Breaking News
light_mode
Beranda » Lifestyle » Manusia Sibuk Cari Tuhan di Langit, Padahal Nafasnya Saja Pemberian Allah

Manusia Sibuk Cari Tuhan di Langit, Padahal Nafasnya Saja Pemberian Allah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
  • visibility 86
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

analbadarpost.com, LIFESTYLE – Ada manusia yang setiap hari sibuk mencari bukti keberadaan Tuhan. Ia memandangi langit, menghitung bintang, mengagumi gunung, lalu berkata, “Ini bukti Allah ada.” Padahal sejak bangun tidur sampai malam datang, jantungnya berdetak tanpa ia pernah tahu tombol “ON”-nya di mana.

Inilah yang dijelaskan Syekh Ibnu Athoillah dalam Kitab Hikam tentang hakikat mengenal Allah. Menurut ulama sufi tersebut, ada perbedaan besar antara orang yang melihat Allah lebih dahulu lalu memahami alam, dengan orang yang baru percaya kepada Allah setelah melihat alam semesta.

Ironisnya, manusia modern sering merasa paling rasional. Semua ingin dibuktikan. Semua harus terlihat. Dan semua harus masuk logika. Namun lucunya, mereka percaya sinyal WiFi tanpa pernah melihat bentuknya, tetapi masih meminta bukti tentang Tuhan yang menghidupkan dirinya.

Syekh Athoillah seakan menampar cara berpikir manusia yang terlalu sibuk mencari Tuhan di luar dirinya sendiri.

Ketika Alam Dijadikan Bukti Tuhan

Dalam salah satu hikmahnya, Syekh Athoillah menjelaskan bahwa orang yang benar-benar mengenal Allah tidak membutuhkan alam sebagai bukti utama keberadaan-Nya.

Mereka justru melihat alam sebagai akibat dari adanya Allah.

Sebaliknya, orang yang menjadikan alam sebagai satu-satunya jalan mengenal Tuhan menunjukkan bahwa hatinya belum benar-benar sampai kepada Allah.

Kalimat itu terasa sederhana, tetapi maknanya cukup dalam.

Sebab hari ini manusia begitu kagum pada ciptaan, tetapi lupa kepada Yang Menciptakan.

Orang menangis melihat matahari terbit di pegunungan. Orang terpukau melihat laut dan hutan. Namun setelah itu, ia kembali sombong, kembali lalai, dan kembali hidup seolah dunia berdiri sendiri tanpa Tuhan.

Padahal Al-Qur’an sudah mengingatkan:

“Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui apa-apa, lalu Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu bersyukur.”
(QS. An-Nahl: 78)

Ayat itu menjelaskan bahwa sejak lahir manusia sebenarnya sudah dibekali alat untuk mengenal Allah.

Pendengaran, penglihatan, akal, dan hati bukan sekadar alat mencari uang atau mengejar jabatan.

Semua itu adalah jalan untuk mengenal siapa yang menciptakan kehidupan.

Manusia Modern: Pintar, Tapi Kosong

Hari ini manusia berhasil membuat kecerdasan buatan, roket, dan teknologi canggih. Namun anehnya, semakin tinggi ilmu pengetahuan, semakin banyak manusia kehilangan ketenangan.

Banyak orang hafal teori motivasi, tetapi tidak mampu tidur nyenyak.

Banyak yang paham cara investasi, tetapi hidupnya penuh kecemasan.

Dan banyak yang merasa modern, tetapi mudah marah hanya karena komentar media sosial.

Mengapa?

Karena manusia modern sering mengenal segala sesuatu kecuali dirinya sendiri.

Ia tahu isi dunia, tetapi lupa kepada pemilik dunia.

Padahal Imam Al-Ghazali pernah mengingatkan:

“Barang siapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya.”

Sayangnya, manusia hari ini lebih sibuk mempercantik citra daripada memperbaiki hati.

Feed media sosial dirawat seperti taman istana, tetapi jiwanya sendiri dibiarkan kosong dan berdebu.

Tuhan Tidak Pernah Jauh, Manusialah yang Menjauh

Syekh Athoillah sebenarnya sedang menjelaskan satu hal penting: Allah tidak pernah jauh.

Manusialah yang terlalu sibuk dengan dunia sampai lupa melihat tanda-tanda Tuhan dalam dirinya sendiri.

Nafas gratis.

Jantung berdetak otomatis.

Mata bisa melihat.

Otak bisa berpikir.

Namun manusia tetap berkata, “Mana bukti Tuhan?”

Lucunya lagi, manusia sering baru ingat Tuhan ketika hidup mulai sempit.

Saat sakit datang, doa mendadak panjang.

Saat kehilangan pekerjaan, sajadah mulai dicari.

Dan saat hati hancur, barulah malam terasa sunyi.

Padahal Allah sudah mengingatkan dalam Al-Qur’an:

“Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri.”
(QS. Fussilat: 53)

Artinya, bukti keberadaan Allah bukan hanya ada di langit atau gunung.

Buktinya ada di tubuh manusia sendiri.

Bersyukur Adalah Bentuk Tertinggi Mengenal Allah

Menurut para ulama tasawuf, orang yang benar-benar mengenal Allah akan lebih mudah bersyukur.

Ia sadar bahwa hidup bukan semata hasil kerja kerasnya.

Ada pertolongan Allah dalam setiap langkah kehidupan.

Karena itu, rasa syukur bukan hanya ucapan “alhamdulillah”.

Syukur adalah kesadaran bahwa manusia tidak memiliki apa-apa tanpa Allah.

Sayangnya, banyak orang baru sadar ketika nikmat mulai dicabut sedikit demi sedikit.

Ketika sehat hilang, baru sadar pentingnya tubuh.

Ketika hati gelisah, baru sadar pentingnya kedekatan kepada Tuhan.

Dan ketika dunia mulai terasa sesak, manusia akhirnya paham bahwa uang ternyata tidak bisa membeli ketenangan.

Manusia hari ini terlalu sibuk mencari Tuhan di ujung langit, padahal sejak lahir Allah sudah mengetuk hatinya lewat setiap detak jantung yang tidak pernah ia bayar.

وَاللَّهُ أَعْلَمُ بِالصَّوَابِ

Penulis: Diki Samani (Pemimpin Redaksi AlbadarPost)

 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana MBG Raib

    Program Makan Bergizi Gratis Jadi Investasi Gizi Anak, Ahli Gizi Dorong Evaluasi Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Ahli gizi nilai program makan bergizi gratis penting untuk masa depan anak, namun perlu evaluasi agar manfaatnya maksimal. Program Makan Bergizi Gratis Dorong Generasi Sehat Indonesia albadarpost.com, HUMANIORA – Program makan bergizi gratis (MBG) yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu kebijakan unggulan di bidang kesehatan masyarakat. Tujuannya sederhana namun krusial: memperbaiki status gizi […]

  • Keuangan Ilegal

    OJK Bertindak Tegas Blokir Ribuan Keuangan Ilegal Sepanjang 2025

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 100
    • 0Komentar

    OJK memblokir ribuan Keuangan Ilegal untuk memperkuat perlindungan konsumen sepanjang 2025. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memblokir 2.617 entitas Keuangan Ilegal sepanjang Januari–November 2025. Kebijakan ini menandai eskalasi penindakan terhadap praktik penipuan digital yang semakin mempengaruhi keamanan finansial masyarakat. Langkah tersebut penting karena jumlah korban dan nilai kerugian terus meningkat dalam dua […]

  • budidaya lobster

    Budidaya Lobster Pangandaran Perkuat Ekonomi Pesisir

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Budidaya lobster Pangandaran berkembang, produksi stabil dan membuka peluang ekspor berkelanjutan. albadarpost.com, BERITA DAERAH – Budidaya lobster di kawasan wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, mulai menunjukkan geliat yang signifikan. Sejumlah kelompok warga mengembangkan usaha ini secara lebih terstruktur dan modern, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir sekaligus memperkuat posisi perikanan daerah. Aktivitas budidaya lobster […]

  • Pertandingan Dewa United vs Persib Bandung di stadion tanpa penonton dengan suasana tegang dan fokus pemain

    Tanpa Suporter, Dewa United vs Persib Bisa Tak Terduga, Siapa Diuntungkan?

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 105
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Laga Dewa United vs Persib kali ini terasa berbeda sejak awal. Pertandingan Dewa United vs Persib bukan hanya soal perebutan poin, tetapi juga soal adaptasi dalam situasi yang tidak biasa. Tanpa penonton di Stadion Internasional Banten, Senin (20/4), duel ini kehilangan satu elemen penting: tekanan dari tribun. Keputusan menggelar pertandingan tanpa […]

  • harga BBM

    BBM Tak Naik, Tapi SPBU Tetap Padat: Ini Fakta Sebenarnya

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 90
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Fenomena harga BBM tidak naik justru diikuti antrean panjang di sejumlah SPBU menjadi perhatian masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Isu harga BBM, kabar kenaikan bahan bakar, hingga kekhawatiran publik terhadap stabilitas energi membuat aktivitas pengisian bahan bakar meningkat. Meski pemerintah memastikan harga bahan bakar tetap stabil, suasana di lapangan menunjukkan cerita […]

  • kasus korupsi Lampung Tengah

    KPK Tahan Lima Pejabat dalam Kasus Korupsi Lampung Tengah

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 96
    • 0Komentar

    KPK menetapkan lima tersangka dan menahan pejabat terkait kasus korupsi Lampung Tengah setelah OTT. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – KPK menahan lima pejabat dan pihak swasta terkait kasus korupsi Lampung Tengah setelah rangkaian Operasi Tangkap Tangan yang berlangsung Rabu lalu. Penetapan tersangka ini menjadi langkah awal untuk membongkar praktik suap dan gratifikasi yang mengakar dalam pengadaan […]

expand_less