Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Penyebab Gempa Pacitan Hari Ini

Penyebab Gempa Pacitan Hari Ini

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 142
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Getaran gempa terasa kuat di sejumlah wilayah saat jarum jam menunjukkan pukul 01.06 WIB, Jumat dini hari, 6 Februari 2026. Warga di Pacitan dan berbagai daerah lain di selatan Jawa terbangun oleh guncangan yang berlangsung beberapa detik. Dalam waktu singkat, laporan gempa menyebar luas di media sosial.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kemudian memastikan bahwa gempa tersebut bermagnitudo 6,4 dengan pusat di laut selatan Pacitan, Jawa Timur. Meski episentrum berada di laut, dampaknya terasa hingga 26 wilayah, termasuk Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan sebagian Bali.

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pacitan yang Terjadi Dini Hari

BMKG menjelaskan bahwa gempa Pacitan M 6.4 dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng di selatan Pulau Jawa. Pada zona ini, Lempeng Indo-Australia terus bergerak ke bawah Lempeng Eurasia. Tekanan yang terakumulasi kemudian dilepaskan dalam bentuk gempa bumi.

Baca juga: Janji Allah di Jalan Syukur

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyebut gempa ini memiliki mekanisme thrust fault atau sesar naik. Mekanisme tersebut umum terjadi di kawasan subduksi aktif dan kerap menghasilkan gempa berkekuatan menengah hingga besar.

Pusat gempa berada sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer. Kedalaman ini tergolong dangkal sehingga energi gempa merambat lebih efektif ke permukaan.

Mengapa Getaran Gempa Terasa Hingga Jauh dari Pusatnya

Salah satu faktor utama yang membuat gempa ini terasa luas adalah kedalamannya yang dangkal. Gempa dangkal cenderung menyalurkan energi lebih besar ke permukaan dibanding gempa dalam. Akibatnya, getaran dapat dirasakan meskipun jarak dari pusat gempa cukup jauh.

Gempa Pacitan M 6.4 Terasa di 26 Wilayah. Sumber BMKG.

BMKG mencatat intensitas gempa berada pada skala II hingga IV MMI di sejumlah wilayah. Pada tingkat ini, getaran dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah, sementara benda-benda ringan dapat bergoyang.

Selain itu, struktur geologi Pulau Jawa juga berperan dalam penyebaran getaran. Lapisan batuan tertentu dapat memperkuat atau memperpanjang rambatan gelombang gempa, sehingga wilayah yang jauh dari episentrum tetap merasakan dampaknya.

BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Meski pusat gempa berada di laut, BMKG memastikan gempa Pacitan M 6.4 tidak berpotensi tsunami. Analisis menunjukkan mekanisme dan kedalaman gempa tidak memenuhi kriteria pembangkitan tsunami signifikan.

Baca juga: Efek Sergio Castel: Persib Harus Rombak Slot Pemain Asing

Namun, BMKG tetap mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga di wilayah rawan gempa disarankan memeriksa kondisi bangunan dan menghindari struktur yang berpotensi membahayakan.

Pengingat Penting bagi Wilayah Selatan Jawa

Gempa Pacitan ini kembali menegaskan bahwa wilayah selatan Jawa merupakan kawasan dengan aktivitas seismik tinggi. Aktivitas subduksi yang terus berlangsung membuat gempa bumi menjadi fenomena yang tidak bisa dihindari.

Karena itu, kesiapsiagaan menjadi langkah paling rasional. Edukasi kebencanaan, pemahaman jalur evakuasi, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dapat membantu masyarakat merespons gempa dengan lebih tenang dan tepat.

Gempa mungkin datang tanpa peringatan. Namun, dengan pengetahuan dan kesiapan, risiko yang ditimbulkan dapat ditekan seminimal mungkin. (GZ)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Leuwi Genteng Ciamis

    Leuwi Genteng Berduka, Polisi Ungkap Dua Fakta Penting

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 76
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Leuwi Genteng Ciamis menjadi perhatian publik setelah satu insiden pada Minggu (28/6/2026) memicu dua peristiwa sekaligus. Seorang pemuda dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam, sementara seorang pengunjung lain mengalami luka setelah terjadi dugaan penganiayaan di lokasi. Peristiwa di kawasan wisata sungai tersebut kini masih dalam penyelidikan kepolisian untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian […]

  • Ilustrasi Kais dan Laila dalam legenda sufi Laila Majnun dengan nuansa Timur Tengah klasik.

    Siapa Laila dan Majnun? Kisah Cinta Sufi yang Menggetarkan Dunia

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 229
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Nama Laila Majnun sudah lama dikenal sebagai simbol cinta paling tragis dalam sejarah sastra Timur Tengah. Dalam kisah sufi klasik, Kais dan Laila bukan hanya tokoh romansa biasa, tetapi juga lambang cinta, kerinduan, dan pencarian spiritual yang terus dibicarakan hingga hari ini. Legenda cinta ini bahkan melampaui batas budaya dan zaman. Dari […]

  • korban TPPO

    Pemkab Tasikmalaya Percepat Pemulangan Korban TPPO

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Pemkab Tasikmalaya ajukan pemulangan tujuh warga diduga korban TPPO di Kamboja dan perkuat pencegahan. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memastikan tujuh warganya diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja. Pemerintah daerah langsung mengajukan permohonan pemulangan dan berkoordinasi lintas instansi untuk memastikan perlindungan warga berjalan sesuai prosedur. Langkah cepat ini penting […]

  • larangan rokok Maladewa

    Maladewa Larang Rokok Nasional, Langkah Berani Lindungi Generasi Muda

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Maladewa resmi berlakukan larangan rokok nasional mulai 1 November 2025 untuk lindungi generasi muda. Maladewa Resmi Berlakukan Larangan Rokok Nasional Mulai November albadarpost.com, HUMANIORA – Pemerintah Maladewa mencatat sejarah baru dalam kebijakan kesehatan publik dunia. Mulai Sabtu, 1 November 2025, negara kepulauan di Samudra Hindia itu resmi menerapkan larangan rokok Maladewa secara nasional. Langkah ini […]

  • Terpidana Korupsi

    Kejari Bandung Tangkap Terpidana Korupsi Setelah 12 Tahun Buron

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Kejari Bandung menangkap terpidana korupsi yang buron 12 tahun dan mengeksekusinya ke Lapas Banceuy. albadarpost.com, LENSA – Kejaksaan Negeri Bandung menuntaskan pelarian panjang seorang terpidana korupsi. Setelah 12 tahun buron, Syaf Mulyana—mantan Ketua Lembaga Kajian Ekonomi Bandung—akhirnya ditangkap dan dieksekusi ke Lapas Banceuy. Penangkapan ini menegaskan upaya penegak hukum membersihkan praktik korupsi yang masih menggerus […]

  • Kerang tutut cabe ijo pedas gurih dengan irisan cabai hijau dan tomat, disajikan hangat dalam wajan tradisional.

    Rahasia Masak Kerang Tutut Cabe Ijo Bumbu Melimpah

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 162
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESYLE – Kerang tutut sering dianggap makanan kampung. Namun, di tangan yang tepat, ia berubah menjadi hidangan berkelas dengan rasa yang berlapis. Kerang Tutut Cabe Ijo menghadirkan sensasi pedas segar, gurih pekat, dan aroma rempah yang menggoda sejak pertama kali masuk wajan. Pertama, kita bicara soal bahan utama. Gunakan 1000 gram remis atau tutut […]

expand_less