Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Daerah » Muscab PPP Tasikmalaya Memanas, Otong Koswara Angkat Suara

Muscab PPP Tasikmalaya Memanas, Otong Koswara Angkat Suara

  • account_circle redaktur
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • visibility 151
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

albadarpost.com, BERITA DAERAH – Suasana internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tasikmalaya mulai memanas jelang Musyawarah Cabang (Muscab) yang tinggal menghitung hari, dijadwalkan pada 18 April 2026.

Empat nama kini mencuat dan bersaing ketat memperebutkan kursi Ketua DPC PPP Kota Tasikmalaya periode 2026–2031. Mereka adalah Hilman Wiranata, Riko Restu Wijaya, Tedi Gunandi, dan Enjang Bilawini.

Kontestasi ini bukan sekadar perebutan jabatan. Taruhannya lebih besar: arah masa depan PPP di Tasikmalaya lima tahun ke depan.

Namun di tengah tensi yang terus naik, sinyal peringatan justru datang dari tokoh senior partai, Otong Koswara.

Nada bicaranya tak lagi sekadar imbauan—melainkan peringatan keras.

“Jangan sampai kita kehilangan jati diri hanya karena kompetisi. Politik boleh dinamis, tapi adab harus tetap dijaga,” tegasnya.

Aroma Konflik Mulai Terasa

Di balik kontestasi kandidat, dinamika internal PPP Tasikmalaya ternyata tidak sedang baik-baik saja.

Pergantian kepengurusan di sejumlah Pengurus Anak Cabang (PAC), seperti di Indihiang dan Cipedes, memicu polemik di kalangan kader.

Keputusan yang disebut berasal dari DPW PPP Jawa Barat pada Maret 2026 itu kini jadi bahan perbincangan serius. Bukan hanya soal struktur, tapi juga soal arah dukungan politik di Muscab nanti.

Situasi ini jelas bukan sinyal biasa.

Ada yang mulai bergeser. Dan sebagian kader mulai membaca arah angin.

Pertarungan Sesungguhnya Ada di Akar Rumput

Dalam Muscab PPP, peta kekuatan tidak ditentukan di permukaan—melainkan di tingkat PAC.

Di sinilah pertarungan sebenarnya berlangsung.

Siapa yang menguasai dukungan PAC, hampir bisa dipastikan mengunci peluang menang.

Tak heran jika dalam beberapa pekan terakhir, manuver politik di tingkat bawah mulai terasa lebih intens. Konsolidasi berjalan senyap, tapi menentukan.

“Menang Jangan Sampai Kehilangan Persaudaraan”

Otong Koswara tampaknya membaca situasi ini dengan jernih.

Ia mengingatkan bahwa kemenangan politik tidak boleh dibayar mahal dengan rusaknya soliditas partai.

Pesannya sederhana, tapi dalam.

“Jangan sampai kita menang dalam proses, tapi justru kehilangan persaudaraan,” ujarnya.

Kalimat ini seperti menyentil semua pihak yang terlibat dalam kontestasi.

Karena jika konflik tak terkendali, dampaknya bukan hanya pada hasil Muscab—tapi bisa menjalar ke kekuatan PPP di masa depan.

Taruhan Besar: Masa Depan PPP Tasikmalaya

Muscab kali ini bukan agenda rutin biasa. Ini momentum krusial.

Jika soliditas terjaga, PPP bisa bangkit dan kembali kompetitif di panggung politik lokal.

Sebaliknya, jika konflik internal dibiarkan membesar, bukan tak mungkin berdampak pada melemahnya posisi partai dalam kontestasi politik mendatang.

Publik Tasikmalaya pun kini ikut menaruh perhatian.

Karena stabilitas partai politik, pada akhirnya, akan berpengaruh pada arah kebijakan dan dinamika kepemimpinan di daerah.

Tinggal hitungan hari menuju Muscab.

Pertanyaannya:
Apakah PPP Tasikmalaya akan keluar sebagai partai yang lebih solid… atau justru meninggalkan luka baru di internalnya?

Semua akan terjawab pada 18 April 2026. (Red)


 

  • Penulis: redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • tanam pohon langka

    Tasikmalaya Perkuat Mitigasi Bencana Lewat Penanaman Pohon Langka

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle redaktur
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Upaya tanam pohon langka di Tasikmalaya dorong mitigasi bencana dan perbaikan kualitas lingkungan. albadarpost.com, HUMANIORA – Aksi tanam pohon langka kembali mengisi kawasan Arboretum Pasir Bakukung, Desa Gunung Tanjung, Kabupaten Tasikmalaya, pada Sabtu pagi, 22 November 2025. Pagi itu, puluhan relawan dari Komunitas Nyaah Ka Alam membawa bibit yang sebagian besar merupakan jenis endemik Jawa […]

  • Gedung pemerintahan dan fasilitas publik di Ciamis mulai diarahkan ramah penyandang disabilitas sesuai perda baru.

    Mantap! Ciamis Resmi Terapkan Perda Disabilitas

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 170
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA DAERAH – Peraturan Daerah Kabupaten Ciamis Nomor 14 Tahun 2025 mulai menjadi perhatian publik setelah dinilai membawa perubahan besar terhadap layanan publik dan hak penyandang difabel di Kabupaten Ciamis. Melalui regulasi baru tersebut, pemerintah daerah menegaskan bahwa aksesibilitas dan perlindungan hak disabilitas kini bukan lagi sekadar program sosial, melainkan kewajiban hukum yang harus […]

  • Bahaya Ujub

    Bahaya Ujub: Saat Amal Justru Menjauhkan dari Allah

    • calendar_month Sabtu, 6 Jun 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 110
    • 0Komentar

    albadarpost.com, OPINI – Menjelang Subuh, lampu masjid kampung masih menyala. Beberapa jamaah datang sambil merapatkan jaket. Ada yang baru mematikan mesin motor. Ada yang terburu-buru karena hampir tertinggal iqamah. Semuanya tampak biasa. Sangat biasa. Namun kehidupan sering menyimpan ironi yang tidak terlihat dari luar. Seseorang bisa rajin ke masjid setiap hari, tetapi hatinya perlahan dipenuhi […]

  • Kisah Nabi Ibrahim

    Saat Nabi Ibrahim Harus Memilih Iman atau Perasaan, Ini Pelajaran Besarnya

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 153
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Kisah Nabi Ibrahim menjadi salah satu cerita paling menyentuh dalam sejarah Islam. Tidak hanya berbicara tentang iman, perjalanan hidup Nabi Ibrahim juga mengajarkan arti keikhlasan, pengorbanan, dan keteguhan hati saat menghadapi ujian yang sangat berat. Hingga sekarang, kisah ini terus dikenang karena mampu menyentuh sisi terdalam manusia tentang cinta, kehilangan, dan kepasrahan […]

  • Ilustrasi membersihkan ikan segar di dapur rumah menggunakan jeruk nipis dan garam untuk menghilangkan bau amis sebelum dimasak.

    Masak Ikan Tanpa Bau Amis? Ini Rahasianya

    • calendar_month Sabtu, 21 Mar 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 161
    • 0Komentar

    albadarpost.com, BERITA NASIONAL – Banyak orang menyukai ikan karena sehat dan kaya protein. Namun, tidak sedikit yang akhirnya malas memasaknya karena bau amis ikan sering muncul dan mengganggu suasana dapur. Padahal, cara menghilangkan bau amis ikan sebenarnya sangat sederhana jika tekniknya tepat sejak awal. Menariknya, masalah ini bukan berasal dari ikannya saja. Justru kebiasaan kecil […]

  • Steak, pasta creamy, dan ayam mentega sebagai contoh masakan resto rumahan yang tampak mewah namun dibuat di dapur rumah.

    Masakan Resto Rumahan, Mewah tapi Hemat

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle redaktur
    • visibility 169
    • 0Komentar

    albadarpost.com, LIFESTYLE – Masakan resto rumahan kini menjadi pilihan banyak keluarga karena mampu menghadirkan rasa premium tanpa harga tinggi. Tren resep restoran versi rumah atau menu ala kafe buatan sendiri semakin populer, terutama ketika harga makan di luar terus naik. Karena itu, banyak orang mulai beralih ke dapur sendiri untuk menciptakan hidangan elegan dengan biaya […]

expand_less