Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Bupati Tasikmalaya Tegas! Distribusi Air Harus Sampai Ujung

Bupati Tasikmalaya Tegas! Distribusi Air Harus Sampai Ujung

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Air Bersih Tasikmalaya kini berada di bawah sorotan. Di tengah kebutuhan warga yang terus meningkat, layanan air minum daerah atau distribusi air bersih dinilai belum sepenuhnya merata. Karena itu, pemerintah daerah mulai menekan percepatan kinerja agar pelayanan tidak lagi tersendat.

Air Bersih Tasikmalaya—yang juga mencakup layanan air minum Perumda—menjadi isu yang semakin terasa di lapangan. Sebagian wilayah sudah menikmati aliran stabil, tetapi di titik lain, distribusi belum selalu konsisten. Situasi ini mendorong langkah cepat untuk memperbaiki sistem dari hulu hingga hilir.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menegaskan hal tersebut saat membuka kegiatan penguatan soliditas dan peningkatan kinerja pegawai Perumda Air Minum Tirta Sukapura di Pendopo Baru, Selasa (21/04/2026).

“Peningkatan kualitas pelayanan itu penting. Cerita baik dari pelanggan bisa menjadi kekuatan kita,” ujarnya.

Nada pesannya jelas: layanan tidak boleh biasa-biasa saja.

Layanan Jadi Wajah Pemerintah, Kepercayaan Dipertaruhkan

Bagi masyarakat, air bersih bukan sekadar fasilitas. Ini kebutuhan harian yang langsung terasa. Karena itu, kualitas pelayanan menjadi penentu kepercayaan publik.

Bupati Cecep menilai setiap pengalaman pelanggan akan membentuk persepsi terhadap pemerintah. Jika pelayanan cepat dan tepat, kepercayaan akan tumbuh. Namun jika lambat, keluhan akan meluas.

Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Perumda untuk lebih peka. Setiap interaksi harus dijaga, mulai dari respon awal hingga penyelesaian masalah.

Menariknya, pendekatan ini tidak hanya fokus pada teknis. Pemerintah juga melihat kepuasan pelanggan sebagai “modal sosial” yang bisa memperkuat posisi daerah di tingkat provinsi maupun pusat.

Dengan kata lain, pelayanan yang baik bisa membuka peluang yang lebih besar.

Distribusi Harus Sampai Ujung, Bukan Hanya di Pusat

Persoalan lain yang disorot adalah distribusi air. Selama ini, aliran air sering kali kuat di pusat, tetapi melemah di wilayah yang lebih jauh.

Kondisi seperti ini tidak bisa dibiarkan.

Bupati Cecep menegaskan bahwa air harus mengalir hingga ke titik paling belakang. Ini menjadi tanggung jawab manajemen yang tidak bisa ditawar.

“Tolong pastikan air bersih bisa sampai ke belakang,” tegasnya.

Pernyataan ini langsung menyentuh persoalan utama. Sebab, ketimpangan distribusi sering menjadi sumber keluhan warga.

Dengan perbaikan jaringan dan pengawasan yang lebih ketat, pemerintah berharap tidak ada lagi wilayah yang tertinggal.

Keluhan Tak Boleh Menumpuk, Respons Harus Seketika

Selain distribusi, kecepatan respons menjadi perhatian utama. Di era sekarang, masyarakat tidak hanya menuntut layanan, tetapi juga kecepatan.

Keluhan yang lambat ditangani bisa langsung menyebar dan merusak kepercayaan.

Karena itu, Bupati Cecep meminta agar setiap laporan segera ditindaklanjuti. Tidak perlu menunggu lama, tidak perlu birokrasi berbelit.

“Saat ada keluhan, gerak cepat. Layani dan perbaiki,” tandasnya.

Pendekatan ini mengubah pola kerja. Dari yang sebelumnya cenderung menunggu, kini harus bergerak aktif. Dengan respons cepat, masalah bisa selesai sebelum meluas.

Soliditas Internal Jadi Penentu, Bukan Sekadar Seremonial

Di balik pelayanan yang baik, ada organisasi yang solid. Karena itu, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kekompakan internal.

Seluruh pegawai Perumda Air Minum Tirta Sukapura didorong untuk bekerja lebih terkoordinasi. Komunikasi antarbagian harus lancar agar pelayanan tidak terhambat.

Selain itu, profesionalisme menjadi tuntutan utama. Setiap pegawai harus memahami peran dan tanggung jawabnya.

Dengan soliditas yang kuat, target pelayanan akan lebih mudah dicapai. Sebaliknya, tanpa koordinasi, program terbaik pun bisa terhambat.

Tasikmalaya di Persimpangan: Perbaikan atau Keluhan Berulang

Saat ini, layanan air bersih di Tasikmalaya berada di titik penting. Di satu sisi, kebutuhan masyarakat terus meningkat. Namun di sisi lain, sistem masih perlu pembenahan.

Langkah yang diambil sekarang akan menentukan arah ke depan.

Jika perbaikan berjalan konsisten, hasilnya akan terasa langsung. Air mengalir lebih stabil, keluhan berkurang, dan kepercayaan meningkat.

Namun jika tidak, pola lama bisa kembali terulang.

Karena itu, tekanan terhadap kinerja Perumda bukan tanpa alasan. Ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan benar-benar berubah.

Air Bersih Tasikmalaya kini tidak lagi sekadar layanan dasar. Ini menjadi cerminan kualitas pelayanan publik secara keseluruhan.

Dorongan dari pemerintah daerah menjadi sinyal kuat bahwa perubahan sedang didorong. Kini, semua bergantung pada eksekusi di lapangan.

Jika berjalan konsisten, bukan tidak mungkin Tasikmalaya menghadirkan layanan air bersih yang lebih merata, cepat, dan dipercaya masyarakat. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru Sahabat Murid

    Diky Candranegara: Guru Harus Jadi Sahabat Murid

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 62
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Konsep guru sahabat murid kembali menjadi sorotan dalam dunia pendidikan. Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara menegaskan bahwa guru SD dan SMP tidak cukup hanya menjadi penyampai materi pelajaran. Sebaliknya, guru harus mampu menjadi pendamping, sahabat, sekaligus penggerak daya pikir peserta didik. Pesan tersebut disampaikan Diky saat menanggapi pelaksanaan workshop […]

  • Tambang Ilegal Tasikmalaya

    ESDM Ungkap Fakta Tambang di Tasikmalaya, Ternyata Hanya Dua yang Berizin

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 104
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Di tengah berbagai sorotan mengenai aktivitas pertambangan, ESDM Wilayah VI Tasikmalaya membuka fakta yang cukup mengejutkan. Hingga saat ini, ternyata hanya ada dua perusahaan yang memiliki izin resmi untuk melakukan kegiatan pertambangan di Kota Tasikmalaya. Fakta tersebut memunculkan pertanyaan yang sering muncul di masyarakat. Jika proses perizinan tambang tidak dipungut biaya […]

  • Penataan PKL Tasikmalaya

    Pemkot Tasikmalaya Tata PKL untuk Pulihkan Ruang Publik

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Penataan PKL Tasikmalaya kembalikan fungsi ruang publik dan wujudkan kawasan Masjid Agung yang lebih tertib. albadarpost.com, HUMANIORA – Kawasan pusat Kota Tasikmalaya kembali tertib setelah Pemerintah Kota melakukan penataan PKL Tasikmalaya di area plaza dan trotoar sekitar Masjid Agung pada Rabu, 10 Desember 2025. Penataan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang publik, meningkatkan kenyamanan warga, […]

  • Nabi Ayub AS

    Kisah Keteladanan Nabi Ayub AS

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Kisah Nabi Ayub AS mengajarkan keteguhan iman saat kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan. albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Nabi Ayub AS kembali relevan dibaca di tengah kehidupan modern yang rentan guncangan. Dalam sejarah kenabian, Nabi Ayub AS dikenal sebagai simbol keteguhan iman ketika kehilangan harta, keluarga, dan kesehatan secara berlapis. Cerita ini penting bukan sebagai romantisasi […]

  • Ciu ilegal Garut

    Operasi Pekat Wanaraja Bongkar Penjualan Ciu Eceran di Pasar Wanamekar

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peredaran ciu ilegal di Kabupaten Garut kembali jadi sorotan. Polisi menemukan praktik penjualan miras eceran saat menggelar operasi penyakit masyarakat di kawasan Pasar Wanamekar, Kecamatan Wanaraja, Jumat (15/5/2026). Dalam operasi tersebut, anggota Polsek Wanaraja mengamankan seorang pria berinisial P (49) yang diduga menjual ciu tanpa izin. Polisi juga menyita empat botol […]

  • Audit K3 Proyek Daerah

    Dua Nyawa Melayang, Audit K3 Banjar Jangan Ditunda

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 51
    • 0Komentar

    albadarpost.com, EDITORIAL – Tragedi robohnya tower saat proses pembongkaran di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Banjar yang merenggut dua nyawa pekerja bukan sekadar kabar duka. Peristiwa ini harus menjadi momentum untuk melakukan audit K3 proyek daerah secara menyeluruh. Di tengah penyelidikan polisi, pemerintah perlu mengevaluasi sistem keselamatan kerja pada seluruh proyek […]

expand_less