Breaking News
light_mode
Beranda » Humaniora » Hujan Deras Picu Banjir Dayeuhkolot dan Ganggu Mobilitas Warga

Hujan Deras Picu Banjir Dayeuhkolot dan Ganggu Mobilitas Warga

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
  • visibility 87
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Banjir Dayeuhkolot kembali merendam permukiman dan menghambat aktivitas warga setelah hujan deras sejak Kamis.

albadarpost.com, HUMANIORABanjir Dayeuhkolot kembali menggenangi kawasan permukiman di Kabupaten Bandung setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis siang hingga sore. Air mulai naik menjelang malam dan bertahan sampai Jumat pagi, menyebabkan aktivitas warga tersendat di sejumlah titik. Genangan yang berulang ini menegaskan persoalan banjir di wilayah Dayeuhkolot yang tak kunjung tertangani tuntas.

Nita Nurhalisa, warga Bojong Asih yang ditemui pada Kamis malam, mengatakan genangan kali ini bukan kejadian baru. Ia pulang dari rumah saudaranya saat air sudah mulai meninggi. “Airnya naik dari sore sampai malam. Dari kemarin sudah mulai tinggi,” ujarnya. Menurut Nita, ketinggian air di Dayeuhkolot pada Jumat pagi mencapai sekitar satu meter, sementara di Bojong Asih lebih dalam. “Sepinggang orang dewasa,” katanya. Di wilayah yang dekat aliran Sungai Citarum, ketinggian air bahkan mencapai 1,5 meter.

Rumah Nita termasuk yang kembali terendam. Ia menuturkan bahwa sejak kecil, banjir sudah menjadi langganan di daerah tersebut. “Sering setiap musim hujan. Dari saya kecil juga begitu,” ucapnya. Banjir rutin itu bukan hanya merendam rumah, tetapi juga menghentikan sementara usaha konveksi rumahan yang ia jalankan. Pengiriman barang sering terganggu, apalagi ketika listrik padam karena genangan terlalu tinggi.


Genangan Menyebar dan Macet Mengular

Di jalur utama Dayeuhkolot, banjir Dayeuhkolot memicu kemacetan panjang sejak Kamis malam hingga Jumat pagi. Yusuf Ramdan, pengendara motor yang terjebak dalam antrean, mengatakan biasanya hanya perlu 15 menit melewati jalur tersebut. Namun hari itu, ia menghabiskan hampir dua jam. “Motor beberapa kali mogok. Banyak yang dorong motor, banyak juga yang putar balik,” katanya.

Yusuf berharap pemerintah menempatkan petugas di titik banjir agar kendaraan bisa bergerak lebih tertib. “Setidaknya ada yang mengatur supaya enggak kacau,” ujarnya. Menurut Yusuf, antrean kendaraan mengular hingga ratusan meter karena pengendara harus melaju perlahan melewati air setinggi lutut.

Sementara itu, pedagang di Pasar Dayeuhkolot ikut terdampak. Rina Wulandari, pedagang sayuran, mengatakan pendapatan harian turun tajam sejak banjir kembali merendam kawasan tersebut. “Pembeli susah lewat. Barang dari pemasok juga telat, ada yang batal kirim,” katanya. Rina, yang harus berjalan kaki dari rumahnya di Cangkuang, khawatir bila kondisi ini berlarut-larut akan menyulitkan pedagang kecil bertahan.


Akar Masalah dan Respons Pemerintah

Genangan besar di Dayeuhkolot dipicu kombinasi curah hujan tinggi, kapasitas sungai yang terbatas, serta aliran Sungai Citarum yang meluap pada Kamis malam. Pemerintah daerah selama beberapa tahun terakhir membangun kolam retensi, meninggikan jalan, dan memperbaiki beberapa titik tanggul. Namun, bagi warga, upaya tersebut belum cukup untuk mengakhiri persoalan banjir.

Baca juga: Polrestabes Bandung Tetapkan EE Tersangka dalam Kasus KDRT Bandung

Nita memahami pemerintah telah melakukan sejumlah pekerjaan fisik, tetapi ia berharap perbaikan saluran air menjadi prioritas lanjutan. “Kalau pengairan dan salurannya diperbaiki, mungkin bisa lebih cepat surut,” ujarnya. Keluhan serupa disampaikan warga lain yang berharap intervensi pemerintah tidak berhenti pada proyek insidental.

Hingga Jumat siang, air masih menggenangi sejumlah titik di Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojong Asih. Petugas gabungan terlihat membantu warga yang kesulitan melintas dan memantau lokasi yang rawan arus deras. Meski begitu, warga berharap penanganan banjir tidak lagi bersifat sementara, tetapi menyentuh akar persoalan yang menyebabkan banjir terus muncul.

Banjir Dayeuhkolot yang datang berulang kali bukan hanya menguji kesabaran warga, tetapi juga menekan aktivitas ekonomi, mobilitas pekerja, dan keamanan permukiman. Ketika hujan deras terus mendominasi cuaca di Kabupaten Bandung, kebutuhan terhadap solusi permanen menjadi semakin mendesak.

Banjir Dayeuhkolot kembali menegaskan perlunya perbaikan saluran air dan mitigasi yang lebih serius di Bandung Selatan. (Red/Arrian)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • TK AR-Rahman Ciamis

    Haru dan Bangga, 17 Siswa TK AR-Rahman Siap Masuk SD

    • calendar_month Selasa, 23 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 43
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – TK AR-Rahman Ciamis kembali menunjukkan pentingnya pendidikan anak usia dini melalui kegiatan pelepasan siswa dan pentas seni Tahun Ajaran 2025/2026. Momen kelulusan ini bukan sekadar seremoni akhir sekolah, melainkan bukti nyata bagaimana pendidikan karakter, kemandirian, dan kreativitas mampu membentuk fondasi masa depan anak sejak usia dini. Suasana haru bercampur bangga menyelimuti […]

  • KPK geledah rumah Ono Surono

    Drama Baru Kasus Bekasi: KPK Datangi Rumah Ono Surono di Bandung

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 124
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus KPK geledah rumah Ono Surono menjadi sorotan publik setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi mendatangi kediaman politisi Jawa Barat tersebut. Penggeledahan rumah Ono Surono oleh KPK terkait dugaan korupsi proyek di Kabupaten Bekasi langsung memicu perhatian karena kasus ijon proyek kini berkembang semakin luas. Langkah KPK ini menandai fase baru penyidikan […]

  • Ilustrasi tradisi mudik Indonesia saat Lebaran dengan kendaraan memenuhi jalan raya menuju kampung halaman

    Asal Usul Mudik yang Jarang Dibahas, Ternyata Bukan Hanya Tradisi Lebaran

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 148
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Mudik Indonesia, tradisi pulang kampung saat Lebaran, sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Setiap tahun jutaan orang melakukan perjalanan jauh untuk mudik ke kampung halaman. Namun, asal usul mudik Indonesia ternyata tidak hanya berkaitan dengan Idulfitri. Tradisi ini memiliki akar sejarah panjang yang jarang dibahas media, mulai dari budaya desa Nusantara […]

  • Jamaah Haji Tasikmalaya

    Penuh Haru! Jamaah Haji Tasikmalaya Resmi Berangkat, Pesan Wali Kota Jadi Sorotan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 147
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Jamaah Haji Kota Tasikmalaya akhirnya resmi diberangkatkan. Suasana pelepasan jamaah haji Tasikmalaya 2026 di Masjid Agung berubah haru. Tangis keluarga pecah. Doa-doa mengalir tanpa henti. Kamis (16/4/2026), Viman Alfarizi Ramadhan hadir langsung dalam prosesi pelepasan di Masjid Agung Kota Tasikmalaya. Ia berdiri di hadapan ratusan jamaah dan keluarga yang sejak pagi […]

  • Pelecehan Guru Ciamis

    Polisi Dalami Dugaan Pelecehan Oknum Guru di Ciamis

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Dugaan pelecehan guru Ciamis yang menimpa seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, kini memasuki proses penanganan kepolisian. Kasus dugaan pelecehan terhadap guru tersebut telah dilaporkan ke Polres Ciamis, sementara penyidik menyatakan akan menindaklanjuti laporan sesuai prosedur yang berlaku. Korban […]

  • Rincian pembagian Dana Desa 2026 sebesar Rp 60,57 triliun sesuai PMK Nomor 7 Tahun 2025.

    Dana Desa 2026 Resmi Rp 60,57 Triliun, Ini Skemanya

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 149
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah memastikan Dana Desa 2026 mencapai Rp 60,57 triliun untuk Tahun Anggaran 2026. Kebijakan anggaran desa 2026 atau pagu dana desa nasional tersebut menjadi salah satu instrumen utama dalam memperkuat pembangunan berbasis desa. Melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 7 Tahun 2025, pemerintah menetapkan tata kelola, skema pembagian, serta prioritas penggunaan Dana […]

expand_less