Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » 7 Tradisi Ramadhan Paling Unik di Dunia, Nomor 4 Bikin Kaget

7 Tradisi Ramadhan Paling Unik di Dunia, Nomor 4 Bikin Kaget

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ramadhan ternyata tidak dirayakan dengan cara yang sama di setiap negara.

Beberapa tradisi Ramadhan di dunia bahkan terdengar sangat unik dan jarang diketahui banyak orang.

Di berbagai belahan dunia, masyarakat memiliki tradisi Ramadan unik di berbagai negara yang membuat suasana bulan suci terasa lebih meriah. Dari meriam penanda berbuka hingga penjaga sahur keliling, semuanya menjadi bagian dari kekayaan budaya Islam.

Beberapa di antaranya bahkan sudah berlangsung ratusan tahun.

Dan hingga sekarang, tradisi tersebut masih terus dijaga.

Lalu, apa saja tradisi yang membuat Ramadan di dunia terasa berbeda?

1. Meriam Penanda Berbuka di Timur Tengah

Di sejumlah negara Timur Tengah, masyarakat memiliki tradisi menembakkan meriam saat waktu berbuka tiba.

Tradisi ini dikenal sebagai Ramadan Cannon.

Pada masa lalu, meriam digunakan sebagai penanda waktu berbuka sebelum ada pengeras suara masjid. Sekarang, tradisi tersebut tetap dipertahankan karena dianggap bagian penting dari sejarah Ramadan.

Setiap kali meriam ditembakkan, warga biasanya berkumpul untuk menyaksikan momen tersebut.

2. Lentera Ramadhan yang Mewarnai Kota Mesir

Jika Anda berjalan di jalanan Mesir saat Ramadan, suasana malam terlihat sangat berbeda.

Lampu lentera warna-warni menghiasi rumah, toko, dan gang-gang kecil.

Tradisi ini dikenal sebagai Fanous Ramadan.

Anak-anak biasanya membawa lentera sambil bernyanyi menyambut datangnya bulan suci. Karena itu, Ramadan di Mesir sering terasa sangat meriah dan penuh warna.

3. Penjaga Sahur Keliling di Suriah

Sebelum alarm ponsel dikenal luas, masyarakat Suriah memiliki cara unik untuk membangunkan sahur.

Seorang pria berjalan keliling kampung sambil memukul drum.

Ia memanggil nama warga satu per satu agar bangun sahur.

Tradisi ini dikenal sebagai Musaharati.

Meskipun zaman sudah modern, beberapa kota masih mempertahankan tradisi ini karena dianggap bagian dari identitas Ramadan.

4. Tradisi Ngabuburit di Indonesia

Indonesia memiliki tradisi yang sangat populer menjelang waktu berbuka puasa.

Masyarakat menyebutnya ngabuburit.

Kegiatan ini biasanya dilakukan dengan berjalan-jalan, berburu takjil, atau berkumpul bersama teman.

Tradisi sederhana ini justru membuat suasana Ramadan di Indonesia terasa sangat hidup.

5. Tradisi Anak-anak Berbagi di Uni Emirat Arab

Menjelang Ramadan, anak-anak di Uni Emirat Arab merayakan tradisi bernama Haq Al Laila.

Mereka mengenakan pakaian tradisional lalu berkeliling rumah warga.

Anak-anak tersebut menyanyikan lagu khusus dan menerima permen atau kacang dari penduduk setempat.

Tradisi ini melambangkan kebahagiaan menyambut bulan Ramadan.

6. Buka Puasa Bersama di Jalanan Turki

Di Turki, suasana berbuka puasa sering terlihat sangat meriah.

Pemerintah kota biasanya menyiapkan meja panjang di jalan-jalan utama.

Warga berkumpul untuk berbuka puasa bersama meskipun tidak saling mengenal.

Tradisi ini memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan selama Ramadan.

7. Chaand Raat di Pakistan

Menjelang Idul Fitri, masyarakat Pakistan merayakan malam yang disebut Chaand Raat.

Pada malam ini, orang-orang pergi ke pasar untuk membeli pakaian baru dan menghias tangan dengan henna.

Jalanan kota menjadi sangat ramai dan penuh warna.

Tradisi ini menandai bahwa Ramadan segera berakhir dan Hari Raya Idul Fitri akan segera tiba.

Tradisi Ramadhan yang Membuat Dunia Terasa Lebih Dekat

Setiap negara memang memiliki budaya yang berbeda.

Namun Ramadan selalu membawa pesan yang sama.

Bulan suci ini menghadirkan kebersamaan, kepedulian, dan kegembiraan bagi umat Islam di seluruh dunia.

Karena itu, mengenal berbagai tradisi Ramadhan di dunia membuat kita semakin memahami betapa luas dan beragamnya budaya Islam. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • peran pesantren

    Pesantren Kini Tak Lagi Hanya Mengajar Agama

    • calendar_month Minggu, 5 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 57
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Pesantren selama ini dikenal sebagai tempat belajar agama. Namun, peran pesantren di tengah masyarakat jauh lebih besar. Lembaga pendidikan Islam, pondok pesantren, dan pusat pembinaan umat kini menjadi kekuatan penting yang membentuk karakter, menjaga budaya, sekaligus menggerakkan ekonomi warga. Di banyak daerah, pesantren tidak hanya mencetak santri yang memahami ilmu agama. Sebaliknya, […]

  • perang Islam

    Dari Badar ke Hattin: 7 Perang Islam Penuh Ketegangan

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 64
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – Perang Islam menjadi bagian penting dalam perjalanan peradaban dunia. Dalam sejarah perang Islam, berbagai konflik besar tidak hanya menentukan arah dakwah, tetapi juga membentuk strategi militer, politik, dan sosial umat. Kisah perang dalam Islam selalu menghadirkan drama, pengorbanan, dan momen penuh ketegangan yang mengubah jalannya sejarah. Menariknya, setiap perang besar Islam memiliki […]

  • Ilustrasi seseorang mendapat pujian banyak orang sementara Allah menutup aib manusia yang tidak diketahui orang lain.

    Saat Orang Memuji Anda, Bisa Jadi Allah Sedang Menutup Aib Anda

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 25
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Allah menutup (menghijab) aib manusia. Kalimat ini sering terdengar sederhana, tetapi maknanya sangat dalam. Banyak orang menikmati pujian manusia, padahal bisa saja pujian itu muncul karena aib manusia yang sebenarnya belum terlihat. Dengan kata lain, orang lain memuji karena Allah menutup keburukan yang tidak mereka ketahui. Fenomena ini sering terlihat dalam kehidupan […]

  • tindak pidana korupsi

    ASN Indramayu Korupsi Bantuan PKBM

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 26
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kasus dugaan tindak pidana korupsi bantuan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Indramayu kembali menegaskan pentingnya akuntabilitas aparatur sipil negara. Seorang ASN aktif kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah Kejaksaan menilai kewenangan formal yang dimilikinya tidak dijalankan sesuai prosedur. Kejaksaan Negeri Indramayu menegaskan bahwa status ASN tidak memberikan kekebalan […]

  • Kantor Urusan Agama memberikan layanan konsultasi keluarga, nikah, dan bimbingan keagamaan kepada masyarakat

    Banyak yang Belum Tahu! KUA Ternyata Punya 9 Layanan Penting

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 34
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA — Layanan KUA ternyata tidak berhenti di urusan pernikahan. Di balik itu, ada peran yang lebih luas. Bahkan, fungsi KUA saat ini mulai menyentuh banyak sisi kehidupan masyarakat, dari keluarga hingga urusan sosial keagamaan. Tidak semua orang tahu ini. Padahal manfaatnya terasa. Perubahan Pelan, Tapi Dampaknya Nyata Selama ini, banyak orang datang ke KUA […]

  • Kawasan Tanpa Rokok

    Satpol PP Cirebon Tindak Warga Langgar Kawasan Tanpa Rokok, Denda Rp17 Ribu Berlaku Tegas

    • calendar_month Sabtu, 1 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Satpol PP Cirebon tindak pelanggar kawasan tanpa rokok, tujuh warga didenda Rp17 ribu untuk tegakkan Perda KTR. Penegakan Kawasan Tanpa Rokok Kian Diperketat albadarpost.com, LENSA – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon kembali menegaskan komitmennya dalam menegakkan aturan kawasan tanpa rokok (KTR). Dalam operasi yang digelar pada Sabtu pagi, 1 November 2025, petugas […]

expand_less