Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Makna Surat Al-‘Ashr: Kita Sibuk, Tapi Kenapa Hidup Terasa Hilang?

Makna Surat Al-‘Ashr: Kita Sibuk, Tapi Kenapa Hidup Terasa Hilang?

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • visibility 91
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Makna Surat Al-Ashr terasa semakin tajam di zaman modern. Tafsir Surat Al-‘Ashr, makna waktu dalam Islam, dan pesan tentang kerugian manusia kini seperti berbicara langsung kepada kehidupan hari ini. Banyak orang bangun pagi dengan kesibukan penuh, pulang malam dengan tubuh lelah, tetapi tetap merasa ada sesuatu yang hilang dari hidupnya.

Hari berjalan cepat.
Minggu terasa pendek.
Tahun berlalu tanpa benar-benar terasa.

Ironisnya, manusia modern tidak kekurangan aktivitas. Mereka hanya mulai kehilangan arah.

Dan Surat Al-‘Ashr sudah memperingatkan itu sejak berabad-abad lalu.

Al-Qur’an Menyebut Manusia Sedang Rugi

Allah SWT berfirman:

“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman, mengerjakan kebajikan, saling menasihati dalam kebenaran, dan saling menasihati dalam kesabaran.”
(QS. Al-‘Ashr: 1–3)

Surat ini sangat pendek. Namun justru di situlah letak kekuatannya.

Tidak ada pembukaan panjang.
Tidak ada cerita rumit.

Allah langsung bersumpah atas waktu.

Lalu menyampaikan satu kenyataan yang sering tidak disadari manusia:

manusia sedang rugi.

Bukan nanti.
Bukan besok.
Tapi sekarang.

Kenapa Manusia Modern Merasa Waktunya Cepat Habis?

Dulu manusia takut kehilangan makanan. Hari ini manusia justru kehilangan fokus.

Ponsel tidak pernah diam.
Notifikasi terus datang.
Media sosial menyita perhatian tanpa terasa.

Akibatnya, banyak orang hidup dalam keadaan:

  • sibuk tetapi kosong
  • ramai tetapi kesepian
  • aktif tetapi kehilangan makna

Mereka menjalani hari demi hari, namun sulit menjelaskan sebenarnya sedang menuju ke mana.

Dan yang paling berbahaya, semua itu terasa normal.

Waktu dalam Islam Adalah Umur Manusia

Dalam Islam, waktu bukan sekadar angka.

Waktu adalah hidup itu sendiri.

Karena itu, ketika waktu habis sia-sia, sebenarnya hidup juga ikut terkikis sedikit demi sedikit.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Ada dua nikmat yang banyak manusia tertipu padanya: kesehatan dan waktu luang.”
(HR. Bukhari)

Hadis ini terasa sangat relevan hari ini.

Manusia memiliki teknologi tercepat dalam sejarah. Namun anehnya, mereka justru semakin sulit merasa tenang.

Kita hidup di zaman ketika manusia sibuk mengejar waktu, tetapi lupa untuk hidup.

Surat Al-‘Ashr Tidak Hanya Mengingatkan, Tapi Menyelamatkan

Menariknya, Allah tidak membiarkan manusia tenggelam dalam kerugian tanpa jalan keluar.

Surat Al-‘Ashr memberi empat fondasi agar manusia tidak kehilangan hidupnya.

1. Iman

Iman membuat hidup memiliki arah.

2. Amal Saleh

Kesibukan tanpa nilai tidak akan memberi ketenangan.

3. Saling Menasihati dalam Kebenaran

Manusia membutuhkan lingkungan yang mengingatkan, bukan sekadar menemani.

4. Saling Menasihati dalam Kesabaran

Karena mempertahankan kebaikan di zaman penuh distraksi bukan perkara mudah.

Kerugian Terbesar yang Jarang Disadari

Banyak orang takut kehilangan:

  • uang
  • jabatan
  • relasi
  • kesempatan

Namun Surat Al-‘Ashr menunjukkan sesuatu yang lebih dalam.

Kerugian terbesar adalah kehilangan umur tanpa sadar.

Dan itu terjadi perlahan.

Sedikit demi sedikit.
Hari demi hari.
Sampai akhirnya manusia tersadar ketika waktu sudah terlalu jauh berjalan.

Sibuk Tidak Selalu Berarti Hidup

Inilah jebakan terbesar zaman modern.

Manusia mengira dirinya hidup hanya karena terus bergerak.

Padahal bisa jadi:

  • tubuhnya aktif
  • pikirannya penuh
  • tetapi hatinya kosong

Surat Al-‘Ashr seperti alarm keras yang membangunkan manusia dari rutinitas yang melelahkan.

Karena hidup bukan tentang siapa paling sibuk.

Hidup adalah tentang siapa yang paling sadar ke mana waktunya pergi.

Renungan yang Menusuk Diam-Diam

Mungkin itulah alasan mengapa Surat Al-‘Ashr terasa begitu menusuk.

Ia tidak berbicara tentang orang lain.

Ia berbicara tentang kita.

Tentang waktu yang terus berjalan diam-diam.
Tentang umur yang perlahan habis tanpa suara.
Dan tentang hidup yang sering terasa penuh, tetapi sebenarnya kosong.

Dan mungkin, rasa gelisah yang sering muncul dalam hati bukan karena kita kurang hiburan.

Mungkin karena jiwa kita sedang lelah hidup tanpa arah.

Kita sering takut terlambat dalam urusan dunia. Tapi Surat Al-‘Ashr mengingatkan sesuatu yang jauh lebih menakutkan: hidup bisa habis duluan, sebelum kita benar-benar sempat hidup. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tindak pidana korupsi

    ASN Indramayu Korupsi Bantuan PKBM

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 109
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus dugaan tindak pidana korupsi bantuan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Indramayu kembali menegaskan pentingnya akuntabilitas aparatur sipil negara. Seorang ASN aktif kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah Kejaksaan menilai kewenangan formal yang dimilikinya tidak dijalankan sesuai prosedur. Kejaksaan Negeri Indramayu menegaskan bahwa status ASN tidak memberikan kekebalan […]

  • gempa Jepang

    Jepang Siaga: Gempa 7,7 SR Picu Risiko Besar

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 103
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Jepang kembali diguncang gempa besar. Bukan sekadar getaran biasa, gempa berkekuatan 7,7 skala Richter ini langsung memicu peringatan serius dari pemerintah: risiko gempa besar (megaquake) meningkat drastis dalam waktu dekat. Guncangan kuat terjadi di lepas pantai timur laut Jepang dan terasa hingga ke berbagai wilayah. Aktivitas warga sempat lumpuh, transportasi terganggu, […]

  • Penundaan Larangan TikTok

    Donald Trump Pertimbangkan Penundaan Larangan TikTok di Amerika Serikat

    • calendar_month Jumat, 19 Jan 2024
    • account_circle redaktur
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Presiden terpilih Donald Trump memberi sinyal penundaan larangan TikTok di AS, membuka peluang baru bagi ByteDance. albadarpost.com, LENSA -Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, memberi sinyal kuat bahwa pemerintahannya kemungkinan akan menunda larangan TikTok yang dijadwalkan berlaku pada 19 Januari 2025. Isyarat ini muncul hanya beberapa hari sebelum pelantikannya, memberi harapan bagi jutaan pengguna TikTok […]

  • Elon Musk memprediksi AI dan robot akan menggantikan jutaan pekerjaan manusia dan mengubah relevansi pendidikan tinggi

    Elon Musk: Kuliah Akan Kuno di Era AI dan Robot

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA – Elon Musk kembali memicu perdebatan global setelah memproyeksikan bahwa pendidikan tinggi berpotensi menjadi “kuno” di era kecerdasan buatan dan robotika. Pendiri Tesla dan SpaceX itu menilai perkembangan teknologi akan mengubah masa depan pekerjaan AI dan robot secara drastis, bahkan menggantikan jutaan pekerja manusia di berbagai sektor. Pernyataan tersebut bukan sekadar spekulasi. […]

  • Perguruan Tinggi Jawa Barat

    Perguruan Tinggi Jawa Barat Catat Penyerapan Lulusan Tertinggi di Industri 2026

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Perguruan Tinggi Jawa Barat mencatat tingkat penyerapan lulusan tertinggi, didorong jejaring industri dan kualitas akademik. albadarpost.com, PELITA – Di tengah persaingan ketenagakerjaan yang makin ketat, Perguruan Tinggi Jawa Barat menunjukkan posisi penting dalam mempersiapkan lulusan yang cepat terserap industri. Data QS World University Rankings (QS WUR) 2026 memperlihatkan bahwa empat perguruan tinggi negeri di provinsi […]

  • Pencak Silat Militer

    Pangdam Siliwangi Kukuhkan PSM, Bentuk Generasi Berkarakter

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 36
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Pencak Silat Militer tidak lagi dipandang sekadar seni bela diri atau aktivitas olahraga. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, Pencak Silat Militer (PSM) justru didorong menjadi wadah pembinaan karakter, disiplin, dan semangat kebangsaan. Pesan itulah yang mengemuka saat Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., mengukuhkan […]

expand_less