Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Nasional » Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025, Momentum Santri untuk Negeri

Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025, Momentum Santri untuk Negeri

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
  • visibility 122
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025: dari Ithlaq Tebuireng hingga Expo dan Award, bukti nyata pesantren berkontribusi pada bangsa dan lingkungan.

albadarpost.com, LENSA. Kementerian Agama mengumumkan Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025 sebagai rangkaian kegiatan nasional yang berlangsung mulai 22 September hingga puncaknya pada 25 Oktober. Agenda ini bukan sekadar perayaan, melainkan bentuk nyata kontribusi pesantren dalam memperkuat kepedulian terhadap kesehatan, lingkungan, pendidikan, dan kemandirian ekonomi bangsa.

Detail Agenda dan Lokasi Acara

Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025 diawali dengan Ithlaq di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Pada 22 September, ada halaqah, seminar, serta Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk santri dan warga sekitar. Acara pembuka ini menjadi simbol bahwa Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025 akan lebih dari seremoni.

Selanjutnya, Kemenag menggelar Halaqah Astaloka di delapan pesantren strategis di Indonesia dari 22 September hingga 20 Oktober. Forum ini menghadirkan narasumber lintas disiplin untuk membahas isu-kebangsaan dan keumatan di era kontemporer.

Agenda ketiga adalah Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional yang berlangsung di Pesantren As’adiyah, Sengkang, Sulawesi Selatan, pada 1‐7 Oktober, diikuti peserta dari 34 provinsi dan 10 negara internasional.

Agenda keempat mencakup Gerakan Ekoteologi (Satu Santri, Satu Pohon) yang dilaksanakan serentak di 34 provinsi pada 2 Oktober sebagai bagian dari tanggung jawab ekologis pesantren.

Kegiatan Ekonomi, Penghargaan, dan Puncak Acara

Kelima dalam Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025 adalah Expo Kemandirian Pesantren, berlangsung di Lapangan Merdeka Sengkang Wajo pada 2‐7 Oktober, kemudian merambat ke PTKIN di berbagai daerah antara 10‐22 Oktober. Produk inovatif santri, seperti kerajinan, pangan, hingga teknologi tepat guna, akan dipamerkan.

Agenda keenam ialah Pesantren Award pada 20 Oktober 2025 di Jakarta (Kantor Kemenag Pusat), sebagai bentuk apresiasi bagi pesantren, tokoh, dan santri yang memberikan kontribusi signifikan dalam pendidikan, sosial, dan ekonomi.

Agenda ketujuh adalah Doa Santri untuk Negeri yang akan digelar serentak di seluruh pesantren dengan pusat kegiatan di Masjid Istiqlal pada 21 Oktober. Acara ini menyatukan umat dalam doa dan harapan untuk masa depan bangsa.

Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025 ditutup dengan Malam Bakti untuk Negeri bersama Presiden Prabowo Subianto di Taman Mini Indonesia Indah pada 25 Oktober, sebagai puncak rangkaian yang ditunggu publik pesantren dan masyarakat umum.

Tema, Tujuan, dan Makna Strategis

Tema Hari Santri 2025 adalah “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”. Dalam berbagai sumber resmi, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag menjelaskan bahwa Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025 dirancang bukan hanya untuk memperingati sejarah tetapi menunjukkan peran pesantren dalam isu-isu strategis nasional seperti kesehatan, lingkungan, dan kemandirian ekonomi.

Menurut Ismail Cawidu, Staf Khusus Menteri Agama, santri diharapkan tampil tidak hanya sebagai pelaku spiritual, tetapi momentum dalam membangun moral bangsa dan transformasi sosial. Agenda seperti ekoteologi dan expo kemandirian menjadi bukti bahwa santri tidak lagi hanya fokus mengaji tapi juga praktis dalam tindakan untuk kebaikan bersama.

Prevailing Harapan dan Tantangan Ke Depan

Publik dan pemangku kepentingan mengharapkan bahwa Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025 bisa dijalankan dengan lancar, dengan perhatian terhadap inklusivitas dan distribusi kegiatan yang merata di 34 provinsi. Tantangan logistik, kesiapan pesantren, terutama di wilayah terpencil, serta penyediaan fasilitas Cek Kesehatan Gratis dan expo menjadi sorotan.

Kementerian Agama telah mengajak kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, pesantren, serta lembaga non-pemerintah untuk memastikan Delapan Agenda Pokok Hari Santri 2025 bukan hanya terlaksana, tetapi berdampak nyata bagi kemajuan pesantren, santri, dan masyarakat. (AlbadarPost/Arrian)

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wanita Haid Marah

    Fiqih Haid: Kenapa Perempuan Saat Datang Bulan Lebih Sensitif?

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 69
    • 0Komentar

    albadarpost.com, PERSPEKTIF – Pertanyaan tentang wanita haid marah sering muncul dalam obrolan sehari-hari. Ada suami yang bingung menghadapi perubahan emosi istrinya. Ada pula perempuan yang merasa dirinya lebih sensitif, mudah tersinggung, atau cepat menangis saat datang bulan. Lalu sebenarnya, apakah perubahan emosi saat haid memang diakui dalam Islam? Atau itu hanya anggapan masyarakat semata? Dalam kajian […]

  • Ilustrasi seseorang sedang salat dengan suasana hening sebagai simbol rahasia salat dan pembersihan hati menurut Syekh Athoillah.

    Salat Tapi Hati Masih Gelap? Mungkin Ini yang Terjadi

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 97
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Rahasia salat sering dibicarakan para ulama, tetapi ironisnya justru jarang benar-benar direnungkan. Banyak orang menjalankan salat setiap hari. Lima kali sehari mereka berdiri, rukuk, dan sujud. Namun di saat yang sama, kegelisahan tetap datang, kemarahan mudah meledak, bahkan hati terasa semakin kosong. Di sinilah hikmah salat sebenarnya mulai dipertanyakan. Jika salat adalah […]

  • car free night Puncak

    Car Free Night Puncak Diterapkan Polisi, Akses Wisata Ditutup

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Polisi menutup Jalur Puncak lewat car free night saat Tahun Baru demi tekan kepadatan lalu lintas. albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Kepolisian memberlakukan car free night Puncak pada malam pergantian Tahun Baru 2025 menuju 2026. Kebijakan ini menutup total akses kendaraan dari arah Jakarta menuju kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor. Penutupan dilakukan untuk mengendalikan kepadatan lalu […]

  • kasih sayang kepada kucing

    Kucing dan Secangkir Kopi Pagi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 88
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Pagi sering hadir tanpa suara, tetapi membawa ketenangan. Uap kopi perlahan naik dari cangkir. Cahaya matahari masuk malu-malu lewat jendela. Seekor kucing melingkar di dekat kaki, diam tanpa tuntutan. Ia hanya hadir. Anehnya, kehadiran itu cukup membuat dada terasa lebih lapang. Dalam kesunyian seperti ini, kucing kerap menjadi teman setia manusia. Bulu […]

  • Kebakaran Toko Elektronik

    Korsleting Diduga Jadi Pemicu, Toko Elektronik di Tamansari Ludes Terbakar

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 31
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH — Kebakaran toko elektronik kembali terjadi di Kota Tasikmalaya. Kali ini, sebuah ruko milik Bapak Deni di Jalan Letjen Mashudi, Babakan Jati, Kelurahan Mulyasari RT 04/02, Kecamatan Tamansari, ludes dilalap api pada Minggu dini hari, 24 Mei 2026. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik yang memicu kobaran api secara perlahan tanpa disadari penghuni […]

  • SPMB SD 2026

    Aturan Baru SPMB SD 2026, Banyak Orang Tua Salah Paham

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    albadarpost.com, HUMANIORA – SPMB SD 2026 atau Sistem Penerimaan Murid Baru Sekolah Dasar kembali menjadi perhatian luas setelah pemerintah merilis aturan terbaru yang tertuang dalam Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 dan SE Dirjen PAUD Dasmen 2026. Kebijakan SPMB SD 2026 ini memicu respons beragam dari orang tua karena sistem jalur domisili, afirmasi, dan mutasi kini […]

expand_less