Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Garut Buka Turnamen Voli Pelajar, Mimpi Besar Dimulai

Bupati Garut Buka Turnamen Voli Pelajar, Mimpi Besar Dimulai

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 183
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH — Tidak semua atlet hebat lahir dari arena olahraga megah. Sebagian memulai langkahnya dari lapangan sekolah, dari sorakan teman-teman sebaya, dan dari pertandingan sederhana yang penuh semangat.

Suasana itulah yang terlihat dalam Invitasi Bola Voli ke-8 SMKN 10 Garut yang berlangsung di Kecamatan Cilawu, Selasa (2/6/2026). Turnamen yang diikuti 40 tim tingkat SMP tersebut bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan bagi calon atlet masa depan Kabupaten Garut.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin hadir langsung membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasinya terhadap konsistensi SMKN 10 Garut yang telah delapan kali menyelenggarakan invitasi bola voli secara berturut-turut.

Delapan Tahun Menjaga Semangat Pembinaan Atlet

Sejak pagi, suasana Lapangan Olahraga SMKN 10 Garut sudah dipenuhi peserta, guru pendamping, panitia, dan para pendukung dari berbagai sekolah.

Spanduk turnamen terbentang di area lapangan sekolah. Di beberapa sudut, guru pendamping tampak sibuk mengatur jadwal pertandingan sambil memanggil peserta yang akan bertanding berikutnya.

Di pinggir lapangan, beberapa pemain cadangan terlihat duduk sambil memegang botol minum dan memperhatikan jalannya pertandingan. Sementara suara sepatu yang bergesekan dengan permukaan lapangan sesekali terdengar di sela sorakan penonton.

Sebanyak 40 tim ambil bagian dalam turnamen tahun ini, terdiri dari 23 tim putra dan 17 tim putri tingkat SMP.

Menurut Bupati Garut, keberlangsungan turnamen hingga delapan kali penyelenggaraan menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga pelajar di Garut terus berjalan.

“Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan membuka kegiatan invitasi bola voli ke-8 di SMKN 10 Garut. Ini adalah salah satu event yang saya sangat apresiasi karena bisa bertahan selama ini delapan kali berturut-turut dan tentu saja ini jadi kesempatan bagi pembibitan atlet-atlet kita,” ujarnya.

Dari Satu Poin Menuju Mimpi yang Lebih Besar

Pertandingan berlangsung dengan penuh semangat.

Saat salah satu tim berhasil mencetak poin penting, rekan-rekan satu sekolah langsung berdiri memberikan tepuk tangan dan sorakan dukungan. Di tribun sederhana sekitar lapangan, suasana sesekali riuh oleh teriakan penyemangat dari teman-teman sekolah.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin membuka Invitasi Bola Voli ke-8 SMKN 10 Garut yang diikuti puluhan tim SMP.

Para Peserta Invitasi Bola Voli ke-8 SMKN 10 Garut, Selasa (2/6/2026).

Di sela jeda pertandingan, beberapa siswa terlihat saling bertukar foto dan video menggunakan telepon genggam. Sebagian mengabadikan momen servis, smash, atau selebrasi kemenangan tim mereka.

Namun menariknya, tidak semua peserta datang dengan target menjadi juara.

Sebagian hanya ingin merasakan pengalaman bertanding di luar sekolah. Sebagian lagi ingin bertemu teman-teman baru dari daerah lain dan merasakan atmosfer kompetisi yang berbeda dari latihan rutin di sekolah.

Ketidaksempurnaan itulah yang justru membuat turnamen pelajar terasa lebih manusiawi. Tidak semua datang untuk membawa pulang trofi. Ada yang datang untuk belajar, berkembang, dan membangun kepercayaan diri.

Harapan Melahirkan Atlet Kebanggaan Garut

Bupati Garut berharap kegiatan ini menjadi bagian dari proses panjang pembinaan atlet muda.

Menurutnya, para peserta yang saat ini masih duduk di bangku SMP memiliki peluang besar berkembang menjadi atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di masa depan.

“Harapan ke depan juga mungkin dibimbing selanjutnya sehingga nanti ke depan jadi atlet-atlet kebanggaan masyarakat Garut dan juga mungkin Jawa Barat dan Indonesia,” katanya.

Harapan yang sama disampaikan Kepala SMKN 10 Garut, Enden Lesmanawati.

Ia bersyukur invitasi yang telah berlangsung selama delapan tahun tersebut terus mendapat dukungan berbagai pihak dan mampu menjadi ruang positif bagi generasi muda.

Olahraga yang Tetap Penting di Era Digital

Di tengah maraknya gim online dan media sosial yang menyita perhatian remaja, turnamen olahraga seperti ini menjadi ruang penting bagi pelajar untuk bergerak aktif, berinteraksi langsung, dan membangun kepercayaan diri.

Lapangan olahraga memberikan pengalaman yang tidak bisa digantikan layar ponsel.

Di sana, siswa belajar bekerja sama.

Belajar menerima kekalahan.

Belajar menghargai kemenangan.

Dan belajar memahami bahwa hasil terbaik lahir dari latihan yang tidak selalu mudah.

Karena itu, turnamen pelajar tidak hanya penting untuk mencari juara.

Lebih dari itu, kegiatan seperti ini menjadi investasi jangka panjang bagi dunia pendidikan dan olahraga.

Lebih dari Sekadar Turnamen

Bagi sebagian orang, bola voli hanyalah pertandingan.

Namun bagi para pelajar yang berdiri di lapangan hari itu, setiap servis, setiap blok, dan setiap poin memiliki cerita tersendiri.

Mungkin di antara mereka ada atlet masa depan Garut.

Mungkin ada yang suatu hari nanti mengenakan seragam Jawa Barat.

Atau bahkan Indonesia.

Semua kemungkinan itu selalu berawal dari langkah kecil.

Termasuk dari sebuah lapangan sekolah di Cilawu.

Tidak semua mimpi besar lahir di stadion nasional. Kadang ia tumbuh dari lapangan sekolah yang sederhana, dari satu bola yang dipukul melampaui net, dan dari keyakinan seorang anak bahwa kerja keras hari ini bisa membawanya berdiri lebih tinggi di masa depan. (GZ)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pejuang 45 Garut

    Pejuang 45 Garut Dikenang, Bambu Runcing Berdiri di Pusara

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 53
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pejuang 45 Garut kembali mendapat penghormatan. Bambu runcing berbendera Merah Putih dipancangkan di atas pusara Eksponen Pejuang 45, almarhum Atam B, di Kampung Biru, Desa Situsari, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Rabu, 19 Agustus 2026. Pemerintah Kabupaten Garut menyebut pemancangan tersebut sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan almarhum dalam perjuangan mempertahankan […]

  • Jamaah haji melakukan sa'i, antara Shafa Marwah.

    Siti Hajar dan Nabi Ismail: Kisah Sunyi yang Melahirkan Kota Makkah

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 211
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Kisah Siti Hajar dan Nabi Ismail selama ini sering hanya muncul sekilas saat membahas sejarah kurban atau asal-usul air Zamzam. Padahal di balik perjalanan itu, tersimpan salah satu kisah paling emosional dalam sejarah Islam: tentang seorang ibu yang bertahan di padang tandus, seorang anak kecil yang menangis kehausan, dan sebuah kota suci yang […]

  • kemiskinan ekstrem Lebak

    Pemkab Lebak Dinilai Abai Tangani Kemiskinan Ekstrem yang Berdampak pada Warga

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Kondisi kemiskinan ekstrem Lebak kembali muncul setelah seorang lansia dan anak ODGJ hidup tanpa bantuan pemerintah. Kemiskinan Ekstrem Lebak dan Kelalaian Pengawasan Negara albadarpost.com, HUMANIORA – Kondisi kemiskinan ekstrem Lebak kembali menjadi sorotan setelah seorang lansia dan putranya yang hidup dengan gangguan jiwa bertahan di gubuk rapuh tanpa dukungan negara. Kisah ini mencerminkan celah serius […]

  • Ilustrasi empat golongan dirindukan surga: pembaca Quran, penjaga lisan, dermawan, dan orang berpuasa Ramadan.

    Empat Golongan Manusia yang Dirindukan Surga

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 228
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Empat Golongan Dirindukan Surga menjadi kabar langit yang menggetarkan jiwa. Dalam hadis Nabi ﷺ, disebutkan bahwa surga merindukan empat tipe manusia: pecinta Al-Qur’an, penjaga lisan, orang dermawan, dan ahli puasa Ramadan. Ini bukan sekadar kabar gembira; ia adalah peta ruhani menuju taman keabadian. Maka, ketika dunia sibuk menghitung laba, langit justru menghitung […]

  • Iran vs Israel militer

    Militer Iran vs Israel: Siapa Lebih Kuat?

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 215
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Perbandingan Iran vs Israel militer selalu memicu perhatian global. Banyak orang bertanya, apakah kekuatan militer Iran lebih unggul dibanding militer Israel, atau justru sebaliknya. Faktanya, kedua negara memiliki keunggulan yang sangat berbeda, sehingga sulit menentukan pemenang secara sederhana. Di satu sisi, Iran unggul dalam jumlah dan strategi asimetris. Namun di sisi […]

  • Persib vs Persebaya

    Persib vs Persebaya: Lima Fakta Maung Bandung Lebih Diunggulkan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 74
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Persib vs Persebaya akan menjadi sorotan utama pecinta sepak bola Indonesia pada final play-off Piala Presiden 2026 yang digelar Kamis (6/8/2026) pukul 19.00 WIB di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Pertemuan dua klub besar Liga Indonesia ini diprediksi berlangsung ketat. Namun, jika melihat tren performa, komposisi pemain, hingga pengalaman […]

expand_less