Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Hati Sering Gelisah? Ini Doa Agar Terhindar dari Penyakit Hati

Hati Sering Gelisah? Ini Doa Agar Terhindar dari Penyakit Hati

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • visibility 150
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, LIFESTYLE – Penyakit hati sering datang tanpa suara. Ia tidak terlihat, tidak terasa di awal, tetapi perlahan mengubah cara seseorang berpikir dan merasakan. Banyak orang menganggap penyakit hati seperti iri, dengki, sombong, dan gelisah sebagai hal biasa, padahal dampaknya merusak ketenangan hidup..

Banyak orang tampak baik-baik saja di luar. Mereka tersenyum, bekerja, dan menjalani rutinitas seperti biasa. Namun di dalam hati, ada perasaan tidak tenang yang sulit dijelaskan. Kadang muncul saat melihat orang lain lebih berhasil. Kadang datang tanpa sebab yang jelas.

Di titik ini, doa agar terhindar dari penyakit hati bukan sekadar amalan, tetapi kebutuhan.

Penyakit Hati: Masalah Kecil yang Bisa Jadi Besar

Dalam Islam, penyakit hati bukan hal sepele. Ia bisa merusak amal tanpa disadari.

Allah berfirman:

“Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya…”
(QS. Al-Baqarah: 10)

Ayat ini menggambarkan bahwa penyakit hati akan berkembang jika seseorang membiarkannya. Awalnya hanya rasa tidak suka, lalu berubah menjadi iri. Dari iri, muncul dengki. Jika tidak dikendalikan, hati menjadi keras.

Masalahnya, banyak orang tidak menyadari proses ini. Mereka fokus pada masalah luar, tetapi lupa memperbaiki bagian terdalam dalam diri.

Doa Agar Terhindar dari Penyakit Hati

Di tengah kondisi seperti ini, doa menjadi jalan paling sederhana sekaligus paling kuat.

Salah satu doa yang bisa diamalkan:

اللَّهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا، وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا”

“Allahumma aati nafsi taqwaha wa zakkihā anta khairu man zakkāhā, anta waliyyuhā wa maulāhā.”
(Ya Allah, berikanlah ketakwaan kepada jiwaku dan sucikanlah ia, Engkau sebaik-baik yang menyucikannya.)

Doa ini terasa sederhana, tetapi maknanya dalam. Ia mengajarkan bahwa manusia tidak mampu membersihkan hati sendirian.

Selain itu, Rasulullah ﷺ juga mengajarkan untuk berlindung dari keburukan diri:

اللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِي وَشَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ 
(Ya Allah Pencipta langit dan bumi, Yang mengetahui perkara gaib dan yang nampak, Rabb segala sesuatu dan pemiliknya. Aku bersaksi bahwa tiada ilah yang berhak untuk disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan jiwaku, dan dari kejahatan setan dan kesyirikannya)

Dengan membaca doa ini, seseorang mengakui bahwa dirinya sendiri sering menjadi sumber masalah.

Kenapa Hati Mudah Terkena Penyakit?

Di zaman sekarang, hati lebih mudah terganggu. Media sosial, tekanan hidup, dan perbandingan tanpa henti membuat seseorang sulit merasa cukup.

Melihat pencapaian orang lain setiap hari bisa memicu rasa iri. Tanpa disadari, hati mulai membandingkan. Dari situ, ketenangan perlahan hilang.

Namun, masalahnya bukan pada dunia luar. Masalahnya ada pada cara hati merespons.

Langkah Sederhana Menjaga Hati Tetap Bersih

Agar doa tidak berhenti di lisan, seseorang bisa melakukan beberapa langkah kecil.

1. Sadari Perasaan Sebelum Terlambat

Saat rasa iri muncul, segera kendalikan dan jangan mengabaikannya. Akui, lalu kendalikan. Kesadaran adalah langkah pertama untuk berubah.

2. Perbanyak Dzikir, Meski Singkat

Tidak perlu panjang. Cukup ucapkan “Astaghfirullah” saat hati mulai tidak nyaman.

Allah berfirman:

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang.”
(QS. Ar-Ra’d: 28)

Dzikir kecil sering kali menjadi penolong besar.

3. Latih Diri untuk Bersyukur

Syukur bukan hanya ucapan. Ia adalah cara melihat hidup dengan lebih jernih.

Saat seseorang fokus pada nikmatnya, ia tidak lagi membandingkan diri dengan orang lain.

Tanda Hati Mulai Pulih

Ketika hati mulai bersih, perubahan terasa pelan tapi pasti. Seseorang tidak lagi mudah tersinggung. Ia juga tidak terlalu peduli dengan penilaian orang lain.

Yang paling terasa, seseorang merasakan ketenangan yang sulit ia jelaskan. Bukan karena hidup tanpa masalah, tetapi karena hati sudah menemukan tempat bergantung.

Jangan Tunggu Hati Terluka Lebih Dalam

Seseorang tidak bisa menunda menjaga hati. Semakin lama seseorang membiarkannya, semakin sulit ia memperbaikinya.

Doa agar terhindar dari penyakit hati bisa menjadi langkah awal. Tidak perlu langsung sempurna. Mulailah dari kesadaran kecil, lalu jaga dengan konsistensi.

Karena pada akhirnya, hidup bukan hanya tentang apa yang terlihat. Yang paling menentukan justru apa yang tersembunyi di dalam hati. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • akhlak mulia

    Ibadah Tinggi Tapi Akhlak Nol? Hadis Ini Menampar Keras

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 152
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Akhlak mulia, akhlak terpuji, dan budi pekerti luhur sering dikutip dalam ceramah maupun konten dakwah. Namun, realitanya justru berbanding terbalik. Di era media sosial, banyak orang tampak religius, tetapi mudah menghina, merendahkan, bahkan menyakiti lewat kata-kata. Di sinilah hadis Nabi tentang akhlak mulia menjadi relevan—bukan sekadar ajaran, melainkan cermin yang menampar realitas hari ini. […]

  • Ilustrasi jam pasir dengan kutipan Surat Al-‘Ashr tentang waktu, iman, amal saleh, dan kesabaran.

    Demi Waktu! Teguran Keras Surat Al-‘Ashr untuk Generasi Rebahan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 164
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Surat Al-‘Ashr sering kita baca cepat, bahkan hafal di luar kepala. Namun, justru karena terlalu akrab, banyak orang lupa bahwa Surat Al-‘Ashr adalah deklarasi kerugian massal. Dalam tiga ayat pendek dari Al-Qur’an, Allah membongkar ilusi kesibukan, produktivitas semu, dan gaya hidup yang tampak penuh pencapaian tetapi kosong makna. Surah ini bukan sekadar […]

  • Cek Kesehatan Gratis

    Dinkes Tasikmalaya Jemput Bola, Pegawai Kini Bisa Cek Kesehatan di Kantor

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 101
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA TASIKMALAYA – Program cek kesehatan gratis yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya mulai menarik perhatian banyak aparatur sipil negara (ASN). Kali ini, Dinkes tidak menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Sebaliknya, petugas langsung mendatangi kantor-kantor instansi pemerintah untuk melakukan pemeriksaan penyakit tidak menular secara gratis. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini berbagai […]

  • Santunan Masjid Rahmatullah BRP kepada kaum dhuafa dan fakir miskin menjelang Ramadhan di Tasikmalaya

    Masjid Rahmatullah BRP Buktikan Masjid Pusat Kepedulian

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA TASIKMALAYA – Santunan Masjid Rahmatullah BRP kembali menguatkan makna bahwa masjid bukan sekadar ruang ibadah. Santunan Masjid Rahmatullah BRP sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian sosial warga terhadap kaum dhuafa dan fakir miskin. Melalui kegiatan berbagi ini, Masjid Rahmatullah BRP memperlihatkan peran strategisnya sebagai pusat solidaritas umat menjelang Ramadhan 1447 Hijriah. Sejak pagi, suasana […]

  • rokok ilegal

    Bea Cukai Jabar Tindak Rokok Ilegal, 88 Juta Batang Disita

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Bea Cukai Jawa Barat menyita 88 juta batang rokok ilegal hingga November 2025, mayoritas dari jalur darat perlintasan. albadarpost.com, LENSA – Kepala Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Barat, Setiawan, menyatakan wilayahnya menjadi titik perlintasan paling strategis dalam distribusi rokok ilegal. Hingga November 2025, total 88 juta batang rokok tanpa cukai disita dan dimusnahkan […]

  • Memasak nasi pulen tanpa rice cooker menggunakan panci dengan metode tradisional di dapur rumah

    Ternyata Begini Cara Memasak Nasi Pulen Tanpa Rice Cooker

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Saat rice cooker tidak bisa digunakan, banyak orang langsung panik karena merasa tidak bisa memasak nasi. Padahal, membuat nasi pulen tanpa rice cooker justru lebih mudah daripada yang dibayangkan. Cara memasak nasi manual atau masak nasi pakai panci sudah dilakukan sejak lama dan tetap menghasilkan nasi lembut, wangi, serta matang merata. […]

expand_less