Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Kemenekraf Dorong Talenta Digital Lewat BDD 2025 di Bandung

Kemenekraf Dorong Talenta Digital Lewat BDD 2025 di Bandung

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kemenekraf kembangkan talenta digital melalui BDD 2025 untuk memperkuat ekonomi kreatif nasional.

albadarpost.com, LENSA – Pemerintah menegaskan strategi baru dalam membangun sumber daya manusia ekonomi kreatif. Melalui Badan Ekraf Developer Day (BDD) 2025 di Bandung, Kementerian Ekonomi Kreatif menyiapkan 1.000 talenta digital yang diharapkan mampu menjadi motor pertumbuhan industri berbasis teknologi. Program ini dirancang untuk memastikan penguasaan teknologi tidak menjauhkan manusia dari peran utamanya, melainkan memperkuat kapasitas kreatif yang relevan bagi pasar masa depan.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan arah kebijakan kementerian adalah menjadikan teknologi digital sebagai pendorong kreativitas, bukan pengganti tenaga kerja. BDD 2025, menurut dia, bukan hanya membangun keterampilan teknis peserta, tetapi juga karakter wirausaha digital. Peserta dituntut berkembang sebagai pembuat produk, bukan sekadar konsumen teknologi. Pemerintah ingin memastikan talenta digital Indonesia mampu bersaing di tengah percepatan transformasi ekonomi sebagaimana arahan Presiden Prabowo.

“Kreativitas berbasis digital memberi nilai tambah bagi daerah. BDD 2025 menjadi ruang temu untuk menyiapkan masa depan kreatif Indonesia, memastikan talenta kita adaptif dan tetap menjaga jati diri bangsa,” kata Teuku Riefky dalam sambutan pembukaan.

Kebutuhan mempercepat penciptaan talenta baru didorong tren investasi ekonomi kreatif. Subsektor aplikasi kini menjadi penopang utama dan menyumbang 66 persen dari realisasi target investasi tahunan. Data tersebut menunjukkan permintaan industri yang terus tumbuh untuk produk digital yang relevan dengan kemajuan teknologi. Pemerintah memandang celah ini sebagai peluang strategis untuk memperbesar kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB nasional.

Bandung dipilih sebagai lokasi kegiatan karena posisi Jawa Barat sebagai salah satu pusat industri kreatif terbesar di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), provinsi ini memproyeksikan 6,24 juta pekerja kreatif pada 2025. Angka tersebut merupakan kontribusi terbesar secara nasional. Infrastruktur pendidikan, komunitas teknologi, serta pertumbuhan startup di wilayah ini juga dipandang menunjang percepatan pengembangan talenta digital.

Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman menilai ekonomi kreatif akan menjadi salah satu penentu masa depan Indonesia. Ia menekankan bahwa ekosistem ini harus dikelola dengan tiga unsur penting: talenta, teknologi, dan toleransi. Herman menilai penting bagi pemerintah daerah dan pusat untuk menciptakan peluang digital baru yang tidak hanya bergantung pada model yang sudah mapan. Dengan keterampilan yang terus diperbarui, talenta digital dapat menciptakan inovasi sekaligus membuka lapangan usaha.

Baca juga: Sejarah BPK dan Arah Baru Pengawasan Keuangan Negara

Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf Muhammad Neil El Himam menambahkan bahwa Indonesia memiliki jumlah pengguna internet yang besar serta pasar digital yang terus berkembang. Potensi tersebut perlu diarahkan agar pelaku kreatif tidak hanya kuat di dalam negeri, tetapi juga kompetitif pada level global. Ia menegaskan bahwa program-program Kemenekraf akan difokuskan untuk meningkatkan kualitas talenta digital sehingga sektor ini mampu menjadi pilar pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih kokoh.

Mengapa Penguatan Talenta Digital Penting

Kebutuhan industri terhadap keahlian digital semakin meningkat. Kompetensi teknis, kemampuan memecahkan masalah, serta pemahaman terhadap tren global menjadi prasyarat utama dalam menciptakan inovasi. Melalui BDD 2025, pemerintah ingin menutup kesenjangan antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga ahli yang kompeten. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi kreatif dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Talenta Digital sebagai Pilar Ekosistem Baru

Penguatan talenta digital bukan hanya upaya menyiapkan tenaga kerja. Pemerintah menilai bahwa sektor ini berpotensi menjadi pondasi baru ekonomi nasional. Dengan jumlah kreator yang semakin besar, Indonesia dapat mendorong ekspor produk digital, memperluas pasar global, dan menciptakan lapangan pekerjaan berkualitas. Program seperti BDD 2025 menjadi bagian dari strategi memperkuat daya saing ini.

Kemenekraf memperkuat ekosistem kreatif nasional lewat pengembangan talenta digital agar Indonesia lebih kompetitif di era ekonomi baru. (Red/Asep Chandra)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • libur Isra Mikraj

    Hari Ini, Sanksi Ganjil Genap Jakarta Dihentikan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 137
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghentikan penerapan kebijakan ganjil genap beserta seluruh sanksinya pada libur Isra Mikraj. Keputusan ini memastikan tidak ada penindakan hukum terhadap pengendara kendaraan pribadi yang melintas di ruas jalan terdampak pembatasan lalu lintas. Peniadaan ganjil genap berlaku pada Jumat, 16 Januari 2026, seiring peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad […]

  • pembunuhan lansia

    Pembunuhan Lansia di Cirebon: Pelaku Lampung Beraksi Lintas Daerah

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Pembunuhan lansia di Cirebon ungkap modus kejahatan lintas daerah, polisi buru satu pelaku lagi. albadarpost.com, LENSA – Polisi kembali membuka tabir kejahatan jalanan yang menarget warga rentan. Dua pria asal Lampung ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan lansia setelah mayat seorang perempuan ditemukan di jalur Pantura Arjawinangun, Kabupaten Cirebon. Kasus ini menimbulkan pertanyaan tentang pola migrasi kriminal […]

  • korupsi dana desa

    Mengapa Dana Desa Rentan Diselewengkan?

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Korupsi dana desa berulang karena pengawasan lemah, desain kebijakan timpang, dan tata kelola yang tidak solid. Dana Besar di Level Terkecil albadarpost.com, PERSPEKTIF – Penetapan Kepala Desa Mancagar sebagai tersangka korupsi dana desa kembali membuka satu pertanyaan mendasar: mengapa kebijakan dana desa sejak diluncurkan pada 2015 masih sangat rentan terhadap penyimpangan? Kasus Kuningan bukan insiden […]

  • Forum Jurnalis Galuh

    FJG: Oknum Tak Bisa Berlindung di Balik Wartawan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 22
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Forum Jurnalis Galuh (FJG) menegaskan bahwa siapa pun yang diduga melakukan tindak pidana tidak dapat berlindung di balik identitas atau atribut profesi wartawan. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul mencuatnya kasus dugaan pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis. Dalam kesempatan […]

  • Kegiatan penguatan HAM kesehatan di Dinas Kesehatan Tasikmalaya dengan Wakil Wali Kota dan Kanwil HAM Jawa Barat

    Tak Sekadar Prosedur, Ini Wajah Baru Layanan Kesehatan Tasikmalaya

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 128
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Penguatan HAM kesehatan mulai menunjukkan arah baru di Kota Tasikmalaya. Tidak lagi sekadar formalitas, penerapan hak asasi manusia di sektor kesehatan kini bergerak menuju layanan yang lebih adil, inklusif, dan benar-benar dirasakan masyarakat. Suasana itu terasa dalam kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kota […]

  • Rupiah Inklusif

    BI Tasikmalaya Buktikan Rupiah Milik Semua Warga

    • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 54
    • 0Komentar

    AlbadarPost.com, BERITA DAERAH — Program Rupiah Inklusif kembali mendapat makna baru di Kota Tasikmalaya. Melalui edukasi literasi keuangan yang ramah disabilitas, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Tasikmalaya membuktikan bahwa memahami rupiah bukan hanya hak sebagian orang, melainkan hak seluruh warga negara tanpa terkecuali. Melalui kegiatan di GCC Dadaha, Minggu (14/6/2026), puluhan penyandang disabilitas mendapat edukasi Program […]

expand_less