Breaking News
light_mode
Beranda » Cakrawala » Tak Datang ke Kampung Naga, Pesan Dedi Mulyadi Justru Menggugah

Tak Datang ke Kampung Naga, Pesan Dedi Mulyadi Justru Menggugah

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
  • visibility 136
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, CAKRAWALA – Dedi Mulyadi Kampung Naga menjadi sorotan setelah Gubernur Jawa Barat itu menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa hadir langsung ke kawasan adat tersebut. Dalam keterangannya, Dedi menilai akses menuju Kampung Naga terlalu sempit dan berisiko mengganggu mobilitas warga jika kunjungannya memicu kerumunan besar.

Berbicara saat menyapa warga di Tasikmalaya, Senin (4/5/2026), Dedi Mulyadi menegaskan bahwa keputusannya bukan tanpa alasan.

“Jalannya hanya satu dan sempit. Saya khawatir justru mengganggu lalu lintas. Setiap kegiatan pasti puluhan ribu masyarakat datang,” ujarnya.

Akses Terbatas Jadi Pertimbangan Utama

Kampung Naga selama ini dikenal sebagai kawasan adat yang masih mempertahankan kearifan lokal. Namun di sisi lain, keterbatasan akses menjadi tantangan tersendiri, terutama saat kunjungan tokoh publik dengan antusiasme masyarakat yang tinggi.

Karena itu, Dedi memilih langkah yang dianggap lebih bijak. Ia menghindari potensi kemacetan panjang dan gangguan aktivitas warga sekitar.

Keputusan ini sekaligus menegaskan pendekatan kepemimpinan yang mempertimbangkan dampak langsung di lapangan, bukan sekadar kehadiran simbolik.

Pesan Kuat: Jaga Alam dan Warisan Leluhur

Meski tidak hadir secara fisik, Dedi tetap menyampaikan pesan penting untuk masyarakat Tasikmalaya. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan.

“Leuweungna hejo, rakyatna hejo,” ucapnya, menggambarkan harapan agar hutan tetap hijau dan masyarakat hidup sejahtera.

Selain itu, ia juga mengingatkan amanah besar yang melekat pada wilayah Priangan, khususnya menjaga kawasan Gunung Galunggung.

“Dari Galunggung harus tetap. Menjaga Galunggung jangan diruksak. Itu titipan karuhun untuk anak cucu,” tegasnya.

Pesan ini menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh mengorbankan nilai budaya dan lingkungan.

Infrastruktur Jadi Fokus, Jalan Taraju Mulai Dibenahi

Di sisi lain, perhatian pemerintah provinsi terhadap Tasikmalaya juga terlihat melalui dukungan infrastruktur. Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menyampaikan apresiasi atas langkah konkret yang sudah dilakukan.

“Hatur nuhun Pak Gubernur sudah datang menengok Kabupaten Tasikmalaya. Bahkan telah membantu perbaikan Jalan Taraju yang selama ini dikeluhkan warga,” ujarnya.

Menurut Cecep, perbaikan jalan tersebut memberi dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat. Distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, sehingga aktivitas ekonomi ikut terdorong.

“Ini bukti bahwa pemerintah provinsi tidak hanya berbicara, tetapi benar-benar bekerja untuk rakyat,” tambahnya.

Sinergi Daerah dan Provinsi Semakin Terlihat

Momen ini memperlihatkan adanya sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Di satu sisi, pemerintah daerah menyampaikan kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, pemerintah provinsi merespons dengan kebijakan dan aksi nyata.

Interaksi seperti ini menjadi penting, terutama dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

Selain itu, suasana hangat juga terasa saat Bupati Cecep menutup sambutannya dengan doa untuk Gubernur.

“Mudah-mudahan diberikan kesehatan, panjang umur, dan berkah rezeki. Kami juga mendoakan cepat dapat jodoh,” ucapnya, yang langsung disambut tawa warga.

Momen tersebut menunjukkan kedekatan emosional antara pemimpin dan masyarakat.

Antara Akses, Alam, dan Harapan Masa Depan

Kasus Kampung Naga menjadi gambaran nyata bahwa pembangunan tidak selalu tentang membangun lebih banyak, tetapi juga tentang menjaga yang sudah ada.

Akses yang terbatas memang menjadi kendala. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menjadi alasan mengapa kawasan itu tetap lestari hingga hari ini.

Karena itu, keseimbangan antara aksesibilitas dan pelestarian menjadi kunci ke depan.

Tasikmalaya kini berada di persimpangan penting: mempercepat pembangunan tanpa kehilangan identitas.

Di tengah jalan yang sempit menuju Kampung Naga, tersimpan pesan yang jauh lebih luas: membangun daerah bukan hanya soal membuka akses, tetapi juga menjaga arah—agar kemajuan tidak menghapus jati diri. (GZ)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buta Hati

    Buta Hati, Saat Dunia Terasa Lebih Penting dari Allah

    • calendar_month 21 jam yang lalu
    • account_circle redaktur
    • visibility 20
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HIKMAH – Alarm Subuh berbunyi. Tangan bergerak cepat, tetapi bukan menuju tempat wudu. Jari justru lebih dulu menyentuh layar ponsel. Notifikasi media sosial dibuka. Grup WhatsApp dibaca. Harga saham dicek. Video pendek berganti tanpa terasa. Ketika matahari mulai meninggi, salat Subuh sudah lewat begitu saja. Barangkali, inilah gambaran paling sederhana tentang buta hati. Bukan […]

  • Ilustrasi peta dunia gelap dengan simbol krisis global 2026, konflik geopolitik, dan gangguan ekonomi internasional.

    Dunia di Ambang Krisis Global, Ini Fakta yang Jarang Disadari

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 204
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Krisis global 2026 mulai menunjukkan pola yang tidak bisa diabaikan. Krisis dunia, ketegangan geopolitik, hingga ancaman ekonomi global kini saling terhubung dan bergerak cepat. Konflik di Gaza Strip, perang di Ukraina, serta rivalitas antara Amerika Serikat dan China memperlihatkan satu pola besar: dunia sedang bergerak menuju krisis berlapis. Lebih dari itu, redaksi […]

  • Kontingen Ciamis

    314 Atlet Berangkat! Ciamis Pasang Target di POPWILDA dan PORSENITAS 2026

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 117
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kontingen Ciamis resmi memulai perjuangan menuju dua ajang olahraga bergengsi tingkat regional. Sebanyak 314 atlet, pelatih, official, dan tim pendukung siap membawa nama daerah dalam Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) Jawa Barat 2026 serta Pekan Olahraga dan Seni Antar Daerah Perbatasan (PORSENITAS) XIII Se-Kunci Bersama 2026. Pelepasan kontingen berlangsung di […]

  • Presiden Prabowo menyampaikan respons diplomatik Indonesia terkait Putusan Mahkamah Agung AS tentang kebijakan tarif global Amerika Serikat.

    Putusan Mahkamah Agung AS, Indonesia Siap Hadapi Dampak

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 159
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DUNIA — Putusan Mahkamah Agung AS terkait penolakan tarif global yang dikaitkan dengan Donald Trump memicu respons diplomatik Indonesia. Menyikapi Putusan Mahkamah Agung AS tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah siap menghadapi segala kemungkinan. Keputusan Mahkamah Agung Amerika Serikat itu dinilai sebagai dinamika hukum domestik yang tetap berpotensi memengaruhi lanskap perdagangan internasional. […]

  • Kantor KPU Tasikmalaya

    Diky Prihatin Lihat Kantor KPU Tasikmalaya, Status Aset Jadi Perhatian

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 116
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Kondisi Kantor KPU Tasikmalaya kembali menjadi perhatian publik setelah Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi gedung yang dinilai kurang terawat. Sorotan tersebut tidak hanya menyangkut bangunan fisik. Di baliknya, terdapat persoalan yang lebih panjang, yakni status aset antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya yang hingga kini […]

  • Nomor Darurat BPBD Jabar

    Simpan Nomor Darurat BPBD dan Damkar Sebelum Bencana Datang

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 84
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Nomor Darurat BPBD Jabar dan nomor Damkar Jawa Barat bukan sekadar deretan angka yang tersimpan di ponsel. Dalam situasi darurat, satu panggilan ke call center BPBD atau Damkar bisa menjadi penentu cepat atau lambatnya bantuan tiba. Karena itu, menyimpan nomor layanan sesuai domisili merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak besar […]

expand_less