Breaking News
light_mode
Beranda » Hikmah » Jangan Lewatkan, Ini Doa-Doa Mustajab di Hari Idul Adha

Jangan Lewatkan, Ini Doa-Doa Mustajab di Hari Idul Adha

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, HIKMAH – Suara takbir biasanya mulai terdengar sejak malam Idul Adha. Di beberapa kampung, gema pengeras suara masjid kadang mulai sedikit pecah menjelang dini hari karena dipakai terus-menerus sejak malam takbiran. Sementara di halaman masjid, plastik kresek daging mulai disusun panitia di dekat meja pembagian kurban.

Namun di tengah suasana itu, banyak umat Islam ternyata belum mengetahui berbagai doa Idul Adha yang dianjurkan dalam Al-Qur’an dan hadis.

Padahal hari raya kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan. Idul Adha juga menjadi momentum memperbanyak:

  • doa,
  • dzikir,
  • takbir,
  • dan permohonan terbaik kepada Allah SWT.

Karena itu, para ulama menyebut hari-hari Idul Adha sebagai waktu yang sangat baik untuk mendekatkan hati kepada Allah.

Doa dan Takbir Jadi Amalan Utama Idul Adha

Salah satu amalan paling utama saat Idul Adha ialah memperbanyak takbir.

Allah SWT berfirman:

“Dan hendaklah kalian mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepada kalian.”
(QS. Al-Baqarah: 185)

Takbir Idul Adha bahkan berlangsung lebih panjang dibanding Idul Fitri, yakni sampai hari Tasyrik tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Berikut bacaan takbir yang paling umum dibaca umat Islam:

اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَاللّٰهُ أَكْبَرُ، اللّٰهُ أَكْبَرُ، وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Artinya:
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tidak ada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar dan segala puji hanya milik Allah.”

Di beberapa masjid kampung, suara takbir kadang masih terdengar sampai Subuh ketika panitia mulai menyiapkan tali tambang dan ember air untuk penyembelihan kurban.

Doa Nabi Ibrahim dan Makna Keikhlasan Kurban

Banyak doa Idul Adha berkaitan erat dengan kisah Nabi Ibrahim AS.

Salah satu doa yang sering dibaca adalah:

رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Artinya:
“Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku keturunan yang saleh.”
(QS. Ash-Shaffat: 100)

Selain itu, ada pula doa yang dibaca Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail AS saat membangun Ka’bah:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا ۖ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Artinya:
“Ya Tuhan kami, terimalah dari kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
(QS. Al-Baqarah: 127)

Doa tersebut menjadi pengingat bahwa inti kurban bukan hanya pada hewan yang disembelih.

Tetapi pada keikhlasan hati yang dipersembahkan kepada Allah.

Doa Ketika Menyembelih Hewan Kurban

Rasulullah SAW juga mengajarkan doa khusus saat menyembelih hewan kurban.

Beliau membaca:

بِسْمِ اللّٰهِ، وَاللّٰهُ أَكْبَرُ، اَللّٰهُمَّ هٰذَا مِنْكَ وَلَكَ

Artinya:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu.”
(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Doa ini menunjukkan bahwa kurban bukan sekadar tradisi tahunan.

Tetapi bentuk ibadah yang sepenuhnya dikembalikan kepada Allah SWT.

Di beberapa tempat, panitia kurban bahkan mulai membaca takbir bersama sebelum penyembelihan dimulai. Ada yang memegang tali sapi sambil wajahnya masih terlihat tegang. Ada pula panitia muda yang diam-diam meniup tangannya sendiri karena terkena air dingin sejak pagi.

Suasananya sederhana.

Tetapi terasa sangat hidup.

Hari Tasyrik Jadi Waktu Memperbanyak Dzikir

Selain takbir, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir pada hari Tasyrik.

Allah SWT berfirman:

“Dan berdzikirlah kepada Allah pada hari-hari yang telah ditentukan.”
(QS. Al-Baqarah: 203)

Dzikir yang dianjurkan di antaranya:

سُبْحَانَ اللّٰهِ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ، وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ، وَاللّٰهُ أَكْبَرُ

Artinya:
“Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”

Hari Tasyrik juga disebut Rasulullah SAW sebagai:

“Hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah.”
(HR. Muslim)

Karena itu, Idul Adha sebenarnya bukan hanya hari raya yang ramai oleh daging kurban.

Tetapi juga hari raya dzikir dan doa.

Idul Adha Selalu Membawa Manusia Kembali pada Ketulusan

Di banyak rumah, aroma sate dan gulai mulai memenuhi dapur sejak pagi. Ada ibu-ibu yang sibuk membungkus daging sambil menjawab salam tetangga. Ada anak kecil yang diam-diam mengambil potongan sate panas lalu meniup-niup jarinya sendiri.

Sementara di halaman masjid, sandal jamaah kadang mulai berjejer acak dan bercampur setelah salat Id selesai. Ada pula panitia yang tangannya masih bau asap sate dan sabun cuci piring ketika membagikan kantong daging terakhir menjelang zuhur. Bahkan di beberapa masjid kampung, kursi plastik panitia masih dipenuhi bercak air dan sisa rumput sampai sore hari.

Mungkin itu sebabnya Idul Adha terasa berbeda.

Karena hari raya ini tidak hanya mengajarkan manusia tentang kurban.

Tetapi juga tentang:

  • doa,
  • rasa syukur,
  • dan keikhlasan yang kadang justru tumbuh di tengah kesederhanaan.

Kadang doa paling tulus di hari Idul Adha bukan lahir dari suara paling keras, tetapi dari hati yang diam-diam belajar ikhlas ketika berbagi dan berserah kepada Allah SWT. (Red)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • kebakaran rumah sakit

    Kebakaran Rumah Sakit PMC Disikapi Damkar dengan Evakuasi Besar Pasien

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Damkar Subang menangani kebakaran rumah sakit PMC Subang yang memicu evakuasi besar pasien dan tenaga medis. albadarpost.com, HUMANIORA – Kebakaran rumah sakit kembali terjadi dan mengganggu layanan publik. Peristiwa kebakaran rumah sakit Pamanukan Medical Center (PMC) di Kabupaten Subang, Kamis, 20 November 2025, memaksa penghuni gedung dievakuasi dalam waktu cepat. Api yang muncul dari lantai […]

  • Tamu Allah

    Terungkap! Mengapa Jamaah Haji Disebut Tamu Allah?

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 32
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Istilah tamu Allah sudah sangat akrab di telinga umat Islam, terutama saat musim haji tiba. Sebutan itu diberikan kepada jamaah haji yang datang ke Tanah Suci untuk memenuhi panggilan Allah SWT. Dalam ajaran Islam, istilah tamu Allah bukan sekadar ungkapan simbolis, tetapi memiliki makna spiritual yang sangat dalam. Karena itu, banyak orang […]

  • UMKM modal kecil

    7 Ide UMKM Modal Kecil 2026, Cocok Dimulai dari Rumah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – UMKM modal kecil kini menjadi pilihan banyak orang yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan tanpa harus menyewa tempat usaha. Bahkan, usaha rumahan modal kecil semakin diminati karena fleksibel, mudah dijalankan, dan memiliki peluang keuntungan yang menjanjikan. Di tengah perkembangan ekonomi digital, ide UMKM modal kecil dari rumah bisa berkembang cepat jika dikelola […]

  • kemiskinan ekstrem Lebak

    Pemkab Lebak Dinilai Abai Tangani Kemiskinan Ekstrem yang Berdampak pada Warga

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Kondisi kemiskinan ekstrem Lebak kembali muncul setelah seorang lansia dan anak ODGJ hidup tanpa bantuan pemerintah. Kemiskinan Ekstrem Lebak dan Kelalaian Pengawasan Negara albadarpost.com, HUMANIORA – Kondisi kemiskinan ekstrem Lebak kembali menjadi sorotan setelah seorang lansia dan putranya yang hidup dengan gangguan jiwa bertahan di gubuk rapuh tanpa dukungan negara. Kisah ini mencerminkan celah serius […]

  • Ilustrasi lahan kering retak saat musim kemarau 2026 dengan latar langit cerah dan suhu panas ekstrem.

    Kemarau 2026 Capai Puncak Agustus, BMKG Minta Waspada!

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 66
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau 2026 atau kemarau 2026 akan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang. Selain datang lebih awal di sejumlah wilayah, periode kering tahun ini juga berpotensi memicu kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, masyarakat dan pemerintah daerah diminta segera menyiapkan langkah antisipasi. […]

  • kasus leptospirosis di Pangandaran

    Kasus Leptospirosis Meningkat di Pangandaran, Dinkes Intensifkan Sosialisasi dan Pengendalian Tikus

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Kasus leptospirosis di Pangandaran tembus 22 kasus per September 2025. Dinkes perketat pengendalian tikus dan sosialisasi APD untuk cegah lonjakan. Kasus Leptospirosis Terkini albadarpost.com, LENSA – Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran kembali mencatat kenaikan kasus leptospirosis. Hingga September 2025, terdapat 22 warga yang terinfeksi penyakit yang disebabkan bakteri leptospira ini. Penyakit tersebut biasanya menyebar melalui air […]

expand_less