Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Dunia » 7 Tradisi Ramadhan Paling Unik di Dunia, Nomor 4 Bikin Kaget

7 Tradisi Ramadhan Paling Unik di Dunia, Nomor 4 Bikin Kaget

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
  • visibility 128
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DUNIA – Ramadhan ternyata tidak dirayakan dengan cara yang sama di setiap negara.

Beberapa tradisi Ramadhan di dunia bahkan terdengar sangat unik dan jarang diketahui banyak orang.

Di berbagai belahan dunia, masyarakat memiliki tradisi Ramadan unik di berbagai negara yang membuat suasana bulan suci terasa lebih meriah. Dari meriam penanda berbuka hingga penjaga sahur keliling, semuanya menjadi bagian dari kekayaan budaya Islam.

Beberapa di antaranya bahkan sudah berlangsung ratusan tahun.

Dan hingga sekarang, tradisi tersebut masih terus dijaga.

Lalu, apa saja tradisi yang membuat Ramadan di dunia terasa berbeda?

1. Meriam Penanda Berbuka di Timur Tengah

Di sejumlah negara Timur Tengah, masyarakat memiliki tradisi menembakkan meriam saat waktu berbuka tiba.

Tradisi ini dikenal sebagai Ramadan Cannon.

Pada masa lalu, meriam digunakan sebagai penanda waktu berbuka sebelum ada pengeras suara masjid. Sekarang, tradisi tersebut tetap dipertahankan karena dianggap bagian penting dari sejarah Ramadan.

Setiap kali meriam ditembakkan, warga biasanya berkumpul untuk menyaksikan momen tersebut.

2. Lentera Ramadhan yang Mewarnai Kota Mesir

Jika Anda berjalan di jalanan Mesir saat Ramadan, suasana malam terlihat sangat berbeda.

Lampu lentera warna-warni menghiasi rumah, toko, dan gang-gang kecil.

Tradisi ini dikenal sebagai Fanous Ramadan.

Anak-anak biasanya membawa lentera sambil bernyanyi menyambut datangnya bulan suci. Karena itu, Ramadan di Mesir sering terasa sangat meriah dan penuh warna.

3. Penjaga Sahur Keliling di Suriah

Sebelum alarm ponsel dikenal luas, masyarakat Suriah memiliki cara unik untuk membangunkan sahur.

Seorang pria berjalan keliling kampung sambil memukul drum.

Ia memanggil nama warga satu per satu agar bangun sahur.

Tradisi ini dikenal sebagai Musaharati.

Meskipun zaman sudah modern, beberapa kota masih mempertahankan tradisi ini karena dianggap bagian dari identitas Ramadan.

4. Tradisi Ngabuburit di Indonesia

Indonesia memiliki tradisi yang sangat populer menjelang waktu berbuka puasa.

Masyarakat menyebutnya ngabuburit.

Kegiatan ini biasanya dilakukan dengan berjalan-jalan, berburu takjil, atau berkumpul bersama teman.

Tradisi sederhana ini justru membuat suasana Ramadan di Indonesia terasa sangat hidup.

5. Tradisi Anak-anak Berbagi di Uni Emirat Arab

Menjelang Ramadan, anak-anak di Uni Emirat Arab merayakan tradisi bernama Haq Al Laila.

Mereka mengenakan pakaian tradisional lalu berkeliling rumah warga.

Anak-anak tersebut menyanyikan lagu khusus dan menerima permen atau kacang dari penduduk setempat.

Tradisi ini melambangkan kebahagiaan menyambut bulan Ramadan.

6. Buka Puasa Bersama di Jalanan Turki

Di Turki, suasana berbuka puasa sering terlihat sangat meriah.

Pemerintah kota biasanya menyiapkan meja panjang di jalan-jalan utama.

Warga berkumpul untuk berbuka puasa bersama meskipun tidak saling mengenal.

Tradisi ini memperlihatkan kuatnya semangat kebersamaan selama Ramadan.

7. Chaand Raat di Pakistan

Menjelang Idul Fitri, masyarakat Pakistan merayakan malam yang disebut Chaand Raat.

Pada malam ini, orang-orang pergi ke pasar untuk membeli pakaian baru dan menghias tangan dengan henna.

Jalanan kota menjadi sangat ramai dan penuh warna.

Tradisi ini menandai bahwa Ramadan segera berakhir dan Hari Raya Idul Fitri akan segera tiba.

Tradisi Ramadhan yang Membuat Dunia Terasa Lebih Dekat

Setiap negara memang memiliki budaya yang berbeda.

Namun Ramadan selalu membawa pesan yang sama.

Bulan suci ini menghadirkan kebersamaan, kepedulian, dan kegembiraan bagi umat Islam di seluruh dunia.

Karena itu, mengenal berbagai tradisi Ramadhan di dunia membuat kita semakin memahami betapa luas dan beragamnya budaya Islam. (ARR)


  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kompetensi Guru PAUD

    Diky Chandra Dorong Guru PAUD Ciptakan Pembelajaran Bermakna

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 46
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kompetensi Guru PAUD menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tasikmalaya sebagai langkah membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara, saat menghadiri kegiatan Peningkatan Kompetensi Pendidik PAUD melalui Implementasi 7 Kaidah PAUD dengan Buku Cerita Bergambar dan Cerita Sederhana Berdampak Luar Biasa […]

  • Dedi Mulyadi Kampung Naga

    Tak Datang ke Kampung Naga, Pesan Dedi Mulyadi Justru Menggugah

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 126
    • 0Komentar

    albadarpost.com, CAKRAWALA – Dedi Mulyadi Kampung Naga menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat itu menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir langsung ke kawasan adat tersebut. Dalam keterangannya, Dedi menilai akses menuju Kampung Naga terlalu sempit dan berisiko mengganggu mobilitas warga jika kunjungannya memicu kerumunan besar. Berbicara saat menyapa warga di Tasikmalaya, Senin (4/5/2026), Dedi […]

  • Kebingungan arah usaha

    Kebingungan Arah Usaha Bayangi Koperasi Merah Putih

    • calendar_month Minggu, 11 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Survei ungkap kebingungan arah usaha Koperasi Merah Putih akibat lemahnya tata kelola dan kesiapan pengurus. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kebingungan arah usaha masih membayangi perjalanan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program nasional yang digadang-gadang menjadi penggerak ekonomi desa ini menghadapi persoalan mendasar pada level kelembagaan. Sejumlah pengurus koperasi belum mampu menerjemahkan rencana usaha ke dalam aktivitas […]

  • Ilustrasi seorang muslim berdoa memohon kemudahan urusan dan kelancaran hidup sesuai ajaran Islam

    Doa Agar Dimudahkan Segala Urusan, Dibaca Saat Hidup Terasa Berat

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 142
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Setiap orang pasti pernah menghadapi masa sulit. Karena itu, banyak umat Islam mencari doa dimudahkan urusan sebagai ikhtiar spiritual agar hidup terasa lebih ringan, hati lebih tenang, dan jalan keluar lebih mudah ditemukan. Dalam ajaran Islam, doa agar dimudahkan segala urusan bukan sekadar bacaan. Doa menjadi bentuk tawakal sekaligus penguat hati ketika […]

  • Bupati Ciamis

    Bupati Ciamis Menang Lagi, PTTUN Kuatkan Putusan

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 30
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Bupati Ciamis kembali memperoleh kemenangan dalam sengketa tata usaha negara terkait pemberhentian Kepala Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari. PTTUN Jakarta menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung yang sebelumnya menolak gugatan terhadap Keputusan Bupati Ciamis. Putusan banding ini sekaligus mempertegas hasil persidangan tingkat pertama yang telah diputus pada April 2026. Perkara tersebut […]

  • kiai mengajar santri di pesantren dalam pendidikan pesantren tradisional

    Kiai Menjadi Jantung Pesantren: Peran Besarnya Membentuk Akhlak Santri

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 154
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Pagi masih sangat muda ketika para santri mulai memenuhi serambi masjid pesantren. Kitab-kitab kuning terbuka di hadapan mereka. Di depan para santri, seorang kiai pesantren duduk tenang sambil menjelaskan makna ayat demi ayat. Inilah gambaran sederhana dari peran kiai pesantren dalam kehidupan pendidikan Islam. Dalam tradisi pendidikan pesantren, kiai bukan sekadar […]

expand_less