu lahir,” kata Ahmad Mukhlis, Sabtu, (24/1/2026).


Pokir DPRD Tak Bisa Dipisahkan dari APBD

Pokok-pokok pikiran DPRD merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat oleh anggota legislatif. Dokumen tersebut disampaikan secara resmi kepada pemerintah daerah dan menjadi bahan perencanaan pembangunan.

Baca juga: Anggaran Rutilahu APBD Bandung Dijaga, Program Tetap Berjalan

Ahmad Mukhlis menjelaskan, aturan terkait pokir sudah diatur jelas dalam Permendagri Nomor 6 Tahun 2018. Pada Pasal 78 Ayat (3) disebutkan bahwa pokir DPRD disampaikan secara tertulis kepada kepala Bappeda.

“Artinya, pokir itu dokumen resmi, bukan catatan informal. Karena masuk dalam perencanaan dan penganggaran, maka wajar jika dibuka ke publik,” ujarnya.

Ia menilai keterbukaan pokir DPRD Tasikmalaya justru akan memberi perlindungan moral bagi DPRD. Dengan data yang terbuka, masyarakat dapat menilai kinerja wakil rakyat berdasarkan usulan program, bukan sekadar janji politik saat kampanye.


Keterbukaan Anggaran Menyangkut Kepercayaan Publik

Dorongan transparansi muncul karena APBD menyangkut langsung penggunaan uang rakyat. Setiap tahap perencanaan dan penganggaran idealnya bisa dipantau masyarakat.

Minimnya informasi atau keterlambatan publikasi dokumen anggaran dinilai berpotensi menimbulkan kecurigaan. Dalam konteks ini, transparansi tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyangkut kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Asep Muslim sebelumnya menekankan bahwa publikasi Perda APBD dan Perbup Penjabaran APBD merupakan kewajiban pemerintah daerah. Ia mengingatkan bahwa keterbukaan menjadi fondasi akuntabilitas pemerintahan.

Namun, Ahmad Mukhlis menilai keterbukaan akan terasa timpang jika hanya menyasar eksekutif. Ia mendorong agar DPRD ikut membuka data pokir secara aktif.

“Transparansi tidak boleh satu arah. Kalau eksekutif dibuka, legislatif juga harus terbuka. Dengan begitu, kepercayaan publik bisa terjaga,” katanya.


Transparansi Menyeluruh Dinilai Sehatkan Demokrasi Lokal

Dorongan membuka pokir DPRD Tasikmalaya juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Barat yang meminta pemerintah daerah memperluas akses informasi anggaran. Keterbukaan dinilai penting untuk memperkuat pengawasan publik sekaligus mencegah potensi masalah di kemudian hari.

Baca juga: Respons Hukum DPRD Tasikmalaya di Tengah Kritik Warga

Menurut Ahmad Mukhlis, transparansi menyeluruh akan membantu masyarakat memahami proses pengambilan keputusan secara utuh. Publik tidak hanya melihat hasil akhir pembangunan, tetapi juga mengetahui proses yang melatarinya.

“Ketika data dibuka, publik bisa menilai secara objektif. Ini bukan soal mencari kesalahan, tapi membangun tata kelola yang sehat,” ujarnya.

Dengan keterbukaan anggaran, baik eksekutif maupun legislatif diharapkan dapat meningkatkan kualitas demokrasi lokal. APBD tidak lagi dipandang sebagai dokumen elitis, melainkan sebagai kontrak sosial antara pemerintah dan masyarakat. (AC)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alat berat militer Israel menggali area pemakaman warga Palestina di Gaza saat operasi militer berlangsung.

    Ketika Kuburan Gaza Tak Lagi Aman

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 72
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Militer Israel menggali sejumlah area pemakaman warga Palestina di Jalur Gaza dalam rangkaian operasi militernya. Tindakan tersebut memicu kecaman warga setempat karena merusak makam dan menghilangkan jejak jenazah anggota keluarga mereka. Peristiwa itu terjadi di beberapa lokasi pemakaman, termasuk di wilayah timur Kota Gaza. Sejumlah saksi mata menyebutkan alat berat militer […]

  • peacekeeper Indonesia Lebanon

    Duka di Lebanon! Prajurit Indonesia Tewas Saat Misi Perdamaian UNIFIL

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Peacekeeper (Pasukan Penjaga Perdamaian) Indonesia Lebanon menjadi sorotan setelah satu prajurit gugur akibat serangan proyektil di wilayah konflik. Insiden ini kembali menegaskan tingginya risiko yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian Indonesia di Lebanon, terutama di tengah memanasnya konflik Israel dan Hezbollah. Selain itu, tragedi ini […]

  • Ilustrasi Gedung Balai Kota Tasikmalaya dengan nuansa serius menggambarkan dinamika birokrasi dan kepemimpinan daerah.

    Birokrasi Pemkot Tasikmalaya Disorot, Ada Apa?

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 79
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Satu tahun berjalan, kepemimpinan Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menghadapi ujian serius. Kritik tak lagi berbisik. Ia kini mengeras di ruang publik. Sorotan itu datang dari Ketua DPD KNPI Kota Tasikmalaya, Dhany Tardiwan Noor, yang menilai tata kelola birokrasi dan dinamika internal pemerintahan belum menunjukkan soliditas yang diharapkan. Dalam wawancara, Senin (16/2/2026), […]

  • Tarif Listrik 2026

    Tarif Listrik dan Elpiji Awal 2026

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Tarif listrik triwulan I 2026 dan harga elpiji non-subsidi dipastikan tetap demi jaga daya beli masyarakat. albadarpost.com, FOKUS – Awal tahun sering datang dengan dua hal: harapan dan kecemasan. Harapan karena kalender baru selalu memberi janji, kecemasan karena pengalaman mengajarkan satu hal—biaya hidup jarang mau diam. Maka ketika pemerintah memutuskan tarif listrik dan harga elpiji […]

  • Beasiswa BAZNAS 2026

    Beasiswa BAZNAS 2026 Dibuka, Kuliah Gratis ke Malaysia untuk Mustahik

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 81
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) resmi membuka Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) 2026 untuk studi di Al-Bukhari International University (AIU), Malaysia. Program ini kembali menjadi peluang besar bagi mahasiswa dari keluarga prasejahtera (mustahik) yang ingin menembus pendidikan internasional tanpa terbebani biaya. Berbeda dari program beasiswa pada umumnya, Beasiswa BAZNAS 2026 tidak hanya menargetkan […]

  • Domba Garut

    Bupati Garut Pastikan Hewan Kurban Sehat, Pasar Andir Diserbu Pembeli

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 75
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suara embikan domba bersahut-sahutan sejak pagi di Pasar Hewan Bayongbong, Kabupaten Garut, Senin (25/5/2026). Di antara aroma rumput basah dan tanah yang masih lembap setelah hujan malam, para pedagang tampak sibuk menarik tali ternak sambil melayani calon pembeli yang terus berdatangan. Sebagian domba berdiri tenang. Sebagian lainnya sesekali meloncat kecil ketika […]

expand_less